MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi berbagai potensi penerimaan dan peningkatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saat menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Senin (31/8/2026).
Rakor yang dibuka Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah dalam meningkatkan penerimaan daerah, sekaligus memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota.
Dalam forum tersebut, Gubernur Bobby Nasution mendorong pemerintah daerah untuk terus menggali potensi penerimaan, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan lainnya sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
Penerapan opsen PKB juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam rakor. Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi kabupaten/kota untuk memperoleh bagian penerimaan pajak kendaraan secara lebih langsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Bobby menyampaikan bahwa perbedaan potensi kendaraan antarwilayah menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan penerimaan. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk menyusun strategi yang sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah masing-masing.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga terus mendorong kabupaten/kota meningkatkan capaian penerimaan. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, hingga Agustus 2026 realisasi penerimaan mencapai 55,41 % dari target Rp.6,96 triliun atau sekitar Rp.3,86 triliun untuk seluruh jenis penerimaan.
“Capaian sampai Agustus memang cukup bagus. Tetapi harus dipacu lagi agar dapat mencapai 100 % hingga akhir tahun. Karena itu kami mengharapkan kerja sama kabupaten/kota untuk optimalisasi PAD,” ujar Bobby Nasution.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni turut mengapresiasi pelaksanaan rakor tersebut. Menurutnya, peningkatan PAD di Sumatera Utara merupakan capaian positif, namun masih terdapat sejumlah sumber pendapatan yang dapat dioptimalkan.
Beberapa potensi yang dapat dikembangkan antara lain dana transfer pemerintah pusat, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), Corporate Social Responsibility (CSR), Baznas, serta dukungan anggaran dari kementerian dan lembaga.
Agus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyatakan Pemkab Samosir siap mendukung langkah optimalisasi pendapatan daerah melalui penguatan koordinasi dan kerja sama lintas pemerintahan.
“Pemkab Samosir menyambut baik rakor ini sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam meningkatkan pendapatan daerah. Kami siap mendukung kebijakan yang mendorong optimalisasi PAD dengan tetap memperhatikan potensi dan kondisi daerah serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ariston.
Menurutnya, peningkatan PAD tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang semakin baik.
Penguatan PAD akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta program pembangunan lainnya sesuai kebutuhan daerah.
Ariston menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah hendaknya tidak hanya dipandang dari sisi peningkatan angka penerimaan, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat. Optimalisasi pendapatan bukan semata-mata meningkatkan penerimaan, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan yang baik sehingga masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemkab Samosir untuk menjadikan penguatan kapasitas fiskal sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota, optimalisasi PAD diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kondisi ekonomi masyarakat serta tetap mengedepankan pelayanan publik yang mudah, transparan dan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Agus Fatoni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebagai bentuk apresiasi atas upaya peningkatan PAD di Sumatera Utara.
Turut hadir Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja M. Awaluddin, Ketua Baznas Sumut M. Hatta, Pj. Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, para bupati/wali kota se-Sumatera Utara, serta pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. (D/Smart)
No comments:
Post a Comment