-->




Pembongkaran Rumah Keluarga Pelaku Pembunuhan di Babulu PPU, Demi Tangkal Anarkis Warga

 Pembongkaran Rumah Keluarga Pelaku Pembunuhan di Babulu PPU, Demi Tangkal Anarkis Warga

📆 Minggu, 11-Feb-2024_🕑 08.50 WIB

PENAJAM - KALTIM [mediasergap.com] ⚖️🇮🇩

Penggusuran rumah yang ditinggali Keluarga Junaedi (17), pelaku pembunuhan di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan hasil kesepakatan berbagai pihak.

Yaitu antara keluarga korban, pihak Kepolisian, dan Masyarakat setempat.

Penggusuran rumah berbahan kayu itu dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat jenis Eksavator pada Sabtu (10/02/2024) menjelang siang.

Ini disampaikan oleh Kuasa Hukum keluarga korban, Adv. Bayu, M.M, S.HI, S.Pd, menyampaikan kepada awak media melalui WhatsApp.

Dikatakan, penggusuran tersebut bertujuan untuk menghilangkan memori kelam dan mencegah potensi aksi anarkis dari masyarakat yang merasa kesal.

Sebelum itu terjadi penggusuran, lebih dulu sudah pernah disampaikan juga.

Bayu membeberkan, jadi pada hari Kamis kemarin itu dirinya diminta oleh keluarga korban untuk datang ke kediaman beliau di Babulu.

Pada saat itu, posisi dirinya sedang berada di Penajam. Nah disitu juga berkesempatan bertemu dengan Kapolres Penajam Paser Utara. 

"Kemudian Kapolsek, Kepala Desa, kemudian masyarakat yang ada di sekitar RT 18 di Sekunder 8. Kemudian juga dengan utusan dari Polda," ujar Bayu.

Juga Bongkar Rumah Korban

Dia menambahkan, rencananya usai 40 hari setelah kejadian pembunuhan itu, rumah korban juga akan dihancurkan sebagai bagian dari proses penyelesaian tragedi yang sangat memilukan di Penajam Paser Utara.

Sebelum penggusuran kata dia, pada pertemuan krusial yang diadakan di kediaman keluarga korban pada Kamis lalu.

Pihak Kepolisian, Kepala Desa, dan Kuasa Hukum berhasil mencegah potensi aksi anarkis oleh masyarakat setempat, yang menginginkan main hakim sendiri.

Pada kesempatan tersebut kata dia, Mantan Kepala Desa yang memiliki kedekatan dengan keluarga korban juga turut hadir.

Kuasa Hukum menyampaikan permintaan agar keluarga pelaku dievakuasi dari Daerah tersebut.

Mengingat trauma yang dirasakan keluarga korban dan kegeraman masyarakat setempat.

“Bahkan masyarakat dari luar juga jengkel,” katanya. (Fahrul Ichsan)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini