-->

Dana Ops Pos PPKM Covid-19 Mengendap, Kadiskes: "Para Lurah Tak Siap Melaksanakannya"

mediasergap.com | LABURA - Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) masih menyoroti dan mengikuti perjalanan alokasi anggaran Pos PPKM Covid-19 di 8 kelurahan se-Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumut.

Dana penggunaan untuk isoter dan operasional Pos PPKM kelurahan ini telah terparkir di Dinas Kesehatan Labura sebagai pengguna anggaranya disebut sebut Kadiskes dr Saodah Nasution yang mana baru baru ini menerangkan pada salah satu media didampingi Kadis KomInfo Sugeng, mengklarifikasi pemberitaan tentang tudingan dugaan pengendapan dana operasional Covid tersebut besaran  Rp.1.780.350.000.

Dalam salah satu keterangannya saat bersama Kadis Kominfo Sugeng, Selasa (14/09/21) lalu diruang Command center Kominfo, Saodah juga mengatakan bahwa pihaknya sudah empat kali mengadakan pertemuan dengan para Lurah terkait posko tersebut, namun hingga sekarang belum ada satu poskopun yang terbentuk," ungkap dr Saodah di salah satu Media dan Kominfo tentang ketidakbecusan para lurah lurah dalam kesiapan mereka melaksanakan program operasional PPKM Kelurahan di Labura.

Ketika hal pengendapan anggaran Covid Milyaran rupiah ini dikonfirmasikan kepada Kadis Kesehatan dr.Saodah Nasution Senin (20/09/21) melalui WA nya masuk dan terbaca namun tidak membalas..

Begitu juga tentang pernyataan  keterangan dr Mimi Andayani Nasution yang akan mengalihkan anggaran Covid yang parkir milyaran rupiah di Dinkes Labura  saat ditanyakan melalui WA nya, Senin (20/09/21) juga tak membalas.

Akhirnya awak media ini mempertanyakan tentang mengendapnya anggaran Covid di kas Dinkes Labura dan hasil pemanggilan para Lurah oleh Sekda H.M.Suib, Senin (20/09/21) menerangkan melalui WhatsApp nya, kalau seandainya anggaran tersebut tidak terserap maka hal itu akan menjadi sisa anggaran namun begitupun kita tetap mendorong posko kelurahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Saat dilanjutkan tentang pernyataan pihak Covid Dinkes tentang akan mengalihkan anggarannya ke penambahan untuk dimanfaatkan kepada pembelian barang barang Covid dan hal lain nya.

"Hal ini akan menjadi pertimbangan kami," terang Sekda. (Yan/red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini