Media Sergap -->


Headline

Bupati Toba Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Perkuat Semangat Toleransi dan Kebersamaan

TOBA (Sumut) mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyambut langsung kepulangan rombongan jamaah haji dan hajjah Kabupaten Toba di Masjid Al-Hidayah Porsea, Senin (08/06/2026). Kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Para jamaah haji Kabupaten Toba tiba kembali di tanah air setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga, masyarakat, serta Jajaran Pemerintah Daerah.

Salah seorang jamaah haji, Muhammad Yamin Lubis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Toba. Menurutnya, perhatian yang ditunjukkan Bupati mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kabupaten Toba.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Ini menunjukkan adanya toleransi antarumat beragama yang luar biasa serta dukungan Pemerintah Daerah terhadap kegiatan keagamaan masyarakat," ungkap Muhammad Yamin Lubis.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama yang membawahi wilayah Kabupaten Toba, Wanton Naibaho. Ia menilai dukungan Pemerintah Kabupaten Toba terhadap berbagai kegiatan keagamaan telah menciptakan suasana harmonis dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Toba mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali dengan selamat serta menyandang gelar haji dan hajjah. Ia berharap seluruh pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani dapat menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Toba tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Toba yang maju, damai, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, panitia penyelenggara, petugas kloter, tim kesehatan, dan seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah sejak keberangkatan, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air.

"Semoga seluruh pengabdian dan pelayanan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat," kata Bupati.

Acara penyambutan berlangsung penuh kehangatan dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran pemerintah daerah, serta para jamaah haji. Seluruh jamaah asal Kabupaten Toba dilaporkan tiba dalam keadaan sehat dan selamat serta kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Momentum kepulangan jamaah haji ini menjadi cerminan kuatnya nilai religius, toleransi, dan kebersamaan yang terus terpelihara di Kabupaten Toba sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan. (Ds)

Pemdes Suka Bumi Komitmen Salurkan BLT Tepat Sasaran untuk Masyarakat Membutuhkan

Lebong (Bengkulu) mediasergap.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Bumi, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026 kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Senin (08/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Suka Bumi tersebut dihadiri oleh Perangkat Desa, perwakilan Kecamatan Lebong Sakti, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, serta Masyarakat penerima manfaat. Media Sergap turut hadir untuk meliput jalannya kegiatan penyaluran bantuan.

BLT Dana Desa yang disalurkan merupakan bantuan bagi warga kategori miskin ekstrem untuk periode Januari hingga Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan keluarga yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, pihak Pemerintah Desa Suka Bumi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Sebanyak 14 KPM yang menerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat," ujar perwakilan Pemerintah Desa Suka Bumi.

Pelaksanaan penyaluran BLT-DD berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kehadiran berbagai unsur Pemerintah dan Pendamping Desa menjadi bentuk komitmen bersama dalam mengawal program bantuan agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui program BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Suka Bumi terus berupaya mendukung peningkatan kesejahteraan warga serta memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang tergolong rentan secara ekonomi. (Darmadi S)

Gegana Satbrimob Polda Kaltim Tingkatkan Pengamanan Objek Vital Nasional Melalui Patroli Rutin Malam Hari

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.comDalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Timur, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan patroli malam di sejumlah Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang berada di Kota Balikpapan, Minggu (7/6/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 23.30 WITA tersebut dipimpin oleh Bripda Bany Azhum dengan menyasar sejumlah lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik, di antaranya kawasan Bank Indonesia, Pelabuhan Semayang, serta Kantor Pertamina. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama jam-jam rawan. (Muh Fahrul Ikhsan)

Polwan dan Bhayangkari Daerah Kaltim Berbagi, Salurkan Bantuan Sosial kepada Pekerja Karet di Lamaru

BALIKPAPAN (Kaltim) mediasergap.comSebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial melalui program Polwan dan Bhayangkari Kaltim Berbagi yang berlangsung di Jalan Salok Lay RT 09, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WITA tersebut diprakarsai oleh Polwan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dipimpin oleh personel Polwan Bidpropam Polda Kaltim dan didampingi anggota Bhayangkari Daerah Kaltim, kegiatan sosial ini menyasar para pekerja karet di wilayah Lamaru. Dalam pelaksanaannya, bantuan sosial disalurkan kepada 50 orang pekerja karet yang menjadi penerima manfaat.

Pakor Polwan Polda Kaltim AKBP Nina Ike Herawati, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen Polwan dan Bhayangkari untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan warga,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan personel Polwan Bidpropam Polda Kaltim, di antaranya AKP Suka R, AKP Amie, Aipda Venny M, Bripka Ike, Bripka Ni Made Dessy, Brigpol Novi, Brigpol Nanda, Brigpol Erli, dan Briptu Anisa Dwi. Sementara dari unsur Bhayangkari Daerah Kaltim hadir Ny. Risna Abiyantoro dan Ny. Siti Henrik.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Polwan dan Bhayangkari Daerah Kaltim sebagai bentuk kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan kemanusiaan seperti ini tidak hanya memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan warga.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. (Muh Fahrul Ikhsan)

Klarifikasi Polres Binjai, Penyidikan Kasus Pengeroyokan Dilaksanakan Sesuai Prosedur

Binjai (Sumut) mediasergap.comPolres Binjai melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menegaskan bahwa proses penanganan perkara dugaan pengeroyokan yang dilaporkan oleh anggota Polri, Sandran Ginting, masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya praktik "tangkap lepas" dalam perkara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa penyidik tidak pernah melakukan penangkapan terhadap para tersangka. Menurutnya, para tersangka hadir secara kooperatif memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sehingga tidak terdapat tindakan penangkapan maupun pelepasan sebagaimana yang beredar dalam sejumlah informasi.

"Perlu kami sampaikan bahwa istilah tangkap lepas tidak tepat digunakan dalam perkara ini. Penyidik tidak pernah melakukan penangkapan terhadap para tersangka, melainkan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang hadir memenuhi panggilan secara kooperatif," ujar AKP Hizkia.

Ia menambahkan, keputusan mengenai penahanan atau tidak dilakukannya penahanan merupakan kewenangan penyidik yang didasarkan pada pertimbangan hukum sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), baik dari aspek objektif maupun subjektif. Oleh karena itu, tidak dilakukannya penahanan tidak dapat diartikan sebagai penghentian proses hukum ataupun pembebasan dari pertanggungjawaban hukum.

Polres Binjai memastikan bahwa seluruh tahapan penyidikan tetap berlangsung dan dilaksanakan secara profesional, proporsional, transparan, serta berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, kepolisian mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijak dan mengedepankan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Setiap perkara yang ditangani akan diproses berdasarkan alat bukti, fakta hukum, serta mekanisme yang telah diatur dalam sistem peradilan pidana.

Melalui komitmen tersebut, Polres Binjai terus berupaya menjaga profesionalisme, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap penanganan perkara guna memberikan kepastian hukum serta memenuhi rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terkait. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Polres Binjai)

Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan, Gegana Brimob Polda Kaltim Intensifkan Pengamanan di Sepinggan

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.com - Dalam rangka menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada waktu rawan terjadinya tindak kriminalitas, personel Satbrimob Polda Kaltim laksanakan kegiatan Patroli Daerah Rawan Begal Jumat malam (05/06/2026).

Patroli yang dipimpin oleh Bripda Bany Azhum tersebut difokuskan di kawasan Jalan Letkol Pol. H.M. Asnawi Arbain, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan. Melalui kehadiran personel di lapangan, Satbrimob Polda Kaltim berupaya mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang secara konsisten dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Brimob di lokasi-lokasi yang dianggap rawan merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

"Sesuai semangat 'Gegana Presisi Mengamankan Negara Menuju Indonesia Maju', kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kegiatan patroli ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman keamanan," ungkap Kombes Pol. Andy Rifai.

Di tempat terpisah, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa jajaran operasional akan terus melakukan evaluasi serta pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dianggap rawan guna meningkatkan efektivitas pengamanan. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara pada malam hari dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. (Muh Fahruk Ikhsan(

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan, Kabid Dokkes Polda Kaltim Hadiri Seminar Regenerative Medicine

 

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.com - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang kesehatan modern, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Kalimantan Timur menghadiri seminar kesehatan yang diselenggarakan oleh Clava Orthopaedic Clinic di Ruang Davodil-Lavender, Astara Hotel Balikpapan, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ilmiah tersebut mengangkat tema “Advanced Regenerative Medicine for Better Movement and Better Living: Stem Cell, Secretome & Exosome 2026”, yang membahas perkembangan terkini teknologi pengobatan regeneratif sebagai solusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas masyarakat melalui pemanfaatan stem cell, secretome, dan exosome.

Dalam kegiatan tersebut, Bid Dokkes Polda Kaltim diwakili langsung oleh Kabid Dokkes Polda Kaltim, Dr. drg. Nelson Situmorang, Sp.BMMF., Subsp.TMF-TMJ (K)., M.H.Kes., MARS., CPCCP., QHIA., FISQua, yang hadir didampingi oleh Iptu dr. Kartika Nur Apriliani. 

Kehadiran jajaran Bid Dokkes Polda Kaltim menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi serta pengembangan pengetahuan tenaga kesehatan Polri terhadap berbagai inovasi dan kemajuan di bidang medis.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah praktisi dan pakar kesehatan yang memaparkan berbagai perkembangan terbaru terkait terapi regeneratif yang kini semakin berkembang di dunia medis. 

Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan teknologi stem cell, secretome, dan exosome dalam mendukung proses penyembuhan, perbaikan jaringan tubuh, hingga peningkatan kualitas hidup pasien dengan berbagai kondisi kesehatan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah tersebut, Bid Dokkes Polda Kaltim diharapkan dapat terus memperluas wawasan serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kesehatan bagi anggota Polri maupun masyarakat secara optimal. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

TIBA DI TANAH AIR, PEMKO TEBING TINGGI SAMBUT KEPULANGAN 82 JEMAAH HAJI DENGAN HARU DAN SYUKUR

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti halaman Masjid Raya Nur-Addin Kota Tebing Tinggi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. Sebanyak 82 jemaah haji asal Kota Tebing Tinggi yang tergabung dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H / 2026 M dipastikan telah tiba kembali di tanah air dengan selamat.

Rombongan tamu Allah SWT yang tiba sekitar pukul 01.20 WIB tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta ratusan perwakilan keluarga jemaah yang telah setia menunggu sejak malam hari.

Dalam sambutannya, Sekdako Erwin Suheri Damanik yang hadir mewakili Pemerintah Kota sekaligus menyampaikan salam takzim dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian rukun Islam kelima di Tanah Suci.

"Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami mengucapkan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah, serta mampu menjadi teladan religius di tengah masyarakat dalam membangun Kota Tebing Tinggi yang maju, sejahtera, dan makmur," ujar Sekdako.

Lebih lanjut, Sekdako juga mengimbau para jemaah untuk tetap mempertahankan dan merawat kebiasaan ibadah yang telah terbangun kuat selama berada di Tanah Suci, salah satunya adalah konsistensi dalam memakmurkan masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing setelah kembali ke kampung halaman.

"Selama di Makkah dan Madinah kita terbiasa melaksanakan salat berjamaah di masjid. Kebiasaan baik ini hendaknya terus dipelihara ketika kembali ke kampung halaman," pesannya.

Sementara itu, perwakilan panitia penyelenggara, Andi, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa total rombongan haji Kota Tebing Tinggi musim ini berjumlah 82 orang, yang terdiri dari 81 jemaah haji reguler dan 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD). Rombongan yang sebelumnya diberangkatkan pada 2 April 2026 lalu ini dilaporkan kembali dalam kondisi utuh dan lengkap.

Meskipun demikian, terdapat beberapa penyesuaian teknis terkait kepulangan jemaah. Sebanyak tiga jemaah langsung melanjutkan perjalanan mandiri dari Medan karena berdomisili di sana. Selain itu, satu orang jemaah langsung dirujuk ke Rumah Sakit Sri Pamela setibanya di tanah air guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, sementara dua jemaah lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan intensif di RSUD Dr. H. Kumpulan Pane.

"Alhamdulillah, seluruh jemaah kembali dalam keadaan lengkap. Secara umum kondisi kesehatan para jemaah baik dan kami berharap seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT serta memperoleh predikat haji yang mabrur," pungkasnya.

Prosesi penyambutan pun diakhiri dengan momen penuh kebahagiaan saat para jemaah bersalaman dan melepas rindu bersama sanak saudara.

Turut hadir dalam prosesi penyambutan kepulangan tersebut, antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ramadhan Barqah, Kepala BKPSDM Halim Purba, Kepala Dinas Perhubungan Yustin Bernat Hutapea, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Azanul Akbar, Camat Tebing Tinggi Kota Henci Siregar, Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, serta jajaran unsur Forkopimda Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Dugaan Kelalaian Pelayanan Medis Disorot, FORWATU Banten Turun Tangan Kawal Kasus Bahira

LEBAK (Banten) mediasergap.comPolemik pelayanan yang diterima Bahira, seorang pasien anak yang sempat dibawa keluarganya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung, kian memanas. Merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari pihak rumah sakit, orang tua Bahira kini menggandeng Forum Warga Bersatu (FORWATU) Banten dan bersiap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Langkah itu diambil setelah pertemuan antara pihak manajemen RSUD Dr. Adjidarmo dan keluarga pasien yang digelar pada Jumat (5/6/2026) dinilai belum mampu menjawab sejumlah pertanyaan mendasar terkait penanganan medis yang diterima Bahira saat datang ke IGD pada dini hari.

Dalam pertemuan yang turut disaksikan sejumlah jurnalis dari Forum Silaturahmi Wartawan Indonesia (FSWI), pihak rumah sakit menjelaskan bahwa dokter jaga saat itu menilai kondisi pasien masih dalam keadaan baik sehingga tidak memerlukan perawatan inap dan diarahkan untuk melanjutkan pemeriksaan melalui layanan poliklinik.

Namun penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru dari pihak keluarga.

Pasalnya, setelah meninggalkan RSUD Dr. Adjidarmo, Bahira kemudian dibawa ke RS Misi Lebak yang lokasinya tidak jauh dari rumah sakit tersebut. Di rumah sakit itu, pasien langsung mendapatkan penanganan medis dan menjalani perawatan inap selama tiga hari.

Perbedaan penanganan inilah yang kini menjadi sorotan keluarga pasien. Mereka mempertanyakan dasar pertimbangan medis yang digunakan ketika Bahira dinyatakan tidak memerlukan perawatan, sementara di rumah sakit lain justru langsung dirawat intensif.

Merasa belum memperoleh kejelasan, keluarga akhirnya meminta pendampingan kepada FORWATU Banten.

Ketua Presidium FORWATU Banten, Arwan, S.Pd., M.Si, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap laporan yang disampaikan keluarga pasien.

"Keluarga datang kepada kami karena merasa masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Kami akan mengawal persoalan ini sampai terang-benderang agar publik mengetahui fakta yang sebenarnya," tegas Arwan.

Menurutnya, FORWATU Banten bersama keluarga Bahira dalam waktu dekat akan melayangkan laporan pengaduan resmi ke Polres Lebak guna meminta aparat melakukan penelusuran menyeluruh terhadap proses pelayanan yang diterima pasien.

Tidak hanya itu, FORWATU juga membuka peluang membawa persoalan tersebut ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Ombudsman RI Perwakilan Banten, hingga lembaga pengawas pelayanan publik lainnya.

Arwan menegaskan bahwa apabila nantinya ditemukan adanya unsur penolakan pelayanan atau kelalaian dalam penanganan pasien yang membutuhkan pertolongan medis, maka persoalan tersebut berpotensi memiliki konsekuensi hukum yang serius.

"Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dijamin undang-undang. Karena itu kami meminta seluruh proses ini diusut secara profesional, objektif, dan transparan. Jangan sampai ada kesan masyarakat dibiarkan mencari keadilan sendiri," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rumah sakit memiliki kewajiban memberikan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Namun jika memang ada kekeliruan atau pelanggaran prosedur, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban. Sebaliknya, jika tidak ada kesalahan, maka pihak rumah sakit juga harus menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat," katanya.

Kasus Bahira sendiri menjadi perhatian publik setelah keluarga mempertanyakan pelayanan yang diterima saat membawa anaknya berobat ke IGD RSUD Dr. Adjidarmo pada dini hari. Perbedaan penanganan antara RSUD Adjidarmo dan RS Misi Lebak memicu munculnya tanda tanya besar yang hingga kini belum terjawab secara tuntas.

Sementara itu, keluarga Bahira masih menunggu penjelasan rinci terkait dasar pertimbangan medis yang digunakan saat pasien datang ke IGD. Di sisi lain, rencana pelaporan ke Polres Lebak disebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Pelayanan yang diterima saat membawa anaknya berobat ke IGD RSUD Dr. Adjidarmo pada dini hari. Keluarga menilai terdapat perbedaan penanganan setelah pasien yang tidak dirawat di RSUD tersebut kemudian dibawa ke RS Misi Lebak dan menjalani perawatan inap selama tiga hari.

Hingga berita ini diterbitkan, keluarga Bahira masih menunggu penjelasan lebih rinci terkait dasar pertimbangan medis yang digunakan dalam penanganan pasien. Sementara itu, rencana penyampaian laporan pengaduan ke Polres Lebak dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat. (Tim)

Wabup Samosir: Lomba PKK Jadi Momentum Tingkatkan Kreativitas dan Kesejahteraan Keluarga

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melaksanakan monitoring dan penilaian Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Desa Hariara Pohan terpilih sebagai desa binaan yang mewakili Kabupaten Samosir dalam kategori UP2K PKK tingkat provinsi. Kehadiran tim monitoring menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mendorong penguatan program pemberdayaan keluarga yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada saat yang sama, TP PKK Provinsi Sumatera Utara juga melakukan monitoring di sejumlah desa binaan lainnya di Kabupaten Samosir, yakni kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan, kategori Aku Hatinya PKK di Desa Tomok Parsaoran Kecamatan Simanindo, kategori Tertib Administrasi PKK di Desa Huta Tinggi Kecamatan Pangururan, serta kategori IVA Test di Desa Ronggurnihuta Kecamatan Ronggurnihuta.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan monitoring tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana evaluasi dan pembelajaran untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh PKK.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat sejauh mana program-program PKK memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program di desa,” ujar Ariston.

Wabup Ariston juga mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran TP PKK Kabupaten, kecamatan, hingga desa yang telah mempersiapkan lomba tersebut selama beberapa bulan terakhir.

“Saya mengucapkan terima kasih atas semangat dan kerja keras seluruh kader PKK. Semoga melalui kegiatan ini terjalin kolaborasi yang semakin baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam mengembangkan produk-produk unggulan masyarakat, khususnya di Desa Hariara Pohan,” tambahnya.

Ketua Tim II TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, menilai berbagai produk unggulan yang dihasilkan Kelompok Pelaksana (Poklak) UP2K PKK Desa Hariara Pohan telah menunjukkan potensi yang baik. Produk seperti bandrek, keripik, dan aneka olahan lainnya dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Namun demikian, Boya Yanti mendorong agar pengembangan usaha tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan. Selain itu, dokumentasi dan pelaporan kegiatan juga perlu disusun secara sistematis untuk meningkatkan nilai dalam proses penilaian.

Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan informasi pada kemasan produk, seperti sertifikasi halal, izin edar, serta informasi pendukung lainnya yang dapat meningkatkan daya saing produk di pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring melakukan sesi tanya jawab, verifikasi data, serta penilaian terhadap pelaksanaan program UP2K PKK di Desa Hariara Pohan. Hasil monitoring dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara selanjutnya akan dievaluasi untuk menentukan nominasi terbaik pada tingkat provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, yakni Boya Yanti Gultom, Hairani Lubis, dan Paul Simamora, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten II Hotraja Sitanggang, Camat Harian, kepala desa, serta masyarakat setempat. (D/Smart)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport