Ribuan Masyarakat Dambakan Perhatian Kebun Sinar Mas Tentang Akses Jalan Ke Desa Perpaudangan | Media Sergap -->

Ribuan Masyarakat Dambakan Perhatian Kebun Sinar Mas Tentang Akses Jalan Ke Desa Perpaudangan

 📆Selasa, 18-Oktober-2022 [16.09]

Ribuan Masyarakat Dambakan Perhatian Kebun Sinar Mas Tentang Akses Jalan Ke Desa Perpaudangan


Labura • Sumut » mediasergap ⚖️🇮🇩

Berkisar 4.638 jiwa warga masyarakat Desa Perpaudangan sangat mendambakan pelepasan akses jalan satu satunya menuju Desa ini yang luas Daerah Desa ± 14.000 Km².  Laki-laki 2.237 jiwa, perempuan 2.407 jiwa dengan jumlah 1.192 KK. Dibagi menjadi 14 Dusun.

Ribuan jiwa ini sejak puluhan tahun leluhur mereka sudah sangat mendambakan baiknya akses jalan lintasan transportasi mereka melintas dari jalan lokasi perkebun Anak Cabang Sinar Mas perkebunan Kanopan Ulu Estate sepanjang 1.400 meter dimulai dari jalan lintas.

Mulai dari  jalan Aspal depan kantor Camat  Kualuh Hulu hingga ke gerbang Desa agar dapat dilakukan penyerahan pelepasan jalan oleh pihak Perusahaan kepada pihak Desa /Pemkab Labura Sumut.

Seperti diketahui ahli sejarah, sejak puluhan tahun ini akses jalan produktif ini sudah menjadi jalan lintasan para penduduk setempat dahulu dikatakan Pinggir jati sekarang di sebut Desa Perpaudangan  Kecamatan Kualuh Hulu Labura.

Jalan inilah satu satunya akses transportasi warga masyarakat menuju Pusat Kota Aek Kanopan.

Sepatutnya akses jalan induk kepemukiman penduduk sebenarnya tidaklah boleh diklaim  perusahaan untuk masuk dalam Hak guna usaha (HGU) sebuah perusahaan swasta.

Namun hal ini sudah menjadi bukti klaim perusahaan perkebunan anak cabang Sinar Mas PT. Lwi Kanopan Ulu Estate.

Sehingga pembangunan peningkatan badan jalan sebagai jalan inti keluar masuk ribuan masyarakat Desa Perpaudangan tidak bisa mendapat kucuran bantuan pembangunan jalan oleh pihak Pemkab hingga Desa. 

Berharap banyak perhatian perusahaan dalam peningkatan badan jalan dan penerangan lampu jalan, bak pungguk rindukan bulan.

Sementara secara kemanusiaan dan kesenjangan sosial sudah sepatutnya perusahaan anak cabang sinar mas ni segera melepas akses penting masyarakat ini.

Sebab usulan jalan tersebut informasinya yang sudah menjadi prioritas usulan Pemkab Labura namun hingga hari ini Selasa (18/10/2022) belum ada tindak lanjut realisasinya usulan tersebut.

Hasil pantauan lapangan di jalan dimaksud terlihat kondisi badan jalan Kuang terawat bahkan ada penyempitan bahu jalan yang mulai tergenang air hujan akibat adanya pembuangan tanah hasil pembekoan kebun yang membuang tanah secara asal di bahu jalan.

Mengakibatkan penyempitan jalan dan resiko genangan air yang bakal terhambat kelancarannya disebabkan tertahan buangan tanah pembekoan Kebun Anak Cabang Sinar Mas Kebun Kanopan Ulu Estate.

Ketika keluhan warga serta dambaan keinginan masyarakat Desa Perpaudangan ini di konfirmasikan kepada Perusahaan  Anak Cabang Sinar mas PT.Lwi Kanopan ulu estate  melalui Manager Kanopan ulu Redha Fauzi melalui What's app nya , ternyata sengaja memblokir Hp Media Sergap.

Saat Media Sergap dkk menemui Kepala Desa  Perpaudangan Agus Siagian di kantor desa Selasa (18/10), dengan bahasa singkat mengatakan ,kami masyarakat desa disini tidak berharap banyak  dari bentuk bantuan apapun yang akan diberikan oleh perusahaan Kanopan ulu estate.

cukup lakukan atau dukung segera pelepasan akses poros jalanya masyarakat disini yang sudah di usulkan oleh pemerintah, kabupaten ini dan usulan  jalan ini sangat di. Prioritaskan. Informasinya begitu.

Usulan pelepasan jalan ini sangat kami tunggu ,agar  pihak Desa Perpaudangan dapat melakukan program proyek peningkatan perbaikan mutu jalan serta penerangan lampu jalan tersebut melalui Musrembang Desa lanjut diusulkan Kepemerintah Kabupaten Labura.

Bila terkucur nantinya proyek jalan yang di usulkan masyarakat melalui kucuran dana APBD atas usulan Musrembang desa diharapksn  hasilnya akan dapat menjadikan peningkatan fasilitas  transportasi lintasan jalan warga  lebih baik di lalui dan terang di sepanjang jalan hingga 1.400 meter..terang kades singkat. (Yans)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini