Media Sergap -->


Headline

Prestasi Membanggakan, Kabupaten Samosir Kembali Sabet Opini WTP dari BPK RI

MEDAN (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi opini WTP ke-9 secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan Kabupaten Samosir.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, dari Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Pemerintah Daerah se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Auditorium BPK Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (29/5/2026).

Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyerahkan laporan keuangan sesuai ketentuan dan berhasil memperoleh opini WTP.

Menurutnya, pemeriksaan laporan keuangan bertujuan memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Kabupaten Samosir memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini merupakan opini WTP ke-9 yang diraih secara berturut-turut,” ujar Paula.

Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas komitmen dan kerja keras dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

Menurutnya, capaian opini WTP menjadi indikator positif dalam pengelolaan keuangan daerah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Pencapaian opini WTP ini mencerminkan kinerja pengelolaan keuangan yang semakin baik. Namun demikian, seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK harus tetap ditindaklanjuti secara optimal. DPRD akan terus bersinergi dalam menjalankan fungsi pengawasan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel,” kata Nasip.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah serta pihak terkait yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Samosir kembali mempertahankan opini WTP.

Meski demikian, Vandiko menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Menurutnya, opini WTP merupakan standar minimal dalam pengelolaan keuangan negara yang harus terus ditingkatkan kualitasnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah atas kerja keras dan dedikasinya. Namun saya berpesan agar kita tidak berpuas diri dengan capaian ini. Opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan fondasi untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. Mari kita bekerja bersama demi mewujudkan Samosir yang lebih maju dan lebih baik,” tegas Vandiko.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Capaian ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Turut hadir mendampingi Bupati Samosir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tiur Gultom, Kepala BPKAD Melva Siboro, Sekretaris DPRD Ricky Rumapea, Kepala Dinas Perhubungan Laspayer Sipayung, Plt. Kepala Dinas PUPR Rudimanto Limbong, Plt. Inspektur Daerah Manthun Sinaga, serta Plt. Kepala Dinas PerkimTR Godfried Harianja. (D/Smart)

Wasana Warsa 2026, SMP Negeri 1 Suruh Cetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Suruh (Semarang) mediasergap.comSMP Negeri 1 Suruh menggelar acara Wasana Warsa Pelepasan Murid Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan suasana haru. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi perjalanan belajar para siswa sekaligus melepas mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Mengusung semangat "Menggenggam Masa Depan, Melanjutkan Harapan", acara pelepasan tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga bentuk penghargaan atas kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pendidikan selama tiga tahun terakhir.

Kepala SMP Negeri 1 Suruh, Subhana, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama dengan baik. Ia berharap seluruh lulusan mampu melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

"Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar. Teruslah belajar, berani bermimpi, dan menjaga nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Suruh," ujarnya.

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa yang menunjukkan bakat serta kemampuan yang telah dikembangkan selama masa pendidikan. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta didik.

Perwakilan orang tua siswa turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah memberikan bimbingan dan pendampingan kepada putra-putri mereka. Menurutnya, keberhasilan para siswa merupakan hasil sinergi yang baik antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.

Momentum Wasana Warsa ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para lulusan untuk terus melangkah maju, menghadapi tantangan masa depan dengan optimisme, serta membawa nama baik almamater di jenjang pendidikan berikutnya.

Melalui pendidikan yang berkualitas dan pembinaan karakter yang berkelanjutan, SMP Negeri 1 Suruh berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi perkembangan zaman demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju. (Rel)

Pemko Tebing Tinggi Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Wali Kota: Jadikan Motivasi Pembangunan Kota yang Lebih Baik

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comDibawah kepemimpinan Wali Kota H. Iman Irdian Saragih, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali mengukuhkan dedikasinya dalam tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Pemko Tebing Tinggi dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2018.

Predikat tertinggi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang kepada Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dan Ketua DPRD Tebing Tinggi Sakti Khadaffi Nasution dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun 2025 se-Provinsi Sumatera Utara di Auditorium BPK Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (29/5/2026).

Wali Kota Iman Irdian Saragih dalam sambutannya menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari sinergi dan integritas seluruh jajaran perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa opini WTP merupakan standar minimal yang harus dijaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Prestasi ini harus menjadi motivasi agar ke depan kita semakin baik demi kemajuan pembangunan di Kota Tebing Tinggi. Jangan hanya dipertahankan, tetapi harus ditingkatkan,” tegas Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah kota serta stakeholder yang telah bekerja keras menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara tepat waktu dan tepat sasaran, serta meningkatkan sistem pengendalian internal agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

“Walaupun mendapat opini WTP, bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Masih banyak hal yang harus diperbaiki, termasuk tata kelola agar kesalahan berulang tidak terjadi lagi,” tambah Wali Kota.

Kepala BPK Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemko Tebing Tinggi dalam menyajikan laporan keuangan yang berkualitas dan atas kerjasama yang kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Paula Henry berharap koordinasi yang telah terjalin baik dapat terus dipertahankan guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah yang transparan.

“Terima kasih atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Mari kita saling mendukung demi pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik,” pungkasnya.

Acara penyerahan LHP kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama para kepala daerah dan Ketua DPRD dari delapan kabupaten/kota penerima LHP atas LKPD Tahun 2025.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam acara penyerahan LHP tersebut, antara lain Sekdako Erwin Suheri Damanik, Inspektur Kota M. Fachri, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kadis Kominfo Ghazali Rahman, serta jajaran DPRD, Inspektorat, dan BPKPD Tebing Tinggi. (Ajs)

Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut

Medan (Sumut) mediasergap.com - Tim URC MIT Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten yang selama ini meresahkan masyarakat di Sumatera Utara. Penangkapan berlangsung dramatis bak adegan film aksi dengan aksi kejar-kejaran antara pelaku dan petugas.

Dalam upaya pelarian, para pelaku nekat menabrak kendaraan polisi hingga menerobos portal perkebunan kelapa sawit. Akibatnya, dua personel mengalami luka-luka dan satu unit mobil milik Tim URC MIT Jatanras mengalami kerusakan cukup parah.

Meski petugas telah memberikan tembakan peringatan hingga menembak ban mobil pelaku, komplotan tersebut tetap melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas. Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tiga dari lima tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama K Purba menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari dua laporan polisi yang dibuat korban Konsar Lumbanraja dan Agung Devandri pada 8 Mei dan 25 Mei 2026.

Korban Konsar melaporkan rumahnya di Dusun XII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai dibobol maling dan kehilangan satu unit sepeda motor. Sementara Agung Devandri kehilangan sepeda motor dari pekarangan rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Simpang Sei Balai, Desa Sei Balai, Kabupaten Batubara.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami membentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Jatanras untuk memback up Polres dalam pengungkapan kasus curanmor. Hasilnya, lima tersangka yang seluruhnya residivis berhasil ditangkap dan tiga di antaranya diberikan tindakan tegas terukur,” ujar Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Jumat (29/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka diketahui telah beraksi di sedikitnya 35 lokasi berbeda di wilayah Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun hingga Pematangsiantar.

Kelima tersangka masing-masing berinisial H alias I (48), warga Batang Kuis; IP alias K (49), warga Kabupaten Langkat; I alias IW (37), warga Deli Tua; J alias M (43), warga Serdang Bedagai; serta M alias W alias KL (42), warga Serdang Bedagai.

Polisi menyebut tersangka IP alias K berperan sebagai otak pelaku sekaligus pengemudi dan perencana aksi. Sementara tersangka lainnya memiliki peran berbeda, mulai dari mengawasi lokasi, mengangkat sepeda motor hasil curian, merental mobil operasional, hingga menyediakan tempat penyimpanan barang hasil kejahatan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, dua unit mobil, dan satu gunting baja yang digunakan untuk menjalankan aksi pencurian. Satu unit mobil hasil kejahatan lainnya masih diamankan di Polres Serdang Bedagai.

Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan di Sumatera Utara.

“Tim URC MIT Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut akan terus bergerak memberantas pelaku curanmor dan tindak kriminal lainnya demi menjaga keamanan masyarakat,” tegasnya. (Rel)

Horja Bius “Pasahat Horbo Lae-Lae Tu Dolok Pusuk Buhit”, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Pariwisata Berkelanjutan di Samosir

Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar Event Budaya Horja Bius Mangalat Horbo dengan ritual “Pasahat Horbo Lae-Lae Tu Dolok Pusuk Buhit” di Sosor Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kamis (29/5/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 yang bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya leluhur sekaligus memperkuat identitas budaya Batak sebagai daya tarik wisata daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 28 hingga 29 Mei 2026, menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas keberkahan hasil alam serta memohon perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui pelaksanaan ritual adat yang diwariskan secara turun-temurun, masyarakat diajak untuk terus menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Berbagai rangkaian kegiatan adat turut memeriahkan event tersebut, di antaranya mangkarihiri (mengikat moncong kerbau dengan jalinan rotan), tortor massal marsiadapari yang menggambarkan semangat gotong royong masyarakat Batak, mossak sebagai salah satu seni bela diri tradisional Batak, hingga malam hiburan budaya Senandung Bona Pasogit yang menampilkan sejumlah seniman dan artis lokal.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus menggali, menjaga, dan mengembangkan kekayaan budaya yang diwariskan para leluhur.

“Kekayaan budaya jangan sampai redup. Kita harus terus menggalakkannya melalui berbagai atraksi budaya yang dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Samosir. Event Horja Bius ini menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya yang melibatkan Raja Bius dari Kenegerian Limbong dan Sagala,” ujar Ariston.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya berfungsi menjaga identitas dan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Ariston berharap penyelenggaraan event budaya tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sianjur Mulamula, melalui meningkatnya kunjungan wisatawan dan berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Pergerakan wisatawan ke Samosir semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Mari menerapkan Poda Na Lima, yaitu Paias Rohamu, Paias Pamatangmu, Paias Parabitonmu, Paias Bagasmu, dan Paias Alamanmu. Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta melestarikan adat istiadat, kita dapat bersama-sama membangun Samosir yang lebih maju dan berdaya saing,” tambahnya.

Mewakili unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Samosir sekaligus Ketua Komisi III, Jonny Sagala, bersama Pantas Limbong, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program pelestarian budaya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Samosir.

“Setiap event budaya harus kita dukung dan sukseskan bersama. Kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan agar menjadi budaya unggulan Kabupaten Samosir. Ke depan, DPRD akan mengupayakan dukungan anggaran untuk penataan lokasi sehingga semakin representatif sebagai destinasi wisata budaya. Kami siap mendukung pengembangan pariwisata di Sianjur Mulamula agar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap mereka.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu, Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, SAB, para pimpinan OPD, Camat Sianjur Mulamula, Kepala Desa Aek Sipitudai, Wakapolres Samosir Kompol Briston Napitupulu, perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan hotel se-Kabupaten Samosir.

Melalui penyelenggaraan Event Budaya Horja Bius, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap nilai-nilai budaya Batak tetap lestari di tengah perkembangan zaman, sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. (D/Smart)

Bupati Samosir Galang Dukungan DPR RI untuk Pengembangan KSPN Danau Toba

Medan (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan sektor transportasi dan infrastruktur penunjang kawasan pariwisata. Dalam kunjungan kerja ke Kota Medan, Bupati Samosir didampingi Kepala Dinas Perhubungan Laspayer Sipayung menyampaikan proposal Program Keselamatan Transportasi pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba serta sejumlah usulan pembangunan infrastruktur lainnya kepada Anggota DPR RI Komisi V, Musa Rajekshah.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman Musa Rajekshah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Samosir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan Musa Rajekshah terhadap pembangunan Kabupaten Samosir, khususnya saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara. Dukungan tersebut dinilai telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap perhatian dan dukungan yang selama ini terjalin dapat terus berlanjut. Peran pemerintah pusat sangat penting untuk memastikan pembangunan di kawasan Danau Toba berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Bupati Samosir.

Selain menyerahkan proposal pembangunan, Bupati Samosir juga mengharapkan dukungan Musa Rajekshah dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan untuk mendorong berbagai program prioritas Kabupaten Samosir agar dapat direalisasikan melalui dukungan pemerintah pusat.

Musa Rajekshah menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperjuangkan pembangunan daerah. Ia mengaku senang karena hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga dengan baik.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Di balik suasana santai yang diwarnai canda tawa, kedua pihak juga membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan daerah, khususnya pengembangan sektor perhubungan dan infrastruktur pendukung kawasan pariwisata Danau Toba.

Melalui koordinasi dan komunikasi yang terus dibangun dengan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat memperoleh dukungan lebih luas, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, serta memperkuat daya saing pariwisata Danau Toba di tingkat nasional maupun internasional. (D/Smart)

Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Binjai Sembelih 7 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

BINJAI (Sumut) mediasergap.com - Menyambut hari raya Idhul Adha 1447 H tahun 2026, Kapolres Binjai AKBP. Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H.,  bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Ita Mirzal Maulana, menyerahkan kepada Ketua Panitia Qurban KOMPOL M. HARIS, S. SE., M.M., secara simbolis terhadap hewan qurban Idul adha 1447 H di polres Binjai, Kamis, (28/5/2026) pukul 07.30 wib.

Keluarga Besar Polres Binjai melakukan penyembelihan hewan qurban sebanyak 7 (tujuh) ekor sapi dan 3 (tiga) ekor kambing dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha 1447 H tahun 2026 di lapangan bhayangkara Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara.

Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan Tema "Idul Adha Meingkatkan Iman, Taqwa, Rela Berkorban dan Kepedulian Sosial Personil Polri". Daging qurban ini akan dibagikan kepada kaum duafa, Purnawirawan, Warakawuri, Anggota Polri dan ASN, pakir miskin dan panti asuhan khususnya umat muslim yang berada dilingkungan Polres Binjai, ucap AKBP Mirzal.

Kapolres Binjai, menyampaikan penyembelihan hewan qurban di Polres Binjai dilaksanakan pada setiap tahunnya, namun berharap agar kegiatan ini jangan dipandang hanya sebagai kegiatan rutinitas belaka, karena ibadah qurban ini ibadah yang mulia disisi Allah SWT. Secara vertikal melaksanakan qurban merupakan wujud ketaatan dan kepatuhan kita terhadap printah Allah, guna mendekatkan diri kepada Sang Khalik dalam rangka untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, pungkasnya. (Roni K)

(Sumber: Humas Res Binjai)

TP PKK Toba Edukasi Masyarakat Melalui Gerakan PITA CANTIK

BALIGE (Toba) mediasergap.comTim Penggerak PKK Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan perempuan. Melalui kegiatan PITA CANTIK (Peduli IVA Test dan Cegah Kanker Serviks) yang digelar di Bundaran D.I. Panjaitan, Balige, Jumat (29/5/2026), masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan sosialisasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) sebagai metode deteksi dini kanker serviks yang sederhana, cepat, dan efektif.

Dalam pelaksanaannya, TP PKK Kabupaten Toba membagikan leaflet edukasi, pita peduli kanker, serta menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Bundaran D.I. Panjaitan. Melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami, masyarakat diajak untuk lebih mengenali pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan pemeriksaan secara rutin.

Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Sintong P. Napitupulu, turut hadir dan mengikuti kegiatan bersama Ketua TP PKK Kecamatan Balige, Ny. Indah Partogi Tambunan, Camat Balige Partogi Tambunan, serta anggota TP PKK Kabupaten Toba.

Kehadiran para penggerak PKK tersebut menunjukkan keseriusan dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit yang dapat mengancam kesehatan perempuan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya deteksi dini sehingga risiko kanker serviks dapat diminimalkan.

Program PITA CANTIK juga menjadi wujud nyata peran TP PKK dalam mendukung program kesehatan pemerintah melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Selain memberikan informasi, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya hidup sehat dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, TP PKK Kabupaten Toba berharap gerakan ini dapat mendorong semakin banyak perempuan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan IVA sebagai langkah preventif yang penting dalam menjaga kualitas hidup dan kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan edukatif seperti PITA CANTIK, diharapkan masyarakat Kabupaten Toba semakin memahami bahwa pencegahan dan deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan angka kasus kanker serviks serta mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Ds)

Wabup Toba Hadiri Horja Bius di Pusuk Buhit, Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata Kawasan Danau Toba

Samosir (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, menghadiri Event Budaya Horja Bius Mangalat Horbo dengan ritual “Pasahat Horbo Lae-Lae Tu Dolok Pusuk Buhit” yang digelar di Sosor Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Rabu (28/05/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 28 hingga 29 Mei 2026. Event budaya ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas keberkahan hasil alam sekaligus doa dan harapan untuk memperoleh perlindungan, keselamatan, serta kesejahteraan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Pelaksanaan Horja Bius menampilkan berbagai tradisi adat yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal, mulai dari mangkarihiri (mengikat moncong kerbau dengan jalinan rotan), tortor massal marsiadapari yang menggambarkan semangat gotong royong masyarakat Batak, mossak sebagai seni bela diri tradisional Batak, hingga malam budaya Senandung Bona Pasogit yang dimeriahkan oleh sejumlah seniman dan artis lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam menjaga identitas masyarakat Batak sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.

"Kekayaan budaya jangan sampai redup. Kita harus terus menggalakkannya melalui berbagai atraksi budaya yang dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Samosir. Event Horja Bius menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang," ujar Ariston.

Menurutnya, kekayaan budaya yang dikemas melalui event-event berkualitas mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ariston berharap penyelenggaraan Horja Bius dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sianjur Mulamula, melalui pertumbuhan sektor pariwisata dan pengembangan UMKM lokal.

"Pergerakan wisatawan ke Samosir terus meningkat. Peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik melalui pelestarian budaya, kebersihan lingkungan, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan semangat Poda Na Lima, kita bersama-sama membangun daerah yang maju, bersih, dan berdaya saing," tambahnya.

Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus bersama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toba menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya Batak yang menjadi kekuatan utama kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional. Sinergi antar daerah di kawasan Danau Toba dinilai penting untuk memperkuat promosi budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Mewakili Forkopimda, Ketua Komisi III DPRD Samosir Jonny Sagala bersama Pantas Limbong menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Setiap event budaya harus kita dukung dan sukseskan bersama. Ke depan, kami akan mengupayakan dukungan anggaran untuk penataan lokasi agar semakin baik dan mampu menjadi destinasi wisata budaya yang lebih representatif," ungkap mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, SAB, para pimpinan OPD, Camat Sianjur Mulamula, Kepala Desa Aek Sipitudai, Wakapolres Samosir Kompol Briston Napitupulu, perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta Perwakilan Hotel se-Kabupaten Samosir.

Melalui penyelenggaraan Horja Bius, diharapkan nilai-nilai budaya Batak tetap lestari, semakin dikenal luas oleh wisatawan, serta menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba. (Ds)

Pemkab Toba Bangun Ruang Dialog Bersama APDESI Demi Kemajuan Desa dan Masyarakat

TOBA (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa sebagai garda terdepan Pembangunan Daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Triwulan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Toba yang digelar di Panatapan Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Toba, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus merumuskan solusi bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, yang membuka langsung forum tersebut menegaskan pentingnya ruang diskusi yang berkelanjutan antara Pemerintah Daerah dan Para Kepala Desa. Menurutnya, keberagaman latar belakang Para Kepala Desa menjadi kekuatan yang perlu disatukan melalui komunikasi yang efektif agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

“Forum seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam menjalankan program-program pembangunan di Desa. Di tengah berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kita harus terus mencari cara agar potensi desa tetap dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh Kepala Desa untuk terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing. Dengan demikian, Pemerintah Daerah dapat menyusun langkah-langkah penyelesaian yang terukur dan berkelanjutan.

“Kita ingin setiap persoalan yang ada dapat dibahas bersama. Penyelesaian mungkin dilakukan secara bertahap, namun yang terpenting adalah adanya komitmen dan kerja sama untuk terus bergerak maju demi kemajuan desa dan Kabupaten Toba secara keseluruhan,” tambahnya.

Ketua APDESI Kabupaten Toba, Andi J. Siahaan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Toba yang telah memfasilitasi forum dialog tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keselarasan program pembangunan antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah.

“Forum ini merupakan langkah positif yang memberikan ruang bagi Pemerintah Desa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan sinergi yang baik, kita dapat mendukung percepatan pembangunan desa secara lebih efektif,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas PMD-PPA Kabupaten Toba, Melati Silalahi, menjelaskan bahwa pertemuan triwulan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan kapasitas Pemerintah Desa dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, berbagai persoalan yang muncul di tingkat desa dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi yang tepat dapat segera dirumuskan bersama.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, para asisten Setdakab Toba, pimpinan OPD, Para Camat se-Kabupaten Toba, jajaran APDESI Kabupaten Toba, serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui forum koordinasi yang rutin dan berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Toba berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport