-->

Diduga Telan Rp.1,6 M, Pembangunan Fasilitas Olahraga Mangkrak. Camat Tanjung Leidong Bungkam

mediasergap.com | LABURA - Proyek Kemenpora tahun 2012 dengan menelan anggaran Rp.1,6 miliar untuk pembangunan fasilitas sarana olahraga di lapangan bola kaki Jalan Stadion depan SMAN 1, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut terlihat mangkrak dan terbengkalai.

Hal ini terlihat saat mediasergap.com melakukan investigasi ke lokasi, Jumat (30/07/21) sangat memprihatinkan. 

Terlihat dalam foto-foto yang dijepret menunjukkan kondisi lapangan tersebut tak terurus lagi penuh semak belukar, selain itu terlihat beberapa tiang pancang terbengkalai, gawang kiper yang terbuat dari kayu dan lintasan atletik yang sudah kupak kapik dan tidak selesai dikerjakan. 

Sedang sarana lain yang seharusnya dikerjakan sesuai usulan proposal, tidak  ditemui di lokasi pembangunan tidak kelihatan bekas dikerjakan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek dari Kementrian Olahraga ini  usulan masyarakat, dengan membentuk Kepanitiaan dan item pekerjaannys yakni pembuatan lapangan Bola Kaki, Tribun Penonton, lintasan Atletik, lapangan Futsal, lapangan Bola Volly, kamar mandi serta sarana pendukung lainnya.

Saat dikonfirmasi kepada Samsul Bahri, SE selaku Ketua Panitia Pelaksana Proyek Kemenpora ini, mengatakan memang betul itu proyek dari Kemenpora, kita yang mengusulkannya melalui proposal Kepanitiaan. "Kalau usulan anggarannya sebesar Rp.1.6 Milyar, tapi itukan cuma usulan sementara, yang terealisasi belum segitu sekitar ratusan juta rupiah saja," kata Samsul yang juga seorang guru ASN di SMA Negeri 1 Tanjung Leidong.

"Proyek ini sudah lama Yach, memang begitulah kondisi selesainya, tapi kan kita pake pendamping, dan merekapun sudah menerima pekerjaan, kalau tempat jalan yang kupak kapik dan digunakan orang untuk lari-lari, itu bukan kita punya," kilah Samsul dengan suara agak gugup.

Ketika hal ini hendak dikonfirmasikan kepada Camat Kualuh Leidong, Arifin SPd, Jumat (30/07/21) di kantornya, namun tak pernah bisa dijumpai, dan ketika dicoba kirim pesan melalui WhatsApp miliknya tetap tak ada balas sampai berita ini diterbitkan.

(Yans/red

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini