Media Sergap -->








Headline

Polres Toba Tertibkan 24 Sepeda Motor Berknalpot Brong, Wujudkan Kenyamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Dalam upaya menjaga kenyamanan masyarakat serta menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, Polres Toba melalui Satuan Lalu Lintas bersama Polsek Balige menggelar patroli dan penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 yang berlangsung pada Sabtu malam (31/10/2026) hingga Minggu dini hari (1/11/2026), mulai pukul 22.00 WIB sampai 01.30 WIB. Patroli menyasar sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba.

Penertiban dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., bersama Kapolsek Balige, AKP L. Siahaan, dengan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Satreskrim, dan Polsek Balige.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, sekaligus mengantisipasi aksi balap liar serta pengendara yang diduga mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Dari hasil kegiatan, sebanyak 24 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong berhasil ditindak melalui penegakan hukum berupa tilang.

Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan penertiban tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga merupakan langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Menurutnya, penggunaan knalpot sesuai standar teknis kendaraan merupakan salah satu bentuk kepedulian pengendara terhadap kenyamanan lingkungan dan hak masyarakat lainnya untuk mendapatkan suasana yang aman, tertib, dan bebas dari kebisingan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar menggunakan knalpot sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Kebebasan dalam berkendara harus tetap disertai tanggung jawab dan kepedulian terhadap kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Toba akan terus meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada malam hingga dini hari, sebagai langkah mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kecelakaan lalu lintas, sementara arus kendaraan di sepanjang lokasi patroli berlangsung aman dan lancar.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Toba mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan, disiplin, dan sikap saling menghargai di jalan raya.

Sebab, jalan raya bukan tempat untuk menunjukkan kerasnya suara knalpot, melainkan ruang bersama yang membutuhkan kedisiplinan, ketertiban, dan kepedulian demi keselamatan semua pengguna jalan. (Dosi)

Polres Binjai Gelar Kegiatan Subuh Keliling di Pesantren Abu Syafa, Pererat Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat

Binjai (Sumut) mediasergap.com – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Binjai melaksanakan kegiatan Subuh Keliling pada Sabtu (31/10/2026) sekira pukul 05.00 WIB, bertempat di Pesantren Abu Syafa, Jalan Kol. Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nasution, S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai dan personel Polsek Binjai Utara. Kedatangan rombongan disambut oleh pimpinan yayasan, Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Pd.I. (Ustadz Rahul), para ustadz, pengurus pesantren, serta santri Pesantren Abu Syafa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah, silaturahmi, dan dialog bersama pengurus yayasan serta para santri. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan antara jajaran kepolisian dengan tokoh agama dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Binjai bersama Wakapolres menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh pengurus, ustadz dan santri untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kota Binjai.

Kegiatan Subuh Keliling berakhir sekira pukul 05.34 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta kondusif. Melalui kegiatan ini, Polres Binjai berharap hubungan kemitraan dan sinergitas antara Polri, tokoh agama, lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Polres Toba Ungkap Dua Kasus Curanmor, Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Dua Sepeda Motor


BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polres Toba melalui pengungkapan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam dua pengungkapan kasus di wilayah Kabupaten Toba, jajaran Satreskrim Polres Toba berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian, seorang terduga penadah, serta dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Keberhasilan tersebut disampaikan Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Toba, Sabtu (31/10/2026), pukul 17.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim AKP Desman Manalu, S.H., Kasat Lantas IPTU Elon Sitinjak, S.H., dan Ps. Kasi Humas Ipda Khairuddin Sukriyanto.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan kasus pertama berawal dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BB 4577 EL milik Bangun Parulian. Peristiwa tersebut terjadi pada 13 Oktober 2026 di Desa Sibolahotang SAS, Kecamatan Balige.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga pengumpulan informasi di lapangan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SHP (37) di sebuah rumah kos di Kelurahan Pardede Onan, Kecamatan Balige, pada 15 Oktober 2026.

Sementara itu, pengungkapan kasus kedua bermula dari laporan Betman Siagian terkait kehilangan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 3739 EH pada 27 Mei 2026. Kendaraan tersebut diketahui hilang saat diparkir di depan Balerong Pajak Balige, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Napitupulu, Kecamatan Balige.

Melalui penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Toba bersama Unit Reskrim Polsek Balige, petugas terlebih dahulu mengamankan seorang terduga penadah berinisial RGT (21) pada 29 Oktober 2026 di Desa Saribu Raja Janji Maria, Kecamatan Balige.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, RGT mengaku membeli sepeda motor yang diduga hasil pencurian dari seorang terduga pelaku berinisial PSS (33). Petugas kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan PSS di kediamannya di Desa Sibolahotang SAS, Kecamatan Balige.

Dari hasil pemeriksaan sementara, PSS mengakui keterlibatannya dalam pencurian sepeda motor Honda Vario tersebut.

Dari kedua kasus yang berhasil diungkap, polisi mengamankan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti, masing-masing Honda Beat warna silver dan Honda Vario warna hitam doff. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti pendukung berupa kunci kendaraan, dokumen identitas korban, serta komponen kendaraan yang mengalami perubahan nomor rangka dan nomor mesin pada kasus Honda Vario.

Kapolres Toba menjelaskan bahwa salah satu modus pencurian dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor saat diparkir.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kapolres mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Pengendara diimbau untuk selalu mencabut kunci kontak, menggunakan kunci ganda atau pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman dan berada dalam jangkauan pengawasan CCTV.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan melalui kantor kepolisian terdekat atau layanan Call Center Polri 110.

Dalam proses penanganan perkara, penyidik menerapkan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terhadap dugaan tindak pidana pencurian, serta Pasal 591 huruf a undang-undang yang sama terhadap dugaan tindak pidana penadahan.

Melalui pengungkapan dua kasus tersebut, Polres Toba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian, melakukan penegakan hukum, serta memperkuat langkah pencegahan tindak kriminalitas demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.

Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, serta membangun komunikasi dan kepedulian antarwarga, kita dapat bersama-sama menciptakan Kabupaten Toba yang lebih aman dan nyaman. (Dosi)

Polres Toba Tindak 35 Kendaraan Berknalpot Brong, Perkuat Edukasi dan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Komitmen menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan berlalu lintas terus diwujudkan Polres Toba melalui pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Hingga lima hari pelaksanaan operasi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Toba telah menindak sebanyak 35 unit kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan dari kebisingan kendaraan yang tidak sesuai standar.

Hal itu disampaikan Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., saat memimpin konferensi pers terkait hasil penindakan knalpot brong di Mapolres Toba, Sabtu (31/10/2026), pukul 17.30 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., Kasat Reskrim AKP Desman Manalu, S.H., serta Ps. Kasi Humas Ipda Khairuddin.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa sebagian besar kendaraan yang ditindak merupakan milik pengendara dari kalangan anak muda. Kondisi ini menjadi perhatian bersama, khususnya dalam membangun kesadaran generasi muda agar lebih memahami pentingnya keselamatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab saat berkendara.

"Selama lima hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, kami telah melakukan penindakan terhadap 35 unit kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Penindakan dilakukan secara humanis, namun tetap tegas sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat," ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukan hanya berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat akibat kebisingan, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap ketentuan lalu lintas.

Ketentuan mengenai persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor sebagaimana diatur dalam Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjadi salah satu dasar penegakan hukum terhadap pelanggaran tersebut.

Kapolres juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berkendara serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar kendaraan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Toba, khususnya para generasi muda, agar tidak menggunakan knalpot brong dan menggantinya dengan knalpot sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Mari kita saling menghargai, menjaga ketertiban, dan menciptakan kenyamanan bersama," imbaunya.

Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selain melakukan penegakan hukum, Satlantas Polres Toba juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta penyampaian imbauan secara langsung kepada masyarakat.

Upaya tersebut diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah guna mendorong peningkatan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Kapolres turut mengingatkan para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas, memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta membawa kelengkapan surat-surat kendaraan saat berkendara.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Toba berharap tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga dapat menekan potensi kecelakaan dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Toba.

Tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban menaati aturan, tetapi juga wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam melindungi keselamatan serta menghormati kenyamanan sesama pengguna jalan. (Dosi)

Dinas Pertanian Kabupaten Toba Perkuat Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pertanian, dan Pelestarian Tanaman Endemik

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Dinas Pertanian Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui sejumlah kegiatan strategis yang dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026).

Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pendampingan tim Kementerian Pertanian dalam monitoring pembangunan embung di Kecamatan Parmaksian, partisipasi dalam Pameran Tanaman Endemik Toba di Taman Gurgur, Kecamatan Tampahan, serta pelaksanaan pelatihan peternakan dan pertanian di HKBP Nommensen, Kecamatan Sigumpar.

Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Toba turut mendampingi tim dari Kementerian Pertanian melakukan monitoring pembangunan embung di Kecamatan Parmaksian.

Pembangunan embung diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketersediaan sumber air bagi kebutuhan pertanian, khususnya untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air pada musim kemarau serta meningkatkan keberlanjutan usaha tani masyarakat.

Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Toba turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran Tanaman Endemik Toba yang diselenggarakan di Taman Gurgur, Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, mulai 31 Oktober hingga 2 November 2026.

Kegiatan ini mengangkat semangat "Mari Kita Selamatkan, Kita Tumbuhkan dan Komersilkan" sebagai ajakan bersama untuk melestarikan kekayaan tanaman endemik Toba sekaligus mengembangkan nilai ekonominya bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman simbolis bibit tanaman endemik Toba oleh Pecinta Danau Toba bersama Pemerintah Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Camat Tampahan, serta Kepala Desa Gurgur Aek Raja.

Adapun bibit tanaman endemik yang diperkenalkan meliputi Andaliman, Antarasa, Kemenyan, dan Mobe. Bibit tersebut juga diserahkan kepada sejumlah masyarakat yang hadir sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pelestarian dan pengembangan tanaman khas daerah.

Pameran ini turut menampilkan berbagai produk inovatif berbasis potensi lokal, di antaranya produk kosmetik, parfum, dan sabun dengan bahan baku Andaliman, alpukat, serta Kemenyan. Selain itu, ditampilkan pula produk oleh-oleh khas Toba, termasuk bubuk Andaliman dari Taman Eden, serta beragam produk makanan hasil olahan UMKM binaan Dinas Koperindag.

Melalui kegiatan ini, tanaman endemik tidak hanya dipandang sebagai kekayaan hayati yang harus dijaga, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bahan baku produk unggulan daerah, meningkatkan kreativitas pelaku UMKM, membuka peluang usaha, serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Pada hari yang sama, Dinas Pertanian Kabupaten Toba juga melaksanakan kegiatan pelatihan peternakan dan pertanian di HKBP Nommensen, Kecamatan Sigumpar.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian dan peternakan. Dengan peningkatan kemampuan tersebut, diharapkan para peserta dapat menerapkan praktik usaha yang lebih baik, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Melalui ketiga rangkaian kegiatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Toba terus mendorong pembangunan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga memperhatikan ketersediaan infrastruktur pendukung, pelestarian sumber daya alam, pengembangan produk lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas pecinta lingkungan, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah.

Dari pelestarian tanaman endemik hingga penguatan kapasitas petani dan peternak, Dinas Pertanian Kabupaten Toba berkomitmen mewujudkan pertanian yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Toba. (Dosi)

Kapolres Toba: Olahraga Bentuk Karakter dan Disiplin Generasi Muda

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Olahraga bukan sekadar sarana untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, konsistensi, dan semangat dalam menggapai cita-cita. Melalui olahraga, generasi muda diharapkan mampu membangun mental yang tangguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengembangkan potensi diri.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., saat menghadiri pembukaan pertandingan Futsal Labersa Toba Antar Pelajar, Sabtu (31/10/2026).

Pertandingan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Toba, Drs. Audy Murphy O. Sitorus. Pembukaan ditandai dengan tendangan bola bersama oleh Wakil Bupati Toba, Direktur Utama Labersa, H.W. Hutahaean, Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., serta pengurus Labersa sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Toba menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertandingan futsal antar pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang dapat dimanfaatkan para pelajar untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan, sekaligus membangun kepercayaan diri melalui olahraga.

Ia berharap, melalui kompetisi ini akan lahir generasi muda Toba yang tangguh, memiliki semangat pantang menyerah, mampu menghargai potensi diri, serta terus berusaha meningkatkan kemampuan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Semoga dengan adanya pertandingan futsal ini dapat memunculkan anak-anak Toba yang tangguh, yang mencintai dirinya sendiri dan mau terus mengembangkan dirinya. Harapan kita, suatu saat nanti anak-anak di Toba ini semuanya bisa menjadi orang-orang yang sukses,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat dalam membentuk kepribadian seseorang. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga melatih kedisiplinan, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri dari kebiasaan negatif, termasuk rasa malas.

Menurutnya, seseorang yang memiliki kegemaran berolahraga cenderung terbiasa dengan pola hidup disiplin dan konsisten. Sebab, untuk mencapai kemampuan dan kemahiran dalam suatu cabang olahraga diperlukan proses latihan secara berulang-ulang, kesungguhan, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Orang yang hobi berolahraga adalah orang yang setia dan konsisten, karena dia terbiasa melakukan sesuatu secara berulang-ulang sampai akhirnya menjadi mahir. Kebiasaan seperti inilah yang perlu kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini,” tambahnya.

Menutup pesannya, Kapolres mengajak seluruh peserta pertandingan agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana membangun mental dan karakter yang kuat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, menghormati sesama peserta, dan mempererat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Di dalam tubuh yang sehat pasti ada jiwa yang kuat. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berkompetisi secara sportif, saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan terus mengembangkan diri menjadi generasi muda yang membanggakan Kabupaten Toba,” tutup Kapolres.

Melalui penyelenggaraan Futsal Labersa Toba Antar Pelajar ini, diharapkan semakin tumbuh minat dan semangat generasi muda Kabupaten Toba dalam bidang olahraga. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus membentuk generasi penerus yang sehat, disiplin, sportif, berkarakter, dan memiliki daya juang tinggi dalam meraih cita-cita.

Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Toba. (Dosi)

DPD FPRN Aceh Apresiasi PT Medco E&P dan BPMA Gelar FGD tentang Etika Jurnalistik

ACEH, mediasergap.com – Dewan Pimpinan Daerah Forum Pimpinan Redaksi Nasional (DPD FPRN) Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Medco E&P dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) atas terselenggaranya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema etika jurnalistik.

Ketua DPD FPRN Provinsi Aceh, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang dialog, edukasi, dan pertukaran wawasan yang sangat bermanfaat bagi insan pers, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, FGD tersebut juga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya menjaga integritas, independensi, serta menerapkan Kode Etik Jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi insan pers, khususnya dalam memperkuat pemahaman tentang profesionalisme, integritas, independensi, serta penerapan Kode Etik Jurnalistik di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI)," ujar Muhammad Iqbal.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah memperkuat hubungan dan komunikasi antara perusahaan, BPMA, serta Insan Pers di Aceh.

"Semoga sinergi dan komunikasi antara perusahaan, BPMA, dan Insan Pers terus terjalin dengan baik demi mewujudkan pers yang profesional, berintegritas, independen, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," tutupnya.

DPD FPRN Aceh berharap kolaborasi positif tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas jurnalistik serta terciptanya ekosistem pers yang sehat dan berpedoman pada kode etik jurnalistik. (SA)

Lomba Menulis Aksara Batak di Toba, Upaya Melestarikan Warisan Leluhur dan Menumbuhkan Kecintaan Generasi Muda terhadap Budaya

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Upaya melestarikan warisan budaya leluhur di tengah pesatnya perkembangan teknologi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Toba bersama para pelaku seni dan budaya. Salah satunya melalui Lomba Menulis Aksara Batak Tingkat SMP dan Pagelaran Budaya yang diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Toba, Sabtu (31/10/2026), di Kompleks Tugu D.I. Panjaitan, Balige.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkenalkan, menjaga, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap aksara dan kebudayaan Batak Toba. Sebab, kemajuan teknologi hendaknya tidak membuat generasi muda melupakan identitas budaya dan warisan berharga yang diwariskan para leluhur.

Ketua Panitia Pelaksana, Batara Tambunan, dalam laporan yang disampaikannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang lomba, tetapi lebih dari itu menjadi bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya Batak Toba.

Menurutnya, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pembinaan sanggar seni, grup vokal, serta para pelaku seni, sekaligus mengembangkan minat dan bakat generasi muda.

"Termasuk mengembangkan minat dan bakat serta kemampuan para pelaku seni dan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Batak," ungkap Batara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, yang hadir mewakili Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai, kegiatan yang diinisiasi DKD Kabupaten Toba sangat membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan daerah.

"Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan. Warisan leluhur harus kita lestarikan," ujar Rikardo.

Ia juga menegaskan bahwa aksara Batak merupakan kekayaan budaya yang memiliki nilai luhur dan menjadi salah satu identitas masyarakat Batak. Keberadaan bahasa dan aksara daerah merupakan warisan yang tidak dimiliki oleh semua suku di dunia sehingga perlu dijaga keberlangsungannya.

"Batak adalah salah satu suku yang mempunyai aksara dan bahasa. Ini harus kita lestarikan. Di tengah kemajuan teknologi, hal ini perlu kita tekankan kepada anak-anak agar budaya kita tidak tergerus," katanya.

Selain mengapresiasi lomba menulis aksara Batak, Rikardo juga menyambut baik pagelaran seni budaya yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Ia berharap DKD Kabupaten Toba terus berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan minat dan kecintaan anak-anak terhadap seni dan budaya lokal.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Toba, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen DKD dalam menjaga jati diri serta melestarikan warisan leluhur.

Ia mengingatkan bahwa aksara Batak bukan sekadar rangkaian simbol atau tulisan, melainkan menyimpan nilai sejarah, pengetahuan, dan identitas budaya yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Kita harus menyadari bahwa aksara Batak bukan sekadar simbol, tetapi di dalamnya ada pengetahuan. Jangan sampai kita lebih mengenal budaya lain, namun justru lupa dengan budaya kita sendiri," ajaknya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya Batak.

"Semua kekayaan ini harus kita rawat, kita jaga, kita promosikan hingga ke dunia internasional," tegasnya sebelum membuka kegiatan secara resmi.

Lomba menulis aksara Batak tersebut diikuti sebanyak 51 pelajar dari 26 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kabupaten Toba. Para peserta ditantang untuk menulis ulang sebuah cerita pendek (cerpen) berbahasa Batak yang sebelumnya disajikan menggunakan huruf Latin ke dalam aksara Batak.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan waktu selama 30 menit untuk menyelesaikan tulisan tersebut. Hasil pekerjaan selanjutnya dinilai oleh para juri yang memiliki kompetensi di bidangnya.

"Jadi kita buat cerpen berbahasa Batak, tetapi kita tulis dengan huruf Latin. Inilah yang kemudian disadur ulang oleh peserta ke dalam aksara Batak dan akan dinilai oleh para juri yang berkompeten," jelas Batara Tambunan kepada awak media.

Melalui kegiatan ini, DKD Kabupaten Toba diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan ekosistem seni dan budaya. Keterlibatan pelajar dari berbagai sekolah juga menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dimulai sejak dini melalui pendidikan, kreativitas, dan kegiatan yang melibatkan generasi muda.

Dengan demikian, aksara Batak tidak hanya menjadi peninggalan sejarah yang dikenang, tetapi tetap hidup, dipelajari, digunakan, dan diwariskan sebagai bagian dari identitas serta kebanggaan masyarakat Batak Toba. (Dosi)

Pameran Tanaman Endemik Toba, Perkuat Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Dorong Ekonomi Kreatif Masyarakat

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong upaya pelestarian keanekaragaman hayati lokal sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi alam daerah. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Pameran Tanaman Endemik Toba yang berlangsung di Taman Gurgur, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sabtu (31/10/2026).

Pameran ini menghadirkan beragam produk hasil kreativitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan kekayaan tanaman lokal Toba sebagai bahan baku utama. Sejumlah tanaman yang ditampilkan antara lain andaliman, kemenyan, mobe, antarasa, serta berbagai jenis tanaman khas lainnya.

Melalui kegiatan ini, potensi kekayaan hayati daerah diperkenalkan tidak hanya sebagai warisan alam yang harus dijaga kelestariannya, tetapi juga sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi apabila dikelola secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Toba yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Jonni D.P. Lubis.

Dalam sambutannya, Jonni Lubis menyampaikan bahwa pameran ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian tanaman endemik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kita, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk melestarikan tanaman endemik di Kabupaten Toba serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Peduli Danau Toba (YPDT), Maruap Siahaan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya pelestarian tanaman endemik Toba. Menurutnya, kekayaan tanaman lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk inovatif dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

"Pelestarian tanaman endemik Toba harus kita mulai dari sekarang. Tanaman-tanaman ini memiliki potensi yang luar biasa untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi, seperti parfum, produk perawatan kulit (skincare), dan berbagai produk lainnya. Karena itu, kita perlu menjaga kelestariannya sekaligus mengembangkan potensi ekonominya," ungkapnya.

Pameran ini diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan promosi dan pengenalan produk, tetapi dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas pelestari lingkungan, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi tanaman lokal.

Dengan demikian, upaya pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas UMKM, serta terbukanya peluang usaha baru yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, Aset, dan SDA Darwin Sianipar; Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Koperindag) Kabupaten Toba Sofian Sitorus; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba Porman Nainggolan; Camat Tampahan Ramli Marpaung; panitia YPDT; serta seluruh peserta pameran.

Melalui kegiatan ini, Kabupaten Toba diharapkan semakin mampu menjadikan kekayaan alam lokal sebagai kekuatan pelestarian lingkungan sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (Dosi)

Talenta Muda, Semangat Berkarya dan Melayani: GAMKI Got Talent 2026

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi dan kreativitas generasi muda melalui penyelenggaraan GAMKI Got Talent 2026 – Solo Singing Competition. Kegiatan yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 13–17 tahun ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat bernyanyi, membangun rasa percaya diri, serta mengekspresikan talenta yang dimiliki melalui kegiatan positif dan bernilai spiritual.

Kompetisi tersebut digelar di SGA' Simrader Carwash & Care, Jalan By Pass Balige, Sabtu (31/10/2026), dengan diikuti sebanyak 27 peserta yang tampil menunjukkan kemampuan vokal dan kreativitas di hadapan dewan juri profesional. Dalam kompetisi ini, setiap peserta diwajibkan membawakan lagu pilihan dan lagu wajib.

Ketua DPC GAMKI Kabupaten Toba, Boy Antoni Simangunsong, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata ajang perlombaan untuk mencari pemenang, tetapi juga merupakan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan talenta sekaligus memperkuat nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, para peserta semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki dan kelak dapat mengambil bagian dalam pelayanan di gereja masing-masing.

“Kita berharap anak-anak kita dapat menjadi pelayan Tuhan di gereja masing-masing. Dan semoga melalui talenta yang dimiliki, mereka dapat terus berkembang dan berkesempatan mengorbit menjadi generasi muda yang berprestasi ke depannya,” ujar Boy Antoni.

Kepada seluruh peserta, Boy Antoni juga berpesan agar setiap penampilan dilakukan dengan penuh semangat, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaik sebagai bentuk ungkapan syukur atas talenta yang telah dianugerahkan Tuhan.

“Kalian semua sudah juara. Kalian adalah yang terbaik. Jadi, buatlah setiap penampilan menjadi yang terbaik untuk kemuliaan Tuhan. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik, seturut kehendak Tuhan,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Toba, Nelly Arta Dumora Lumban Tobing, SE, yang hadir mewakili Kepala Badan Kesbangpol, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Toba kepada GAMKI atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang positif, kreatif, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh dan berkembang.

Menurutnya, kegiatan seperti GAMKI Got Talent memiliki nilai penting dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam menggali potensi, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan karakter yang positif melalui kegiatan seni dan kreativitas.

Ia menegaskan bahwa kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan bernyanyi, melainkan juga panggung untuk menampilkan dan mengembangkan talenta yang telah dianugerahkan Tuhan kepada setiap anak.

“GAMKI Got Talent Solo Singing Competition bukan sekadar lomba bernyanyi, tetapi juga menjadi panggung untuk menyaksikan talenta-talenta muda yang Tuhan anugerahkan. Melalui musik, kita menyampaikan pesan kasih, pesan harapan, dan pesan persatuan,” ungkap Nelly.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap tiga aspek penting dalam pembangunan generasi muda, yakni pembinaan talenta, pembentukan karakter, dan pemeliharaan kebhinekaan.

Pembinaan talenta menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenali dan mengembangkan kemampuan diri. Pembinaan karakter mengajarkan keberanian, kedisiplinan, sportivitas, serta sikap menghargai orang lain. Sementara itu, pemeliharaan kebhinekaan mengingatkan bahwa kreativitas dan seni dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Kepada dewan juri, Nelly juga berpesan agar menjalankan tugas secara objektif, jujur, dan adil, serta memberikan penilaian yang tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi juga mampu memotivasi peserta untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya.

“Kepada dewan juri, bertugaslah dengan objektif, jujur, dan adil. Berikan penilaian yang membangun agar adik-adik kita semakin termotivasi,” pesannya.

Melalui GAMKI Got Talent 2026, diharapkan semakin banyak generasi muda Kabupaten Toba memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta menyalurkan kreativitas melalui kegiatan yang positif dan inspiratif.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi organisasi kepemudaan dan pemerintah dalam menciptakan ruang pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, nilai spiritual, semangat persaudaraan, dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat. (Dosi)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport