-->

Lapor Pak Presiden! Warga Dusun V Desa Mekar Marjanji Dambakan Penerangan PLN

mediasergap.com | LABURA - Miris! Di zaman milenial puluhan warga di Dusun V Desa Mekar Marjanji, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Prov. Sumut belum pernah merasakan penerangan lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pantauan awak mediasergap.com menyebutkan sebagian besar penduduk di Dusun V tersebut sebagai buruh tani, dan berpenghasilan menjadi pekerja upahan dengan memanen, melangsir buah sawit serta menderes karet perkebunan sekitar, untuk memenuhi biaya hidup.

Mantan Kepala Dusun (Kadus) Saman (50) kepada kepada mediasergap.com, Minggu (04/07/21) mengatakan warga di Dusun V sudah lama mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk menyedikan aliran listrik dar PLN, sebab selama ini warga hanya merasakan penerangan listrik dari mesin genset.

"Bukan kita ingin menghujat Pemkab Asahan, tapi saya ingin berkata jujur terhadap kondisi penerangan di dusun kami ini, yang hingga hari ini masih menggunakan mesin genset Dongfeng untuk mengalirkan arus listrik ke rumah warga yang biaya pembelian solarnya ditanggung secara bersama-sama," ungkap mantan Kadus V yang menjabat 2 periode ini.

Lebih lanjut Saman yang didampingi istrinya mengatakan, seandainya saja ada penerangan PLN di sini sudah pasti ibu-ibu tidak susah lagi melakukan kegiatan di malam hari, apalagi di bulan puasa.

"Ibu-ibu disini sangat adanya jaringan listrik maka mereka bisa melakukan kegiatan di malam hari untuk melayani suami dan anak-anak," katanya.

Untuk itu, tambah Saman, sebagai tokoh masyarakat serta mantan Kadus mewakili warga, saya berharap kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, agar memperhatikan warga Dusun V Desa Mekar Marjanji, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan yang sudah lama mendambakan penerangan PLN.

"Saya tahu persis bahwa warga di Dusun V ini sangat mencintai dan mengidolakan bapak Jokowi, apalagi kaum ibunya yang menyebut julukan Bapak Presiden Blusukan. Semoga bapak Presiden yang kami cintai mendengar keluhan ini," harap Saman mengakhiri. (Yans/red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini