Media Sergap -->



Headline

Polresta Deli Serdang Gelar Acara Kenal Pamit Pejabat Utama

Polresta Deli Serdang Gelar Acara Kenal Pamit Pejabat Utama

DELI SERDANG, mediasergap.comPolresta Deli Serdang menggelar acara kenal pamit Pejabat Utama (PJU) yang berlangsung di lingkungan Mapolresta Deli Serdang, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada Pejabat Lama sekaligus penyambutan Pejabat Baru yang telah melaksanakan serah terima jabatan.

Acara kenal pamit tersebut dihadiri oleh Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, Kapolresta Deli Serdang beserta jajaran, AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H, Wakapolresta, Para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, ASN Polri, serta Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, pejabat yang melaksanakan kenal pamit antara lain Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, dan Kapolsek Bangun Purba. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi internal dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas. Ia juga berharap pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan dapat menjadi bekal berharga di tempat tugas yang baru.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas pejabat lama selama bertugas di Polresta Deli Serdang. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tetap mengharumkan nama institusi Polri,” ujar Kapolresta.

Kepada pejabat yang baru, Kapolresta berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang telah berjalan, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Segera menyesuaikan diri, bangun komunikasi dan kerja sama yang baik, serta terus tingkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi pelayanan prima kepada masyarakat,” tambahnya.

Acara kenal pamit diakhiri dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, serta ramah tamah sebagai wujud kebersamaan dan kekompakan keluarga besar Polresta Deli Serdang. ((Roni)

Kapolda Sumut Tekankan Transformasi Paradigma Penegakan Hukum melalui Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

Kapolda Sumut Tekankan Transformasi Paradigma Penegakan Hukum melalui Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

MEDAN, mediasergap.comKepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, **Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.**, secara resmi membuka kegiatan **Sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)** dan **Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)**. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh **Divisi Hukum Polri** di **Aula Tribrata Polda Sumut**, Senin (19/1/2026).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para Peabat Utama Polda Sumut, Kapolres jajaran, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kapolsek, serta personel Polri di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, baik secara langsung maupun melalui *zoom meeting*. Hadir sebagai narasumber dan undangan, **Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S.**, perwakilan **Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara**, serta jajaran Divisi Hukum Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menegaskan bahwa pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru merupakan momentum penting sekaligus tantangan besar bagi seluruh aparat penegak hukum, khususnya Polri, untuk melakukan transformasi pola pikir dan pola kerja dalam penegakan hukum.

“Hari ini kita berada pada ambang transformasi hukum pidana yang paling fundamental. Selama lebih dari satu abad, sistem hukum pidana kita masih bergantung pada produk kolonial yang tidak sepenuhnya mencerminkan jati diri bangsa dan nilai-nilai Pancasila,” ujar Irjen Pol. Whisnu.

Kapolda menjelaskan bahwa pengesahan KUHP dan KUHAP baru menandai lahirnya sistem hukum nasional yang lebih modern, humanis, dan berkeadilan. Masa transisi menuju pemberlakuan penuh pada **2 Januari 2026** harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pemahaman, kesiapan, serta profesionalisme aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KUHAP baru memberikan penegasan peran Polri sebagai penyidik utama dalam sistem peradilan pidana. Peran tersebut, lanjut Kapolda, harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Selain itu, Kapolda Sumut juga menyoroti paradigma baru pemidanaan dalam KUHP yang tidak lagi semata-mata berorientasi pada penghukuman, melainkan mengedepankan pendekatan korektif, rehabilitatif, dan restoratif guna mewujudkan pemulihan, rekonsiliasi, serta reintegrasi sosial.

“Pembaruan KUHP dan KUHAP bukan sekadar pergantian pasal, tetapi merupakan misi besar yang mencakup dekolonialisasi, demokratisasi, konsolidasi, dan harmonisasi sistem hukum nasional,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kapolda Sumut berharap seluruh peserta dapat memahami secara komprehensif substansi dan semangat pembaruan hukum pidana nasional, meningkatkan kualitas penanganan perkara yang profesional dan akuntabel, serta memperkuat sinergi antarpenegak hukum demi terwujudnya kepastian hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Menutup sambutannya, Irjen Pol. Whisnu menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dari kalangan akademisi, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, serta Divisi Hukum Polri atas kontribusi dan penguatan pemahaman terkait implementasi KUHP dan KUHAP yang baru.

Dengan mengucap syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Kapolda Sumut secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi KUHP dan KUHAP tersebut. (Oliver S)

Polres Batu Bara Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama

Polres Batu Bara Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama

BATU BARA, mediasergap.comPolres Batu Bara melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama pada **Senin (19/1/2026)** pukul **15.00 WIB** di Markas Komando (Mako) Polres Batu Bara. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh **Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H.**

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan meliputi **Wakapolres Batu Bara, Kabagren, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Indrapura, dan Kasi Humas Polres Batu Bara**.

Dalam upacara tersebut, **KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H.** menyerahkan jabatan **Wakapolres Batu Bara** kepada **KOMPOL Supendi, S.H., M.H.** Selanjutnya, jabatan **Kabagren Polres Batu Bara** diserahterimakan dari **AKP Leonard Simanjuntak, S.H.** kepada **AKP Darwin S. Pane, S.H.**

Untuk jabatan **Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara**, diserahterimakan dari **AKP Ramses Panjaitan, S.H.** kepada **AKP Arifin Purba, S.H., M.H.** Sementara itu, jabatan **Kapolsek Indrapura** diserahterimakan dari **AKP Reynold Silalahi, S.H.** kepada **AKP Rahmad Ramadona Hutagaol, S.H., M.H.**

Selain itu, jabatan **Kasi Humas Polres Batu Bara** diserahterimakan dari **AKP Ahmad Fahmi, S.H.** kepada **AKP Pardamean Tamba**. Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan **pengukuhan AKP Leonard Simanjuntak, S.H. sebagai Kabag Log Polres Batu Bara**.

Kapolres Batu Bara, **AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan**, dalam amanatnya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas di jabatan yang baru.

Upacara serah terima jabatan tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Batu Bara, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Batu Bara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. (Kabiro BB)

Walikota Tebing Tinggi Resmikan Pasar Inpres, Tegaskan Keberpihakan Pada Pedagang Kecil

Walikota Tebing Tinggi Resmikan Pasar Inpres, Tegaskan Keberpihakan Pada Pedagang Kecil

Tebing Tinggi, mediasergap.comWalikota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi meresmikan Pasar Inpres yang berlokasi di Jalan Gurami, Senin (19/01/2026). 

Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa peresmian ini merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah diperjuangkan sejak tahun 2019, saat ia masih menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tebing Tinggi.

"Ini adalah perjuangan panjang yang dimulai sejak 2019. Sejak awal, saya selalu menekankan bahwa tidak boleh ada pedagang yang terkena penggusuran, karena di sinilah tempat mereka mencari nafkah," ujar Wali Kota di hadapan para undangan dan pedagang.

Wali Kota juga memastikan bahwa pembagian kios dan stand dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Penerima manfaat adalah para pedagang yang memang selama ini telah berjualan di pasar Inpres.

"Ini sudah terdata jauh hari. Kami mengharapkan tidak ada keributan, kegaduhan," pesan Wali Kota. 

Terkait isu kenaikan retribusi, Wali Kota menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan dikaji ulang secara mendalam. Ia menekankan pentingnya kesepakatan bersama dan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku, baik berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Terima kasih kepada bapak/ibu sekalian, khususnya para pedagang hari ini yang sudah mendukung program-program pemerintah. Saya berharap para pedagang juga bisa taat dengan peraturan yang ada, menjaga kebersihan, kedisplinan dan melakukan kewajiban membayar retribusi. Bapak/Ibu mohon kerjasamanya supaya bisa berjalan dengan baik,” tutup Wali Kota.

Dalam laporan kegiatannya, Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Marimbun Marpaung, menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Inpres memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyediaan sarana niaga yang lebih layak. Kedua, untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai ujung tombak pembangunan kota.

Selain itu, Marimbun Marpaung juga menjelaskan maksud tujuan revitalisasi Pasar Inpres adalah untuk meningkatkan penataan pelayanan pasar melalui pasar yang representative dan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja bagi para konsumen serta transaksi niaga bagi para pelaku usaha.

"Semoga dengan dibangunnya Pasar Inpres ini sebagai pasar daerah di Kota Tebing Tinggi, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berniaga dan berwira usaha serta menjadi contoh bagi pasar daerah lainnya di Kota Tebing Tinggi," ujar Marimbun Marpaung.

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dari Kadis PUPR kepada Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Selain Pasar Inpres, Wali Kota juga menandatangani prasasti peresmian untuk dua proyek strategis lainnya, yaitu Pasar Gambir di Jalan Iskandar Muda dan Pusat Kuliner Masjid Agung di Jalan KL. Yos Sudarso.

Kegiatan juga diwarnai dengan aksi korporasi melalui penyerahan bantuan CSR berupa satu unit mobil pick-up dari PT Bank Sumut untuk mendukung operasional pasar. Acara ditutup dengan prosesi pengguntingan pita, penyerahan kios/stand secara simbolis kepada pedagang Pasar Inpres, serta peninjauan langsung ke kios-kios oleh Wali Kota dan rombongan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakapolres Kompol. Rudy Syahputra, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sai Sintong Purba, Pabung 0204/DS untuk Kota Tebing Tinggi Kapt. Inf. PM. Simanjuntak, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Ketapang dan Pertanian Iboy Hutapea, pimpinan PT. Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi Muhammad Fadil, tamu undangan, masyarakat/ pedagang di wilayah Pasar Inpres dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

PMNBI Gelar Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Eliyunus Waruwu: Perayaan Ini Bukan Sekedar Agenda Tahunan

PMNBI Gelar Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Eliyunus Waruwu: Perayaan Ini Bukan Sekedar Agenda Tahunan

Medan, mediasergap.com - Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia (PMNBI) menggelar Perayaan Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan penuh khidmat dan sukacita, Minggu sore 18 Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung BPU Ruma Gorga Mangampu Tua, Jalan Saudara No. 73.E, Kota Medan, dan dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Bapak Haji Surya Bsc, Bupati Nias Barat Bapak Eliyunus Waruwu S.Pt.,M.Si dan  ratusan anggota serta undangan dari berbagai kalangan.

Perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang menjadi pengingat akan pentingnya peran iman, kasih, dan persatuan dalam membangun keluarga yang kokoh serta masyarakat yang harmonis.

Acara diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh rohaniawan, diiringi pujian dan penyembahan yang menambah suasana penuh hikmat. 

Dalam khotbahnya, Pendeta Sinar abdi Waruwu,S.Pt.,M.Si. menyampaikan pesan agar seluruh keluarga besar PMNBI senantiasa menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern.

Dalam kesempatan ini Bupati Nias Barat  Eliyunus Waruwu S.Pt.,M.Si.. dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di antara masyarakat Nias Barat yang berada di perantauan, khususnya di Kota Medan.

“Melalui perayaan Natal dan Tahun Baru ini, kami berharap seluruh keluarga besar PMNBI semakin dipersatukan dalam kasih, saling mendukung, dan terus berkontribusi positif bagi lingkungan serta pembangunan bangsa,” ujarnya.

Selain ibadah dan sambutan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan koor, vokal grup, serta persembahan puji-pujian dari berbagai perwakilan anggota PMNBI. 

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak jelas hingga akhir acara. Dan perayaan Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 PMNBI ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah, sebagai wujud rasa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun dan harapan akan berkat serta kedamaian di tahun yang baru. (Roni)

Wujud Empati Kepada Masyarakat, Walikota Tebing Tinggi Kunjungi Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Pasien RSUD

Wujud Empati Kepada Masyarakat, Walikota Tebing Tinggi Kunjungi Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Pasien RSUD

Tebing Tinggi, mediasergap.com - Sebagai wujud empati mendalam terhadap duka dan keluhan yang dialami masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melakukan kunjungan layatan dan membesuk warga di dua lokasi berbeda pada Sabtu (17/01/2026).

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman mendiang Lindon Malau (61), di kawasan Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Mendiang merupakan pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia setelah sempat jatuh pingsan saat mengikuti rapat antara pedagang Pasar Gambir bersama Pemerintah Kota beberapa waktu lalu.

Di hadapan istri dan keluarga mendiang, Wali Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota.

"Saya mewakili Pemerintah Kota Tebing Tinggi, serta atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan turut berdukacita, belangsungkawa yang mendalam atas meninggalnya saudara, bapak kita, dalam usia 61 tahun, dengan meninggalkan istri dan 7 orang anak," ujar wali kota. 

Wali Kota juga meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Pasar Gambir saat rapat berlangsung.

"Saya meminta maaf atas kejadian ini, ini tidak di inginkan, ini kehendak Tuhan, mari bersama kita mendoakan beliau. Semoga diampuni dosa-dosanya, ditempatkan Tuhan disisi-Nya. Semoga keluarga diberikan penghiburan. Terima kasih kepada keluarga duka yang menerima kami dengan baik. Mauliate amang, inang. Horas," tambah Wali Kota.

Istri mendiang, Ibu br. Simarmata, menyambut haru kehadiran rombongan. Dengan suara lirih, ia mengenang sosok suaminya yang selalu bersama dalam setiap kegiatan, mulai dari berdagang hingga beribadah. Ia pun mengapresiasi kepedulian Wali Kota yang bersedia meluangkan waktu untuk melayat langsung ke rumah duka.

"Terima kasih Bapak atas kunjungannya Bapak dan Ibu semuanya. Terus kami bersama (dengan mendiang), ke pajak (pasar) sama, ke gunung sama, ke pesta sama bahkan kami ke gereja sama duduk, kami satu barisan bangku. Kami minta doa agar kami didoakan bisalah hati kami terangkul," ungkap istri Mendiang, Ibu br. Simarmata.

Usai dari rumah duka, Wali Kota beserta rombongan bergerak menuju Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Brohol, untuk menjenguk Ibu Suliyem (64). Kunjungan ini bermaksud untuk melihat kondisi kesehatan Ibu Suliyem sekaligus mengklarifikasi insiden yang sempat terjadi di RSUD dr. H. Kumpulan Pane beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan kesehatan yang diterima keluarga. Beliau menegaskan akan ada tindakan tegas jika ditemukan kelalaian prosedur.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi meminta maaf kepada Ibu Suliyem dan keluaraga. Kalau ada unsur kelalaian tindak disiplin, kalau ada unsur kesengajaan, lakukan tindak pidana. Itu yang kemarin saya sampaikan seperti itu. Ibu Suliyem sehat-sehat, semangat ya," ujar Wali Kota.

Anak perempuan satu-satunya dari Ibu Suliyem, Sumiata, yang tinggal di rumah tersebut selama 11 tahun bersama dengan suami yang bekerja sebagai buruh lepas, selama ini merawat ibunya dengan segala keterbatasan, merasa terharu atas perhatian orang nomor satu di Tebing Tinggi tersebut. Ia berharap ibunya mendapatkan perawatan terbaik ke depannya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut, antara lain Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kasatpol PP Benny Erickson, Kadis Perhubungan Yustin Bernard, Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung, Direktur RSKP drg. Lili Marliana, Camat Bajenis Ary M., Plt. Kabidkom Diskominfo Nur Erdian, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Lurah Pelita, Lurah Berohol, insan pers dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Pemkab Simalungun Disorot Terkait PPK yang Bermasalah Kembali Duduki Jabatan Strategis

Pemkab Simalungun Disorot Terkait PPK yang Bermasalah Kembali Duduki Jabatan Strategis

SIMALUNGUN, mediasergap.com – Penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menuai sorotan tajam.Hal ini menyusul kembali ditunjuknya seorang PPK berinisial “AS” di Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, meskipun yang bersangkutan saat ini tengah menghadapi proses hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, “AS” masih menjalani pemeriksaan oleh tim Kejaksaan Negeri Simalungun terkait dugaan Korupsi pada proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Negeri 1 Gunung Maligas, yang bersumber dari APBD Simalungun TA.2024

Dugaan kasus tersebut menjadi perhatian luas karena menyangkut sektor dunia pendidikan, yang menuntut standar akuntabilitas dan transparansi tinggi. Proyek pembangunan ruang kelas baru dinilai strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Namun di tengah proses hukum yang masih berjalan, ‘AS” justru kembali dipercaya menduduki jabatan PPK di Dinas Pertanian. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait mekanisme penunjukan pejabat serta dasar pertimbangan yang digunakan oleh Pemkab Simalungun.

Sebagai pejabat yang memiliki kewenangan penting dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pemerintah, PPK dituntut memiliki integritas, profesionalisme, serta rekam jejak yang baik. Karena itu, penempatan pejabat yang sedang berproses hukum dinilai bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Dalam praktik pemerintahan, pejabat yang tengah menghadapi dugaan tindak pidana korupsi lazimnya dievaluasi atau dinonaktifkan sementara guna menjaga objektivitas dan kepercayaan publik.

Elemen masyarakat dan pemerhati kebijakan publik meminta Bupati Simalungun Anton Saragih, melalui Kepala Dinas Pertanian Jenry Saragih, untuk memberikan penjelasan resmi terkait penunjukan AS sebagai PPK meski sedang diproses hukum.

Sementara itu, aparat penegak hukum diminta serius dalam menangani kasus dugaan korupsi secara profesional dan transparan agar kepastian hukum serta kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah tetap terjaga.

Demi keseimbangan pemberitaan awak media telah melakukan komfirmasi dengan Kadis Pertanian Simalungun Jenry Saragih,Kamis, (15/01/25) melalui pesan Aplikasi Whatsapp terkait inisial “AS” yang kembali ditunjuk menjadi PPK di Dinas Pertanian,Namun hingga berita ini dipublikasikan pesan komfirmasi yang dilayangkan awak media belum juga berbalas. (M)

Pimpin Gotong Royong di Pasar Inpres, Walikota Tebing Tinggi: Kios dan Stand Bukan Untuk Diperjualbelikan

Pimpin Gotong Royong di Pasar Inpres, Walikota Tebing Tinggi: Kios dan Stand Bukan Untuk Diperjualbelikan

Tebing Tinggi - mediasergap.com - Menjelang peresmian Pasar Inpres di Jalan Gurami, Kelurahan Badak Bejuang, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, memimpin aksi gotong royong bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, Sabtu (17/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa Pasar Inpres adalah aset negara dan daerah yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, bukan sebagai komoditas yang bisa diperjualbelikan secara bebas.

Wali Kota menjelaskan bahwa pasar ini dijadwalkan akan diresmikan pada Senin, 19 Januari 2026. Wali Kota menekankan sistem distribusi kios akan dilakukan secara ketat dan adil guna menghindari praktik monopoli oleh oknum tertentu.

"Satu pedagang hanya boleh memiliki satu kios atau satu stand. Kami menemukan ada pedagang yang menguasai hingga 15 kios atau 10 stand, dan itu tidak dibenarkan. Ini aset negara, para pedagang cukup membayar retribusinya saja tanpa ada jual-beli kepemilikan," tegas H. Iman Irdian Saragih.

Wali Kota juga menjamin bahwa seluruh pedagang yang menempati kios baru adalah mereka yang memang sudah terdata lama berjualan di lokasi tersebut. Wali Kota memastikan tidak akan ada ruang bagi "makelar" dalam proses penempatan ini.

Terkait adanya rencana penyesuaian tarif retribusi, Wali Kota mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian mendalam bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan instansi terkait. Ia menjamin tarif tersebut tidak akan memberatkan para pedagang.

"Standar retribusi sudah dikaji sesuai Perda atau Perwal agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya pedagang. Kami berikan yang terbaik, namun kami juga meminta dukungan penuh dari para pedagang untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini," tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Marimbun Marpaung, merincikan bahwa total fasilitas yang tersedia di Pasar Inpres berjumlah 168 unit. Fasilitas tersebut terdiri dari 116 unit Stand dan 52 unit Kios.

Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri oleh Sekdako Erwin Suheri Damanik, jajaran Asisten, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, Camat, Lurah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Tapteng

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Tapteng


Toba, mediasergap.com"Tapteng Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat".  Kalimat itu menjadi semboyan masyarakat Tapanuli Tengah pasca bencana yang melanda daerah itu beberapa waktu lalu. Itu disampaikan oleh Jhonedi Marbun Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng pada Rabu (14/1/2026) siang di ruang Aula Kantor Camat Sitahuis kepada perwakilan Pemkab Toba yang datang menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana di Tapanuli Tengah. 

Saat menerima kedatangan perwakilan Pemkab Toba yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Augus Sitorus dan Sahat Manullang didampingi oleh Kadis Sosial Lalo Hartono Simanjuntak, Kabag Ekon Samuel Lumbanraja dan pengurus TP. PKK Kabupaten Toba, Jhonedi Marbun menjelaskan bahwa Kabupaten Tapanuli Tengah adalah daerah paling parah yang terdampak bencana. "Sekitar 80 persen dari semua wilayah terkena bencana. Paling parah ada 6 kacamatan termasuk Sitahuis ini," kata beliau.

Dalam penyerahan bantuan itu, Augus Sitorus menyampaikan rasa duka atas bencana yang dialami oleh masyarakat Tapteng. Beliau menyebut bahwa sebisa upaya telah dilakukan oleh Pemkab Toba atas instruksi Bupati dan Wakil Bupati Toba untuk mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. "Dikomandoi oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kami mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. Mulai dari para ASN, masyarakat, PKK dan pihak lain yang bersedia memberikan. Dan hari ini, inilah yang dapat kami berikan semoga ini dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara kita di Tapanuli Tengah ini," kata beliau saat menyerahkan bantuan secara simbolis. 

Usai menerima bantuan itu, Jhonedi Marbun menyampaikan terimakasih. Beliau menambahkan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemkab Toba sangat berharga bagi mereka. "Semoga ini bisa menambah semangat, energi untuk kami agar trauma itu hilang lebih cepat," ucap beliau.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan titip salam dari Bupati Tapteng kepada perwakilan Pemkab Toba yang hadir. "Kami juga titip salam kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Toba serta semua masyarakat Kabupaten Toba yang telah membantu kami. Semoga Tuhan selalu menyertai dan melindungi kita semua," ujar beliau mengakhiri. 

Adapun bantuan yang diserahkan oleh Pemkab Toba adalah pakaian bekas layak pakai 12 karung, beras 500 kilogram, gula pasir 25 kilogram, supermie 30 dus, popmie 5 dus, roti ATB 3 dus, minyak goreng 2 dus, air mineral 4 dus, tikar 1 buah, deterjen dan shampo 1 dus, mie hun 2 bal, kacang hijau 10 kilogram dan uang tunai sebesar Rp 50 juta rupiah. (Ds)

Warga Keluhkan Kondisi Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Wabup Toba Turun Selesaikan Persoalan

Warga Keluhkan Kondisi Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Wabup Toba Turun Selesaikan Persoalan

Toba, mediasergap.comSeorang warga Desa Tangga Batu, Kecamatan Tampahan, St. Drs. Alasmar Tampubolon menyampaikan protes dan keluhan kepada Pemkab Toba atas kondisi irigasi dan jalan usaha tani di Desa Tangga Batu Barat, Kecamatan Tampahan. 

Dalam keluhannya, Alasmar Tampubolon menyebut bahwa akibat jalan yang sudah dilebarkan, namun tidak memiliki drainase di Desa Tangga Batu Barat berdampak pada tertutupnya irigasi, hingga merusak jalan usaha tani menuju Tanjing (daerah perladangan) yang menurut warga tersebut adalah perkampungan. 

Menanggapi tuntutan itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus didampingi Camat Tampahan E. Lisbet Mariani Situmorang, Kepala Desa Tangga Batu Barat, Rumbaya Tampubolon  bersama warga yang menyampaikan protes turun meninjau lokasi pada Kamis (15/1/2026) siang. 

Dari hasil kunjungan tersebut, terdapat irigasi di sisi bukit, di bawah jalan menuju Desa Tangga Batu Barat. Selain itu, tanggul tanah irigasi juga digunakan menjadi jalan usaha tani. Alasmar Tampubolon menyebut bahwa akibat pelebaran jalan disisi bukit, diatas irigasi, tanah perlahan terkikis terbawa air saat hujan hingga masuk ke dalam irigasi. Ini dikawatirkan akan mengakibatkan tertumpuknya tanah atau pasir yang terbawa air hujan ke dalam irigasi hingga air di dalam irigasi akan keluar ke jalan usaha tani. "Jadi begini Amang, pemilik lahan pengguna irigasi ini, harus merawat irigasi ini. Ini kita bersihkan agar tidak tersumbat sehingga airnya tidak keluar ke jalan ini," kata Wakil Bupati usai mendengar keluhan warga secara langsung.

Meski begitu, Wakil Bupati tetap memberikan solusi terbaik agar masalah tersebut dapat dituntaskan. Beliau menyarankan agar Kepala Desa, segera menyampaikan proposal permohonan perbaikan drainase ke Bupati, agar Bupati/Wakil Bupati menurunkan tim dari PUTR untuk meninjau langsung kondisi tersebut. 

"Secara teknis, nanti mereka (PUTR) yang lebih memahami. Semoga permasalahan ini dapat segera kita tangani," sebut Wakil Bupati menjelaskan. 

Wakil Bupati menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini juga, membuat pemerintah harus benar-benar mengutamakan hal-hal yang prioritas dan menyangkut hajat hidup orang banyak. "Kami sarankan agar Kepala Desa dapat berkoordinasi dengan Camat, untuk membuat proposal, nanti kita lihat apakah keuangan kita memungkinkan untuk membangun saluran air untuk pembuangan air dari jalan agar tidak masuk ke irigasi ini," sebut Wakil Bupati menjelaskan kepada masyarakat. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport