mediasergap.com | LABURA - System management di PTPN III Distrik Delab 3 Aek Nabara masih terasa seperti zaman kolonial Belanda.
Hal ini dibuktikan, saat awak mediasergap.com hendak mengkonfirmasi kepada salah seorang dari tim pemeriksa Distrik Delab 3 perihal kedatangan tim tersebut ke PTPN III Mambang Muda, Kab. Labuhanbatu Utara, Prov. Sumatera Utara, Selasa (16/03/21) kemarin.
Tidak profesional dan tertutup untuk publik sangat dirasakan sejumlah awak media, terutama kepada para sosial kontrol yang sedang menyoroti buruknya kinerja di kebun PTPN III Mambang Muda.
Menurut informasi yang dihimpun, pihak managemen kebun PTPN III Mambang Muda ini disebut sebut kerap diperiksa secara rutin oleh tim pemeriksa Distrik Delab 3 Aek Nabara perihal laporan dan kondisi serta sistem pekerjaan berbeda dengan keadaan lapangan.
Saat awak mediasergap.com yang berusaha hendak mengkonfirmasi perihal kinerja di kebun PTPN III Mambang Muda, salah seorang tim Distrik Delab 3 Aek Nabara menunjukkan sikap arogansi dan tertutup untuk informasi yang tentang kondisi kebun PTPN III Mambang Muda tersebut.
Diketahui saat ini keadaan kebun PTPN III Mambang Muda banyak menuai masalah, seperti pengadaan bibit sawit yang kerdil dan tidak sesuai standar. Bahkan sudah puluhan batang yang mati sekarat sebab pemeliharaan seharusnya dilakukan pihak rekanan yang menyediakan bibit, ternyata dikerjakan tenaga kebun sendiri.
Ketika salah satu staf tim Distrik Delab 3 bersama mandor Syahril hendak dikonfirmasi diatas kendaraan di lokasi kebun, Selasa (16/03/21) mengatakan kami ini staf utusan perusahaan yang dipimpin oleh pak Oshutri Anwar.
"Tidak ada waktu, sebab saya punya kegiatan lain, dan kalian gak perlu tau tentang kami apa yang kami lakukan," ucap staf tersebut yang langsung ngacir meninggalkan awak media.
Saat ditanyakan kepada GM Distrik Delab 3 Aek Nabara Oshutri Anwar MM, MSi perihal kearoganan dan tertutupnya informasi melalui pesan WhatsApp. Sampai berita ini diturunkan tidak ada jawaban alias tidak dibalas oleh Oshutri Anwar, Selasa (16/03/21). (yans/red)

No comments:
Post a Comment