-->




Sakit Hati Dibully, Z Tikam Teman Kerja

mediasergap.com | MEDAN - Kepolisian mengungkap motif di balik pembunuhan menewaskan R alias Bagong (26). Warga Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumatera Utara, tewas setelah ditikam teman kerjanya, dengan menangkap tersangka Z (27), Sabtu (19/06/21) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak SH MH, mengatakan penikaman yang terjadi di salah satu gudang di Jalan Kapten Sumarsono Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.

"Saling ejek sehingga menimbulkan rasa sakit hati Z," kata Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak di dampingi Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring, Selasa (22/06/21) siang.

"Karena sakit hati, selanjutnya Z warga Jalan Veteran Kecamatan Medan Helvetia ini mengambil sebilah pisau yang telah di siapkannya dan langsung menikam leher korban sehingga korban langsung roboh sedangkan pelaku segera melarikan diri,' kata AKP Budiman.

Kanit juga menjelaskan, dengan kondisi luka tikaman, oleh rekan kerjanya korban lalu di larikan ke RSU Hermina untuk mendapatkan perawatan namun takdir berkata lain, sehingga korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir saat mendapat perawatan.

"Penangkapan tersangka, dari informasi mengejar keberadaan tersangka dan berhasil menangkapnya saat bersembunyi tidak jauh dari tempat kejadian," kata Kanit.

Namun saat di lakukan pengembangan untuk mencari barangbukti yang telah dibuangnya, terduga pelaku berupaya melawan petugas untuk melarikan diri sehingga terpaksa di lakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku, terang AKP Budiman.

"Setelah mendapatkan perawatan medis atas luka yang di deritanya, saat ini tersangka Z dan barangbukti berupa sebilah pisau berukuran sekitar 13 cm telah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keluarga korban juga sudah membuat pengaduan serta terhadap tersangka kita persangkakan dengan pasal berlapis, pasal 340 subs 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya mengakhiri. (sya/red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini