MEDAN (Sumut) mediasergap.com
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Bupati Samosir didampingi Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Bapperida Rajoki Simarmata dan Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, bersama jajaran kepala dinas lainnya.
Kegiatan Musrenbang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, serta dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, unsur Forkopimda, dan seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara.
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industrialisasi Berbasis Potensi Daerah”, Musrenbang RKPD Sumut 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara menegaskan enam fokus utama pembangunan daerah, yakni:
- akselerasi pertumbuhan berkualitas,
- peningkatan produktivitas,
- peningkatan investasi,
- pengembangan industri berbasis potensi daerah,
- penguatan daya saing daerah, serta
- pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa indikator pembangunan Sumatera Utara menunjukkan tren positif, meskipun pemerataan masih menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan.
“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut mencapai 76,47, lebih tinggi dari rata-rata nasional 75,90. Ini menunjukkan kualitas SDM Sumut relatif baik,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mengawal usulan prioritas daerah agar dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan tingkat provinsi.
Fokus usulan Kabupaten Samosir mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pertanian, serta optimalisasi potensi pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.
“Musrenbang RKPD merupakan tahapan awal perencanaan pembangunan. Karena itu, diperlukan sinkronisasi antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah agar setiap program prioritas dapat berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Vandiko.
Lebih lanjut, Vandiko berharap kehadiran Kementerian Dalam Negeri dalam forum tersebut dapat memberikan dukungan strategis, baik dari sisi regulasi maupun penguatan anggaran. Ia juga menilai Musrenbang menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Samosir dalam Musrenbang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pembangunan serta mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang terarah dan berkelanjutan. (D/Smart)











.jpeg)