MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi opini WTP ke-9 secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan Kabupaten Samosir.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, dari Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Pemerintah Daerah se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Auditorium BPK Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (29/5/2026).
Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyerahkan laporan keuangan sesuai ketentuan dan berhasil memperoleh opini WTP.
Menurutnya, pemeriksaan laporan keuangan bertujuan memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Kabupaten Samosir memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini merupakan opini WTP ke-9 yang diraih secara berturut-turut,” ujar Paula.
Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas komitmen dan kerja keras dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Menurutnya, capaian opini WTP menjadi indikator positif dalam pengelolaan keuangan daerah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Pencapaian opini WTP ini mencerminkan kinerja pengelolaan keuangan yang semakin baik. Namun demikian, seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK harus tetap ditindaklanjuti secara optimal. DPRD akan terus bersinergi dalam menjalankan fungsi pengawasan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel,” kata Nasip.
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah serta pihak terkait yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Samosir kembali mempertahankan opini WTP.
Meski demikian, Vandiko menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Menurutnya, opini WTP merupakan standar minimal dalam pengelolaan keuangan negara yang harus terus ditingkatkan kualitasnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah atas kerja keras dan dedikasinya. Namun saya berpesan agar kita tidak berpuas diri dengan capaian ini. Opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan fondasi untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. Mari kita bekerja bersama demi mewujudkan Samosir yang lebih maju dan lebih baik,” tegas Vandiko.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Capaian ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi Bupati Samosir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tiur Gultom, Kepala BPKAD Melva Siboro, Sekretaris DPRD Ricky Rumapea, Kepala Dinas Perhubungan Laspayer Sipayung, Plt. Kepala Dinas PUPR Rudimanto Limbong, Plt. Inspektur Daerah Manthun Sinaga, serta Plt. Kepala Dinas PerkimTR Godfried Harianja. (D/Smart)













