Media Sergap -->



Headline

Rutan Balige Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional melalui Penanaman Serentak

Toba (Sumut) mediasergap.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak dalam rangka Mendukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional yang digelar di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Balige bersama Ketua Dharma Wanita Rutan Kelas IIB Balige hadir dan turut mengambil bagian secara langsung dalam kegiatan penanaman yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih secara serentak di berbagai daerah sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

Sebelum pelaksanaan penanaman, kegiatan diawali dengan rangkaian bakti kesehatan dan bakti sosial yang dipusatkan di lokasi kegiatan. Rangkaian tersebut tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan utama, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta upaya menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.

Partisipasi Rutan Kelas IIB Balige dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kehadiran jajaran Rutan juga sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Kepolisian, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, serta berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Toba.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan penanaman bawang putih, Rutan Kelas IIB Balige turut mendorong semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kemandirian pangan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan bawang putih secara berkelanjutan.

Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat, petani, dan masyarakat, program swasembada pangan diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Perkuat Komitmen Pendidikan melalui PIP dan Pemantauan Sekolah

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus memperkuat komitmen dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peninjauan kondisi sekolah sekaligus penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada peserta didik di SD Komplek, Jalan Rumah Sakit Umum, Kelurahan Pasar Baru, Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyerahkan bantuan PIP secara simbolis kepada perwakilan siswa dari lima sekolah yang berada di lingkungan SD Komplek, yakni SDN 163099, SDN 168234, SDN 163098, SDN 164612, dan SDN 163095.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum khusus bagi Wali Kota karena SDN 163099 merupakan tempat dirinya menempuh pendidikan pada era 1990-an. Nostalgia tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk masa depan generasi muda.

“Adapun kedatangan kami hari ini untuk meninjau kondisi sekolah sekarang, seperti apa kondisinya. Saya dulu belajar di SDN 163099 tahun 90-an, berarti sudah sekitar 36 tahun ya kurang lebih,” ungkap Wali Kota.

Di hadapan para siswa, Wali Kota memberikan motivasi agar mereka memiliki keberanian untuk bercita-cita tinggi dan terus berusaha mewujudkan impian melalui pendidikan.

Ia mengajak para siswa untuk tidak membatasi cita-cita, baik menjadi dokter, guru, anggota TNI dan Polri, maupun profesi lainnya, termasuk menjadi pemimpin di masa depan.

“Yang ingin jadi dokter, silakan; yang ingin jadi anggota Polri, silakan; yang mau jadi TNI, silakan. Yang mau jadi guru, walikota, atau bupati, silakan. Kepada anak-anakku semuanya, kalian harus rajin belajar. Hormati kedua orang tua dan guru kalian,” pesan Wali Kota.

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Wali Kota juga menekankan pentingnya memastikan bantuan pendidikan dapat diterima oleh peserta didik yang benar-benar membutuhkan.

Ia meminta kepala sekolah dan guru untuk aktif melakukan pendataan terhadap siswa yang memenuhi kriteria penerima PIP namun belum mendapatkan bantuan, sehingga dapat segera diusulkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tolong diusulkan, sampaikan kepada saya. Kemarin kita sudah mengumpulkan 100 lebih Kepala Sekolah, baik di tingkat SMP dan SD. Jadi di situ kita memberikan bimbingan dan arahan kepada mereka,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, perhatian terhadap keberlangsungan bantuan pendidikan merupakan bagian dari komitmen yang terus dikawal sejak dirinya menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD hingga saat ini dipercaya memimpin Kota Tebing Tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, menjelaskan bahwa di lingkungan SD Komplek terdapat enam sekolah dengan jumlah keseluruhan siswa sebanyak 106 orang.

“Untuk tahun ini, ada 21 peserta didik kita yang mendapatkan bantuan PIP,” ungkapnya.

Penyaluran PIP diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan peserta didik dan mendukung mereka agar dapat terus mengikuti proses pembelajaran tanpa terkendala persoalan biaya.

Usai meninjau proses belajar mengajar di sejumlah ruang kelas, Wali Kota bersama Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadisdikbud, serta jajaran OPD terkait melanjutkan kunjungan ke rumah beberapa penerima bantuan PIP.

Salah satunya adalah kediaman Alif, siswa kelas 6 SD yang tinggal di Jalan Selamat, Kelurahan Bagelen. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota berpesan kepada orang tua agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak.

“Kepada orang tua, semoga bantuan ini bermanfaat, tentunya tepat sasaran untuk biaya sekolah Alif. Jangan disalahgunakan untuk yang lainnya,” pesan Wali Kota.

Ibu Alif, Siti Aminah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap kebutuhan pendidikan anaknya.

Selain kediaman Alif, rombongan Wali Kota juga mengunjungi dua rumah penerima bantuan lainnya, yakni keluarga Bapak Syaiful di Jalan Pulau Irian, Lingkungan IV, Kelurahan Persiakan, serta keluarga Ibu Lindayani di Jalan Pulau Sumatera, Lingkungan VI, Kelurahan Tualang.

Kunjungan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima manfaat.

Melalui penyaluran PIP, pemantauan sekolah, serta penguatan pendataan penerima bantuan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang semakin inklusif. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, Camat Padang Hilir Melly Rahmayanti Harahap, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Lurah Pasar Baru, Lurah Persiakan, Lurah Tualang dan Lurah Bagelen, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Bupati Toba Dorong Penguatan Budidaya Bawang Putih Berbasis Potensi dan Pendampingan Petani

TOBA (Sumut) mediasergap.com Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, mendorong penguatan pengembangan budidaya bawang putih di Kabupaten Toba melalui kajian yang lebih komprehensif, evaluasi berkelanjutan, serta pendampingan kepada petani. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan komoditas bawang putih dapat memberikan hasil optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Toba saat menghadiri kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama jajaran Polres Toba tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dan Toba Mantap 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya memastikan pengembangan bawang putih dilakukan sesuai dengan karakteristik wilayah dan kondisi masyarakat Kabupaten Toba. Ia meminta Dinas Pertanian melakukan kajian dan evaluasi terhadap proses budidaya yang telah berjalan, termasuk pemilihan bibit, teknologi pertanian, pola tanam, hingga produktivitas hasil panen.

“Bapak /Ibu sekalian, bawang putih ini belum familiar. Saya juga dapat informasi bahwa budidaya bawang putih di sini belum maksimal. Jadi kepada Dinas Pertanian agar diteliti kembali dan dilakukan evaluasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan komoditas pertanian tidak cukup hanya berhenti pada proses penanaman. Petani perlu mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit yang sesuai, proses pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen dan pemasaran.

Menurutnya, aspek pemasaran menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal. Dengan demikian, peningkatan produksi nantinya dapat diikuti dengan kepastian pasar sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Jangan hanya kita mendorong masyarakat untuk menanam. Kita juga harus memastikan hasilnya nanti bisa dipasarkan. Karena itu, mulai dari penanaman sampai panen harus didampingi, termasuk penggunaan teknologi dan memastikan bibit yang digunakan sesuai dengan kondisi wilayah Toba,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi untuk turut mendukung pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam skala yang lebih luas. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan kerja bersama, kajian yang tepat, inovasi, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan produktivitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Toba yang telah bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga berbagai program pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan penanaman bawang putih secara serentak, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 100 kilogram bibit bawang merah dari Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU dan Kejaksaan Negeri Toba, Karutan Kelas IIB Balige, Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, BPS Kabupaten Toba, jajaran Polres Toba, Camat Tampahan, Kepala Desa Gurgur Aek Raja, serta Kelompok Tani.

Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Aparat Keamanan, Tenaga Teknis Pertanian, Kelompok Tani, dan Seluruh Pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan komoditas pertanian yang sesuai dengan potensi daerah, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan menuju Toba yang semakin mandiri dan sejahtera. (Ds)

Pemkab Samosir dan Polda Sumut Perkuat Sinergi Dorong Swasembada Bawang Putih

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmen dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman bawang putih bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman yang dilaksanakan secara serentak di 17 Provinsi di Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat kemandirian pangan nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Dukungan tersebut dinilai penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Aparat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Samosir berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung berbagai program strategis di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan komoditas bawang putih melalui dukungan fasilitas pertanian, pendampingan, serta penguatan kapasitas para petani. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong petani untuk mengembangkan budidaya bawang putih secara lebih serius, produktif, dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi di Kabupaten Samosir, peningkatan produksi bawang putih juga diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk memenuhi kebutuhan di tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga mendukung kebutuhan nasional.

Dengan potensi lahan pertanian dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Samosir optimistis pengembangan bawang putih dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, Masyarakat, Petani, dan Seluruh Pemangku kepentingan, program pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi berkembang menjadi gerakan pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi, memperluas lapangan usaha, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Serahkan SK Program Indonesia Pintar, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Kepala Sekolah Bekerja Adaptif dan Berintegritas

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan kepada para Camat, dan kepala sekolah agar bekerja sesuai aturan yang berlaku dengan menjunjung tinggi inovasi, sikap adaptif, dan integritas. 

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota dalam Arahan Terkait Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus Penyerahan Surat Keputusan (SK) PIP Kepada Kepala SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi di Ruang Aula Gedung Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (18/8/2026).

"Saya tidak mau ada yang aneh-aneh. Saya juga tidak ingin ada yang jual beli jabatan. Ini ladang pengabdian saya. Saya ingin Bapak, Ibu bekerja untuk masyarakat. Tunjukkan inovasi, lebih adaptif kepada murid dan orang tua. Tunjukkan integritas," tegas Iman Irdian di hadapan para peserta acara.

Wali Kota menjelaskan bahwa bantuan PIP ini merupakan program bantuan pemerintah pusat yang terealisasi berkat jalur aspirasi Komisi X DPR RI yang hadir di Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, khususnya dukungan dari dr. Sofyan Tan.

"Saya memohon, datanglah ke kota kami, bantu kampung halaman kami. Alhamdulillah mereka bisa membantu untuk revitalisasi bangunan yang SD dan juga bantuan PIP-nya. Ini juga aspirasi dari Bapak dr. Sofyan Tan, setiap tahunnya dibantu beliau kepada kita," ungkap Wali Kota. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, melaporkan bahwa total penerima bantuan sosial PIP tingkat SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi mencapai 2.904 siswa.

"Rinciannya terdiri dari 2.496 siswa SD dengan nominal Rp450 ribu per siswa, serta 408 siswa SMP sebesar Rp750 ribu per siswa. Total dana alokasi yang disalurkan mencapai Rp1.429.200.000," jelas Deni.

Deni mengimbau para kepala sekolah untuk aktif mendata siswa kurang mampu yang belum tersentuh bantuan agar tercipta pemerataan akses pendidikan. Persyaratan pendaftaran dapat dikoordinasikan langsung melalui Person in Charge (PIC) Disdikbud Kota Tebing Tinggi.

"Bantuan PIP adalah progam nasional untuk membantu para siswa kita kurang mampu, supaya mereka mendapatkan pendidikan yang merata dengan yang mampu. Semoga bantuan PIP dapat bermanfaat bagi para siswa yang membutuhkannya," pungkas Deni.

Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan SK PIP secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan kepala sekolah, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, jajaran Camat, Kepala Bagian Setdako, serta para Kepala SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Menabung Sejak Dini, Pemkab Toba Dorong Generasi Muda Siapkan Masa Depan Finansial

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Membangun masa depan yang lebih baik tidak hanya membutuhkan pendidikan dan keterampilan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti menabung dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk membangun kemandirian dan mempersiapkan kondisi finansial di masa mendatang.

Menyadari pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong budaya menabung di kalangan pelajar melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan hal tersebut di Balige, Selasa (18/8/2026).

Samuel mengatakan, upaya mendorong budaya menabung di kalangan generasi muda salah satunya dilakukan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Toba. TPAKD terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan edukasi, termasuk Perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Laguboti, Kamis (13/8/2026), dengan menyasar para pelajar sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.

Bupati Toba yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin P. Sianipar, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama OJK, perbankan dan pemerintah daerah dalam membangun budaya menabung sejak usia sekolah.

Darwin mengajak para pelajar menjadikan kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan keuangan sehari-hari.

Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya membantu seseorang memiliki simpanan untuk kebutuhan di masa depan, tetapi juga membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab dan mandiri dalam mengelola keuangan.

“Semakin dini kita membiasakan menabung, semakin kuat pula pondasi keuangan yang kita bangun untuk masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar mulai membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak mudah terjebak dalam pola hidup konsumtif dan dapat menggunakan uang secara lebih bijak.

Para pelajar juga didorong memanfaatkan layanan keuangan seperti Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana untuk mulai belajar menyimpan dan mengelola uang secara aman, bijak dan bertanggung jawab.

Usai kegiatan seremonial, rangkaian acara dilanjutkan dengan bincang santai bersama Pemerintah Kabupaten Toba, Bank Sumut dan Del FM. Diskusi tersebut membahas berbagai hal terkait literasi keuangan, kondisi ekonomi masyarakat serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.

Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya program Del FM Goes to School yang memadukan edukasi dan hiburan bagi para siswa.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah lomba Marturi-Turian yang diselenggarakan Del FM. Selain menjadi ruang kreativitas bagi pelajar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya dan tradisi Batak kepada generasi muda.

Kolaborasi antara edukasi keuangan dan pelestarian budaya tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan para pelajar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap budaya menabung, kecakapan mengelola keuangan serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat tumbuh secara bersamaan di kalangan generasi muda.

Generasi yang memiliki literasi keuangan yang baik diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, menghindari perilaku konsumtif dan lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan.

Pada akhirnya, menabung bukan sekadar menyisihkan sebagian uang, tetapi merupakan latihan membangun disiplin, tanggung jawab dan kemandirian. Kebiasaan kecil yang dimulai dari bangku sekolah tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda Toba untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Samron Immanuel Simanjuntak, S.STP., M.AP., Station Manager Del FM Dickey Eikal, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Toba Samuel Lumbanraja, jajaran PT Bank Sumut Cabang Balige, Kepala SMK Negeri 1 Laguboti Benson Dorlan Hutahaean, S.Pd., M.Si., serta seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 1 Laguboti. (Ds)

Apresiasi Suksesnya Upacara HUT RI ke-81, Kapolres Binjai Hadiri Malam Ramah Tamah Bersama Paskibraka

BINJAI (Sumut) mediasergap.com Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi waka polres binjai kompol sofyan H nasution menghadiri acara malam ramah tamah dan syukuran bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Binjai pada Senin malam pukul 21.00 wib (17/8/2026) dipendopo umar baki jalan veteran kelurahan tangsi Kecamatan Binjai Kota.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini digelar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tinggi para anggota Paskibraka yang telah sukses menunaikan tugas mulia pada upacara pengibaran dan penurunan bendera HUT RI ke-81 turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Binjai, para pelatih, pembina, serta orang tua dari seluruh anggota Paskibraka.

Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para putra-putri terbaik daerah tersebut menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama masa karantina hingga hari puncak.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kru dan anggota Paskibraka yang terlibat yang mana ditahun ini kota binjai melibatkan 58 orang dengan rincian 27 orang putra dan 31 orang putri terbaik Kota Binjai.

Pihak kepolisian menilai kedisiplinan, kekompakan, dan mental baja yang ditunjukkan oleh para pelajar ini merupakan contoh nyata dari semangat generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Walikota Binjai Hasanul jihadi yang hadir juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras tim pelatih dari unsur TNI-Polri dan panitia yang telah membimbing para siswa dengan maksimal. Malam ramah tamah ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta menjadi motivasi bagi para anggota Paskibraka untuk terus berprestasi di masa depan. (Roni K)

HUT ke-81 RI, 86 Warga Binaan Lapas Pangururan Terima Remisi, Momentum Songsong Masa Depan dengan Harapan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk terus menumbuhkan harapan dan membuka kesempatan bagi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semangat tersebut turut dirasakan 86 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan yang menerima remisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Penyerahan remisi dilakukan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan dihadiri Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, jajaran Forkopimda serta Kepala Lapas Kelas III Pangururan.

Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Remisi tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan yang memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, keterampilan dan kualitas diri.

Momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi para penerima remisi untuk membangun semangat baru, memperbaiki kehidupan dan mempersiapkan diri agar dapat kembali menjadi bagian yang produktif di tengah keluarga dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Samosir mendorong agar kesempatan yang diberikan melalui program pembinaan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keterampilan dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Para warga binaan juga diajak untuk menjadikan pengalaman selama menjalani pembinaan sebagai pembelajaran dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan tekad untuk berubah, mereka diharapkan mampu berkarya dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan.

Pemberian remisi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan membawa pesan tentang harapan, perubahan dan kesempatan untuk menata kehidupan menuju masa depan yang lebih baik.

Selamat kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi. Semoga kesempatan ini menjadi motivasi untuk terus menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan keterampilan, memperbaiki diri dan menyongsong masa depan dengan penuh harapan. (D/Smart)


Rutan Balige Bersama Forkopimda Toba Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Toba (Sumut) mediasergap.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige turut ambil bagian dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba, Senin (17/8/2026). Seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Venue Balige berlangsung khidmat, semarak, dan penuh semangat kebangsaan.

Rangkaian peringatan diawali dengan Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, hadir bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Toba dan para peserta upacara lainnya. Bupati Toba bertindak sebagai Pembina Upacara.

Usai upacara, suasana perayaan semakin semarak dengan pawai drumband yang melibatkan sejumlah sekolah di Kabupaten Toba. Penampilan para pelajar tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan melalui kreativitas, kedisiplinan, dan kebersamaan.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan melalui pertunjukan tarian di Venue Balige. Sajian seni dan budaya tersebut menjadi bagian dari perayaan sekaligus momentum untuk mengapresiasi kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Toba.

Pada sore hari, rangkaian peringatan ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Venue Balige. Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Noel Tua Lumban Tobing, hadir secara langsung untuk mengikuti prosesi tersebut bersama unsur Forkopimda dan peserta upacara lainnya.

Keikutsertaan Rutan Kelas IIB Balige dalam seluruh rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi wujud nyata komitmen untuk terus membangun sinergi dan kebersamaan dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Toba.

Lebih dari sekadar perayaan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Balige untuk terus menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, serta kolaborasi yang harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, Rutan Kelas IIB Balige berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang humanis, tertib, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Toba. (Ds)

Malam Resepsi Kenegaraan, Bupati Toba Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Malam Resepsi Kenegaraan menjadi momentum refleksi dan ungkapan syukur atas 81 tahun perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang sekaligus menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Toba tersebut digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Senin (17/8/2026) malam.

Malam Resepsi Kenegaraan dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba, anggota Paskibraka beserta orang tua, para pelatih, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk kembali merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan merupakan buah dari perjuangan panjang para kusuma bangsa yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda, bahkan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Acara Malam Resepsi Kenegaraan merupakan bentuk refleksi dan ucapan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini juga menjadi bentuk rasa hormat dan terima kasih kita kepada para pejuang kemerdekaan dalam melawan penjajahan dan kolonialisme, sehingga kita mampu memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945,” ujar Effendi.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan langkah awal yang diwariskan para pendahulu kepada generasi penerus untuk membawa kehidupan masyarakat menuju kondisi yang lebih baik serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba.

“Tentu pelaksanaan yang kita lakukan ini adalah simbol ucapan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa karena malam ini kita hadir bersama dan sudah melaksanakan rangkaian acara HUT Kemerdekaan ke-81 tingkat Kabupaten Toba,” katanya.

Perhatian khusus juga diberikan Bupati Toba kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah melaksanakan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dengan penuh tanggung jawab.

Bupati menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras yang telah dijalani para anggota Paskibraka selama kurang lebih dua pekan.

“Tadi saya lihat mulai dari menaikkan hingga penurunan, hampir perfect-lah. Kalian dapat menunjukkan kedisiplinan selama latihan dalam dua minggu ini,” ujar Effendi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan pelatih yang telah memberikan dukungan serta pembinaan kepada anggota Paskibraka. Peran tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, bertanggung jawab dan memiliki jiwa nasionalisme.

Menurut Bupati, keberhasilan para anggota Paskibraka menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan selama proses persiapan.

“Mereka memiliki kepercayaan dan kemampuan sebagai duta bangsa untuk melaksanakan tugas yang sangat mulia dan membanggakan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberhasilan menjalankan tugas, Bupati bersama jajaran Forkopimda memberikan apresiasi berupa bantuan materi kepada anggota Paskibraka. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan darmawisata para anggota Paskibraka sebagai bagian dari penghargaan atas kerja keras mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pelatih, petugas medis dan anggota Paskibraka yang telah berperan dalam mendukung suksesnya seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba.

Menutup sambutannya, Bupati Toba mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, penghargaan terhadap jasa para pahlawan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Toba.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan para pendahulu pendiri bangsa. Oleh karenanya, marilah kita isi kemerdekaan ini melalui kontribusi pembangunan di berbagai sektor. Jangan tanya apa yang Toba berikan, tapi tanya apa yang telah kita berikan untuk daerah kita ini,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan kemerdekaan sebagai semangat bersama dalam berkarya, membangun daerah dan mewujudkan Toba yang semakin maju dan sejahtera. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport