Media Sergap -->

Headline

Polda Sumut Dalami Video Viral Oknum Perwira, Propam Tegaskan Penanganan Profesional dan Terukur

Medan (Sumut) mediasergap.comKepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video di media sosial yang menampilkan seorang oknum perwira bersama anggota berada di tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan mengamankan oknum yang bersangkutan guna menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut.

“Oknum perwira berinisial AKBP HS bersama satu anggotanya, Brigadir NPL, saat ini telah diamankan di Bidpropam Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ferry dalam keterangannya di Medan, Kamis.

Ia menjelaskan, video yang beredar tersebut direkam oleh seorang perwira lainnya berinisial Kompol DK. Berdasarkan informasi awal, keberadaan AKBP HS dan anggotanya di lokasi tersebut berkaitan dengan kegiatan penyelidikan (lidik) tindak pidana narkotika di salah satu tempat hiburan malam.

“Yang bersangkutan saat itu diketahui sedang melaksanakan kegiatan lidik narkoba di salah satu THM di Medan. Namun demikian, kami tetap mendalami secara komprehensif terkait motif dan situasi yang terjadi sebagaimana dalam video yang beredar,” katanya.

Ferry menegaskan, Polda Sumut berkomitmen untuk menangani setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan personel secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Pemeriksaan oleh Bidpropam dilakukan guna memastikan apakah terdapat pelanggaran disiplin maupun kode etik dalam peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa institusinya tidak mentolerir setiap tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika kesopanan yang berlaku bagi anggota Polri, terlebih jika berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses pemeriksaan yang tengah berlangsung. Hal ini penting guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta menghindari kesimpangsiuran informasi.

Langkah cepat yang diambil Polda Sumut ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas serta meningkatkan kepercayaan publik melalui penegakan disiplin internal yang konsisten dan terukur.

Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap AKBP HS masih berlangsung, termasuk pendalaman terhadap motif serta konteks kegiatan yang dilakukan di lokasi tersebut. (Rel)

Polda Sumsel Fasilitasi Dialog Humanis Jelang Peringatan May Day 2026

 

Palembang, mediasergap.com  Polda Sumatera Selatan melalui Kapolda Sumsel memfasilitasi kegiatan silaturahmi dan dialog terbuka bersama pimpinan serikat buruh se-Sumatera Selatan di Mapolda Sumsel.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Dialog berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.

Pendekatan ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mengedepankan metode humanis untuk menjembatani aspirasi para pekerja melalui komunikasi dua arah yang konstruktif. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen buruh guna memastikan peringatan May Day berlangsung aman, tertib, dan bermakna.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif dalam penyampaian aspirasi.

“Polda Sumsel ingin memastikan bahwa peringatan May Day berjalan aman dan penuh makna. Kami siap memfasilitasi komunikasi dan mendampingi rekan-rekan buruh agar aspirasinya tersampaikan dengan baik dalam suasana yang harmonis,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pekerja dan serikat buruh, untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin solid antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan. (Rel)

Polri Perkuat Pemberantasan Narkotika hingga Akar Jaringan

Palembang, mediasergap.com  Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkotika jenis ganja di Kabupaten Empat Lawang.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 20 hektar serta menyita sekitar 220 kilogram ganja siap edar. Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke sumber produksi.

Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi antara Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satresnarkoba Polres Empat Lawang dalam menindak tegas jaringan narkotika secara menyeluruh. Selain penindakan hukum, langkah pemulihan sosial juga disiapkan guna meminimalisasi dampak lanjutan di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa proses penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan narkotika yang merusak generasi bangsa,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Upaya ini diharapkan tidak hanya menekan angka peredaran narkotika, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial serta melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (Rel)

Polri Tegaskan Komitmen Jaga Distribusi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Palembang, mediasergap.com  Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Musi Rawas.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga distribusi energi agar tepat sasaran. Dalam kasus ini, pelaku menggunakan modus penukaran (barter) BBM bersubsidi dengan minyak olahan ilegal yang kemudian diperjualbelikan untuk keuntungan pribadi.

Sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti. Dari hasil penyelidikan, praktik ilegal tersebut diketahui telah berlangsung selama beberapa bulan dan menimbulkan kerugian bagi negara serta masyarakat luas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional dan transparan. BBM subsidi adalah hak masyarakat, sehingga tidak boleh disalahgunakan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi serta melaporkan jika menemukan adanya indikasi penyalahgunaan.

Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya Polri dalam menjaga keadilan dan kesejahteraan masyarakat. (Rel)

Tiga Rumah Adat Batak Toba Hangus Terbakar di Desa Dosroha, Samosir


Simanindo Samosir (Sumut) mediasergap.comKebakaran melanda permukiman warga di Huta Lumban Rango, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (30/04/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga unit rumah adat Batak Toba hangus dilalap api. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara swadaya sebelum bantuan tiba.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun dugaan sementara masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat bangunan yang terbakar merupakan rumah adat dengan nilai historis dan budaya.

Warga setempat bersama aparat terkait berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya. Hingga saat ini, situasi telah berhasil dikendalikan dan proses pendataan terhadap korban terdampak masih terus dilakukan.

Pemerintah Desa dan Kecamatan diharapkan segera mengambil langkah penanganan darurat, termasuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan kayu. (D/Smart)

Bersama Membangun Toba, DPRD Beri Masukan Strategis

Toba (Sumut) mediasergap.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Toba Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar, Kamis (30/04/2026) sore.

Rekomendasi tersebut memuat sejumlah catatan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik di Kabupaten Toba.

Dalam penyampaiannya, DPRD menekankan pentingnya peningkatan monitoring budaya gotong royong di tengah masyarakat, serta penerapan sanksi bagi kepala desa dan aparat desa yang tidak disiplin. Selain itu, pengawasan terhadap pengelolaan parkir juga diminta untuk lebih diperketat.

DPRD juga mendorong peningkatan tata kelola administrasi, khususnya dalam penyaluran dana hibah kepada organisasi kemasyarakatan, agar dilakukan secara lebih selektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Upaya penguatan infrastruktur digital turut menjadi perhatian, melalui dorongan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan pemanfaatan layanan internet berbasis satelit seperti Starlink guna mengatasi wilayah blankspot.

Di sektor literasi, DPRD merekomendasikan pembinaan rutin serta bimbingan teknis bagi petugas perpustakaan desa, sekaligus peningkatan kompetensi dalam pengelolaan perpustakaan. Camat juga diinstruksikan untuk lebih intensif menjalin koordinasi dengan Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, DPRD menyoroti pentingnya pelaksanaan pembangunan yang tepat sasaran dan terarah, disertai pengawasan yang optimal terhadap program-program daerah. Pengembangan teknologi informasi juga dinilai perlu ditingkatkan guna mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rekomendasi lainnya mencakup penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pembangunan mal pelayanan publik untuk mempermudah akses layanan administrasi, serta percepatan reaktivasi kepesertaan BPJS bagi masyarakat, khususnya penderita penyakit kronis.

DPRD juga menekankan perlunya peningkatan kualitas perencanaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyusul ditemukannya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang cukup besar di beberapa OPD.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah melaksanakan pembahasan LKPj melalui rapat komisi serta kunjungan lapangan.

Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Toba dalam meningkatkan kinerja ke depan.

“Rekomendasi ini akan menjadi masukan, evaluasi, sekaligus motivasi bagi kami dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Toba Mantap 2029,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembahasan LKPj terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam pendampingan kunjungan lapangan maupun dalam pembahasan bersama perangkat daerah.

Ia berharap hal tersebut tidak mengurangi sinergi dan kemitraan yang telah terjalin baik antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Toba.

Dengan adanya rekomendasi ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Toba dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Ds)

Lengkapi Komposisi DPRD, Rinto Simanjuntak Resmi Menjabat

Toba (Sumut) mediasergap.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW), yakni Rinto M. Simanjuntak dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (30/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di ruang rapat DPRD Kabupaten Toba dan dihadiri Unsur Pemerintah serta Masyarakat.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/249/KPTS/2026 tanggal 9 April 2026, tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan PAW anggota DPRD Kabupaten Toba. Dalam keputusan tersebut, Mangatas Silaen resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota DPRD masa jabatan 2024–2029, dan digantikan oleh Rinto M. Simanjuntak untuk sisa masa jabatan yang sama.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dipandu oleh rohaniawan Gugun H.P. Simanjuntak dan disaksikan pimpinan DPRD Kabupaten Toba yang diwakili Wakil Ketua DPRD, Tomson Manurung. Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai tanda resmi pengangkatan.

Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Napitupulu yang diwakili Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan apresiasi kepada Mangatas Silaen atas pengabdian selama menjabat sebagai anggota DPRD. Pemerintah Kabupaten Toba juga mengucapkan selamat kepada Rinto M. Simanjuntak atas pelantikannya.

“Kami berharap kehadiran saudara Rinto M. Simanjuntak dapat semakin menyukseskan agenda DPRD ke depan serta menjalin kerja sama yang harmonis dengan seluruh jajaran DPRD dan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Rapat paripurna ini turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Toba, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, camat se-Kabupaten Toba, Pimpinan Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, LSM, Insan Pers, keluarga Rinto M. Simanjuntak, serta undangan lainnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja legislatif DPRD Kabupaten Toba semakin optimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. (Ds)

Bupati Samosir Turun ke Lahan, Tanam Bawang Putih Dukung Program Nasional

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Samosir terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, turun langsung menanam bibit bawang putih bantuan Kementerian Pertanian RI bersama petani di Dusun II Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kamis (30/04/2026).

Di tengah hamparan lahan pertanian, Vandiko membaur bersama Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama. Ia tidak hanya ikut menanam, tetapi juga berdialog dan memberi semangat kepada petani. Kehadiran tersebut menjadi simbol bahwa program pertanian tidak berhenti pada kebijakan, melainkan benar-benar diwujudkan hingga ke tingkat lapangan.

Sebanyak 16 ton bibit bawang putih ditanam di lahan seluas 20 hektare. Program ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menjawab kepercayaan pemerintah pusat untuk menjadikan Samosir sebagai salah satu sentra bawang putih di Sumatera Utara, bahkan nasional.

Vandiko menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya komoditas bawang putih. Ia menyebut peluang tersebut terbuka setelah komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

“Samosir dinilai memiliki potensi besar, bahkan lebih unggul. Ini peluang yang harus dijawab dengan kerja nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan dari pemerintah pusat harus dibalas dengan keseriusan. Hal ini terlihat dari cepatnya realisasi bantuan, mulai dari bibit hingga alat pertanian seperti traktor, serta pendampingan yang melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

“Program ini tidak main-main. Setelah pertemuan dengan Menteri Pertanian, bantuan langsung dikirimkan. Kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kesejahteraan petani,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendampingi petani. Ia meminta agar setiap kendala segera ditangani agar target produksi dapat tercapai.

“Keberhasilan ada di tangan petani. Jika kita serius, bukan hanya swasembada, tetapi juga mampu menyuplai kebutuhan Sumatera Utara,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan program harus menjadi komitmen bersama. Ia optimistis Samosir mampu menjadi daerah penghasil bawang putih yang diperhitungkan.

“Ini bukan sekadar program, tetapi bukti bahwa Samosir layak menjadi sentra bawang putih,” katanya.

Perwakilan Kementerian Pertanian RI, Risda Sinaga, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan bawang putih di Samosir. Menurutnya, Samosir tidak hanya kuat di sektor pariwisata, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang hortikultura.

“Kita harus bersama-sama membangun Samosir. Potensi pertanian ini harus dikembangkan,” ujarnya.

Kementerian Pertanian juga telah menerima usulan pengembangan irigasi untuk mendukung keberlanjutan program. Ke depan, pengembangan bawang putih direncanakan akan diperluas ke wilayah lain di Samosir dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur, menyebutkan bahwa target produksi bawang putih dapat mencapai 20 ton per hektare. Pendampingan intensif akan terus dilakukan guna memastikan keberhasilan program.

“Seluruh kendala akan ditangani bersama. Tidak ada kata gagal untuk kesejahteraan petani,” tegasnya.

Petani di Desa Maduma juga tetap mengedepankan kearifan lokal, seperti penggunaan mulsa alami dari jerami dan ilalang. Dukungan swadaya petani serta perbaikan irigasi dan embung menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian.

Ketua KTNA Samosir, Pantas M. Sinaga, mengapresiasi perhatian pemerintah dan menyatakan komitmen untuk terus mendampingi petani. Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Edu Turnip, yang berharap program ini mampu meningkatkan ekonomi petani.

“Semoga program ini berhasil dan Samosir benar-benar menjadi sentra bawang putih,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, Kabupaten Samosir optimistis dapat memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung bawang putih di Sumatera Utara. Langkah yang dimulai dari Desa Maduma ini diharapkan menjadi awal peningkatan kesejahteraan petani sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Camat Simanindo Hans R. Sidabutar, peneliti BRIN Popy, serta anggota kelompok tani. (D/Smart)

Dituduh Mencuri Sepeda Motor, Rumah Didatangi Beberapa Orang, Anak Korban Trauma dan Malu Keluar Rumah

Langkat (Sumut) mediasergap.comSeorang warga   Dusun Sumberjo Desa Perhiasan Kecamatan Selesai  Kabupaten Langkat Sumatera Utara,menjadi korban dugaan fitnah setelah dituduh mencuri sepeda motor oleh beberapa orang yang mengaku sebagai pemilik kendaraan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 04 April 2026 sekira pukul 11:59 Wib ketika sekelompok orang mendatangi rumah korban secara tiba-tiba, sehingga menimbulkan ketegangan dan ketakutan di lingkungan sekitar.

Kepada awak media Ramini (37) korban dugaan Fitnah  pencurian sepeda motor menyampaikan,pada Kamis Malam Jum'at tanggal 9 April 2026  sekira pukul 11:59 Wib, saya bersama anak-anak dan suami saya mau tidur, tiba-tiba kedengaran suara sepeda motor yang berhenti tepat didepan rumah, lalu saya bersama suami bangun dan keluar rumah untuk melihat siapa yang datang.Dan saya melihat beberapa orang sudah berada dibagian belakang,samping  kandang lembu,lalu saya tanyakan ada urusan apa malam-malam kalian datang ke rumah orang, dan mengepung rumah saya tanpa ijin dan permisi, lalu salah seorang menjawab ,mau mencari rumah Sulis tukang sinso,mau saya suruh motong pokok sawit sembari jalan kebelakang rumah saya,"ungkap Ramini.

"Lanjut Ramini,saya kenal dengan beberapa  orang yang mengepung rumah saya,dan yang masuk kearea halaman rumahnya,yang sempat membuat anknya ketakutan dan trauma, yang  terlihat dua orang menunggu diujung jalan yaitu Adi dan Selamet bersama temannya,Dani dan Jaya  yang jelas terlihat jalan kesamping dan belakang rumah,"terangnya 

Karena merasa terusik dan terancam oleh prilaku beberapa orang tersebut,Ramini didampingi suaminya Amat pun bersitegang dan adu mulut dengan beberapa orang yang masuk ke area halaman rumahnya,dan diredam oleh Kepala Lingkungan setempat (Keplor),lalu diketahui maksud dan tujuan mereka mencari sepeda motor milik Suardi yang hilang, dan diduga pemilik sepeda motor curiga kepada Amat dan melakukan penggerebekan diseputaran rumah milik Amat dan Ramini 

Kedatangan rombongan tersebut berlangsung tanpa adanya bukti yang jelas. Mereka langsung menuduh suami korban sebagai pelaku pencurian sepeda motor dan melakukan tekanan secara verbal di depan keluarga.

“Tidak ada bukti apa pun, tiba-tiba mereka datang ramai-ramai dan menuduh suami saya mencuri. Saya sangat terkejut dan merasa dipermalukan di depan keluarga dan tetangga,” ungkap Ramini kepada awak media, Kamis (30/4/2026)

Situasi semakin memprihatinkan karena insiden tersebut disaksikan langsung oleh anak korban yang masih di bawah umur.

Akibat kejadian itu, anak korban mengalami trauma dan ketakutan, terutama saat melihat orang asing datang ke rumah,dan enggan keluar rumah dan berangkat sekolah, karena merasa malu atas tuduhan terhadap bapak nya yang diduga mencuri sepeda motor milik orang lain.

“Anak saya jadi takut, sampai sekarang masih gelisah. Setiap ada orang datang, dia langsung panik,” tambahnya.

Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada korban secara sosial, tetapi juga meninggalkan luka psikologis pada anak korban yang masih dibawah umur.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut juga mengaku resah atas tindakan sekelompok orang yang dinilai main hakim sendiri tanpa proses hukum yang jelas.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan terkait tindakan sepihak yang dilakukan oleh pihak penuduh. Secara hukum, tuduhan tanpa bukti serta tindakan mendatangi rumah seseorang secara beramai-ramai dapat dikategorikan sebagai perbuatan tidak menyenangkan atau bahkan mengarah pada intimidasi.

Korban berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna mendapatkan perlindungan hukum dan membersihkan nama baiknya dari tuduhan yang tidak berdasar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang menuduh maupun aparat penegak hukum terkait peristiwa tersebut. (Red)

Wakil Bupati Toba Hadiri Workshop “Senang Membaca dengan SIBI”, Dorong Peningkatan Literasi Pendidikan

Balige (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menghadiri Workshop Pendidikan bertema “Senang Membaca dengan SIBI” yang digelar di Ballroom Labersa Hotel and Convention Center, Balige, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dalam rangka meningkatkan literasi dan mutu pendidikan di Kabupaten Toba.

Workshop ini diselenggarakan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Drs. Sabam Sinaga, M.M., bekerja sama dengan Badan Kebijakan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kegiatan diikuti oleh tenaga pendidik tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Toba.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Toba menekankan pentingnya pemanfaatan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, terutama dalam menghadapi perkembangan era digital.

“Silakan gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan literasi para anak didik di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Toba. Ilmu yang diperoleh di sini diharapkan dapat dibagikan kembali di sekolah masing-masing,” ujar Wabup.

Ia juga berharap para pendidik mampu membantu siswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital di dunia pendidikan. Di akhir sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Toba.

Sementara itu, Sabam Sinaga dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Toba, sejalan dengan visi Toba Mantap 2029. Ia juga menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik melalui pembahasan regulasi pendidikan di tingkat nasional.

“Kami di Komisi X DPR RI terus memperjuangkan hak-hak tenaga pendidik melalui pembahasan Undang-Undang Sistem Pendidikan Indonesia,” ungkapnya.

Sabam juga mengapresiasi kehadiran Badan Kebijakan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen RI yang telah berkontribusi dalam peningkatan literasi di Kabupaten Toba melalui program SIBI.

Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi seminar bertema “Senang Membaca dengan SIBI” serta diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Toni Toharuddin, S.Sc., M.Sc., Kepala Pusat Perbukuan Supriyatno, S.Pd., M.A., jajaran BKPDM Kemendikdasmen RI, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport