Media Sergap -->


Headline

Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Laju Inflasi, Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Gerakan Tanam Bawang Merah di Kelurahan Mekar Sentosa

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi. Salah satu aksi konkret yang dilakukan adalah melalui Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Sumber Rezeki, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Selasa (09/06/2026).

Aksi tanam serentak ini diintegrasikan dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tebing Tinggi sebagai upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam arahannya menegaskan bahwa Pemko Tebing Tinggi terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, termasuk komoditas bawang merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi.

“Melalui TPID, Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap perkembangan harga pasar serta melaksanakan berbagai langkah preventif dan korektif guna mengendalikan inflasi. Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi memberikan kontribusi terhadap kenaikan inflasi,” ujar Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan dukungan nyata berupa bantuan sarana budidaya bawang merah kepada para petani lokal.

"Kolaborasi harmonis antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar program pengendalian inflasi ini berdampak jangka panjang dan berkelanjutan," tambahnya sembari memotivasi para petani agar semakin produktif mengembangkan budidaya bawang merah maupun komoditas hortikultura lainnya sehingga mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi, Iboy Hutapea, melaporkan bahwa Kelurahan Mekar Sentosa merupakan salah satu sentra pertanian yang tidak hanya mengembangkan bawang merah, tetapi juga padi sawah, cabai merah, serta berbagai jenis sayuran seperti sawi, bayam, kangkung, timun dan kacang panjang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada musim tanam kali ini, luas areal persawahan yang telah ditanami mencapai 791 hektare. Sementara itu, untuk Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah kali ini memanfaatkan lahan produktif seluas dua hektare milik Kelompok Tani Sumber Rezeki.

“Melalui kegiatan ini diharapkan minat petani untuk membudidayakan bawang merah semakin meningkat. Dengan harga jual yang masih cukup baik di tingkat petani, komoditas ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Iboy Hutapea.

Menurutnya, tingginya biaya produksi, terutama untuk pengadaan bibit, pupuk, pestisida dan sarana produksi lainnya, menjadi tantangan yang dihadapi petani. Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sangat dibutuhkan guna membantu keberlanjutan usaha tani bawang merah di Kota Tebing Tinggi.

Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Tutut Tiana, mengatakan Bank Indonesia berkomitmen mendukung berbagai program pengendalian inflasi di daerah. Selama ini, kerja sama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah dilakukan melalui sejumlah program, seperti pengembangan kelompok tani cabai merah, peluncuran Toko Pemantau Inflasi (Topis), hingga pelatihan sistem peringatan dini (early warning system) untuk pemantauan harga pangan.

“Inflasi yang terkendali sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Bank Indonesia terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi, termasuk melalui subsidi ongkos angkut komoditas pangan dan penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga. Mengingat keterbatasan lahan pertanian di Kota Tebing Tinggi, diperlukan strategi penguatan pasokan melalui perdagangan antarwilayah agar ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil,” terang Tutut Tiana.

Pada momentum tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi turut menyerahkan bantuan stimulan berupa bibit cabai merah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada para petani. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit bawang merah secara simbolis oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, perangkat daerah serta para petani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung, Kepala Satpol PP Benny Erikson Hamonangan Hutajulu, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Kabag Perekonomian dan SDA Safaruddin, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, serta para kelompok tani di Kecamatan Rambutan. (Ajs)

Akselerasi Transformasi Digital, Pemko Tebing Tinggi dan Bank Sumut Siap Luncurkan Qris Dinamis

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memodernisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus utama Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam audiensi jajaran pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Selasa (09/06/2026).

Pertemuan ini juga sekaligus menjadi momen pisah sambut pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, dari pejabat lama Muhammad Fadil kepada pimpinan baru, Chairul Amin Pane.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi ke depan adalah penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dinamis yang dijadwalkan meluncur (launching) pada 1 Juli mendatang.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas layanan perbankan konvensional, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Tebing Tinggi yang maju dan sejahtera," ujar Wali Kota.

Sebagai langkah konkret, Bank Sumut memperkenalkan aplikasi e-pasar SUMUT Merchant yang terintegrasi dengan sistem QRIS Dinamis. Inovasi ini dirancang agar pembayaran retribusi pasar dan toko langsung tercatat secara otomatis dalam database, sehingga Dinas Perdagangan dapat memantau aktivitas pembayaran retribusi tanpa perlu melakukan verifikasi manual (cross-check).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, memaparkan bahwa penerapan QRIS Dinamis ini akan diadopsi secara bertahap oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahap awal, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas. Pertama, QRIS Pasar yang menjadi proyek percontohan (pioneer) pertama di Provinsi Sumatera Utara untuk digitalisasi retribusi pasar.

Kedua, QRISTO (QRIS Restoran), yang merupakan sistem pembayaran terpisah (split payment). Lewat sistem ini, hak pajak daerah milik Pemko dan hak pendapatan pemilik restoran akan otomatis terbagi saat transaksi terjadi. Uji coba perdana akan diterapkan di Rumah Makan Takari.

Ketiga, QRIS PBB yang memudahkan wajib pajak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai dan langsung terdata secara real-time, yang mana mulai 1 Juli masyarakat sudah bisa membayar PBB dengan QRIS dinamis sekaligus akan dilakukan launching. 

"Mudah-mudahan tiga program utama ini segera terealisasi, dan secara paralel diterapkan juga QRIS Parkir, QRIS Rusunawa, serta sektor lainnya," jelas Sri Imbang.

Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi periode sebelumnya, Muhammad Fadil, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kemitraan yang solid dari Pemko Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, pimpinan baru Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, Chairul Amin Pane, menekankan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah dibangun. 

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam berbagai program, khususnya mendukung transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal,” tegas Chairul.

Audiensi ini juga menyinggung tantangan dalam mencapai target ekonomi daerah, termasuk perlunya dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan efektivitas program. Diskusi mencakup konektivitas pasar dengan sistem database pemerintah, transparansi perdagangan, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk memudahkan pelacakan transaksi.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, jajaran manajemen Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, serta Tim Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Ketua RT/RW Jenguk Korban Ledakan Gas di RSUD Haji, Wujud Kepedulian Terhadap Warga Tertimpa Musibah

Makassar (Sulsel) mediasergap.comPasca terjadinya tragedi ledakan gas elpiji yang menggemparkan warga di Jalan Dg. Muda, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Senin (08/06/2026) sekitar pukul 22.30 WITA, Ketua RT dan RW setempat bersama sejumlah warga melakukan kunjungan ke RSUD Haji Makassar untuk menjenguk korban yang masih menjalani perawatan medis.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada korban serta keluarga yang sedang menghadapi cobaan berat akibat insiden ledakan gas tersebut. Dalam suasana penuh keprihatinan, para pengurus lingkungan menyampaikan doa dan harapan agar korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Ketua RT setempat menyampaikan bahwa kehadiran mereka di rumah sakit merupakan bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial terhadap warga yang tertimpa musibah. Menurutnya, dukungan moril dari lingkungan sekitar sangat penting untuk memberikan semangat kepada korban selama menjalani proses pengobatan.

"Kami datang untuk memberikan dukungan dan memastikan keluarga korban tidak merasa sendiri. Semoga korban segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat," ujarnya.

Selain memberikan semangat kepada korban, para pengurus RT/RW juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas elpiji dan selalu memastikan instalasi maupun peralatan gas dalam kondisi aman guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Ketua RT/RW serta masyarakat sekitar. Dukungan tersebut dinilai sangat berarti dan memberikan kekuatan bagi keluarga dalam mendampingi korban menjalani masa pemulihan.

Peristiwa ledakan gas yang terjadi di Jalan Dg. Muda ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya penggunaan gas rumah tangga demi menjaga keselamatan bersama. (Rel)

Satreskrim Polres Binjai Tegaskan Tidak Ada Tangkap Lepas dalam Kasus Pengeroyokan

BINJAI (Sumut) mediasergap.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai menegaskan bahwa penanganan perkara yang melibatkan seorang anggota Polri bernama Sandran Ginting bersama anggota keluarganya masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dilakukan secara profesional serta proporsional.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai informasi di media sosial terkait laporan pengeroyokan yang dialami Sandran Ginting serta laporan dugaan penggelapan yang turut melibatkan ibu kandungnya. Beredarnya informasi tersebut memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat yang perlu diluruskan berdasarkan fakta hukum yang sedang ditangani penyidik.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa dalam perkara pengeroyokan, penyidik telah menetapkan beberapa tersangka, termasuk adik kandung pelapor. Namun demikian, para tersangka dinilai kooperatif selama proses penyidikan dengan memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh penyidik.

"Perlu kami luruskan bahwa istilah tangkap lepas tidak tepat digunakan dalam perkara ini, karena penyidik tidak pernah melakukan penangkapan terhadap tersangka. Yang dilakukan adalah pemeriksaan terhadap tersangka yang hadir secara kooperatif memenuhi panggilan penyidik," jelas AKP Hizkia Siagian.

Menurutnya, keputusan untuk melakukan atau tidak melakukan penahanan merupakan kewenangan penyidik yang didasarkan pada pertimbangan objektif dan subjektif sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tidak dilakukannya penahanan bukan berarti proses hukum dihentikan.

"Penentuan perlu atau tidaknya penahanan dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Proses penyidikan tetap berjalan dan tidak ada tindakan tangkap lepas terhadap tersangka dalam perkara tersebut," tambahnya.

Polres Binjai juga menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan antara pelapor dan para tersangka tidak memengaruhi proses penegakan hukum. Penyidik tetap bekerja secara profesional dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Saat ini, penyidik masih melanjutkan proses pemberkasan dan melengkapi seluruh alat bukti yang diperlukan agar perkara dapat diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Melalui penjelasan ini, Polres Binjai mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya secara profesional.

"Seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum. Penyidikan tetap berjalan hingga berkas perkara dapat diproses sebagaimana mestinya," tutup AKP Hizkia Siagian.

Polres Binjai berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penanganan perkara guna mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang berkeadilan. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Polres Binjai)

Program Sumur Bor TNI AD Bantu Warga Samosir, Vandiko Sampaikan Apresiasi

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comKunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke Bona Pasogit tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dengan kampung halaman dan penghormatan kepada leluhur, tetapi juga membawa berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di kawasan Danau Toba.

Didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak, KASAD mengawali kunjungannya dengan berziarah ke Tambak Simanjuntak Sitolu Sada Ina, makam leluhur Oppu Sobosihon Boru Sihotang di Kabupaten Toba, Selasa (9/6/2026). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian sumur bor dan penyerahan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat di Desa Hutabulu Mejan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tapanuli Utara, tokoh masyarakat, serta pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan yang paling bermakna adalah pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Karena itu, TNI Angkatan Darat terus mengembangkan berbagai program sosial dan pembangunan, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur sederhana, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni.

"Program air bersih yang kami jalankan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung sektor pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Maruli.

Selain program air bersih, TNI AD juga menyalurkan bantuan bedah rumah, dukungan pembangunan rumah ibadah, serta berbagai bantuan sosial lainnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian KASAD terhadap masyarakat di Bona Pasogit, khususnya kawasan Danau Toba. Menurutnya, program-program yang dibawa TNI AD menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Vandiko mengungkapkan bahwa manfaat program sumur bor yang digagas KASAD telah dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Samosir. Melalui sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan TNI Angkatan Darat, sebanyak 30 unit sumur bor telah dialokasikan dan dibangun di berbagai wilayah untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bapak KASAD terhadap masyarakat di Bona Pasogit. Program sumur bor dan berbagai program lainnya merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Vandiko.

Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, TNI, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Vandiko, kerja sama yang telah terjalin dengan TNI membuka peluang hadirnya berbagai program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama pada sektor penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas hidup warga.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Samosir, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak program pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Vandiko menilai sosok KASAD Maruli Simanjuntak menjadi inspirasi bagi generasi muda Batak. Keberhasilannya meniti karier hingga memimpin TNI Angkatan Darat menunjukkan bahwa pendidikan, kerja keras, dan karakter yang kuat dapat mengantarkan putra daerah berprestasi di tingkat nasional tanpa melupakan akar budaya dan kampung halamannya.

Sementara itu, Ketua Umum Punguan Simanjuntak Sitolu Sada Ina (PSSSI) Muktar Simanjuntak menyebut kehadiran KASAD menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pomparan Simanjuntak. Menurutnya, keberhasilan Maruli merupakan bukti bahwa nilai-nilai yang diwariskan leluhur tetap hidup dan mampu melahirkan generasi yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.

"Kehadiran Bapak Maruli Simanjuntak menjadi kebanggaan bagi seluruh pomparan. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai yang diwariskan leluhur terus hidup dan menjadi landasan untuk berkarya bagi bangsa dan negara," ujar Muktar.

Kunjungan kerja KASAD di Bona Pasogit menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian nilai budaya, semangat gotong royong, dan kolaborasi lintas sektor. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, berbagai program pembangunan diharapkan terus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kawasan Danau Toba. (D/Smart)

Perkuat Tata Kelola Hukum, Bidkum Polda Kaltim Gelar Supervisi Kermalem TA.2026

Bontang (Kaltim) mediasergap.com - Bidang Hukum Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Supervisi Kerja Sama Kelembagaan (Kermalem) Tahun Anggaran 2026 pada Polres Bontang dan Polres Kutai Timur, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Pertemuan Polres Bontang tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta verifikasi terhadap dokumen kerja sama yang telah dibuat oleh jajaran kewilayahan, baik berupa Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), maupun Pedoman Kerja Teknis.

Supervisi tersebut diikuti personel dari Polres Kutai Timur personel dari Polres Bontang. Tim Bidkum Polda Kaltim melakukan pemeriksaan administrasi dan substansi terhadap berbagai dokumen kerja sama sebagai upaya memastikan setiap naskah telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan supervisi Kermalem merupakan bagian dari upaya Polda Kaltim dalam meningkatkan kualitas tata kelola kerja sama kelembagaan di lingkungan Polri.

“Supervisi ini dilaksanakan untuk memastikan setiap bentuk kerja sama yang dilakukan oleh satuan kewilayahan telah melalui proses yang sesuai dengan aturan hukum, baik dari sisi administrasi maupun substansi. Dengan adanya verifikasi ini, diharapkan seluruh dokumen kerja sama dapat memberikan manfaat maksimal serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa kerja sama kelembagaan merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antara Polri dengan berbagai pihak. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim)

KSAD Hadir di Toba, Bupati: Terimakasih Atas Program Bakti Karya TNI AD Untuk Rakyat

Toba (Sumut) mediasergap.com - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak hadir di Kabupaten Toba, tepatnya di Desa Hutabulu Mejan, Kecamatan Balige, pada Selasa (09/06/2026) dalam rangka kunjungan kerja sekaligus jiarah ke Makam Ompu Sobosihon boru Sihotang. 

Atas kehadiran beliau, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas program Bakti Karya TNI Angkatan Darat untuk Rakyat. Bupati Toba menyampaikan bahwa pada tanggal 5 Mei 2026 Pemerintah Kabupaten Toba beserta jajaran Dandim 0210/Tapanuli Utara telah melakukan apel bersama pembukaan Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kabupaten Toba dengan singkronisasi beberapa kegiatan sebagai berikut yaitu : 

  • Perkerasan Jalan di Desa Tornagodang Kecamatan Habinsaran, 
  • Pembukaan Jalan di Desa Lumban Balik Kecamatan Habinsaran, 
  • Pembukaan Jalan di Desa Maju Kecamatan Sigumpar, 
  • Pembangunan Jalan Kompleks Kompi 125/Simbisa Balige, 
  • Pembangunan Sumur Bor sebanyak 30 Unit, 
  • Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 5 Unit, 
  • Rehabilitasi Rumah Ibadah sebanyak 1 Unit, 
  • Rehabilitasi MCK sebanyak 4 Unit. 

"Program tersebut merupakan wujud konkrit dari Kemanunggalan TNI dengan rakyat dimana TNI tidak hanya menjaga kedaulatan Negara, tetapi juga hadir memberikan solusi solutif atas kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat," kata Bupati dalam sambutannya. 

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini TNI Angkatan Darat tidak sekadar menjalankan program air bersih untuk mandi, tetapi juga untuk pertanian. 

Selain program air bersih, TNI Angkatan Darat juga tengah menjalankan program pembangunan jembatan sederhana di seluruh Indonesia. 

"Termasuk untuk jembatan, dimanapun jembatan sudah didukung oleh Presiden. Jadi saya sudah pegang dananya untuk membangun jembatan sederhana di seluruh Indonesia. Jadi kalau masih jaraknya 20 meter, langsung ke Kodim langsung kita bangun, kalau bisa gotong-royong akan lebih bagus lagi," kata Jenderal Maruli Simanjuntak. (Ds)

Dugaan Kebocoran Dana PDAM Tirtanadi Rp450 Miliar Menggema, Uang Rakyat Mengalir ke Mana?

MEDAN (Sumut) mediasergap.comDugaan kebocoran dana di tubuh PDAM Tirtanadi Sumatera Utara yang disebut mencapai Rp450 miliar per tahun kini menjadi sorotan serius. Angka fantastis tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan dan tata kelola perusahaan daerah tersebut.

Persoalan ini mencuat setelah berbagai temuan terkait pengelolaan PDAM Tirtanadi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain dugaan kebocoran air senilai Rp450 miliar per tahun, sorotan juga mengarah pada dana operasional Dewan Pengawas sebesar Rp1,6 miliar yang sebelumnya dipertanyakan dalam forum DPRD Sumut.

Tak hanya itu, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turut mengungkap adanya perbedaan harga dalam pengadaan water meter tahun 2022 dan 2023. Pada pengadaan tahun 2022 ditemukan selisih harga sebesar Rp552 juta dan Rp44 juta, sementara pada tahun 2023 ditemukan selisih mencapai Rp1,2 miliar.

BPK juga mencatat adanya kebocoran anggaran tahun 2022 sebesar Rp999 juta sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor 98/LHP/XVIII.MDN/12/2023 tanggal 28 Desember 2023.

Rangkaian temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik, apakah kebocoran ratusan miliar rupiah tersebut murni persoalan teknis atau terdapat dugaan penyimpangan yang harus ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Untuk memperoleh hak jawab, awak media telah melakukan konfirmasi kepada dua pejabat PDAM Tirtanadi Sumut yang berkantor di Jalan Sisingamangaraja No.1 Medan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi.

Bungkamnya pihak terkait semakin menambah tanda tanya di tengah masyarakat. Besarnya angka dugaan kebocoran tersebut mendorong awak media untuk melakukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada instansi terkait.

Tak hanya mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan menyeluruh, awak media juga akan membawa persoalan ini ke tingkat pusat dengan menyurati Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan serta Komisi VI DPR RI yang membidangi pengawasan BUMN dan korporasi.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut berbagai temuan tersebut secara transparan dan tuntas. Sebab jika dugaan kebocoran ratusan miliar rupiah itu benar terjadi, maka dampaknya bukan hanya terhadap keuangan perusahaan, tetapi juga terhadap pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat. (M)

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Sat Brimob Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial Bedah Rumah

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.com - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa renovasi rumah milik masyarakat kurang mampu di RT.08, Kel.Gunung Tabur, Kab.Berau, Senin (08/06/2026).

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal warga yang membutuhkan.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana bagi kami untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Renovasi rumah ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan akan terus digalakkan sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi dedikasi personel di lapangan yang selalu hadir membantu masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara Brimob dan masyarakat semakin kuat serta mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim

Bupati Toba Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Perkuat Semangat Toleransi dan Kebersamaan

TOBA (Sumut) mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyambut langsung kepulangan rombongan jamaah haji dan hajjah Kabupaten Toba di Masjid Al-Hidayah Porsea, Senin (08/06/2026). Kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Para jamaah haji Kabupaten Toba tiba kembali di tanah air setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga, masyarakat, serta Jajaran Pemerintah Daerah.

Salah seorang jamaah haji, Muhammad Yamin Lubis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Toba. Menurutnya, perhatian yang ditunjukkan Bupati mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kabupaten Toba.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Ini menunjukkan adanya toleransi antarumat beragama yang luar biasa serta dukungan Pemerintah Daerah terhadap kegiatan keagamaan masyarakat," ungkap Muhammad Yamin Lubis.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama yang membawahi wilayah Kabupaten Toba, Wanton Naibaho. Ia menilai dukungan Pemerintah Kabupaten Toba terhadap berbagai kegiatan keagamaan telah menciptakan suasana harmonis dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Toba mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali dengan selamat serta menyandang gelar haji dan hajjah. Ia berharap seluruh pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani dapat menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Toba tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Toba yang maju, damai, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, panitia penyelenggara, petugas kloter, tim kesehatan, dan seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah sejak keberangkatan, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air.

"Semoga seluruh pengabdian dan pelayanan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat," kata Bupati.

Acara penyambutan berlangsung penuh kehangatan dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran pemerintah daerah, serta para jamaah haji. Seluruh jamaah asal Kabupaten Toba dilaporkan tiba dalam keadaan sehat dan selamat serta kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Momentum kepulangan jamaah haji ini menjadi cerminan kuatnya nilai religius, toleransi, dan kebersamaan yang terus terpelihara di Kabupaten Toba sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport