Media Sergap -->



Headline

Pemkab Samosir Berangkatkan Kontingen Pramuka ke Jamda Sumut XI, Bekali Semangat Berprestasi

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir secara resmi melepas Kontingen Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Samosir untuk mengikuti Jambore Daerah Pramuka Sumatera Utara XI. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, melalui penyerahan Pataka Kontingen kepada perwakilan peserta pada Apel Gabungan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Samosir, Senin (6/7/2026).

Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para peserta yang akan mewakili Kabupaten Samosir pada ajang kepramukaan tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Daerah menjadi momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat kebersamaan.

"Saya bangga melihat anak-anak Samosir dapat mengikuti ajang ini. Tumbuhkan semangat juang, junjung tinggi sportivitas, patuhi arahan para pembina, dan tampilkan kemampuan terbaik. Kontingen Samosir harus memiliki mental juara. Tetap semangat, optimis, dan berjuang membawa nama baik Kabupaten Samosir," ujar Ariston.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan jambore sebagai sarana menambah pengalaman, memperluas persahabatan, serta meningkatkan keterampilan kepramukaan yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga memberikan arahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menegaskan bahwa disiplin, profesionalisme, dan peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif.

Menurut Ariston, setiap ASN dituntut bekerja secara responsif, memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, serta menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

"Tingkatkan kinerja. Semua harus berorientasi pada peningkatan kinerja. Efektivitas, kerja sama tim, dan semangat melayani harus terus ditingkatkan," tegasnya.

Selain peningkatan kinerja, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja agar tercipta suasana yang nyaman dan produktif. Ia menegaskan bahwa setiap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir diberikan berdasarkan kompetensi dan prestasi kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ariston meminta agar terus membangun koordinasi, memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, serta memberikan motivasi kepada seluruh pegawai untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

"Mari bekerja dengan penuh tanggung jawab, membangun kolaborasi, dan menunjukkan kinerja terbaik sehingga hasil pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat," tutup Wakil Bupati. (D/Smart)

Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat, Wabup Toba Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi

Toba (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (6/7/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati mengingatkan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan telah memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mempercepat realisasi program sesuai target yang telah direncanakan.

"Kita sudah memasuki semester II tahun ini. Program-program yang telah direncanakan seharusnya sudah mencapai sekitar 50 persen. Mari kita lakukan evaluasi agar seluruh target pembangunan dapat tercapai secara optimal," ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, Wakil Bupati meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Toba segera menggelar rapat koordinasi realisasi fisik dan keuangan bersama seluruh OPD. Melalui evaluasi tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus menyusun langkah percepatan pelaksanaan program.

Lebih lanjut, Audi Murphy menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran ASN di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan yang tidak kalah penting dibandingkan pembangunan fisik.

"Di tengah efisiensi anggaran, kita harus semakin hadir di tengah masyarakat. Ketika ada persoalan sosial maupun kebutuhan pelayanan publik, pemerintah harus hadir memberikan solusi dan pendampingan," tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wakil Bupati meminta seluruh camat bersama perangkat daerah segera melakukan inventarisasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di masing-masing wilayah. Hasil pendataan tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah penyelesaian yang tepat dan terukur.

Selain membahas pelaksanaan program pembangunan, Wakil Bupati juga menyoroti partisipasi Pemerintah Kabupaten Toba dalam penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara di Medan. Ia berharap seluruh OPD dapat berkontribusi menghidupkan paviliun Kabupaten Toba melalui berbagai inovasi, promosi produk unggulan daerah, serta pemberdayaan pelaku UMKM dan perajin lokal.

Menurutnya, kehadiran produk-produk khas seperti mi gomak, panirat, hasil tenun, dan berbagai kreativitas masyarakat akan menjadi daya tarik tersendiri dalam memperkenalkan potensi Kabupaten Toba kepada masyarakat luas.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Toba optimistis pelayanan publik tetap berjalan optimal, pembangunan daerah terus berlanjut, serta potensi ekonomi dan budaya lokal semakin dikenal sebagai bagian dari upaya mewujudkan Toba yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Ds)

Sinergi Pemkab Samosir dan Universitas Negeri Medan Kian Kuat, 2.372 Mahasiswa KKN Siap Bangun Desa

Samosir (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menerima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (UNIMED). Tahun 2026, jumlah Mahasiswa KKN yang ditempatkan di Kabupaten Samosir meningkat signifikan menjadi 2.372 orang yang akan melaksanakan pengabdian di 59 Desa selama 50 hari, hingga 15 Agustus 2026.

Penerimaan Mahasiswa KKN dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari pihak UNIMED kepada Pemerintah Kabupaten Samosir di halaman Kantor Bupati Samosir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Koordinator KKN UNIMED Julpan Hery, para dosen pembimbing, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Negeri Medan yang kembali memilih Kabupaten Samosir sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, peningkatan jumlah mahasiswa merupakan bukti nyata semakin eratnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan UNIMED dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap para mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menggali berbagai potensi desa, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sebagai bahan masukan bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Jadikan KKN ini sebagai pengalaman yang berharga. Terjunlah langsung ke masyarakat, jaga nama baik kampus, bagikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, sekaligus pelajari berbagai potensi dan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Samosir," ujar Ariston.

Wakil Bupati juga mengajak mahasiswa untuk ikut mempromosikan potensi wisata, budaya, dan keindahan alam Kabupaten Samosir melalui berbagai kegiatan positif selama menjalankan KKN.

Sementara itu, Koordinator KKN UNIMED, Julpan Hery, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN di Kabupaten Samosir merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara UNIMED dan Pemerintah Kabupaten Samosir. Dari lima kabupaten lokasi KKN tahun 2026, Kabupaten Samosir menjadi salah satu daerah dengan jumlah mahasiswa terbanyak.

Menurut Julpan, jumlah mahasiswa KKN di Kabupaten Samosir meningkat hampir 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan UNIMED terhadap Kabupaten Samosir sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

"Kami secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan KKN berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Julpan.

Ia juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mengembangkan potensi desa, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui pelaksanaan KKN ini diharapkan lahir berbagai inovasi, rekomendasi, dan program pemberdayaan yang mampu mendukung pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan UNIMED dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (D/Smart)

Fantastis! Rakyat Disuruh Berhemat, Anggaran Makan Minum Pemkab Deli Serdang Tahun 2025 Diduga Mark Up Tembus Rp38 Miliar Lebih

DELI SERDANG (Sumut) mediasergap.com - Di tengah tuntutan agar setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) digunakan secara efektif, alokasi belanja makan dan minum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025 menjadi perhatian publik. Besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai skala kebutuhan, prioritas belanja, serta sejauh mana pengeluaran itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Masyarakat kembali mempertanyakan apakah penggunaan APBD telah benar-benar memprioritaskan kepentingan rakyat, atau justru lebih banyak terserap untuk kebutuhan operasional pemerintahan. Besarnya anggaran tersebut memunculkan tuntutan agar pemerintah membuka secara transparan rincian penggunaan dana, mulai dari jumlah kegiatan, penerima manfaat, hingga pihak penyedia barang dan jasa, sehingga setiap rupiah uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Mirisnya lagi saat masyarakat masih bergelut dengan jalan berlubang, banjir yang berulang, pelayanan publik yang belum maksimal, hingga berbagai kebutuhan pembangunan yang menanti sentuhan anggaran, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang justru menggelontorkan dana Rp38.555.855.030 hanya untuk belanja makan dan minum.

Angka itu bukan jutaan. Bukan pula ratusan juta. Tetapi lebih dari Rp38,5 miliar uang rakyat yang dialokasikan untuk konsumsi.

Dokumen anggaran yang diterima redaksi mencatat, Belanja Makanan dan Minuman Rapat mencapai Rp27.517.413.700. Belum lagi Jamuan Tamu Rp2.070.115.330, Aktivitas Lapangan Rp8.717.366.000, dan Fasilitas Pelayanan Urusan Sosial Rp250.960.000.

Publik pun dibuat bertanya-tanya. Seberapa banyak rapat yang harus digelar hingga menghabiskan puluhan miliar rupiah? Berapa porsi makanan yang disediakan? Siapa penyedianya? Dan apa dampak langsungnya bagi masyarakat?

Di tengah gencarnya seruan efisiensi anggaran, angka sebesar ini terasa kontras. Masyarakat tentu berharap APBD lebih banyak diarahkan untuk memperbaiki kualitas hidup warga, bukan didominasi oleh belanja yang identik dengan kegiatan seremonial dan operasional pemerintahan.

Uang APBD bukan milik pejabat. APBD adalah uang rakyat. Karena itu, setiap rupiah wajib dapat dijelaskan kepada rakyat. Semakin besar anggaran yang digunakan, semakin besar pula kewajiban pemerintah membuka seluruh rincian penggunaannya secara transparan.

Besarnya anggaran makan dan minum ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD sebagai lembaga pengawas. Publik berhak mengetahui apakah alokasi tersebut benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil, telah melalui kajian yang matang, dan nantinya direalisasikan sesuai ketentuan.

Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan sekadar angka dalam dokumen APBD, melainkan penjelasan yang terbuka, rinci, dan dapat diuji. Sebab ketika puluhan miliar rupiah dialokasikan untuk konsumsi, pertanyaan publik tidak bisa dianggap berlebihan.

Rp38,5 miliar adalah uang rakyat. Dan rakyat berhak tahu, apakah anggaran sebesar itu benar-benar menghasilkan pelayanan yang lebih baik, atau justru hanya membuat meja-meja rapat semakin penuh dengan hidangan. (Rel)

Pimpinan Media ET Tegaskan Berita Tuduhan Penggelapan dan Mafia adalah Fitnah Keji, "Itu Pembunuhan Karakter"

​Deli Serdang (Sumut) mediasergap.com - Pimpinan media online berinisial ET secara resmi membantah keras pemberitaan yang menyudutkan dirinya terkait tuduhan penipuan, penggelapan uang perkara di PN Lubuk Pakam, serta tudingan tak berdasar mengenai keterlibatan dalam jaringan mafia judi dan tambang ilegal di Deli Serdang.

​ET menyatakan bahwa seluruh narasi yang dibangun dalam berita tersebut adalah fitnah keji, asimetris, dan sarat akan pembunuhan karakter terhadap dirinya maupun institusi pers yang dipimpinnya.

​Dalam keterangan resminya pada Jumat (6/7/2026), ET mengklarifikasi bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima uang sepeser pun, apalagi menjanjikan kemenangan perkara di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

​"Saya tidak pernah meminta, menerima, atau menjanjikan apa pun terkait perkara tersebut. Inisial Jdri S yang mencari jalan untuk monyogok oknum agar perkara nya menang di penagadilan. Masalah uang Rp8.000.000 itu adalah urusan antara Jdri S dengan saudara RS. Saya hanya sebatas mengenalkan kedua pihak, namun nama saya dicatut dan dipelintir seolah-olah saya adalah otak di balik aliran dana tersebut," tegas ET.

​Terkait pesan WhatsApp mengenai nomor rekening, ET menjelaskan bahwa tindakan itu justru merupakan bentuk iktikad baiknya untuk membantu memediasi dan menyelesaikan kesalahpahaman antara Jdri S dan RS, bukan karena dirinya menggelapkan uang tersebut.

​Tudingan Mafia Judi dan Tambang Ilegal Sangat Mengada-Ada ​Lebih lanjut, ET menyayangkan sikap media yang memuat tuduhan tanpa bukti yang mengaitkan dirinya dengan konsorsium mafia perjudian dan tambang ilegal. Menurutnya, tuduhan tersebut sangat liar dan sengaja digulirkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak kredibilitasnya sebagai insan pers yang vokal.

​"Menuduh seseorang masuk dalam jaringan mafia judi internasional atau tambang ilegal tanpa adanya proses hukum, laporan polisi yang valid, atau bukti otentik adalah pelanggaran berat dalam kode etik jurnalistik. Ini adalah opini menghakimi," tambah ET.

​Mengenai keberadaan stafnya yang merupakan mantan sopir Panitera PN Lubuk Pakam, ET menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan yang layak. Perusahaan persnya bekerja secara profesional dan tidak pernah menjadikan lembaga pers sebagai tameng untuk tindakan melawan hukum.

​Siapkan Langkah Hukum Atas Pencemaran Nama Baik Melalui tim kuasa hukumnya, ET saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti digital dan berencana mengambil langkah hukum tegas, baik dengan melaporkan media yang menyebarkan berita bohong (hoax) tersebut ke Dewan Pers, maupun menempuh jalur pidana berdasarkan Undang-Undang ITE.

​"Kami meminta media yang menerbitkan berita tendensius tersebut untuk segera mencabut berita atau memuat Hak Jawab ini secara utuh dalam waktu 2x24 jam. Jika tidak, kami akan melaporkan kasus pencemaran nama baik ini ke Polda Sumatera Utara," ujar tim kuasa hukum ET. (M)


Jejak Aset Fantastis Bupati Deli Serdang Terkuak, Renovasi Rp10 Miliar dan Rumah Rp1,8 Miliar Jadi Sorotan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Redaksi menerima banyak aduan, laporan, serta informasi dari masyarakat yang mempertanyakan dugaan kepemilikan aset bernilai fantastis milik Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD. Derasnya informasi yang masuk dari berbagai sumber mendorong tim investigasi awak media melakukan penelusuran langsung untuk menguji dan memverifikasi kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu informasi yang paling banyak disampaikan kepada redaksi berkaitan dengan renovasi sebuah rumah di kawasan Jalan Karya Jaya, tidak jauh dari Kantor Camat Medan Johor. Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, bangunan tersebut disebut-sebut merupakan rumah pribadi Bupati Deli Serdang yang akrab disapa dr. Aci. Nilai renovasi rumah itu bahkan diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.

Berbekal informasi tersebut, tim investigasi turun langsung ke lokasi untuk melakukan observasi, menghimpun fakta lapangan, serta meminta keterangan dari berbagai pihak. Seorang sumber yang mengaku mengetahui aktivitas pembangunan menyatakan bangunan yang sedang direnovasi merupakan milik pribadi Bupati Deli Serdang. Namun demikian, hingga berita ini disusun, awak media masih terus melakukan verifikasi independen terhadap informasi mengenai kepemilikan maupun nilai renovasi melalui dokumen dan konfirmasi resmi.

Penelusuran tidak berhenti pada satu lokasi. Redaksi kembali menerima informasi mengenai satu unit rumah lain yang berada sekitar 25 meter dari bangunan tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, rumah itu disebut telah dibeli secara tunai dengan nilai sekitar Rp1,8 miliar dan saat ini juga sedang direnovasi. Informasi mengenai mekanisme transaksi maupun status kepemilikan rumah tersebut masih didalami dan diverifikasi lebih lanjut.

Dalam observasi di lapangan, tim investigasi juga tidak menemukan papan informasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pada proyek renovasi yang diamati. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai aspek administrasi pembangunan. Meski demikian, ketiadaan papan informasi belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran perizinan. Untuk memastikan hal tersebut, awak media masih meminta konfirmasi kepada instansi yang berwenang.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, sejumlah informasi yang diterima redaksi mengarah pada dugaan adanya aset di Kota Medan yang terdiri dari renovasi bangunan dengan nilai diperkirakan sekitar Rp10 miliar, serta tanah dan bangunan lain yang disebut bernilai sekitar Rp1,8 miliar. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam proses verifikasi melalui dokumen resmi dan konfirmasi dari pihak terkait.

Selain observasi lapangan, tim investigasi juga terus menelusuri dokumen yang berkaitan dengan status kepemilikan, nilai aset, sumber pembiayaan, serta proses perolehannya. Sejumlah sumber menyebut rumah tersebut diduga diperoleh melalui pembayaran lunas. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat dokumen resmi yang dapat mengonfirmasi mekanisme transaksi dimaksud.

Besarnya nilai aset yang disebut dalam berbagai informasi yang berkembang telah memunculkan perhatian publik. Dalam prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, setiap informasi yang menjadi sorotan masyarakat sudah semestinya memperoleh penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi maupun polemik yang berkepanjangan.

Sebagaimana diketahui, sebelum menjabat sebagai Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD. pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang. Pada Pilkada 2024, ia maju berpasangan dengan Lom Lom Suwondo, S.S. dan kemudian terpilih sebagai Bupati Deli Serdang. (M)

Festival Musik Internasional Dorong Samosir Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Musik kembali menjadi jembatan yang menyatukan budaya dari berbagai penjuru dunia di tepian Danau Toba. Melalui penyelenggaraan Samosir Music International (SMI) 2026 yang digelar di Open Stage Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, pada 2–4 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir semakin menegaskan komitmennya membangun sektor pariwisata berbasis budaya sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

Festival yang menjadi agenda tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir ini sukses menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Harmoni musik tradisional Batak, musik nasional, hingga musik internasional berpadu dalam satu panggung, menghadirkan pengalaman budaya yang autentik sekaligus memperkaya daya tarik pariwisata Samosir.

Pada malam puncak festival, sejumlah musisi nasional seperti Punxgoaran, Bermarga, Vicky Sianipar Band, bersama sejumlah artis lainnya tampil memukau dengan membawakan karya-karya yang sarat nilai budaya Batak. Penampilan mereka disambut antusias oleh ribuan penonton yang turut bernyanyi dan menikmati semarak suasana festival.

Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran musisi mancanegara, di antaranya Stephen Dominic Ellery dari London, Inggris, Yonatan Pandelaki dari Jerman, serta Maite Hontele y La Novia dari Belanda. Bersama musisi Indonesia, mereka menghadirkan kolaborasi lintas budaya yang memadukan beragam karakter musik dalam sebuah pertunjukan yang memikat.

Yang menjadi daya tarik tersendiri, para musisi internasional tersebut turut membawakan lagu-lagu Batak sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa musik mampu melampaui batas bahasa, negara, dan budaya, sekaligus menjadi media efektif memperkenalkan kekayaan budaya Batak kepada masyarakat dunia.

Tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, Samosir Music International juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum festival untuk memasarkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif yang mendapat perhatian besar dari para pengunjung.

Kemeriahan festival semakin lengkap dengan penampilan tor-tor massal yang melibatkan sanggar seni, komunitas budaya, serta masyarakat. Atraksi tersebut menjadi simbol kuat bahwa budaya Batak tetap menjadi identitas utama dalam setiap penyelenggaraan Samosir Music International.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendukung penyelenggaraan Samosir Music International sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

"Melalui Samosir Music International, kami ingin menunjukkan bahwa Samosir memiliki kekayaan budaya yang mampu menjadi daya tarik wisata kelas dunia sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat," ujar Ariston.

Menurutnya, penyelenggaraan event berskala internasional seperti Samosir Music International menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas promosi kawasan Danau Toba, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan usaha masyarakat.

Dengan konsistensi penyelenggaraan setiap tahun, Samosir Music International diharapkan terus berkembang sebagai etalase budaya Batak di tingkat global. Festival ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya bukan hanya warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga aset strategis yang mampu mendorong pembangunan daerah, memperkuat identitas budaya, dan mewujudkan Samosir sebagai destinasi pariwisata unggulan berkelas dunia. (D/Smart)

Bupati Samosir Perkuat Kolaborasi dengan Papua Selatan Melalui Diplomasi Budaya

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat jejaring kerja sama antardaerah melalui pendekatan budaya. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk saat menjamu Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, di sela pelaksanaan Samosir Music International di kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Sabtu (4/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari pengembangan kebudayaan, pariwisata, hingga pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Cahyo Agung Dwi Arianto, Sanggar Serapuh asuhan Pastor Fanumbi, Tober Band pimpinan Joko Juniar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu daerah, Bupati dan Wakil Bupati Samosir menyematkan ulos kepada Wakil Gubernur Papua Selatan. Prosesi adat tersebut menjadi simbol persaudaraan, penghargaan, serta harapan agar hubungan baik antara Kabupaten Samosir dan Provinsi Papua Selatan terus berkembang dalam semangat kebersamaan dan persatuan bangsa.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antardaerah melalui kekuatan budaya sebagai identitas bangsa.

"Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Papua Selatan. Pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk mempererat persaudaraan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan budaya, pariwisata, dan pembangunan daerah," ujar Vandiko.

Ia menegaskan bahwa budaya merupakan media yang efektif untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus membangun kepercayaan antardaerah. Melalui saling mengenal dan menghargai keberagaman budaya, akan tercipta ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Vandiko, Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus membuka ruang bagi berbagai bentuk kerja sama yang mendukung pelestarian budaya, pengembangan destinasi wisata, peningkatan ekonomi kreatif, serta promosi potensi daerah sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Kehadiran Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir juga menjadi kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin melalui pertukaran seni dan budaya. Sebelumnya, Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Papua Selatan sukses berpartisipasi dalam Geotourism Festival 2026 dan kembali menampilkan kekayaan seni budaya pada ajang Samosir Music International.

Melalui diplomasi budaya, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap kerja sama antardaerah semakin kuat dan mampu mendorong lahirnya berbagai program bersama yang berdampak positif bagi masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkokoh persatuan bangsa sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Pertemuan di Tuktuk Siadong menjadi bukti bahwa budaya mampu menjadi jembatan pemersatu Indonesia. Dari tepian Danau Toba, semangat persaudaraan dan kolaborasi terus dibangun sebagai modal penting dalam mewujudkan kemajuan bersama bagi seluruh daerah di Indonesia. (D/Smart)

Pesta Bolon Sagala Raja Perkokoh Kebersamaan dan Lestarikan Warisan Budaya Batak


SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Bolon Punguan Sagala Raja Boru Bere Ibebere (PSBBI) se-Dunia yang berlangsung di Sagala, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan keluarga besar Sagala Raja sekaligus melestarikan adat dan budaya Batak sebagai warisan yang harus dijaga bersama.

Acara puncak dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Samosir Jhonny Sagala dan Pantas Lasidos Limbong, SAB Rudi SM. Siahaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sianjur Mula-mula, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta keluarga besar PSBBI se-Dunia.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan rasa bangga atas semangat kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan keluarga besar Sagala Raja. Menurutnya, terselenggaranya Pesta Bolon di bona pasogit menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan yang terus terpelihara meskipun para keturunannya tersebar di berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa Pesta Bolon bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, gotong royong, serta menanamkan kecintaan terhadap adat dan budaya Batak kepada generasi muda.
"Pesta Bolon ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan adat dan budaya Batak agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus," ujar Ariston.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh keluarga besar Sagala Raja untuk terus menjaga kekompakan organisasi, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Samosir melalui pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Samosir Pantas Lasidos Limbong menilai penyelenggaraan Pesta Bolon memberikan manfaat yang luas, tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran para perantau di bona pasogit selama kegiatan berlangsung turut meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya sektor usaha mikro, kuliner, dan pariwisata lokal.

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, panitia Pesta Bolon PSBBI se-Dunia menyerahkan ulos kepada Wakil Bupati Samosir dan anggota DPRD melalui prosesi mangulosi. Prosesi adat tersebut menjadi simbol doa, penghormatan, serta harapan agar sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat terus terjalin dalam menjaga kelestarian budaya dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan Pesta Bolon, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap semangat persatuan, pelestarian budaya, dan kebersamaan masyarakat terus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkokoh identitas budaya Batak sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

Versi ini lebih menonjolkan nilai pembangunan, persatuan, pelestarian budaya, serta dampak positif terhadap masyarakat dan daerah, dengan tetap mempertahankan gaya penulisan rilis berita resmi pemerintah. (D/Smart)

Satresnarkoba Polres Binjai Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi

BINJAI (Sumut) mediasergap.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil menangkap seorang pria *H (42)* sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu & ekstasi, di jalan Kedondong Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat,

Komitmen terhadap pemberantasan narkoba ini terus ditunjukkan polres Binjai, melalui operasi penyelidikan oleh sat narkoba, sehingga berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu & ekstasi di wilayah hukum polres Binjai, "ucap Kasat Narkoba.

Adapun lokasi penangkapan terhadap *H (42)* pria asal Marindal kabupaten Deli Serdang, di jalan di jalan Kedondong Kelurahan Limau Mungkur kecamatan Binjai Barat, Minggu (28/6/26) pukul 21.10 wib.

"Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 2 bungkus plastik klip transparan dengan berat 195 gr,  3 bungkus plastik klip transparan berisikan  narkotika jenis ekstasi dengan jumlah 300 butir berat brutto 150,7 gr, 1 unit hp merk vivo warna biru, 3 buah amplop warna putih,  1 unit timbangan elektrik dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam doff nopol BK 51 BOS,

Pengungkapan jaringan ini diawali dengan informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba yang langsung direspon oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., Tim diterjunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi., 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam UU RI No.1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana., " tegas AKP Ismail Pane, S.H., M.H.,

Kapolres Binjai AKBP Mirzal menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Binjai dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami berkomitmen penuh memberantas narkoba serta peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” ucap Kapolres AKBP Mirzal Maulana.,

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 Polri. (Roni K)

(Sumber; ©Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport