-->

Tim Ahli Kemenag Labura Segera Turun Tentukan Arah Kiblat Musholla Al-Ikhlas

mediasergap.com | LABURA - Nasib jamaah Musholla Al Ikhlas, Lingkungan Sei Semburung Kelurahan Tanjung Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut, menjadi terkatung-katung, sebab arah Kiblat musholla tersebut dirubah oleh Camat Kualuh Leidong Arifin S,Pd 

Padahal arah Kiblat Musholla Al-Ikhlas tersebut telah ditentukan melalui musyawarah dengan menghadirkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labura, bersama tokoh agama dan para tokoh masyarakat yang berkompeten.

Akibat pergeseran arah Kiblat secara sepihak, sejumlah tokoh agama Uslam dan masyarakat  mengecam keras ulah buruk Camat Arifin S,pd dalam keputusan menyesatkan, dengan mengabaikan keputusan MUI.

Kakan Kemenag Labura Agus Priadi S,Ag MSi melalui Staf Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Khairul Amal Panjaitan S,Pd di ruangannya, Senin (06/09/21) mengatakan, memang sudah dihadiri kedatangan orang bapak kemarin, ditambah lagi masuknya surat dari JBMI dan masyarakat yang meminta untuk ditentukan kembali arah Kiblat yang sebenarnya.

"Rencananya, sesuai dengan surat nota dinas dari Kakan Kemenag Labura, telah meminta ahlinya pak Syawaluddin didampingi anggota staf Kemenag Labura, Iqbal Sagala dengan membawa peralatan Kalibrasi untuk penentuan arah Kiblat di Musholla Al-Ikhlas," ungkap Khairul Amal.

Khairul pun menyebutkan, mengenai penentuan arah Kiblat yang dilakukan Camat tidak bisa begitu, jadi mudah mudahan dengan diturunkannya tim ahli utusan Kemenag Labura dapat.mengatasi permasalahan yang jadi polemik di Musholla Al-Ikhlas Lingkungan Sei Semburung, Kelurahan Tanjung Leidong, Kabupaten Labura.

Sementara Al-Ustad Syawaluddin saat dihubungi HP selulernya, Senin (06/09/21) mengatakan, besok kita akan tinjau ke lapangan untuk menentukan arah Kiblat yang sebenarnya sesuai permintaan nota dinas Kemenag Labura.

Ketika ditanya tentang kapasitas Camat Arifin dalam menggeser arah kiblat yang sudah ditentukan oleh MUI sebelumnya. Al-Ustad Syawaluddin mengatakan, bahwa pihak Camat tak bisa begitu, sebab ada yang berkompeten dan ahli khusus untuk itu.

Secara terpisah, Ketua Dewan Masjid Labura H.Indra Surya Bakti Simatupang SH, MKn melalui hp selulernya, Senin (06/09/21) menyebutkan, sebaiknya para jamaah bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat didampingi pihak kelurahan untuk memusyawarahkan masalah ini, selanjutnya mengundang kembali pihak MUI dan Kemenag untuk menurunkan tim ahlinya segera, sebab ini berkaitan dengan kemashalatan ummat Islam.

"Saya barusan menelfon Kakan Kemenag Labura, karena hp nya tak aktif maka saya hubung staffnya, mereka berjanji akan menurunkan timnya sesegera mungkin apabila sudah masuk surat resmi laporan dari masyarakat," tutur H. Indra diujung telepon selulernya. (Yans/red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini