Media Sergap - MedanBerkah Media Sergap: MedanBerkah - All Post -->



Showing posts with label MedanBerkah. Show all posts
Showing posts with label MedanBerkah. Show all posts

Lapor Bang Bobby, Jalanan Kota Medan Banyak Lubang Menunggu Korban

Kondisi jalan TB Simatupang, Sunggal, tepatnya di depan RS Bina Kasih. (foto: Sabah/mediasergap.com)

mediasergap.com | MEDAN - Lapor Bang Bobby Nasution, Wali Kota Medan. Lubang masih banyak menganga di sejumlah ruas jalan di Kota Medan.

Menurut pantauan awak mediasergap.com lubang-lubang di sejumlah ruas jalan tersebut antara lain, Jl. Amal, Jl Kaswari, yang lebih parah di Jl. TB. Simatupang Kec. Medan Sunggal.

Banyak lubang di ruas jalanan tersebut hanya ditambal, jika hujan turun lubang yang ditambal akan kembali menganga, dan bisa mengakibatkan korban jiwa bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat (DPP LSM) Sergap Oliver Sirait, SH melalui Sekretaris Jenderalnya Ir. Pandu Wilantara mengatakan, persoalan infratruktur jalan harus menjadi perhatian serius bagi Bang Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan, jika jalanan banyak yang berlubang akan mengakibatkan fatal bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

"Lubang-lubang yang menganga tersebut bisa mengakibatkan kecelakaan, terlebih pengendara sepeda motor bisa terjatuh jika mengelakkan lubang-lubang tersebut," ujar Wilan, Sabtu (08/05/21) saat ditemui awak mediasergap.com.

Sekjen DPP LSM Sergap ini juga mengungkapkan bahwa Wali Kota Medan memerintah Dinas Perhubungan Medan, untuk memasang rambu-rambu yang bisa dilalui bus-bus AKAP dan truk-truk.

Kondisi Jalan Amal, Medan Sunggal tepatnya di dekat Titi Sungai Bedera. (Foto: Sabah/mediasergap.com)

"Seperti yang terjadi di Jl. Amal, Medan Sunggal, seharusnya bus ataupun truk-truk tersebut tidak melintas di jalan tersebut, ini yang mengakibatkan aspal di jalan tersebut cepat rusak akibat beban kenderaan terlalu berat," ungkap Wilan lagi.

Wilan menambahkan, sebelum masa kepemimpinan Bang Bobby di Kota Medan, Presiden Jokowi pernah memberikan julukan MEDAN SEJUTA LUBANG, hal ini sangat memalukan.

"Jadi diharapkan kepada Bang Bobby Nasution, Wali Kota Medan yang baru dapat memperhatikan infrastruktur yang saat ini sudah sangat memprihatinkan. Dan jangan lagi Presiden Jokowi memberikan julukan serupa bahkan bisa bertambah jadi Semiliar Lubang," pinta Wilan mengakhiri. (Sabah/red)



Aksi ODGJ Menantang Maut, Duduk di Tengah Jalan, Kagetkan Pengendara

Wanita yang berada di tengah jalan. (Foto: ist)

mediasergap.com | MEDAN - Seorang wanita dengan gangguan jiwa melakukan aksi menantang maut di tengah jalan. Aksi wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun itu membuat kendaraan yang melintas ektra hati-hati.

Aksi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, Jumat (09/04/21) siang.

Wanita tersebut terlihat duduk berjam jam sambil mengais ngais pasir di atas aspal tepat di ujung jembatan flyover Amplas, saat sejumlah kendaraan melintas menuju fly over tepatnya di depan pabrik karet PT Asahan.

Sekuriti pabrik karet, menerangkan kondisi tersebut bukan baru sekali di lakukan oleh wanita tadi.

"Sudah berulang kali dipindahkan, tapi ia seperti itu balik lagi ke situ," kata  sekuriti pabrik, Jumat (09/04/21).

Tanpa pernah bosan, melihat wanita tadi kembali lagi, pihak sekuriti kembali menggiringnya sampai ke pinggir jalan.

"Kadang kadang kami pindahkan ke pinggir sini," kata dia.

Menurut mereka, sebelumnya wanita yang diduga ODGJ ini, mangkalnya di simpang Amplas tepatnya menuju Jalan Pertahanan Kelurahan Timbang Deli.

Belakangan wanita tadi, berpindah dan selalu mangkal di depan pabrik karet.

Pantauan sejumlah kendaraan yang melintas menuju jembatan flyover, harus ektra hati hati jika melintasi jalan. (riz/red)

Polsek Medan Area Gelar Operasi Yustisi dan Sosialisasikan PPKM

mediasergap.com | MEDAN - Kepolisian Sektor Medan Area melakukan penyemprotan disenfektan dan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, Senin (29/03/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan SH, mengatakan pelaksanaan penyemprotan dengan melibatkan personil Kepolisian dan TNI, dengan sasaran pasar dan jalan, kata Kompol Faidir Chan, Senin (29/03/21).

“Melaksanakan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi ke pasar,” kata Kompol Faidir Chan.

Sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, kali ini di pimpin Waka Polsek Medan Area AKP Tri Eko dan Pawas Iptu Drs M Simanjuntak Kanit Lantas Polsek Medan Area.

Seperti di Jalan Asia Komplek Asia Mega Mas Kelurahan Sukaramai 2 Kecamatan Medan Area, Pasar Rame Jalan Thamrin Kelurahan Sei Rengas 2 Kecamatan Medan Area, Jalan Kapten Jumhana Kelurahan Sukaramai 2 Kecamatan Medan Area dan Jalan Asia Kelurahan Sei Rengas 2 Kecamatan Medan Area. (riz)

Menparekraf Dukung Penuh The Kitchen of Asia

mediasergap.com | MEDAN - The Kitchen of Asia yang menjadi program prioritas dari Pemko Medan mendapat dukungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Dr.H.Sandiaga Salahuddin Uno,B.B.A.,M.B.A.

Dukungan ini disampaikan Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Kawasan Kesawan yang berlokasi di Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumut, Sabtu (27/03/21) kemarin. 

Kehadiran Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Kota Medan disambut langsung oleh Wali Kota Medan didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan pada salah satu Masjid bersejarah di Kota Medan yaitu Masjid Lama Gg. Bengkok yang berada di Jalan Masjid, Kesawan Medan. 

Setelah melaksanakan sholat magrib, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama dengan Wali Kota Medan kemudian berjalan kaki menuju ke gedung Werenhuis, dan melihat langsung kondisi dalam gedung yang merupakan bangunan cagar budaya yang terletak di Jalan A. Yani VII. 

Setelah itu rombongan menuju ke Tjong A Fie Mansion untuk melihat langsung sejarah peninggalan dari Tjong A Fie, salah satu tokoh terkenal di Kota Medan pada masa lampau.

Usai berkeliling dan melihat peninggalan Tjong A Fie,  Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan magnet dari Kota Medan adalah pengalaman kuliner ditambah cerita sejarahnya. Artinya cerita ini yang nantinya dapat menambah daya tarik pariwisata berbasis kuliner di Kota Medan, dan membuka peluang usaha serta lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Kota Medan. 

"Karena itulah, saya mendukung penuh program The Kitchen of Asia yang digagas Pemko Medan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di masa pandemi covid-19. Namun begitupun, ia tetap berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama berlangsungnya kegiatan tersebut," pinta Sandiaga Uno. 

Disamping itu, Sandiaga Uno ingin agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat ikut terlibat di dalam program The Kitchen of Asia ini baik dari segi adaptasi teknologi dan keberagaman produk- produk ekonomi kreatif. 

"Sebab dengan keterlibatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diharapkan UMKM yang terlibat didalamnya pendapatannya dapat meningkat 70 hingga 80 persen," ujarnya. 

Sementara itu Wali Kota Medan mengatakan salah satu spirit The Kitchen of Asia diambil dari semangat Tjong A Fie yang telah membangun kerukunan antar etnis budaya di Kota Medan, bahkan kerukunan etnis yang telah dibangun sejak lama tersebut masih tetap dapat dirasakan hingga saat ini. 

"Untuk tetap mempertahankan keberagaman dan kerukunan tersebut salah satunya dengan kuliner. Karena itulah, ia ingin menjadikan kawasan Kesawan ini menjadi pusat budaya dan kuliner namun tetap menjaga keaslian dari kawasan tersebut," ungkap Wali Kota Medan yang merupakan pemimpin daerah termuda di Sumatera Utara.

"The kitchen of Asia berarti ialah dapur yang saat ini tidak lagi tertutup tetapi menjadi sebuah entertaiment, inilah yang diharapkan kedepannya masing-masing etnis dapat menceritakan kuliner kekhasanya masing-masing," kata Wali Kota Medan. (Sabah/red)

Wawako Inginkan Seluruh Warga Kota Medan Tercover BPJS Kesehatan

mediasergap.com | MEDAN - H. Aulia Rachman, SE, Wakil Wali Kota (Wawako) Medan, menginginkan agar seluruh masyarakat Kota Medan dapat tercover oleh BPJS Kesehatan sehingga menjamin masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang sama.

Hal ini dikatakan tersebut disampaikan Wawako Medan ketika mewakili Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM dalam Forum Pertemuan Komunikasi dengan Pemangku kepentingan BPJS Kesehatan di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (24/03/21).

Pada pertemuan tersebut dihadiri Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM, pimpinan OPD terkait dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, dr. Sari Quratul Ainy, MM, AAK, 

Wali Kota melalui Wawako Medan H. Aulia Rachman, ingin agar seluruh masyarakat Kota Medan terproteksi kesehatannya yang sangat baik, dan telah menginstruksikan jajarannya untuk mendata seluruh peserta BPJS Kesehatan yang ada di setiap Kecamatan untuk sesuaikan datanya dengan yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan Kota Medan.

"Kita ingin agar warga Kota Medan terproteksi kesehatannya, kita sudah meminta data dari BPJS dan data yang kita miliki untuk kita sesuaikan agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki BPJS," pinta Aulia Rachman.

Setelah semuanya terdata, lanjut Wawako,  akan mengclaster mana masyarakat pemilik BPJS Mandiri yang masih sanggup membayar dan mana masyarakat pemilik BPJS Mandiri yang tidak sanggup lagi membayar.

"Jadi kita akan claster mana masyarakat pemilik BPJS mandiri yang masih mampu bayar, namun yang tidak sanggup bayar akan kita usulkan masuk ke UHC, apalagi ditengah pandemi covid-19 saat ini semuanya serba susah, banyak masyarakat yang malah terhutang BPJS," ungkapnya.

Universal Health Coverage (UHC) sendiri merupakan program penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dengan biaya terjangkau.

Melalui pertemuan ini Wakil Wali Kota Medan berharap dapat lebih mempertajam kolaborasi antara Pemko Medan dengan BPJS Kesehatan Kota Medan sehingga seluruh masyarakat dapat tercover dengan baik khususnya terhadap masyarakat yang ada di kelas 3.

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, dr. Sari Quratul Ainy, MM, AAK yang hadir didampingi Kabid dalam paparannya menyampaikan peserta JKN-KIS Kota Medan saat ini berkisar 2.016.735 (79,89%). 

"Dari jumlah tersebut, untuk segmen pekerja bukan penerimah upah (PBPU) masih banyak yang mengalami tunggakan misalnya untuk kelas 3 sebanyak 201.002 jiwa, untuk kelas 2 sebanyak 50.507 jiwa, sedangkan untuk kelas 1 sebanyak 49.856 jiwa," ujar dr. Sari Quratul Ainy.(Sabah/rel)

Di Medan, The Kitchen of Asia akan Terealisasi

mediasergap.com | MEDAN - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM membenahi kawasan heritage Kesawan sekaligus pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia segera terealisasi. 

Direncanakan Minggu, 28 Maret 2021 sore akan dilakukan soft launching Kawasan Kesawan City Walk yang merupakan salah satu langkah berarti untuk mewujudkan salah satu program dari #KolaborasiMedanBerkah.

Hal ini mengemuka dalam rapat persiapan akhir dan koordinasi peluncuran Kawasan Kesawan City Walk, Rabu (24/03/21) di Ruang Rapat III, kantor Wali Kota Medan. 

Rapat ini dipimpin oleh Wali Kota Medan, dihadiri oleh Dandim 0201 BS, Letkol Inf. Agus Setiandar, Kajari Medan, Teuku Rahmatsyah, perwakilan Kapolrestabes, Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, Asisten Ekonomi Pembangunan, Khairul Syahnan, serta segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada rapat ini juga, unsur Forkopimda menyatakan siap mendukung program penuh ini. Unsur Forkopimda Medan penilaian, program pembenahan kawasan Kesawan sangat baik. Selain dapat menjadi ikon Medan, juga menjadi pusat kuliner dan UMKM, serta pada akhirnya akan memberikan kontribusi pada Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

Wali Kota Bobby menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Forkopimda itu. Dalam rapat itu, Wali Kota Medan mengapresiasi OPD terkait yang mulai menunjukkan kerja-kerja kolaboratif dalam merealisasi program ini.

"Kesawan adalah salah satu kawasan kota tua di Medan. Di kawasan ini terdapat pula warisan cagar budaya dengan arsitektur yang indah. Pembenahan kawasan heritage ini dipadukan dengan branding kuliner Medan yang sudah terkenal secara nasional maupun global ini akan membawa manfaat yang besar bagi Kota ini," kata Bobby

Orang nomor satu di Kota Medan ini mengatakan, Medan memiliki aneka kuliner. Bukan saja kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, namun juga Asia. Semua terkenal lezat dan lezat sekali. 

Selain kelezatan, ada hal yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya. Dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini terbuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi hiburan yang dapat menambah nilai kuliner tersebut. Karena itu, hari ini kita branding kuliner kita sebagai The Kitchen of Asia,” ungkap menantu Presiden Jokowi ini.

Dalam rapat itu juga, Wali Kota Medan mengingatkan harus ada kriteria yang jelas bagi UMKM yang ingin membuka usaha di kawasan ini. Harus benar-benar dilakukan pendataan yang valid bagi pelaku UMKM. Di samping itu, OPD terkait juga harus responsif, mendukung UMKM agar dapat memenuhi kriteria tersebut.

Rapat ini diawali dengan presentasi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar, tentang penataan kawasan Kesawan City Walk. Beberapa point yang emosional dalam pemaparannya antara lain, koridor Jalan A Yani akan diisi kuliner andalan Medan. 

Sedangkan pada koridor Jalan A Yani I, II, IV angkringan. Di kawasan ini juga akan digelar hiburan masa kini, atraksi dari berbagai komunitas, di samping itu juga musik dan tari, baik modern maupun tradisional.

Kepala Dinas Perhubungan, Iswar, juga menyampaikan kesiapan pihaknya dalam hal pengaturan lalu lintas atau penataan parkir. 

Disebutnya, pihaknya telah pula berkoordinasi dengan Satlantas pada tanggal 28 Maret 2021 untuk penutupan Jalan A Yani mulai pukul 18.00 sampai pukul 00.00. Sedangkan lokasi parkir di Jalan Perniagaan juga akan dilengkapi dengan peralatan CCTV. Disebutkannya pula, selama masa promosi ini, parkir akan digratiskan.

Rapat ini berlangsung dalam suasana dialogis. Wali Kota Medan dengan teliti yang mendengarkan setiap OPD dan memberikan masukan serta program tertentu agar berjalan dengan baik.(rel)

Kahiyang Ayu Tinjau Pengrajin Rotan dan Usaha Pembuatan Kerupuk Jangek di Medan Helvetia

mediasergap.com | MEDAN – Pembinaan Kelembagaan PKK dan 10 Program Pokok PKK serta UMKM Kota Medan di Kecamatan salahsatu prioritas dalam visi dan misi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menuju #MedanBerkah

Guna mendukung hal tersebut, Ketua TP PKK Kota Medan, Kahiyang Ayu Bobby Afif. meninjau usaha kerajinan rotan dan pembuatan kerupuk jangek di Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (23/03/21).  

Kahiyang Ayu yang hadir bersama Wakil Ketua I TP PKK, Shaula Arindianti Aulia Rachman, dan Wakil Ketua II Ismiralda Wiriya Alrahman pertama kali meninjau ke tempat usaha pengrajin rotan di Kelurahan Helvetia yang terletak di Jalan Beringin VIII. Kahiyang melihat langsung dengan penuh perhatian berbagai produk yang dihasilkan oleh pengrajin ini.

Putri Presiden Jokowi ini juga berdialog dengan pelaku usaha untuk mengetahui kendala yang dialami, baik dari sisi pemasaran maupun produksi. Sebelum beranjak, Kahiyang juga membeli dua buah produk kerajinan rotan berbentuk vas bunga.

Dari Kelurahan Helvetia, Kahiyang bergerak menuju Kelurahan Dwikora, tepatnya di Jalan Amal Luhur. Di tempat ini, terdapat usaha pembuatan kerupuk jangek bermerek “Sari Jangek”.  Selain berdialog dengan pelaku usaha, Kahiyang juga menyaksikan dengan penuh perhatian berbagai peralatan dalam setiap proses produksi kerupuk yang berbahan baku kulit sapi itu. Sama seperti sebelumnya, Kahiyang juga membeli produk kerupuk jangek pelaku UMKM Kelurahan Dwikora ini.

Sebelum melakukan peninjauan, Kahiyang juga melakukan pertemuan dengan segenap kader TP PKK Kecamatan Medan Helvetia di kantor Camat Medan Helvetia.  Dalam acara yang dihadiri antara lain oleh  Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat, Khairunisa Mozasa, Camat Medan Helvetia, Andy Mario Siregar AP, S.Sos, Danramil 06 Medan Sunggal, Kapt. Inf. Hari Susilo, Kapolsek Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean, Ketua Persit KCK Ranting 7 Koramil 06, Nita Hari Susilo, dan Ketua Bhayangkari Ranting Helvetia Riana M Marpaung, Ketua TP PKK Medan Helvetia, dr. Asni Novita Andi Mario itu, Kahiyang meminta kepada seluruh anggota TP PKK Kota Medan untuk mendukung dan ikut mewujudkan program Pemko Medan yakni satu kelurahan satu sentra usaha. Selain dapat memperkenalkan dan memajukan produk UMKM di setiap kelurahan, program ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya minta seluruh anggota dan kader TP PKK Kota Medan untuk mendukung dan ikut merealisasikan program Pemko Medan dalam UMKM yakni satu kelurahan satu sentra usaha. selain dapat mengembangkan dan memperkenalkan produk UMKM juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Kahiyang Ayu.

Kahiyang juga berharap agar pihak  Kecamatan maupun kelurahan dapat bersama-sama dengan TP PKK untuk mengembangkan UMKM. Dengan kolaborasi yang baik, lanjut Kahiyang, program satu kelurahan satu sentra usaha akan berjalan dengan baik.

Selain itu, Kahiyang juga menyampaikan, produk UMKM yang ada di kelurahan dapat dipajangkan di gerai kantor PKK Kota Medan. Dengan demikian, hal ini dilakukan untuk lebih memperkenalkan produk UMKM dari seluruh kelurahan di Medan kepada masyarakat.

Pada saat itu, Kahiyang juga menyampaikan pesan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., agar pihak kecamatan memperhatikan kebersihan drainase agar warga bisa terbebas dari banjir.

Kehadiran Ketua TP PKK Kota Medan disambut Camat Medan Helvetia, Andy Mario Siregar ini dengan penuh sukacita. Dia mengatakan, kehadiran Ketua TP PKK Kota di Kecamatan Medan Helvetia ini menambah semangat seluruh jajarannya untuk bekerja lebih maksimal, termasuk dalam mendukung program TP PKK dan membina UMKM.

Senada, Ketua TP PKK Medan Helvetia, dr. Asni Novita Andy Mario mengatakan kehadiran Ketua TP PKK Kota Medan menjadi motivasi  anggota dan kader. Pada kesempatan itu Asni juga menyampaikan ekpose tentang 10 Program pokok PKK yang dijalankan oleh TP PKK Medan Helvetia.(rel)