Media Sergap -->



Headline

Hari Anak Nasional ke-42 Jadi Momentum Penguatan Komitmen Pemkab Toba dalam Pemenuhan Hak Anak

Toba (Sumut) mediasergap.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Toba untuk menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat menghadiri perayaan Hari Anak Nasional di UPTD SD Negeri 1 Paindoan, Balige, Rabu (29/7/2026). Di hadapan Para Siswa, Guru, dan Tenaga Pendidik, Wakil Bupati menyampaikan rasa bangga atas kehadiran anak-anak yang menjadi harapan masa depan Kabupaten Toba dan Indonesia.

"Kami bangga dengan keberadaan anak-anak kami yang ada di sekolah ini. Kami datang dalam rangka perayaan Hari Anak untuk menghormati keberadaan seluruh anak di Indonesia," ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah anak-anak yang merupakan kekayaan paling berharga bagi setiap keluarga sekaligus aset penting bagi masa depan bangsa.

"Kalian adalah kebanggaan kami. Kekayaan paling berharga bagi orang tua adalah anaknya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak para siswa untuk membiasakan diri hidup disiplin, menghormati orang tua, serta menjadi anak yang berakhlak baik sebagai bekal meraih cita-cita.

"Hal paling sederhana bagi anak-anak adalah bangun tepat waktu dan patuh kepada orang tua. Kebiasaan baik yang dimulai sejak dini akan membentuk karakter yang kuat di masa depan," pesannya.

Selain kepada para siswa, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri dalam membimbing dan membentuk karakter generasi muda. Ia mengajak para guru untuk terus memberikan pendidikan terbaik dengan penuh dedikasi dan kasih sayang.

"Kehadiran anak-anak adalah anugerah. Mari kita perjuangkan masa depan mereka dengan memberikan pendidikan terbaik, seluruh kemampuan, dan kasih sayang yang tulus," ungkapnya.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Toba juga menghadirkan berbagai layanan yang mendukung pemenuhan hak anak. Berbagai kegiatan tersebut meliputi layanan perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca, pemeriksaan golongan darah, serta pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) guna mendukung pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi anak.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Pemerintah Kabupaten Toba berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan demikian, anak-anak Kabupaten Toba dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan siap membangun daerah serta bangsa di masa depan. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Pastikan Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tetap Berjalan Pasca Kebakaran

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kota Tebing Tinggi bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda SMP Negeri 9 Tebing Tinggi dengan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung bagi seluruh siswa. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Pusaran Perjuangan, Rabu (29/7/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta aktivitas pendidikan tidak terganggu. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Deni Saragih.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 13.15 WIB menghanguskan satu gudang penyimpanan buku dan dua ruang kelas, yakni kelas IX-5 dan IX-6. Berkat respons cepat petugas Pemadam Kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah melakukan penyesuaian penggunaan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan. Pemerintah Kota Tebing Tinggi pun segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk menyiapkan solusi sementara berupa ruang belajar pengganti.

Wali Kota menegaskan bahwa keselamatan siswa dan keberlangsungan pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah.

"Begitu menerima informasi terjadinya kebakaran, kami langsung bergerak cepat meninjau lokasi. Yang paling utama adalah memastikan seluruh siswa tetap aman dan proses belajar mengajar tidak terganggu," ujar Wali Kota.

Ia juga meminta pihak sekolah mengatur penempatan siswa agar tidak terjadi penumpukan dalam satu ruang kelas. Menurutnya, kenyamanan dan efektivitas pembelajaran harus tetap terjaga meski dalam kondisi darurat.

"Kami telah meminta kepala sekolah menyiapkan tambahan ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai siswa belajar dalam kondisi kelas yang terlalu padat," tegasnya.

Selain penanganan jangka pendek, Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga akan mempercepat proses pemulihan fasilitas yang terdampak. Berbagai skema pendanaan akan dikaji, termasuk kemungkinan memanfaatkan dana penanggulangan bencana maupun mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat.

"Kami akan segera melakukan kajian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," kata Wali Kota.

Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap pemulihan sarana pendidikan di SMP Negeri 9 dapat segera terealisasi. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal dan para siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. (Ajs)

Pagelaran Budaya di PRSU: Tebing Tinggi Tampilkan Potensi UMKM dan Keragaman Seni

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi sukses memukau pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) lewat pagelaran seni dan pameran produk lokal bertajuk “Ragam Pesona Kota Lemang” di Panggung Budaya PRSU, Selasa (28/7/2026).

Ajang tahunan ini dimanfaatkan secara strategis oleh Pemko Tebing Tinggi untuk mengenalkan potensi budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kegiatan diawali dengan kunjungan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD ke Paviliun Tebing Tinggi. Di paviliun yang dikelola Dinas Perdagangan, UKM, dan Koperasi tersebut, dipamerkan ragam produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga komoditas unggulan daerah.

“Produk UMKM Tebing Tinggi adalah kebanggaan kita bersama. Melalui PRSU, kita ingin menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar lebih luas,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Usai mengunjungi Paviliun Tebing Tinggi, rombongan menuju panggung budaya untuk menyaksikan pagelaran seni tradisi dan kreasi yang dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi. Pertunjukan tersebut menampilkan dinamika keberagaman suku, agama, dan adat istiadat yang hidup harmonis di Kota Lemang.

Dalam pidatonya, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas serta penggerak pembangunan daerah.

“Keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang membentuk identitas masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai. Budaya harus menjadi kebanggaan sekaligus identitas yang memperkuat persatuan serta memperkenalkan Tebing Tinggi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional," tegas Wali Kota.

Panggung budaya semakin semarak dengan penampilan tari tradisi dan kreasi dari Sanggar Tari Cendana, Sanggar Sanrila Entertainment, Sanggar Pesona Nusantara, serta Sanggar Bunga Rampai. Tak hanya tarian, WSY Teater turut menyampaikan pesan edukatif melalui pertunjukan teater bertema "Pencegahan Panic Buying BBM", diselingi hiburan musik dari Shine Band.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari seniman, budayawan, pelaku UMKM, hingga panitia penyelenggara. Ia berharap keikutsertaan Tebing Tinggi di PRSU mampu mempererat hubungan antar daerah, meningkatkan promosi potensi unggulan, serta memberikan manfaat nyata bagi promosi daerah dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Mari kita jadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Tebing Tinggi yang lebih maju,” pungkas Wali Kota.

Turut hadir dalam pementasan tersebut Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khaddafi Nasution, Wakil Ketua DPRD Mhd. Ikhwan, Kabag Ren Polres Tebing Tinggi Kompol Harison Manik, Pabung Dandim 0204/DS Mayor Inf. P.M. Simanjuntak, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumut M. Liyansyah, Kepala Cabang Bank Sumut Tebing Tinggi Chairul Amin Pane, Ketua TP PKK Ny. Susmira Iman Irdian Saragih, Sekda Erwin Suheri Damanik, serta sejumlah pejabat OPD, camat, dan lurah. (Ajs)

Samosir Perkuat Sentra Bawang Putih, Petani Terima Bantuan 4 Ton Benih dari Kementan RI

Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Sebagai wujud komitmen tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan bantuan sebanyak 4 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian kepada dua kelompok tani di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Selasa (28/7/2026).

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pengembangan komoditas bawang putih di Kabupaten Samosir.

Bantuan diberikan kepada Kelompok Tani Hariara Makmur untuk pengembangan lahan seluas 1 hektare dan Kelompok Tani Saut Tani seluas 4 hektare, sehingga total areal pengembangan mencapai 5 hektare. Selain benih bawang putih, para petani juga menerima 50 rol mulsa, pupuk ZA sebanyak 1,75 ton, pupuk SP-36 sebanyak 1,75 ton, pupuk KCL sebanyak 2 ton, serta lima paket pestisida guna mendukung keberhasilan budidaya.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Pusat kepada petani sekaligus membuka peluang besar bagi Kabupaten Samosir untuk berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih.

"Berdasarkan data nasional, kebutuhan bawang putih Indonesia mencapai sekitar 600 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Ini menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Kabupaten Samosir. Di Sumatera Utara hanya ada tiga kabupaten yang memiliki kondisi lahan yang sesuai untuk pengembangan bawang putih, yaitu Humbang Hasundutan, Samosir, dan Pakpak Bharat," ujar Vandiko.

Menurutnya, apabila pengembangan bawang putih dilakukan secara serius dan berkelanjutan, komoditas ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan daerah, produksi bawang putih Samosir juga berpotensi memasok kebutuhan Provinsi Sumatera Utara hingga pasar nasional.

"Bawang putih memiliki nilai ekonomi tinggi dan manfaat yang luas, baik untuk kebutuhan konsumsi, kesehatan, maupun industri. Karena itu saya mengajak seluruh kelompok tani agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Tanam dan kelola dengan sungguh-sungguh. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus memberikan pendampingan agar program ini berhasil," tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh bantuan benih yang diberikan pemerintah tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan pertanaman bawang putih.

"Jangan menjual benih yang diberikan pemerintah. Gunakan seluruh bantuan ini untuk meningkatkan produksi. Jika program ini berhasil, pengembangannya akan terus kita dorong. Harapan kita, suatu saat nanti Bapak Presiden dapat melihat langsung keberhasilan pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir," tambahnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir, Parluhutan Samosir, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas strategis dengan prospek ekonomi yang menjanjikan karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi di pasar.

"Bawang putih adalah tanaman bernilai tinggi. Kebutuhannya terus meningkat dan harga jualnya cukup baik. Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Samosir," katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur, Joni Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada kelompoknya. Ia memastikan bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal sebagai motivasi untuk menghasilkan budidaya bawang putih yang berhasil.

"Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab. Kami juga berharap pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Samosir terus berlanjut sehingga kelompok kami dapat menjadi contoh dalam pengembangan bawang putih," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal pelaksanaan program, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga panen, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pengembangan bawang putih diharapkan terus berkembang menjadi komoditas unggulan daerah yang mampu mendukung swasembada pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Pemkab Toba Hadirkan Layanan Terpadu untuk Anak, Perkuat Literasi, Kesehatan, dan Administrasi Kependudukan

Toba (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan generasi anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi melalui berbagai program kolaboratif. Dalam rangkaian puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) bersama Dinas Kesehatan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menggelar kunjungan edukatif ke sejumlah sekolah di Kabupaten Toba, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di UPTD SD Negeri 2 Hinalang Bagasan, Balige, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sekaligus menghadirkan berbagai layanan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Kepala Dinas PMD PPA Kabupaten Toba, Melati Silalahi, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Toba terhadap pemenuhan hak-hak anak, baik melalui pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, maupun penguatan budaya literasi.

"Rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak anak. Puncak peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Toba akan dilaksanakan pada 4 Agustus 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba," ujar Melati Silalahi.

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Toba, Sahat M. Manullang, menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas. Menurutnya, peran guru, khususnya di jenjang pendidikan dasar, sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sejak usia dini.

"Saya ingin menyampaikan kepada bapak dan ibu guru bahwa pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama. Guru sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting karena pada fase inilah karakter anak mulai dibentuk sebagai bekal menghadapi masa depan," ungkap Sahat.

Penerapan pendidikan karakter di UPTD SD Negeri 2 Hinalang Bagasan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Toba. Kedisiplinan, ketertiban, serta antusiasme para siswa selama mengikuti kegiatan dinilai mencerminkan keberhasilan sekolah dalam membangun budaya belajar yang positif.

Suasana kegiatan semakin semarak ketika para siswa tampil dengan penuh percaya diri menyanyikan lagu, menceritakan isi buku yang telah dibaca, serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif. Penampilan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pembentukan karakter yang mendorong keberanian, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi sejak dini.

Sebagai bentuk pelayanan terpadu kepada anak, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Toba menghadirkan mobil perpustakaan keliling yang memberikan akses bacaan bagi para siswa guna meningkatkan minat baca dan budaya literasi. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) serta membagikan Kartu Keluarga (KK) yang telah dilengkapi data golongan darah anak.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba melalui UPT Puskesmas Soposurung turut memberikan pelayanan pemeriksaan golongan darah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak sejak dini.

Melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Toba berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat perlindungan anak, meningkatkan kualitas pendidikan karakter, memperluas akses layanan dasar, serta mendorong terwujudnya generasi Toba yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba Hendra Butarbutar, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Anna Maria Naibaho, Timbul Sihombing mewakili Penyuluh Perpustakaan Kabupaten Toba, serta jajaran perangkat daerah terkait. (Ds)

Perkuat Transformasi Digital, Kominfo Toba Tingkatkan Kapasitas Pengelola Website Perangkat Daerah

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bagi pengelola (Person in Charge/PIC) website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan yang digelar di Lantai II Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Toba, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengelola website resmi perangkat daerah sebagai sarana penyebarluasan informasi publik yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mengamanatkan setiap badan publik untuk menyediakan informasi yang terbuka, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Website resmi perangkat daerah menjadi salah satu media strategis dalam mewujudkan keterbukaan informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain mendukung keterbukaan informasi publik, pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai langkah mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan digital.

Kepala Bidang Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik Dinas Kominfo Kabupaten Toba, Ruddin Lumbantungkup, menegaskan bahwa optimalisasi website perangkat daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

"Melalui optimalisasi website perangkat daerah, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi yang lebih cepat, akurat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat," ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengelolaan website, mulai dari penyusunan dan publikasi berita, pengunggahan informasi pelayanan publik, hingga pengelolaan konten yang berkualitas, aktual, dan sesuai dengan standar keterbukaan informasi. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan mampu menghadirkan website yang aktif, informatif, dan menjadi sumber informasi resmi bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital diharapkan mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang semakin transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mempercepat terwujudnya transformasi digital di Kabupaten Toba. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Lepas Mahasiswa ke Al-Azhar Mesir, Perkuat Komitmen Pengembangan SDM Berdaya Saing Global

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kota Tebing Tinggi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui dukungan terhadap pendidikan tinggi. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelepasan dua mahasiswa asal Kota Tebing Tinggi yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia.

Pelepasan dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (27/7/2026). Momentum ini menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Dua mahasiswa yang dilepas adalah Kevin Farindra Adzan, yang telah menempuh pendidikan di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar sejak tahun 2024, serta Mhd. Fadly Saragih yang akan memulai perkuliahan sebagai mahasiswa baru pada Jurusan Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar As-Syarif Tahun Akademik 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan kedua putra daerah tersebut menembus perguruan tinggi bergengsi di Mesir. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Tebing Tinggi memiliki kualitas dan daya saing yang mampu berkompetisi di tingkat global.

"Keberangkatan kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kota Tebing Tinggi. Kami berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat menjadi bekal untuk membangun daerah dan bangsa," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus memperkuat pembangunan SDM melalui sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam mewujudkan kemajuan daerah. Menurutnya, keberhasilan generasi muda meraih pendidikan berkualitas merupakan modal penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

"Pemko Tebing Tinggi akan terus mendorong lahirnya generasi unggul yang berkarakter, berilmu, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah," tegasnya.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap kedua mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik, mengembangkan wawasan keilmuan, serta kembali mengabdikan ilmu dan pengalamannya demi kemajuan Kota Tebing Tinggi dan pembangunan bangsa.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Tebing Tinggi Azanul Akbar Lubis, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Faisal Ahmad, serta Tim Peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Kolaborasi TPP dan Pemerintah Desa Percepat Penyusunan Indeks Desa 2026


Toba (Sumut) mediasergap.comTenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Habinsaran melaksanakan In-Service Training (IST) dan pendampingan intensif penginputan data Indeks Desa Tahun Anggaran 2026 di Kantor Desa Batu Nabolon, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyusun data pembangunan yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Pendampingan dipimpin oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) D. Simarmata bersama Aparat Desa Sardi Alfian Silaen dan didukung Tim Aparatur Desa. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan Operator Prodeskel dalam mengelola dan menginput data Indeks Desa secara valid, transparan, dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Indeks Desa merupakan instrumen strategis dalam memotret tingkat perkembangan dan kemandirian desa, sehingga kualitas data yang disampaikan menjadi faktor penting dalam mendukung penyusunan program pembangunan yang efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Penginputan data Indeks Desa Tahun Anggaran 2026 bukan sekadar rutinitas administrasi, tetapi menjadi gambaran nyata kondisi ekonomi, sosial, dan ketahanan lingkungan desa. Data yang valid akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Pendamping Lokal Desa D. Simarmata di sela kegiatan.

Selama pendampingan, tim memberikan asistensi teknis secara langsung kepada operator desa, mulai dari pemeriksaan dokumen pendukung setiap indikator, verifikasi kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis, seperti akses sistem dan jaringan internet. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta akurasi data yang diinput ke dalam sistem.

Antusiasme aparatur Desa Batu Nabolon terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Melalui proses pendampingan yang interaktif, operator Prodeskel memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara pengisian indikator serta pentingnya menjaga validitas data sebagai fondasi pembangunan desa.

Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara Tenaga Pendamping Profesional dan Pemerintah Desa dalam mendukung implementasi pembangunan berbasis data. Dengan tersusunnya data Indeks Desa yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah desa diharapkan mampu menyusun perencanaan pembangunan yang lebih efektif, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat upaya mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan kapasitas aparatur dan pendampingan yang berkesinambungan, Kecamatan Habinsaran terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan pembangunan di masa depan. 

Penulis : D.Simarmata
TPP Habinsaran Toba Sumut

Wabup Toba Tekankan Tindak Lanjut Program Kerja, Perkuat Sinergi OPD Demi Pelayanan yang Lebih Optimal

Balige (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, SH, M.Si, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba agar setiap hasil rapat dan program yang telah disepakati segera ditindaklanjuti secara nyata. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (27/7/2026).

Menurut Wakil Bupati, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh proses perencanaan dan rapat koordinasi, tetapi juga oleh komitmen seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan setiap keputusan yang telah disepakati bersama.

"Apa yang menjadi kesepakatan bersama harus ada tindak lanjut. Apa yang diputuskan dalam rapat harus ditindaklanjuti," tegas Audi Murphy.

Sebagai contoh, Wakil Bupati menyoroti program penertiban pasar yang sebelumnya telah berjalan di Pasar Balige dan Laguboti. Program tersebut dinilai berhasil menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman, serta direncanakan berlanjut ke wilayah Porsea hingga Parsoburan. Namun, ia menilai konsistensi pelaksanaan masih perlu diperkuat agar hasil yang telah dicapai dapat dipertahankan.

"Kemarin Pasar Balige dan Laguboti sudah sempat rapi, kita rencanakan itu dilanjutkan sampai ke Porsea dan Parsoburan. Sekarang sudah mulai semrawut," ujarnya.

Untuk memastikan program-program pemerintah tetap berjalan efektif, Wakil Bupati mendorong penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Menurutnya, koordinasi tidak harus selalu dipimpin oleh pejabat Eselon II, tetapi dapat diinisiasi oleh pejabat Eselon III sehingga pelaksanaan program menjadi lebih cepat, responsif, dan berkesinambungan.

"Ini tidak harus dikoordinir oleh Eselon II. Rapat lintas OPD Eselon III juga bisa melanjutkan ini, bukan hanya soal penertiban pasar tetapi juga kegiatan lainnya," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba itu juga memberikan motivasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tidak ragu dalam mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa setiap ASN merupakan bagian dari satu tim besar yang saling mendukung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Dalam melaksanakan kegiatan apa pun di OPD masing-masing, ingatlah bahwa kalian tidak sendiri. Kita bersama-sama. Jika terjadi sesuatu atas kalian, ingatlah bahwa kita bersama-sama," pesan Wakil Bupati.

Melalui penguatan koordinasi, percepatan tindak lanjut program, serta semangat kebersamaan antarpemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Toba terus berupaya meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik demi mendukung pembangunan daerah yang lebih tertib, maju, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ds)

Sat Reskrim Polres Padang Lawas Amankan 31 Unit Sepeda Motor Diduga Hasil Kejahatan dari Rumah Warga di Pasar Latong

PADANG LAWAS (Sumut) mediasergap.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil mengamankan 31 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga kuat merupakan barang hasil tindak pidana penadahan. Puluhan kendaraan tanpa dokumen resmi tersebut ditemukan terparkir di halaman rumah salah seorang warga di Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026) membenarkan pengungkapan kasus tersebut. 

AKP Irwansah menjelaskan, penyitaan puluhan kendaraan bermotor ini berawal dari laporan informasi masyarakat mengenai dugaan keberadaan penadah barang hasil kejahatan di wilayah Kecamatan Lubuk Barumun. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satreskrim menerbitkan surat perintah tugas penyelidikan pada awal Juli 2026.

"Pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, personel yang tengah melakukan penyelidikan di lapangan menemukan puluhan sepeda motor terparkir di halaman rumah milik warga berinisial SHL di Desa Pasar Latong. Sebagian besar kendaraan tersebut tidak dilengkapi nomor polisi," ujar AKP Irwansah.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta kepentingan proses hukum, petugas Kepolisian langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Pasar Latong setempat sebelum membawa seluruh barang bukti ke Mapolres Padang Lawas.

Dari hasil pendataan awal, petugas menyita sebanyak 31 unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut: Honda Beat: 8 unit (7 unit tanpa plat nomor, 1 unit berplat BP 5781 RH), Honda Revo: 5 unit (tanpa plat nomor), Honda Supra X-125: 4 unit (tanpa plat nomor), Honda Rangka/Modifikasi: 4 unit (tanpa plat nomor dan tanpa bodi), Honda Supra Fit X: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Scoopy: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Vario: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Genio: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Mio Soul: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Lexi: 1 unit (tanpa plat nomor), dan Suzuki Satria F: 1 unit (tanpa plat nomor). 

Kasus ini berpotensi disangkakan melanggar Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penadahan.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Padang Lawas. Pihak kepolisian juga telah mencatat identitas pemilik rumah serta membuat Berita Acara Serah Terima Barang Bukti.

"Kami masih mendata seluruh barang bukti secara rinci dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut asal-usul serta pemilik sah dari puluhan sepeda motor tersebut," pungkas Kasat Reskrim.

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri di atas untuk dapat berkoordinasi langsung ke Mako Polres Padang Lawas dengan membawa dokumen resmi kepemilikan kendaraan (STNK/BPKB). (Rn)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport