Media Sergap -->

Headline

Tarif Parkir Rp5.000 Diminta Ditinjau Ulang, Dishub Medan Siap Evaluasi

Tarif Parkir Rp5.000 Diminta Ditinjau Ulang, Dishub Medan Siap Evaluasi

MEDAN, mediasergap.comDinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan diminta meninjau ulang tarif retribusi parkir sebesar Rp5.000. Permintaan tersebut mengemuka dalam Rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar secara daring di Gedung ITS Kota Medan, Kamis (12/2).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Medan, Suriono, mengatakan forum tersebut menjadi ruang sinkronisasi kebijakan transportasi sekaligus pembangunan sarana dan prasarana kota. Sejumlah isu krusial dibahas, mulai dari pembenahan infrastruktur hingga penguatan tata kelola pendapatan daerah.

DPRD Kota Medan turut menyoroti tarif retribusi parkir Rp5.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk sepeda motor yang dinilai memberatkan masyarakat.

“Memang ada aspirasi dari masyarakat. Kami akan melakukan peninjauan ulang setelah mendengar seluruh masukan dalam rapat,” ujar Suriono.

Evaluasi Menyeluruh

Selain tarif parkir, aspek teknis lain yang menjadi perhatian meliputi pengaturan traffic light dan sistem perawatan halte agar fasilitas yang telah dibangun tetap terjaga serta tidak membingungkan pengguna jalan.

Menindaklanjuti berbagai masukan tersebut, Suriono menegaskan pihaknya akan menjadikannya sebagai prioritas kerja. Dishub segera melakukan validasi database parkir dan memperketat pengawasan di lapangan guna menekan potensi penyimpangan tarif.

“Terkait infrastruktur, tim teknis akan kami turunkan untuk mengkalibrasi ulang sistem lampu jalan dan lalu lintas, serta menyusun skema perawatan halte secara berkala,” jelasnya.

Ia juga memastikan evaluasi terhadap efektivitas armada operasional serta kebijakan tarif parkir akan dilakukan secara menyeluruh. Langkah tersebut, katanya, tetap mempertimbangkan keseimbangan antara peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kepentingan masyarakat.

Warga Keluhkan Tarif dan Pelayanan

Di sisi lain, sejumlah warga berharap tarif parkir dapat diturunkan. Mereka menilai biaya Rp5.000 untuk mobil terasa membebani, terutama bagi warga yang setiap hari beraktivitas di pusat kota.

“Rp5.000 tapi pelayanannya belum maksimal. Di lapangan masih banyak parkir liar dan jukir ilegal. Tarifnya kadang tidak jelas,” ujar Ichsan Muslimin (34), warga Medan Labuhan.

Hal senada disampaikan Siti (41). Ia mengaku kerap merasa tidak nyaman saat memarkirkan kendaraan karena praktik perparkiran di sejumlah titik dinilai masih semrawut.

“Harapan kami tarifnya diturunkan dan penertiban benar-benar dilakukan. Jangan sampai masyarakat sudah bayar mahal, tapi pelayanan tidak ada dan masih banyak pungutan liar,” katanya.

Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan agar pembenahan sektor transportasi dan perparkiran tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (Roni K)

Dishub Medan Siap Modernisasi Fasilitas Jalan, Tarif Parkir Rp5.000 Akan Dikaji Ulang

Dishub Medan Siap Modernisasi Fasilitas Jalan, Tarif Parkir Rp5.000 Akan Dikaji Ulang

MEDAN, mediasergap.comDinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan merencanakan modernisasi fasilitas jalan sekaligus membuka peluang peninjauan ulang tarif retribusi parkir yang saat ini menuai sorotan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar secara daring di Gedung ITS Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (12/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Medan, Suriono, mengatakan forum tersebut menjadi wadah sinkronisasi kebijakan transportasi, termasuk pembenahan sarana dan prasarana kota.

“Mulai dari kebutuhan pembenahan infrastruktur hingga tata kelola pendapatan daerah yang dinilai perlu diperkuat,” ujar Suriono.

Modernisasi Infrastruktur Jadi Prioritas

Dalam rapat tersebut, peserta menekankan pentingnya modernisasi fasilitas jalan, seperti perbaikan zebra cross, penambahan rambu lalu lintas hingga tingkat kecamatan, serta pemasangan papan penunjuk arah destinasi wisata guna mendukung aksesibilitas kota.

Komisi IV DPRD Kota Medan turut mendorong peningkatan pelayanan publik, khususnya percepatan penanganan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Dewan meminta akses pelaporan LPJU dibuat lebih responsif, disertai evaluasi efektivitas armada operasional.

Selain itu, pengaturan traffic light dan sistem perawatan halte juga menjadi perhatian agar aset yang telah dibangun tetap terjaga dan tidak membingungkan pengguna jalan.

Tarif dan Layanan Parkir Jadi Sorotan

Sektor perparkiran menjadi isu krusial dalam rapat tersebut. Dishub diminta menyusun database parkir yang transparan dan terintegrasi, serta memperkuat penindakan terhadap praktik pungutan liar, termasuk pada bus wisata.

Penegakan Peraturan Daerah (Perda) terhadap juru parkir yang mematok tarif di atas ketentuan resmi juga diminta diperketat.

Tak hanya itu, DPRD Kota Medan meminta peninjauan ulang tarif retribusi parkir sebesar Rp5.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk sepeda motor yang dinilai memberatkan sebagian warga.

“Ya, itu ada aspirasi dari masyarakat. Jadi kami akan melakukan peninjauan ulang setelah mendengar aspirasi dan masukan dalam rapat,” ungkap Suriono.

Ia menegaskan pihaknya segera melakukan validasi database parkir, memperketat pengawasan lapangan, serta mengevaluasi kebijakan tarif agar tetap selaras dengan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

Keluhan Warga: Tarif Tinggi, Layanan Belum Maksimal

Sejumlah warga berharap tarif parkir dapat diturunkan dan penertiban dilakukan secara nyata.

Ichsan Muslimin (34), warga Medan Labuhan, mengaku pelayanan parkir di lapangan belum sebanding dengan tarif yang dipatok.

“Lima ribu rupiah, tapi pelayanannya belum maksimal. Di lapangan masih banyak parkir liar dan jukir ilegal. Tarifnya kadang tidak jelas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (41), yang menilai praktik perparkiran di sejumlah titik masih semrawut dan terkesan memaksa.

“Harapan kami tarif diturunkan dan penertiban benar-benar dilakukan. Jangan sampai masyarakat sudah bayar mahal tapi pelayanan tidak ada,” katanya.

Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan agar pembenahan sektor transportasi dan perparkiran tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (Roni K)

Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tingkatkan Predikat IPS Kabupaten Toba

Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tingkatkan Predikat IPS Kabupaten Toba


Balige, mediasergap.comStatistik sangat penting dalam menyusun kebijakan nasional maupun daerah. Karena itu data statistik diharapkan harus berkualitas, cepat dan beragam sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk mewujudkan hal tersebut BPS Kabupaten Toba melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik pada Pemerintah Kabupaten Toba. 

Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) digelar secara zoom di Kantor Dinas Kominfo Toba pada Rabu (18/2/2026) yang diikuti oleh 8 OPD (Organinasi Perangkat Daerah). Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral tersebut menghadirkan Direktur Diseminasi Pemberdayaan Evaluasi dan Penyelenggaraan Statistik pada Badan Pusat Statistik Indonesia, Dwi Retno dan Prof. Setia Pramana selaku Direktur Metodologi Statistik dan Sains Data Badan Pusat Statistik dengan materi Sosialisasi Standar Data Statistik Nasional. 

Menurut Kepala BPS Toba Sabar Alberto Harianja mengatakan setelah rapat Zoom Kick Off, bahwa kedepan diharapkan IPS Kabupaten Toba dapat meningkat dengan predikat 'Baik' melalui OPD yang menjadi sampel penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). 

Selanjutnya Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar menegaskan usai  mengikuti zoom, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Toba ditetapkan sebagai sampel penilaian EPSS tahun 2028.

Lebih lanjut  Eirene Debora  Simanullang Prakom Ahli Muda BPS Toba menjelaskan setelah mengikuti Kick Off mengatakan bahwa  untuk penilaian IPS tahun 2026 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba kembali ditetapkan sebagai  sampel penilaian sesuai persyaratan yang ditetapkan BPS Pusat dalam Zoom kick off hari ini.

“Pengambilan sampel OPD ini didasarkan pada  persyaratan Perangkat Daerah harus terus menerus atau minimal dalam 2 (dua) telah menjalankan kegiatan pendataan  sesuai rekomendasi BPS Toba. Maka dalam hal ini OPD yang telah melaksanakan sesuai syarat tadi ditetapkan sebagai sampel penilaian adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba”, sebut Debora Simanullang.

Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Bappedalitbangda Sofian Sitorus dengan pesan secara khususnya 8 (delapan)  Perangkat Daerah agar komit dalam mengikuti pembinaan dan penilaian IPS Kab Toba 2026 dan 2028. 

Turut hadir secara Onsite, Asisten Adm Umum Very Napitupulu, Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Plt Kadis Catpilduk Hendra Butarbutar, para pejabat dan admin Santa data dari perwakilan OPD dan  Tim IPS BPS Kab Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Kalapas Kelas I Medan Berikan Piagam Penghargaan kepada Pegawai Berprestasi

Kalapas Kelas I Medan Berikan Piagam Penghargaan kepada Pegawai Berprestasi

Medan, mediasergap.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan memberikan piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi, Frans Julius Purba, dalam sebuah kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas I Medan, Jumat (13/2/2026).

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih Frans Julius Purba pada ajang Kick Boxing Spirit Fight Season 2 yang diselenggarakan pada 7 Februari 2026. Dalam kompetisi tersebut, Frans turun di kelas 80 kilogram dan berhasil meraih prestasi membanggakan di tengah persaingan ketat para atlet dari berbagai daerah.

Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, selaku pimpinan kegiatan, menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada seluruh pegawai agar terus mengembangkan potensi diri, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun melalui kegiatan positif di luar pekerjaan.

“Prestasi yang diraih saudara Frans Julius Purba menjadi bukti bahwa pegawai pemasyarakatan mampu menunjukkan dedikasi dan semangat berprestasi, tidak hanya dalam tugas sehari-hari, tetapi juga di bidang olahraga. Ini patut menjadi contoh dan inspirasi bagi pegawai lainnya,” ujar Kalapas.

Frans Julius Purba dalam keterangannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Kalapas Kelas I Medan yang selama ini mendorong pegawai untuk terus berprestasi dan aktif dalam kegiatan positif.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Kalapas yang selalu memberikan motivasi kepada kami untuk terus berkembang dan berprestasi,” ungkapnya.

Ia juga berharap semakin banyak event olahraga yang digelar ke depan, sehingga dapat menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda sekaligus menjauhkan dari pengaruh negatif, khususnya bahaya narkoba.

(Pewarta: Roni K)

(Sumber: ©Humas Lapas Kelas I Medan)

Pemdes Sampaikan Persyaratan Penyaluran Dana Desa Tahun 2026

Pemdes Sampaikan Persyaratan Penyaluran Dana Desa Tahun 2026


Kolaka Utara, mediasergap.comPenyaluran Dibagi Dua Tahap, Desa Wajib Penuhi Administrasi dan Laporan Kinerja.

Pemerintah Desa menyampaikan informasi resmi terkait persyaratan penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Penyaluran dana tersebut dibagi ke dalam dua tahap, dengan sejumlah ketentuan administrasi yang wajib dipenuhi oleh setiap desa.

Tahap Pertama

Pada tahap pertama, desa diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan, yakni:

  1. Tersedianya Dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) beserta Administrasi Dokumen dan Kebijakan APBDes (ADK APBDes),
  2. Surat Kuasa serta Daftar Rencana Kerja Desa (RKD),
  3. Perekaman Pagu Fokus Prioritas Nasional (Earmark) Tahun 2026, disertai kunci data Tahun 2025,
  4. Laporan Penyerapan dan Capaian Output Tahun Anggaran sebelumnya,
  5. Surat Pernyataan Kesanggupan Menyerap Dana Desa Tahap Pertama, apabila Pengajuan Penyaluran dilakukan Melewati tanggal 15 Juni 2026,
  6. Surat Pengantar beserta Daftar Desa.

Tahap Kedua

Sementara itu, untuk tahap kedua, persyaratan yang harus dipenuhi meliputi:

  1. Laporan Penyerapan dan Capaian Output Tahap Pertama, tanpa Batas Minimal Persentase Penyerapan,
  2. Surat Pengantar beserta Daftar Desa.

Ketentuan Khusus

Terdapat pengecualian bagi desa yang terdampak bencana. Desa tersebut dibebaskan dari kewajiban penyampaian Peraturan Desa tentang APBDes, Perekaman Pagu Fokus Prioritas Nasional, serta laporan realisasi penyerapan dan capaian output Dana Desa Tahun 2025.

Ketentuan ini menjadi tambahan dalam proses penyaluran Dana Desa Reguler tahap kedua Tahun Anggaran 2026.

Selain itu, desa yang tidak menerima Dana Desa pada Tahun 2025 tetap diwajibkan menyampaikan laporan penyerapan dan capaian output Tahun 2024 sebagai syarat administrasi.

Pemerintah Desa mengimbau seluruh desa agar memperhatikan kelengkapan administrasi guna memastikan proses penyaluran Dana Desa Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Tim)

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H Warga Masyarakat Kota Tebing Tinggi Ikuti Doa dan Dzikir Bersama

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H Warga Masyarakat Kota Tebing Tinggi Ikuti Doa dan Dzikir Bersama

Tebing Tinggi, mediasergap.comRibuan warga masyarakat Kota Tebing Tinggi mengikuti acara Doa dan Dzikir Bersama Sekaligus Punggahan Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin malam (16/02/2026) di lapangan Merdeka, Jln. Dr. Sutomo.

Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi tersebut, dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.

Melalui kesempatan ini, wali kota berpesan kepada warga, khususnya di Kota Tebing Tinggi, untuk terus menebar kebaikan serta tidak mudah terprovokasi. 

"Mari bersama kita memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan dalam menebar kebaikan dan terkhusus membangun Kota Tebing Tinggi yang kita cintai," pesan Wali Kota.

Wali kota juga berharap terjalinnya sinergi dan kolaborasi, yang mana pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, terang wali kota, tanpa dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat. 

"Saya hanya manusia biasa, tidak mampu membangun Kota Tebing Tinggi tanpa dukungan dan doa bapak, ibu sekalian. Saya berharap kita kolaborasi dan sinergi," harap Wali Kota.

Permohonan maaf tak lupa disampaikan wali kota, kiranya selalu diberikan kekuatan, kesehatan dan umur panjang, dapat dipertemukan dalam kegiatan doa dan dzikir bersama sekaligus punggahan pada tahun yang akan datang.

"Saya memohon maaf, bila selama ini, dalam memberikan pelayanan seluruh jajaran pemerintahan, kurang baik. Sebentar lagi kita akan menjalankan ibadah puasa, saya juga mohon maaf selama ini atas ucapan, perbuatan dan memohon ampun kepada Allah SWT," demikian ujar Wali Kota.

Dalam ceramahnya, Ustadz H. Hasbi Al Mawardi Lubis, menyampaikan bahwa puasa artinya menahan dari berperkara.

"Menjaga diri dari segala perbuatan jahat yang dapat menghilangkan pahala puasa. Apa contohnya? gibah, amarah/ emosional," ujar Ustadz H. Hasbi Al Mawardi Lubis.

Turut hadir, Wakapolres Kompol. Rudi Syahputra, Pabung Kodim 0204/ DS Kapt. Inf. PM. Simanjuntak dan Danyon Brimob Poldasu Kompol. Bima Anggalaksana.

Selanjutnya, Kancab Bank Sumut Tebing Tinggi Muhammad Fadil, ketua DWP Kota Ny. Afrida Erwin Suheri Damanik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh kepemudaan dan masyarakat se-Kota Tebing Tinggi serta tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Kejati Sumut Diduga Abaikan Proyek Bermasalah di Lingkungan Sendiri

Medan, mediasergap.comPemberantasan korupsi, khususnya di Provinsi Sumatera Utara, sepertinya masih tebang pilih. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Dr Harli Siregar SH MHum  diduga abaikan  pengusutan dugaan korupsi proyek pembangunan gedung baru yang posisinya persis berdempetan di belakang kantornya sendiri.

Dimana, pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut yang terletak di Jalan AH Nasution No 1C, Pangkalan Masyhur, Kota Medan itu, masih terus dilakukan. Padahal, masa kontrak pelaksanaan telah berakhir.

Hal tersebut terlihat pada plank proyek pembangunan gedung hibah dari Pemprov Sumut tahun 2025, yang memiliki masa kerja 210 hari kalender, dimulai sejak penandatanganan kontrak pada tanggal 22 Mei 2025, dan berakhir pada tanggal 17 Desember 2025.

‎Namun faktanya, aktivitas pekerjaan masih berlangsung hingga awal Januari 2026. Bahkan, terpantau para pekerja masih tampak aktif baik di dalam dan di luar lokasi proyek melakukan pekerjaan, mengejar target penyelesaian pembangunan gedung tersebut.

Kejanggalan lain juga dapat dilihat dari masih beroperasinya alat berat berupa tower crane pada akhir Desember 2025 lalu, yang menandakan pekerjaan fisik gedung Adhiyaksa tersebut, belum sepenuhnya rampung.

Informasi yang berhasil dihimpun media, progres fisik bangunan yang dikerjakan oleh PT Permata Anugerah Yalapersada tersebut diduga belum selesai, tetapi secara administrasi disebut-sebut telah dilakukan serah terima pekerjaan dengan pihak Dinas PUPR Sumut.

‎Dalam hal ini, sempat beredar kabar pembangunan gedung Adhiyaksa tersebut bakal terancam tidak rampung, menyusul kabar Pemprov Sumut tidak lagi mengucurkan anggaran hibah lanjutan.

‎Padahal berdasarkan kesepakatan awal, pembangunan gedung tersebut direncanakan selesai secara menyeluruh melalui skema bantuan hibah Pemprov Sumut dengan total anggaran sebesar Rp246 miliar, dengan rincian bantuan hibah tahun 2025 sebesar Rp96 miliar, dan dilanjutkan pada tahun 2026 sebesar Rp150 miliar.

Dalam kasus ini, publik menunggu tindakan tegas Kepala Kejati Sumut, Dr Harli Siregar SH MHum, untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proyek pembangunan gedung di lingkupnya sendiri, yang diduga bermasalah tersebut.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Rizaldi, yang dikonfirmasi media menyebut, akan mempertanyakan kepada Kepala Seksi (Kasi) yang menangani proyek tersebut. “Saya tanyakan dulu bang sama Kasi yang menangani masalah ini ya bang,” tulisnya, Sabtu (14/2/2026).

Sekadar informasi, proyek pembangunan gedung tersebut dilaksanakan pada masa Kepala Dinas PUPR Sumut dijabat oleh Topan Ginting, sebelum yang bersangkutan terjaring OTT KPK.

Dalam proyek ini, Topan Ginting diduga sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), yang dikerjakan oleh PT Permata Anugerah Yalapersada beralamat kantor di Jalan Raya Gunungsari Timur Blok MGN No 6, Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan Konsultan Supervisi PT Irbie Nusa Konsultan.

Hasil penelusuran media, PT Permata Anugerah Yalapersada diduga pernah terbelit masalah, diantaranya terkait proyek pembangunan Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Babarsari Yogyakarta, dengan nilai penawaran sebesar Rp112.888.028.575.

Selain itu, proyek revitalisasi komplek Stadion Kebun Bunga Medan (Multi Years) sebesar Rp191.665.325.518,40, dan proyek pembangunan gedung kolaborasi UMKM Square Universitas Sumatera Utara (USU), yang juga Multi Years diduga bermasalah.

Diketahui, PT Permata Anugerah Yalapersada juga diduga pernah masuk dalam daftar hitam LKPP selama satu tahun terhitung sejak tanggal 11 September 2023 sampai 11 September 2024.

Informasi yang berkembang, PT Permata Anugerah Yalapersada diduga merupakan perusahaan mitra binaan Topan Ginting, hingga dapat menguasai sejumlah proyek besar saat Bobby Nasution menjabat Walikota Medan.

Untuk diketahui, Topan Ginting yang disebut-sebut sebagai orang dekat Bobby Nasution itu, ditangkap KPK dalam operasi senyap pada Kamis malam, 26 Juni 2025 lalu. KPK menduga, Topan Ginting mendapatkan perintah untuk menerima suap dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan jalan di Sumut.

Kasus korupsi Topan Ginting menyeret banyak orang. Nama Deddy Iskandar Rangkuti mencuat sebagai pengusaha sekaligus sepupu kandung Bobby Nasution.

Deddy dikenal luas di Sumut sebagai kontraktor yang sulit dipisahkan dari pengadaan proyek daerah. Berbagai sumber menyebut, tidak mudah bagi kontraktor lain untuk mendapatkan proyek tanpa restu dirinya.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, Senin (16/2/2026), Dinas PUPR Sumut termasuk Gubernur Bobby Nasution, maupun pihak terkait lainnya belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (M)

Pesta Syukuran Bona Taon PARTOGASIRABONA Kota Medan dan Sekitarnya Tahun 2026 Terlaksana Sukses

Medan, mediasergap.com - Pesta Syukuran Bona Taon Keluarga Besar Pomparan Raja Toga Sirait (PARTOGASIRABONA) Kota Medan dan Sekitarnya sukses telah dilaksanakan dengan suasana kemeriahan serta penuh khidmat, adapun pesta Bona Taon ini dilaksanakan bertempat di WISMA GORGA MANGAMPU TUA, Jalan Saudara No. 73 E, Medan Kota, "Minggu (15/02/2026).

Pesta syukuran Bona Taon ini tentunya dihadiri seluruh unsur kepanitiaan, diantaranya "Ketua Panitia Bona Taon PARTOGASIRABONA tahun 2026 "Togar Sirait, S.Sos., S.H., M.H, Sekretaris Panitia Rudi Refdinal Marcos Sirait, Bendahara Panitia Kombes Pol. (Purn) Magdalena Br. Sirait, Ketua Umum PARTOGASIRABONA Kota Medan dan Sekitarnya Ir. Bonar Sirait, M.Sc, Dewan Penasehat PARTOGASIRABONA Kota Medan Sekitarnya juga Koordinator Panitia Bona Taon Drs. Raja Pangihutan Sirait. 

"Turut juga dihadiri Para Tokoh-Tokoh marga Sirait dan undangan istimewa, yakni "Ketua Umum PARTOGASIRABONA se-Dunia "Tuan Nanser Sirait (Op.Paulus), Anggota DPD RI 2024 - 2029 Dr. Badikenita Beru Sitepu, Kombes Pol. Purn. Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H, Prof. Drs. Motlan Sirait, Prof. Dr. Makmur Sirait, Prof. Dr. Ir. Bilter, Prof. Dr. Ningrum Br. Sirait, Ev Rajamin Sirait serta seluruh sektor-sektor punguan PARTOGASIRABONA Kota Medan dan sekitarnya termasuk juga punguan PARTOGASIRABONA sektor Parmalim dan PARTOGASIRABONA sektor Muslim. 

Dalam kata sambutannya yang dihadiri oleh ribuan keluarga besar Sirait, "Ketua Umum PARTOGASIRABONA Kota Medan sekitarnya Ir. Bonar Sirait, M.Sc. sangat mengapresiasi sukses terlaksananya Pesta Bona Taon 2026 berjalan dengan khidmat dan meriah. 

Ketum "Bonar Sirait juga tidak lupa menyampaikan terimakasihnya kepada segenap panitia pelaksana yang telah berjuang dan lelah demi terlaksananya Pesta Bona Taon PARTOGASIRABONA tahun 2026 ini, terlebih rasa ucapan syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa atas kasih dan karunianya semuanya perencanaan Pesta Bona Taon tahun 2026 dari awal hingga akhir dapat berjalan dengan baik. 

Pesta syukuran Bona Taon PARTOGASIRABONA tahun 2026 ini tidak berbeda dengan pesta syukuran Bona Taon tahun-tahun sebelumya yang diawali dengan kebaktian ibadah Minggu' tepat pada Pukul. 10.00 WIB, dalam acara ibadah ini sebagai pengkhotbah adalah "Pendeta Jono Sirait, M.Th dan dalam khotbahnya Pendeta Jono Sirait menyampaikan kepada keluarga besar PARTOGASIRABONA untuk tetap senantiasa berpengharapan kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan.

Pesta Syukuran Bona Taon PATOGASIRABONA tahun 2026 ini juga mengambil Motto : Toga Sirait Kompak & Bersatu yang artinya menekankan pentingnya "kesatuan pikiran, kebersamaan, kesepakatan dan kerja sama erat untuk mencapai tujuan bersama meskipun itu terdapat perbedaan pendapat serta keragaman suku, agama dan ras.

Pada kesempatan lain Ketum PARTOGASIRABONA se-Dunia "Tuan Nanser Sirait" sebelum menyampaikan kata sambutannya diawali dengan menyanyikan lagu Sirait Nabolon, Ketum Nanser menekankan prinsif kepada seluruhnya marga Sirait se-Dunia bahwa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan didalam keluarga besar Sirait baik dimana pun berada dengan tidak mengedepankan adanya perbedaan.

"Saya katakan sejak hari ini pada saat Pesta Syukuran Bona Taon PARTOGASIRABONA tahun 2026 ini, bahwa tidak ada lagi marga Sirait yang berbeda-beda atau pun terkotak-kotak, bagi kita seluruhnya disaat Pesta Bona Taon PARTOGASIRABONA ini saya yakin semuanya kita pasti setuju bahwa marga Sirait adalah satu", ucap Tuan Nanser dengan penuh kebahagiaan dan rasa bangga. 

Kata sambutan pun semakin takjub dengan dimintanya dua figur wanita yang dibanggakan menyampaikan dedikasi dan pencerahannya, dialah "Prof. Dr. Ningrum Br. Sirait, S.H., M.Li dan Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E., S.H., M.Si. Dua figur wanita ini memiliki reputasi yang berbeda, dimana karir Prof Ningrum saat ini adalah Guru Besar Fakultas Ilmu Hukum di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Dr. Badikenita adalah anggota DPD RI Periode 2024 - 2029 yang menekankan bahwa kita sebagai ciptaan Tuhan agar selalu bersyukur dan senantiasa memohon petunjuk dan memohon pertolongan dari Tuhan. 

Kemeriahan acara Pesta Syukuran Bona Taon PARTOGASIRABONA tahun 2026 semakin lengkap dengan disuguhkannya lagu-lagu merdu dan iringan musik batak, namun tak kala meriahnya acara manortor dan penyampaian ulos oleh sektor-sektor PARTOGASIRABONA se-Kota Medan dan sekitarnya, Congratulation. (Rel)

Tangkap Diduga Pencuri di Kebun Sendiri, Seorang Kakek di Kubu Raya Justru Jadi Tersangka

Tangkap Diduga Pencuri di Kebun Sendiri, Seorang Kakek di Kubu Raya Justru Jadi Tersangka

KUBU RAYA, mediasergap.comJagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang kakek bernama Herman ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di kebun kelapa milik Herman di kawasan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Saat itu, Herman memergoki seorang pria yang diduga tengah melakukan aksi pencurian di lahannya.

Menurut informasi yang beredar, Herman berupaya menghentikan aksi tersebut dan membawa senjata tajam untuk melindungi diri serta menjaga kebunnya. Namun tindakan itu justru berujung pada proses hukum, dan Herman kini harus berhadapan dengan jerat pidana.

Kasus ini memicu perdebatan luas di masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan batas antara pembelaan diri dan pelanggaran hukum, terutama ketika seseorang berusaha melindungi harta bendanya sendiri.

Hingga kini, aparat penegak hukum masih mendalami kronologi kejadian serta unsur-unsur hukum yang menyertainya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa setiap tindakan, termasuk dalam situasi terdesak, tetap memiliki konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan. (Tim)

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wali Kota Tebing Tinggi: Jaga Ukhuwah Islamiyah

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wali Kota Tebing Tinggi: Jaga Ukhuwah Islamiyah

Tebing Tinggi, mediasergap.comMenyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih memberikan pesan untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, meningkatkan iman dan takwa.

"Kita akan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026. Ini yang harus kita manfaatkan, momentum bulan suci Ramadhan. Mari bersama kita jaga ukhuwah Islamiyah, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita," kata wali kota dalam sambutan acara Pawai Obor Sambut Ramadhan 1447 Hijriah Kota Tebing Tinggi, Minggu malam (15/02/2026) di Masjid Raya Nur Addin, Jln. MT. Haryono No. 126.

Kepada peserta pawai, wali kota menghimbau untuk selalu menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta menjaga suasana kondusif di Kota Tebing Tinggi, tidak terprovokasi dengan isu-isu atau berita kebohongan.

"Ramadhan ini yang harus kita jaga bersama. Terkhusus anak-anak saya yang mengikuti acara ini. Saya wali Kota Tebing Tinggi dan keluarga mengucapkan Marhaban ya Ramadhan, selamat menyambut dan menjalankan bulan suci Ramadhan dengan baik. Saya juga meminta maaf bila ada salah ucapan, perbuatan. Saya memohon ampun kepada Allah SWT," demikian disampaikan wali kota.

Ketua panitia Ust. Muslim Istiqomah, mengatakan melalui momentum acara pawai obor ini, semakin bersemangat dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

"Kenapa pakai obor? Filosofi obor adalah penerang, cahaya dalam kegelapan. Kemaksiatan, kemungkaraan dan segala hal melanggar hukum, itu adalah kezaliman, kegelapan. Untuk semakin banyak obor dinyalakan maka cahaya semakin terang maka kezaliman akan semakin hilang, insyaallah. Ramadhan adalah cahaya yang akan menghapus dosa-dosa kita," ujar ketua panitia.

Dilanjutkan dengan kultum/ ceramah yang disampaikan oleh Al. Ust. Habu Hafis Al Mandili, dirangkai berfoto bersama dan pelepasan pawai obor. 

Untuk peserta yang mengikuti pawai obor ini sebanyak 23 grup (jumlah perserta minimal 10 orang), antara lain dari Remaja Masjid Rahmatullah, Dzikir Tauhid Murni, Qasidah Modren, Masjid Al Ikhlas, Masjid Al Hidayah, Asbabul Rahman, Muhajirin, Remaja Masjid Tafakur, Masjid Jamik (Jln. Batubara), Habib Fauzan Sinambela, Srikandi PPAD, PPAD, Remaja Masjid Al Omar serta Pandan Sakinah. 

Selanjutnya, Srikandi Muslimah, Alamanda, Armuzna, Remaja Masjid Fail Khoir, Remaja Masjid Asyuhada, Al Wasliyah (Sudirman), Mushola Nurul Amal, Zatira Shalihah dan Masjid Al Jihad (Paya Pinang).

Adapun rute peserta dimulai dari Masjid Raya Nur Addin (Jln. MT. Haryono), Jln. Pahlawan, Jln. Langsat, Jln. DI. Panjaitan menuju Jln. Kartini, Jln. Gereja dan finish/ berakhir rute pawai di gapura lapangan Merdeka (Jln. Dr. Sutomo).

Dihadiri, Kabag Log Polres Tebing Tinggi Kompol. Enda Iwan Iskandar Tarigan, anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Anda Yasser, Kadis Kominfo Ghazali Rahman, Camat dan Lurah atau mewakili, Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar Lubis, Ketua Baznas Kota H. Khuzamri Amar beserta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport