Media Sergap -->


Headline

Sat Binmas Polres Binjai Perkuat Sinergi dengan Kecamatan Binjai Utara Jaga Kamtibmas Kondusif

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Dalam upaya mempererat kerja sama dan meningkatkan sinergitas guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Binjai melaksanakan kegiatan Sambang, Dialog, dan Silaturahmi (DDS) ke Kantor Camat Binjai Utara, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolres Binjai, Mirzal Maulana dan berlangsung di Kantor Camat Binjai Utara, Jalan Flores Nomor 60, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Binjai, Christin Mahalayati didampingi Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Bahal Ambarita, Ps. Kanit Binpolmas Aiptu Lilik Heriana, serta personel Sat Binmas Briptu M. Rizki Surbakti dan Bripda M. Ramdana.

Kedatangan jajaran kepolisian disambut baik oleh pihak Kecamatan Binjai Utara. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan dialog dan koordinasi terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kecamatan maupun kelurahan, termasuk berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kasat Binmas Polres Binjai, AKP Christin Mahalayati menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi agar memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi kamtibmas di wilayah ini. Kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah kecamatan sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat melalui pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang didorong yakni mengaktifkan kembali Pos Kamling di setiap lingkungan sebagai garda terdepan pengamanan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar segera melaporkan setiap gangguan keamanan maupun persoalan yang meresahkan melalui layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Petugas turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian yang berpotensi memicu perpecahan dan konflik sosial di tengah masyarakat. Edukasi tersebut dinilai penting guna menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan damai.

Sebagai langkah strategis ke depan, pihak kepolisian bersama unsur kecamatan, Polsek dan Koramil juga merencanakan pelaksanaan kegiatan “Safari Kamtibmas” yang akan diisi dengan penyuluhan dan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, hubungan kerja sama antara Polres Binjai dan Pemerintah Kecamatan Binjai Utara semakin erat dan harmonis. Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Binjai Utara dilaporkan tetap aman, tertib dan kondusif.

Pemerintah kecamatan dan kelurahan pun menyambut baik berbagai masukan serta imbauan yang disampaikan pihak kepolisian dan berharap sinergi tersebut terus terjalin demi mewujudkan Kota Binjai yang aman, damai dan sejahtera. (Roni K)

(Sumber: Humas Polres Binjai)

Transformasi Pertanian Modern, Pemkab Samosir Kenalkan Platform Juma AI

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Samosir mulai menerapkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui platform Juma AI guna meningkatkan kapasitas petani milenial dan penyuluh pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi sektor pertanian menuju sistem modern berbasis data dan teknologi digital.

Penerapan Juma AI diperkenalkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir di Aula 12 Bersaudara, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, Kabid IKP Diskominfo, Togarma Naibaho, perwakilan Bapperida Kabupaten Samosir, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), petani milenial, calon petani milenial, brigade pangan, UPT, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Hadir sebagai narasumber, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Del, Fried Panggabean, bersama Roy Dedi Hasiholan Lumban Tobing dan Humasak Simanjuntak.

Asisten II Sekdakab Samosir, Hotraja Sitanggang yang mewakili Bupati Samosir menegaskan bahwa transformasi digital di sektor pertanian merupakan langkah yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, seluruh aktivitas pertanian di Kabupaten Samosir ke depan harus berbasis data agar pemerintah lebih mudah merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Mulai dari tanam, produksi hingga hama penyakit harus terus diperbarui dan diinformasikan agar dapat terintegrasi dengan baik. Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi,” ujar Hotraja.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah petani milenial harus diiringi kemampuan adaptasi terhadap teknologi digital. Keberhasilan aplikasi pertanian berbasis AI, menurutnya, sangat bergantung pada keaktifan pengguna dalam memperbarui data dan informasi di lapangan.

“Secanggih apa pun aplikasi yang dibangun, jika stakeholder tidak aktif dan tidak memperbarui data, hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.

Lebih lanjut, data yang dihimpun melalui Juma AI nantinya akan dimanfaatkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan sektor pertanian, termasuk mendukung pengendalian inflasi daerah serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Kita bangun Samosir, kita cintai dan sayangi daerah ini supaya masyarakat semakin sejahtera. Kemandirian ekonomi berbasis pertanian dan pariwisata harus terus diperkuat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom menjelaskan bahwa perkembangan sektor pertanian saat ini tidak terlepas dari digitalisasi sehingga petani dan penyuluh dituntut semakin dekat dengan teknologi.

“Tujuan FGD ini untuk memperkenalkan Juma AI dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelatihan. Petani jangan takut memulai, karena ilmu itu mahal dan harus diseriusi,” ujarnya.

Menurut Tumiur, melalui Juma AI pola tanam dapat diperkirakan dan disinkronkan sehingga proses penanaman bisa dilakukan lebih serentak dan terukur. Para peserta FGD juga diharapkan menjadi tutor di wilayah masing-masing agar pemanfaatan teknologi pertanian digital semakin meluas di tengah masyarakat.

Juma AI sendiri merupakan ekosistem pertanian berbasis artificial intelligence yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Del. Platform ini dirancang untuk membantu petani dan pemerintah dalam pengelolaan data pertanian secara digital, mulai dari pola tanam, produksi, kondisi cuaca hingga serangan hama dan penyakit tanaman.

Melalui sistem berbasis AI, data yang dikumpulkan dapat dianalisis untuk memberikan rekomendasi sekaligus mempermudah pengambilan keputusan di sektor pertanian. Kabupaten Samosir pun menjadi daerah kedua di Sumatera Utara setelah Kabupaten Tapanuli Utara yang mengadopsi Juma AI. Inovasi tersebut dinilai sangat cocok diterapkan di wilayah dataran tinggi dan berpotensi dikembangkan secara nasional guna mendukung kemajuan sektor pertanian berbasis teknologi. (D/Smart)

Kapolres Binjai Bersama Timsus Anti Begal Melaksanakan Patroli KRYD di Wilayah Hukum Polres Binjai

BINJAI (Sumut) mediasergap.comGuna memastikan setiap sudut Kota Binjai terjaga keamanannya, Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana SIK.,SH.,MM.,MH, turun langsung memimpin gerakan patroli malam bersama Tim Khusus Anti Begal Polres Binjai. Kegiatan ini digelar pada Senin malam, 25 Mei 2026, tepatnya mulai pukul 20.00 WIB.

Patroli  difokuskan untuk mencegah berbagai tindak kejahatan jalanan yang kerap meresahkan, seperti aksi pembegalan, keberadaan geng motor, balap liar, hingga pencurian dengan kekerasan dan tindak kriminal lainnya. Sasaran utama pengawasan adalah titik-titik lokasi yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Binjai.

Bersama seluruh personel Timsus Anti Begal yang telah dibentuk khusus, AKBP Mirzal Maulana hadir di lapangan memastikan kehadiran aparat keamanan benar-benar terasa nyata oleh warga.

“Kegiatan patroli ini merupakan langkah nyata dan upaya pencegahan dini. Tujuan utamanya memberikan rasa aman dan tenang bagi seluruh masyarakat Binjai, serta menekan angka kriminalitas agar tetap terkendali,” tegas Kapolres Binjai saat memimpin kegiatan.

Tidak hanya berkeliling mengawasi, petugas juga aktif melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun orang yang dianggap mencurigakan. Selain itu, para personel juga menyampaikan pesan-pesan penting serta himbauan kamtibmas secara langsung kepada warga, khususnya kepada para remaja yang masih beraktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan. Warga pun diingatkan agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum dan meresahkan lingkungan.

Pembentukan Tim Khusus Anti Begal ini sendiri merupakan langkah strategis yang diambil langsung oleh Kapolres Binjai. Kehadiran tim ini diharapkan mampu menjaga situasi dan kondisi keamanan di Kota Binjai tetap aman, damai, dan kondusif setiap saat.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam, melainkan turut serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Bagi warga yang melihat atau mengalami gangguan keamanan, Polres Binjai telah menyiapkan jalur pelaporan cepat melalui Call Center 110 yang dapat dihubungi kapan saja.

Dalam kesempatan ini, Kapolres juga meluangkan waktu berdialog langsung dengan warga yang ditemui di jalan maupun di tempat keramaian. Ia menjelaskan bahwa tim khusus ini bertugas siaga setiap waktu, terutama saat malam hari di mana potensi gangguan keamanan sering terjadi.

“Kami akan terus meningkatkan dan memperkuat kegiatan seperti ini secara berkelanjutan. Komitmen kami tegas: kami ingin memastikan setiap warga Kota Binjai merasa aman dan nyaman, baik saat sedang beraktivitas di siang hari maupun saat beristirahat di malam hari,” pungkas AKBP Mirzal Maulana. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Momen Idul Adha, Pemkab Samosir Perkuat Kepedulian Sosial dan Toleransi

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan hewan qurban kepada umat Muslim se-Kabupaten Samosir di halaman Masjid Raya Al Hasanah Pangururan, Senin (25/05/2026). Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial pemerintah sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom menyerahkan langsung delapan ekor kambing qurban bantuan Pemkab Samosir kepada delapan Badan Kemakmuran Masjid (BKM). Pada kesempatan yang sama, Vandiko juga menyerahkan satu ekor sapi qurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk umat Muslim Kabupaten Samosir.

Turut hadir Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Kapolres Samosir Rina SN. Tarigan, mewakili Kajari Samosir, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten III Arnod Sitorus, Ketua MUI Samosir Erwansyah, Kakan Kemenag Samosir Tawar Tua Simbolon, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Samosir.

Dalam sambutannya, Vandiko menegaskan bahwa bantuan hewan qurban bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tanpa membedakan suku maupun agama.

Menurutnya, toleransi yang selama ini terjaga di Kabupaten Samosir menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan daerah yang dikenal sebagai negeri indah kepingan surga. Bantuan sapi qurban dari Presiden RI juga dinilai sebagai bukti perhatian pemerintah pusat terhadap umat Muslim di Kabupaten Samosir.

“Hari ini kami mendapat amanah dari Presiden Republik Indonesia untuk menyerahkan satu ekor sapi qurban kepada umat Muslim di Kabupaten Samosir. Ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan memberi perhatian kepada seluruh masyarakat,” ujar Vandiko.

Di hadapan para tokoh agama Islam, Vandiko juga menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan perhatian kepada umat Muslim di Kabupaten Samosir. Jika tahun ini Pemkab Samosir menyerahkan delapan ekor kambing qurban, tahun depan bantuan akan ditingkatkan dengan penambahan sapi qurban.

“Kerinduan dan usulan umat Muslim untuk mendapat bantuan qurban sapi sudah kami dengar dan menjadi perhatian pemerintah. Tahun depan, selain kambing, Pemkab Samosir akan menyerahkan bantuan sapi qurban,” katanya.

Vandiko menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan sektor pariwisata, tetapi juga menyangkut keadilan sosial, kebersamaan, serta perhatian terhadap kehidupan umat beragama.

Menurutnya, bantuan qurban menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara Pemkab Samosir bersama DPRD dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah harus hadir dan mendengar kebutuhan masyarakat. Kami berharap hewan qurban ini dirawat dengan baik sampai hari penyembelihan dan nantinya dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Vandiko menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Samosir.

“Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga amal ibadah seluruh umat Muslim diterima Tuhan Yang Maha Kuasa dan membawa kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus hadir dalam setiap momentum kehidupan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan silaturahmi di tengah keberagaman.

“Kita mungkin berbeda dalam cara beribadah, tetapi tujuan kita sama, yaitu menciptakan kehidupan yang damai, harmonis dan saling menghargai. Mari bersama mendukung pembangunan Kabupaten Samosir,” kata Nasip.

Sementara itu, Ketua MUI Samosir, Erwansyah, mengapresiasi perhatian yang terus diberikan Pemkab Samosir kepada umat Muslim. Ia menilai kepemimpinan Vandiko T. Gultom menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Samosir.

“Bagi umat Islam, bantuan ini bukan hanya dilihat dari nilainya, tetapi dari perhatian dan kepedulian pemerintah kepada umat Muslim di Samosir. Di bawah kepemimpinan Bapak Vandiko, kehidupan antarumat beragama berjalan rukun dan damai,” ujarnya.

Menurut Erwansyah, keindahan Kabupaten Samosir tidak hanya terlihat dari panorama Danau Toba, tetapi juga dari kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan penuh toleransi.

“Kerukunan antarumat beragama menjadi pondasi penting terciptanya daerah yang aman dan damai. Itu yang membuat Samosir dikenal dan dihormati,” tambahnya.

Mewakili BKM se-Kabupaten Samosir, Sultan Hermanto Hutagalung menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan Pemerintah Kabupaten Samosir atas bantuan hewan qurban yang diberikan kepada umat Muslim.

“Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Umat Muslim di Samosir siap terus bersinergi dan mendukung pembangunan Kabupaten Samosir,” ucap Sultan. (D/Smart)

Disdukcapil Toba Hadirkan Pelayanan Dekat dan Cepat bagi Masyarakat Desa

Toba (Sumut) mediasergap.com - Program Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang dijalankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hal itu terlihat saat pelayanan digelar di Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Senin (25/05/2026), di mana ratusan warga memadati kantor desa untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Sejak pagi hingga sore hari, petugas Disdukcapil Kabupaten Toba nyaris tidak memiliki waktu istirahat karena tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan, mulai dari perekaman KTP elektronik, cetak KTP, akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

Bahkan, usai jam makan siang, sejumlah warga berharap pelayanan dapat segera kembali dilanjutkan agar seluruh masyarakat yang datang dapat terlayani dengan baik.

Meski harus bekerja di tengah cuaca panas dan kondisi yang cukup melelahkan, para petugas Disdukcapil tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Suasana semakin ramai ketika petugas dari Puskesmas Pintu Pohan Meranti turut menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, ditambah sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba, Hendra Butarbutar, mengatakan bahwa pelayanan jemput bola merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada jauh dari ibu kota kabupaten.

Saat menjelang sore, pelayanan sempat mengalami kendala akibat padamnya aliran listrik. Namun, berkat dukungan pemerintah desa yang menyediakan genset, pelayanan dapat kembali berjalan hingga melewati pukul 18.00 WIB.

“Tenang Bapak-Ibu, kami sudah sampai di sini. Jauh-jauh kami dari Balige, tidak mungkin kami pulang kalau masih ada warga yang belum dilayani meski sudah di luar jam kerja. Sampai jelang malam pun kami siap,” ujar Hendra.

Menurutnya, program jemput bola pelayanan adminduk terus dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Toba.

“Yang sudah selesai Kecamatan Uluan, Kecamatan Ajibata, Kecamatan Pintu Pohan Meranti dan Kecamatan Silaen. Sementara yang sudah terjadwal berikutnya Kecamatan Porsea, Kecamatan Lumban Julu dan Kecamatan Habinsaran,” jelasnya.

Hendra menambahkan, pelaksanaan program jemput bola dilakukan berdasarkan permohonan dari pihak kecamatan dan dijadwalkan berlangsung hingga Juli mendatang.

Adapun layanan administrasi kependudukan yang berhasil diselesaikan di Desa Meranti Timur meliputi perekaman KTP elektronik sebanyak 23 orang, cetak KTP 49 orang, Identitas Kependudukan Digital (IKD) 17 orang, akta kelahiran 52 berkas, Kartu Keluarga 52 berkas, KIA 28 orang, akta perkawinan 9 berkas, akta kematian 4 berkas dan surat pindah sebanyak 5 berkas.

Melalui program jemput bola tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba berharap pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk melengkapi dokumen kependudukan secara tertib dan tepat waktu. (Ds)

Wabup Samosir Sambut Wakil Walikota Medan, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pariwisata

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di kawasan Waterfront Pangururan, Senin (25/05/2026). Di tengah semilir angin Danau Toba dan panorama senja yang memikat, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyambut kedatangan Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap dalam suasana santai penuh kekeluargaan.

Keduanya tampak berjalan bersama mengelilingi kawasan Waterfront Pangururan sambil menikmati keindahan Danau Toba. Di sela pertemuan, mereka berdiskusi ringan mengenai pembangunan daerah, pengembangan sektor pariwisata, hingga peluang kolaborasi antarpemerintah daerah di Sumatera Utara.

Kehangatan pertemuan semakin terasa ketika kedua pimpinan daerah tersebut menikmati kopi bersama di tepian waterfront, mencerminkan eratnya hubungan dan semangat kebersamaan antarwilayah.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan antardaerah tidak hanya dibangun melalui forum resmi pemerintahan, tetapi juga melalui silaturahmi yang hangat dan komunikasi yang baik. Di tengah berkembangnya kawasan wisata Danau Toba, sinergi antardaerah dinilai penting untuk memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara.

Zakiyuddin Harahap mengaku terkesan melihat perkembangan Kabupaten Samosir dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata terlihat semakin nyata, mulai dari penataan kawasan hingga bertambahnya fasilitas penunjang wisata.

“Saya melihat sekarang banyak sekali perubahan di Samosir. Hotel-hotel semakin bagus, bahkan sudah ada hotel berbintang. Tadi saya juga diajak melihat Waterfront Pangururan yang ternyata mampu menarik ribuan pengunjung,” ujar Zakiyuddin.

Ia menilai kemajuan pariwisata di Samosir akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi Kabupaten Samosir, tetapi juga bagi Kota Medan sebagai pintu gerbang utama wisatawan yang datang ke Sumatera Utara.

“Mudah-mudahan semakin banyak wisatawan datang ke Samosir. Kalau wisatawan meningkat ke Samosir, tentu Medan juga akan merasakan dampaknya karena menjadi daerah transit dan pusat pergerakan wisatawan,” katanya.

Zakiyuddin juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Samosir yang dinilainya penuh persaudaraan dan kekeluargaan.

“Terima kasih atas sambutannya Bung Ariston. Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terjalin dan membawa manfaat bagi kedua daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwilayah di Sumatera Utara, khususnya dalam mendukung pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional.

Menurut Ariston, pembangunan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antardaerah agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran Wakil Walikota Medan di Kabupaten Samosir. Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun sinergi antar daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Ariston.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Samosir terus melakukan berbagai pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan wisata guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir.

“Pariwisata Danau Toba harus tumbuh bersama. Ketika Samosir maju, daerah lain di Sumatera Utara juga ikut bergerak. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar sektor pariwisata benar-benar memberikan dampak ekonomi yang luas,” kata Ariston.

Pertemuan kedua wakil kepala daerah tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun hubungan, kepercayaan, dan semangat kebersamaan untuk memajukan daerah di Sumatera Utara. (D/Smart)

Resmikan Relokasi Bank Sumut, Wabup Samosir Dorong Kemudahan Kredit Usaha Mikro

PANGURURAN (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong peningkatan pelayanan perbankan yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk meresmikan relokasi Kantor Bank Sumut Cabang Pembantu (KCP) Onan Baru di Jalan Nahum Situmorang, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Senin (25/05/2026).

Peresmian gedung baru berlangsung penuh kekeluargaan dan optimisme. Didampingi Asisten II Hotraja Sitanggang serta Pimpinan Cabang Bank Sumut Adi Nixon Marbun, Wakil Bupati melakukan pengguntingan pita dan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol dimulainya operasional kantor baru Bank Sumut KCP Onan Baru.

Relokasi kantor tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan perbankan yang lebih nyaman, representatif dan produktif bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas baru diharapkan semakin mempermudah akses layanan keuangan, terutama bagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Sumut yang terus tumbuh bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Samosir.

“Selamat atas peresmian relokasi gedung baru Bank Sumut. Kami berharap Bank Sumut tetap semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi,” ujar Ariston.

Ariston menekankan bahwa sektor UMKM merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Karena itu, kemudahan akses pembiayaan dinilai sangat penting agar pelaku usaha ultra mikro dan mikro mampu berkembang dan naik kelas.

Pemerintah Kabupaten Samosir, lanjutnya, berharap kerja sama program permodalan bunga nol persen bersama Bank Sumut dapat terus diperkuat. Selain itu, peningkatan plafon pinjaman juga dinilai perlu dilakukan agar kapasitas usaha masyarakat semakin berkembang.

“Pelayanan kepada UMKM harus semakin dipermudah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan. Kami berharap pencairan kredit terus meningkat dan plafon pinjaman dapat ditingkatkan dari Rp15 juta ke atas agar usaha masyarakat semakin berkembang dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Sumut Adi Nixon Marbun menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir yang selama ini menjadi mitra strategis Bank Sumut dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, relokasi gedung baru KCP Onan Baru menjadi semangat baru bagi Bank Sumut untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan kinerja perusahaan.

“Gedung baru ini menjadi energi baru bagi kami untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sehingga Bank Sumut dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Kabupaten Samosir,” kata Adi Nixon.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak hadir di Kabupaten Samosir pada tahun 2015, Bank Sumut KCP Onan Baru terus berkembang bersama masyarakat. Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Sumut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kadis Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Dermawan Sinaga, Plt. Kadis Perindustrian dan Perdagangan Ferdinan Sitanggang, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, serta Kepala Bank Sumut KCP Onan Baru Evelyn Hutabarat. (D/Smart)

Pemkab Toba Salurkan Tali Asih untuk Warga Penderita Kanker di Lumban Silintong

Balige (Toba) mediasergap.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan, Pemerintah Kabupaten Toba melalui Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus menyerahkan tali asih kepada salah satu warga Desa Lumban Silintong, Kecamatan Balige, Senin (25/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Imelda Siahaan (48), istri dari Paen Ganda Sinaga (46), yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit kanker dan menjalani perawatan intensif.

Sebelum menyerahkan bantuan, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba, Lalo Hartono Simanjuntak menyampaikan dukungan moril serta doa agar Imelda diberi kekuatan dan kesembuhan dalam menjalani proses pengobatan.

Dalam kesempatan tersebut, Audi Murphy menjelaskan bahwa tali asih yang diserahkan merupakan hasil sumbangan sukarela para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Bantuan yang kami serahkan mungkin belum seberapa, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk dukungan dan doa dari seluruh ASN Pemkab Toba untuk kesembuhan ibu Imelda. Tetap semangat menjalani proses pengobatan dan kiranya setiap tindakan medis yang dilakukan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wakil Bupati.

Diketahui, Imelda Sinaga br. Siahaan saat ini rutin menjalani cuci darah serta penanganan medis lanjutan di salah satu rumah sakit umum di Kota Medan. Pemerintah Kabupaten Toba berharap perhatian dan dukungan bersama dapat memberikan semangat bagi keluarga dalam menghadapi masa sulit tersebut.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kunjungan tersebut, Kabag Prokopim Kabupaten Toba, Try Sutrisno Pandapotan serta Sekretaris Desa Lumban Silintong, Anggiat Siahaan. (Ds)

Sinergi Lembaga Adat Jadi Pendukung Utama Toba Mantap 2029

TOBA (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya sebagai salah satu potensi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (25/05/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa nilai-nilai adat dan budaya memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Toba menuju “Toba Mantap 2029”.

“Nilai-nilai adat dan budaya merupakan potensi besar yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Toba. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Toba telah menetapkan Keputusan Bupati Toba Nomor 708 Tahun 2025 tentang Pembentukan Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA). Melalui forum ini, seluruh lembaga masyarakat adat serta berbagai etnis yang ada di Kabupaten Toba dapat bersinergi mendukung terwujudnya Toba Mantap 2029,” ujar Wakil Bupati.

Ia menjelaskan, FORKALA berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antar lembaga adat. Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain menyoroti pentingnya adat dan budaya, Wakil Bupati juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung keberadaan FORKALA melalui program kerja masing-masing.

Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih aktif menyampaikan informasi program dan kegiatan kepada masyarakat. Menurutnya, publikasi melalui berbagai kanal media, termasuk media sosial, menjadi sarana penting untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus memperlihatkan kinerja pemerintah daerah secara nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menindaklanjuti surat permohonan maupun penyelesaian berbagai urusan administrasi secara tepat waktu.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Toba optimistis dapat mewujudkan pembangunan daerah yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan menuju Toba Mantap 2029. (Ds)

Polres Binjai Gagalkan Peredaran Sabu, TS Diamankan Bersama Barang Bukti

Binjai (Sumut) mediasergap.comSatuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menggalkan peredaran narkoba serta menangkap seorang laki-laki sebagai pengedar inisial TS (44) di TKP jalan Jenderal Gatot Subroto kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota, Jumat (22/5/2026) pukul 13.30 wib siang hari.

Penangkapan ini diawali adanya informasi masyarakat yang direspon langsung oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., untuk menindak lanjuti informasi tersebut, kemudian menerintahkan Kanit-2 IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H, untuk melakukan penyelidikan.

Ketika petugas tiba di TKP, kemudian menemukan seorang laki-laki yang sedang duduk santai, namun ketika dihampiri terduga langsung gugup serta terlihat oleh petugas menjatuhkan barang yang sedang dipegang olehnya. Kemudian disuruh ambil kembali oleh petugas sehingga diketahui yang dibuang oleh TS (44) adalah narkoba jenis sabu-sabu   dengan berat : 1 ( satu) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat  bruto 1,271 gram serta pelaku langsung mengakuinya., ucap AKP Ismail Pane.

Terhadap TS (44) dijerat pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Thn 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf UU. RI No.1 tentang KUHP Jo UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 4 (empat) Tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun. terang Kasat Narkoba 

Kapolres Binjai, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai, serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, tegas AKBP Mirzal. (Roni K)

(Sumber: Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport