Media Sergap -->


Headline

Pemkab Toba Fokus Wujudkan ASN Berdaya Saing dan Berakhlak

TOBA (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba sebagai langkah strategis dalam mewujudkan ASN yang berdaya saing, profesional, dan berakhlak.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (22/6/2026). Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa salah satu visi pembangunan Kabupaten Toba adalah menciptakan ASN yang mampu menjawab tantangan zaman melalui peningkatan kompetensi dan integritas.

Menurutnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memiliki peran penting dalam mewujudkan visi tersebut. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD), kata dia, memiliki tanggung jawab sesuai bidang tugas masing-masing, termasuk BKPSDM yang bertanggung jawab terhadap pengembangan kualitas ASN.

"Sebagaimana Dinas Pertanian bertanggung jawab terhadap Sektor Pertanian dan Dinas Pariwisata bertanggung jawab terhadap peningkatan kunjungan wisata, maka BKPSDM memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas ASN di Kabupaten Toba," ujar Wakil Bupati.

Selain peningkatan kompetensi, Wabup juga menyoroti pentingnya pelayanan kepegawaian yang prima. Ia meminta BKPSDM, Para Sekretaris OPD, serta Pejabat yang membidangi Kepegawaian agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh ASN.

Menurutnya, pelayanan yang baik kepada ASN akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

"Jangan berharap ASN dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat apabila pelayanan terhadap mereka sendiri belum berjalan dengan baik," tegasnya.

Pelayanan tersebut mencakup berbagai aspek administrasi kepegawaian, seperti kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, penilaian kinerja, cuti, hingga pengesahan berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan karier ASN, termasuk bagi ASN yang bertugas di Wilayah Desa.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga meminta BKPSDM untuk melakukan pemetaan terhadap kebutuhan pengembangan kompetensi ASN. Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), baik Kepemimpinan, Fungsional maupun Teknis sesuai tugas pokok dan fungsi, dinilai perlu terus ditingkatkan guna mendukung Profesionalisme Aparatur.

"Petakan ASN yang belum mengikuti diklat kompetensi, diklat kepemimpinan maupun diklat fungsional. Susun kebutuhan anggaran dan programnya agar peningkatan kapasitas ASN dapat terlaksana secara berkelanjutan," katanya.

Tidak hanya kepada instansi terkait, Wakil Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Ia menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut setiap aparatur untuk terus memperbarui wawasan dan keterampilannya.

"Membacalah dan terus belajar, karena ilmu pengetahuan terus berkembang. Apa yang dipelajari saat kuliah beberapa tahun lalu tentu mengalami banyak perubahan dan pembaruan. Karena itu, ASN harus terus meningkatkan kapasitas dirinya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," pesan Wakil Bupati.

Melalui peningkatan kompetensi, integritas, dan budaya belajar yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Toba berharap dapat menghadirkan ASN yang semakin profesional, berdaya saing, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Ds)

Refleksi Solidaritas Pers di Tengah Ujian yang Dihadapi Seorang Wartawan

MEDAN (Sumut) mediasergap.comDunia jurnalistik selama ini dikenal sebagai profesi yang menjunjung tinggi nilai kebenaran, keadilan, dan kepedulian sosial. Namun di tengah dinamika tersebut, muncul sebuah refleksi yang mengundang perhatian banyak pihak: sejauh mana solidaritas sesama insan pers hadir ketika salah seorang rekan seprofesi sedang menghadapi ujian berat dalam kehidupannya.

Nama Leo Sembiring atau yang akrab dikenal sebagai Leo Depari bukanlah sosok asing di kalangan wartawan Kota Medan dan Sumatera Utara. Mantan wartawan Posmetro Medan yang kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Media Online Fradvy Indonesia itu selama ini dikenal aktif menyuarakan berbagai persoalan masyarakat serta mengangkat isu-isu yang dinilai penting untuk diketahui publik.

Kini, sosok yang selama ini kerap menuliskan perjuangan dan harapan masyarakat tersebut tengah menghadapi persoalan hukum yang menjadi perhatian keluarga dan kerabat dekatnya.

Menurut keterangan pihak keluarga, peristiwa ini berawal dari dugaan pencurian yang terjadi di usaha toko ponsel milik keluarga. Dalam peristiwa tersebut, dua orang pekerja yang baru bergabung sekitar dua minggu diduga membawa sejumlah barang dan modal usaha setelah membongkar brankas toko.

Seiring berjalannya proses hukum, keluarga mengaku terkejut ketika salah satu anggota keluarga ditetapkan sebagai tersangka, sementara Leo Sembiring tercantum dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini, seluruh proses tersebut masih berlangsung dan menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk menanganinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak keluarga juga menyampaikan pandangannya bahwa perkembangan perkara tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas jurnalistik Leo yang selama ini aktif memberitakan berbagai persoalan di wilayah Kecamatan Pancur Batu. Meski demikian, dugaan tersebut merupakan pandangan dari pihak keluarga dan belum terbukti secara hukum.

Di balik proses hukum yang sedang berjalan, terdapat sisi kemanusiaan yang turut menjadi perhatian. Keluarga mengaku harus menjalani hari-hari yang penuh kecemasan dan ketidakpastian. Anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah disebut harus menghadapi berbagai pertanyaan dan komentar dari lingkungan sekitarnya terkait kondisi yang sedang dialami ayah mereka.

Situasi tersebut menghadirkan keprihatinan tersendiri, terutama bagi mereka yang mengenal Leo sebagai seorang jurnalis yang selama ini aktif membantu menyuarakan aspirasi masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, ia dikenal sering hadir di tengah warga untuk mendengarkan keluhan dan mengangkat persoalan yang dianggap membutuhkan perhatian publik.

Karena itu, sejumlah pihak menilai bahwa momentum ini dapat menjadi pengingat penting tentang arti kebersamaan dan solidaritas di kalangan insan pers. Bukan untuk mencampuri proses hukum yang sedang berlangsung, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama rekan yang sedang menghadapi cobaan.

Perlu ditegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Seluruh pihak wajib menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Di sisi lain, apabila terdapat kekhawatiran mengenai proses atau prosedur hukum sebagaimana yang disampaikan pihak keluarga, maka hal tersebut dapat disampaikan melalui mekanisme yang tersedia agar mendapatkan perhatian dari pihak berwenang. Dengan demikian, proses hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak.

Lebih dari sekadar sebuah perkara hukum, kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap peristiwa terdapat manusia, keluarga, dan harapan yang sedang diuji oleh keadaan. Kepedulian, empati, dan dukungan moral merupakan nilai yang selalu relevan untuk dijaga, terlebih dalam lingkungan profesi yang selama ini mengedepankan kebersamaan dan rasa kemanusiaan.

Sebab pada akhirnya, setiap orang dapat berada pada situasi yang berbeda-beda dalam perjalanan hidupnya. Dan ketika masa sulit datang, kehadiran sahabat, rekan, serta dukungan moral sering kali menjadi kekuatan yang sangat berarti. (Rel)

(Sumber: ©srikandinews.com)

Komitmen Berantas Narkoba, Polres Binjai Tangkap Dua Terduga Pengedar

BINJAI (Sumut) mediasergap.comKomitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui operasi penyamaran (undercover buy), Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil menangkap dua Pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu di wilayah hukum Polres Binjai.

Kedua tersangka berinisial MI (22) dan WA (36) diamankan di Jalan Letjen Umar Baki, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, pada Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,80 gram, yang dikemas dalam plastik klip transparan, serta satu unit handphone Android merk VIVO warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi.

Kasat Narkoba AKP Ismail Pane menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkoba. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung diterjunkan untuk melakukan penyelidikan tertutup dengan teknik undercover buy hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional,” ujar Kasat Narkoba.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Kapolres Binjai AKBP. Mirzal Maulana menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan jajaran Polres Binjai dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkotika.

“Pemberantasan narkoba adalah prioritas kami. Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kota Binjai. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Kapolres.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 Polri. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Deli Serdang Gelar Olahraga Bersama

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.com Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Deli Serdang menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Mapolresta Deli Serdang, Minggu (21/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., ini diikuti juga oleh Pejabat Utama Polresta Deli Serdang, Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang, personel Polresta Deli Serdang dan keluarga besar Polresta Deli Serdang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang dilepas langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama. Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai kegiatan olahraga dan kebersamaan, di antaranya pertandingan bola voli antara Bhayangkari melawan Polwan Polresta Deli Serdang serta pertandingan voli antara Pejabat Utama Polresta Deli Serdang melawan Kapolsek jajaran.

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Deli Serdang Gelar Olahraga Bersama. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan lomba tarik tambang, pergelaran Bakti Kesehatan yakni pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, serta hiburan yang melibatkan seluruh peserta.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Deli Serdang memberikan piagam penghargaan kepada tenaga medis sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan.

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Deli Serdang Gelar Olahraga Bersama Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang bertujuan untuk mempererat soliditas dan kebersamaan seluruh keluarga besar Polresta Deli Serdang.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesehatan dan kebugaran personel, serta mempererat hubungan kekeluargaan antara personel, Bhayangkari, dan keluarga besar Polresta Deli Serdang. Dengan semangat Hari Bhayangkara Ke-80, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolresta. (Rel)

Perang Melawan Narkoba Terus Berlanjut, Polres Binjai Tangkap Dua Pengedar

BINJAI (Sumut) mediasergap.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil menangkap 2 (dua) orang laki-laki yang sedang mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dengan inisial BD als DANA (36) & TW (33).

Komitmen terhadap pemberantasan narkoba ini terus ditunjukkan polres Binjai, melalui operasi under cover oleh sat narkoba polres Binjai sehingga berhasil menangkap 2 (dua) pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum polres Binjai, "ucap Kasat Narkoba.

Adapun lokasi penangkapan terhadap para pengedar yaitu, pelaku BD als DANA (36) ditangkap petugas di Jalan Randu kelurahan Jati Utomo (Binjai Utara), Minggu (14/6/26) pukul 01.30 wib. Sedangkan terhadap pelaku TW (33) di tangkap Desa Sei Limbat Kecamatan Selesai (Kabupaten Langkat), Jumat (12/6/2026) pukul 22.00 wib., tegas AKP Ismail Pane.

"Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat 12,48 gram, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah tas tempat penyimpanan sabu, 1 buah dompet warna hitam, 2 buah scop plastik.

Pengungkapan jaringan ini diawali dengan informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba yang langsung direspon oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., Tim diterjunkan untuk melakukan penyelidikan secara undercover di lokasi., 

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Thn 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU. RI No.1 tentang KUHP Jo UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun," tegas Kasat Narkoba.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Binjai dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami berkomitmen penuh memberantas narkoba serta peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegas Kapolres.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 Polri. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Pengendara Keluhkan Jalan Perdagangan–Siantar yang Membahayakan Keselamatan

Simalungun (Sumut) mediasergap.comKondisi Jalan Lintas Perdagangan yang menghubungkan wilayah Perdagangan dengan Kota Pematangsiantar saat ini mengalami kerusakan cukup parah dan menjadi perhatian masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pantauan wartawan mediasergap.com di lokasi, sejumlah titik jalan tampak berlubang dan rusak sehingga menyulitkan pengguna jalan yang melintas. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum melihat adanya perbaikan yang signifikan dari pihak terkait, Sabtu (20/06/2026).

Menurut keterangan warga, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

"Sudah banyak pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak. Selain membahayakan keselamatan, kendaraan juga sering mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki di bengkel," ungkap salah seorang warga.

Pengguna sepeda motor dinilai paling rentan saat melintasi ruas jalan tersebut. Sementara itu, pengemudi kendaraan roda empat harus mengurangi kecepatan dan berhati-hati agar dapat melewati jalan dengan aman.

Masyarakat berharap Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, serta Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, dapat memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan tersebut. Warga meyakini bahwa perbaikan jalan akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menyampaikan harapan kepada pemerintah, warga juga mengapresiasi kehadiran wartawan Mitramabesnews.com yang telah menampung dan menyampaikan aspirasi mereka kepada publik. Mereka berharap informasi ini dapat menjadi perhatian pihak terkait sehingga solusi dan langkah perbaikan dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas. (Tim)


Ribuan Jemaat Hadiri KKR di Pangururan, Samosir Dorong Pembangunan Spiritual Masyarakat

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Ribuan masyarakat dari berbagai denominasi gereja memadati kawasan Water Front City Pangururan untuk mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan Yayasan Tangan Pengharapan Dede, Jumat (19/06/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan iman sekaligus wujud pembangunan karakter dan spiritual masyarakat di Kabupaten Samosir.

Suasana penuh sukacita dan pengharapan mewarnai jalannya ibadah. Melalui pujian, penyembahan, dan pemberitaan firman Tuhan, masyarakat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta memperoleh penguatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran pemerintah menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan moral.

Pengkhotbah nasional asal Kalimantan, Evangelis Hardyanto Dede, dalam khotbahnya menyampaikan pesan tentang kuasa Tuhan yang tetap bekerja dalam kehidupan umat percaya. Ia mengajak masyarakat untuk terus memelihara iman dan pengharapan kepada Tuhan dalam setiap situasi kehidupan.

Untuk pertama kalinya melayani di Kabupaten Samosir, Hardyanto Dede mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat serta perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap kehidupan rohani masyarakat. Menurutnya, daerah yang menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari pembangunan akan memiliki fondasi sosial yang kuat untuk mencapai kemajuan.

Bupati Vandiko T. Gultom dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya KKR berskala besar tersebut. Ia menyebut kegiatan itu menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat dan pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan rohani yang dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari berdirinya jalan, jembatan, dan berbagai infrastruktur lainnya. Pembangunan rohani masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus berjalan seiring agar tercipta masyarakat yang maju, berkarakter, dan memiliki kehidupan sosial yang harmonis,” ujar Vandiko.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang merata hingga ke pelosok desa. Berbagai kegiatan keagamaan didukung sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga kuat secara spiritual.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui dukungan terhadap peningkatan kapasitas pemimpin umat, termasuk pemberangkatan sejumlah tokoh agama Kristen dan Katolik ke Yerusalem guna memperdalam pemahaman spiritual dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Vandiko berharap kegiatan KKR menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat positif dalam mendukung pembangunan daerah. Ia meyakini masyarakat yang memiliki kehidupan rohani yang baik akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Samosir yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Ketua Panitia, Paul Levin Simamora, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap KKR dapat membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan mental dan spiritual masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan daerah. (D/Smart)

Ruko di Lelang di Bawah Harga Pasaran, Pihak Bank Digugat ke Pengadilan

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.com - Sulastri, warga Jl. Beringin No.7, Pasar V Tembung, Deli Serdang, secara resmi melakukan gugatan kepengadilan Negri Lubuk Pakam, dengan nomor. 199/Pdt.G/2026/PN Lbp.

Pasalnya, rumah tempat tinggal, yang sekaligus tempat usaha miliknya, dilelang oleh pihak bank BRI unit Tembung, KCP Medan dibawah pasaran yang berlaku. Ironinya walaupun telah dilelang namun masih menyisakan hutang.

Kepada wartawan, Kamis (18/6/2026), Sulastri mengungkapkan, pada saat dirinya dan suaminya menggadaikan (agunan) rumah tersebut ke bank, perhitungan harga pasaran rumahnya sebesar Rp.1,6 Milyar.

Berawal pada tahun 2018 lalu, dirinya dan suaminya bernama Sumardi berniat mengembangkan usaha, hingga harus menggadaikan rumahnya ke pihak bank. Saat itu Sulastri dan suaminya membuka usaha penjualan gorden hinga pakaian dll, dan berjalan lancar.

"Ada sebesar Rp.200 jutaan lebih cicilan yang sudah kami bayar. Namun setelah setahun lebih pembayaran, bencana penyakit covid 19 datang, usaha kami spontan menurun drastis", jelasnya.

Pun demikian, Sulastri dan suaminya masih terus membayar cicilan melalui rekening, karena memang saat covid 19 tersebut, ada kebijakan pemerintah membuat peraturan meringankan hutang piutang.

Ada dua kali penurunan pembayaran, namun ketika wabah penyakit covid 19 kian hari kian marak, hingga terjadi pembatasan pergerakan masyarakat (lockdown). Usahanya sama sekali tidak berjalan lancar, hingga akhirnya mereka tak sanggup lagi mencicil hutang tersebut kepada pihak bank. Dan pihak bank mengancam akan melelang ruko milik Sulastri dengan harga Rp.700 san juta lebih.

"Anehkan, ruko milik saya itu harga pasarannya sebesar Rp.1,6 Milyar, namun pihak bank melelang dengan harga Rp.700 jutaan lebih, jelas tidak sesuai pasaran. Sementara uang yang kami pinjam sebesar Rp.1,3 Milyar", jelas Sulastri.

Sulastri menambahkan, setelah rumahnya dilelang oleh pihak bank, keluarganya kerap mendapat berbagai teror hingga berujung laporan polisi.

"Pernah ada datang pihak pemenang lelang bernama Mas Deliana, dengan membawa tentara dan polisi untuk mengusir kami. Mereka memaksa kami untuk mengosongkan ruko kami ini", ujarnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, aksi teror dan pengosongan paksa terus terjadi dengan segala cara.

"Sampai-sampai suami saya dilaporkan ke Polrestabes Medan, dan sempat diperiksa, dengan tuduhan menguasai hak orang lain, hingga membuat kerugian", ungkapnya.

Menanggapi peristiwa yang dialami keluarga Sulastri, Akiruddin Ahmad, SH, MH selaku Penasehat Hukum (PH) menilai ada sejumlah kejanggalan yang terjadi. Hingga akhirnya pihaknya melakukan gugatan ke Pengadilan Negri Lubuk Pakam.

"Sudah kami layangkan gugatan ke PN Lubuk Pakam. Ada empat pihak tergugat terkait pelelangan aset, yakni pihak BRI unit tembung dan KCP Thamrin, KPK NL serta pemenang lelang atas nama Mas Deliana", jelasnya.

Gugatan ke PN Lubuk Pakam sebagai upaya menguji kebenaran proses penyitaan aset hingga pelelangan. Dalam kapasitas gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

"Yang gawatnya setelah aset klien kami disita hingga dilelang, namun hutangnya di bank masih berlanjut. Jadi kami meminta pihak PN Lubuk Pakam membuka dengan terang, tentang kebenaran proses penyitaan aset hingga pelelang ruko milik klien kami. Apalagi saat ini ruko tersebut sudah beralih nama ke nama pemenang lelang. Jadi semua proses tersebut harus dilakukan sesuai prosedur dan UU yang berlaku", tegas Akiruddin Ahmad, SH, MH.

Akiruddin menjelaskan, sudah tiga kali panggilan sidang para tergugat tidak hadir keseluruhan, hingga ditunda, dan memasuki panggilan sidang ke empat hanya dua pihak yang hadir diantaranya tergugat tiga dan empat yang hadir.

"Kemarin digelar sidang ke empat, hanya dua pihak tergugat yang hadir, yakni, KPKNL dan pemenang lelang Mas Deliana. Jadi dari hasil sidang ke empat akan dilakukan mediasi pada tanggal 6 juli 2026 mendatang", jelasnya.

Terkait adanya laporan polisi terhadap klien nya, Akiruddin Ahmad sangat menyayangkan tindakan tersebut, karena terkesan gegabah.

"Sebelum menerima laporan, seharusnya pihak polisi meminta bukti dari pelapor, karena setau saya laporan tersebut terkait tuduhan merugikan orang lain, karena tidak membayar uang sewa menyewa ruko tersebut, yang sama sekali tak pernah ada dalam perjanjian sama sekali", pungkasnya. (Rel)

Perkuat Pariwisata dan Keselamatan Pelayaran, Bengkel Kapal Muara Putih I Diresmikan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan transportasi perairan dan pengembangan investasi di Kawasan Danau Toba. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Bengkel Kapal CV. Muara Putih I oleh Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026).

Peresmian bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir itu ditandai dengan pemukulan gong serta uji coba penarikan kapal motor ke fasilitas docking. Kehadiran bengkel tersebut diharapkan menjadi sarana strategis dalam mendukung perawatan armada kapal sekaligus meningkatkan standar keselamatan pelayaran di perairan Danau Toba.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi kepada CV. Muara Putih I yang telah berinvestasi dan menghadirkan fasilitas penting bagi sektor transportasi perairan di Samosir.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi air, keberadaan bengkel kapal menjadi kebutuhan yang sangat vital untuk memastikan armada yang beroperasi selalu dalam kondisi laik dan aman.

"Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I diharapkan menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya," ujar Vandiko.

Ia juga mengajak seluruh operator kapal di Kawasan Danau Toba untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama melalui pemeriksaan armada secara berkala dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi pelayaran yang berlaku.

Lebih lanjut, Vandiko menegaskan bahwa berdirinya Bengkel Kapal Muara Putih I menjadi bukti semakin tumbuhnya iklim investasi yang positif di Kabupaten Samosir. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar guna mendorong investasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I, Jusman Sianturi, menjelaskan bahwa pembangunan bengkel kapal tersebut telah dimulai sejak tahun 2024. Gagasan pembangunan muncul dari kebutuhan akan fasilitas reparasi dan perawatan kapal yang memadai di kawasan Danau Toba.

"Kami melihat pentingnya fasilitas perawatan kapal yang profesional untuk mendukung keselamatan pelayaran. Karena itu kami berinisiatif membangun bengkel ini agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi operator kapal yang beroperasi di Danau Toba," jelas Jusman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas dukungan yang diberikan selama proses pembangunan, termasuk kemudahan dalam pengurusan perizinan. Apresiasi serupa diberikan kepada masyarakat Desa Pangaloan yang turut mendukung hingga fasilitas tersebut dapat terwujud.

Dukungan terhadap keberadaan bengkel kapal juga datang dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina, menyatakan bahwa fasilitas tersebut akan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi perairan di Danau Toba.

Menurutnya, KSOP akan terus melakukan pendampingan dan verifikasi teknis guna memastikan seluruh fasilitas, tenaga ahli, dan standar operasional yang diterapkan telah memenuhi ketentuan keselamatan pelayaran.

"Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan transportasi perairan yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Danau Toba," ujarnya.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Kabupaten Samosir, Juang Sinaga, menilai kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I merupakan langkah maju yang akan memberikan dampak positif bagi keselamatan pelayaran sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, fasilitas tersebut akan mendorong operator kapal untuk lebih rutin melakukan perawatan armada sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati layanan transportasi yang semakin aman dan nyaman.

Dengan beroperasinya Bengkel Kapal Muara Putih I, Kabupaten Samosir kini memiliki fasilitas pendukung transportasi perairan yang diharapkan mampu memperkuat standar keselamatan pelayaran, meningkatkan kualitas layanan transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata berkelanjutan di Kawasan Danau Toba. (D/Smart)

Gerak Cepat Tim Cobra Polres Binjai Berhasil Ungkap Kasus Curat Besi Tower

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Polres Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif melalui keberhasilan kolaborasi Team Cobra Satreskrim Polres Binjai dengan unit Reskrim Polsek Binjai Barat dalam mengungkap kasus tindak pidana pencurian pemberatan (curat) yang sempat meresahkan masyarakat.

Awal kejadian, pada hari Minggu 31 Mei 2026 sekira pukul 08.00 wib menurut keterangan  pelapor sebagai karyawan perawatan di Tower milik PT. Bach Multi Blobal (BMG, yang berlokasi di jalan Let Umar Baki LK. IV Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat. Dimana saat itu pelapor sedang melakukan pengecekan terhadap kelengkapan tower, namun terlihat olehnya sebahagian besi (bresing tower) sudah tidak ada ataupun hilang, selanjutnya pelapor mendatangi Polsek Binjai Barat untuk membuat laporan atas kehilangan besi tower.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui metode scientific investigation dengan memadukan analisa rekaman CCTV di sejumlah titik, pendalaman digital forensik, serta informasi dari masyarakat yang turut membantu proses penyelidikan hingga keberadaan pelaku berhasil diketahui.

Berbekal hasil analisa dan informasi yang dikumpulkan, Team Cobra Satreskrim Polres Binjai bersama unit Reskrim Polsek Binjai Barat bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku *MI (24)* berhasil diringkus di Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat, hari Rabu (17/7/26) sekira pukul 21.40 wib, serta dijerat dengan pasal UU Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana di maksud dalam pasal 477 UU 1/2023, terang Kasat Reskrim, AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., 

Kapolres Binjai, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga dapat dilakukan pengungkapan kasus. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan rasa aman di tengah lingkungan masyarakat.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga melakukan pengembangan guna menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan jaringan maupun lokasi penadahan kendaraan hasil curian.

Polres Binjai menegaskan akan terus meningkatkan patroli, kegiatan preventif, serta penindakan terhadap segala bentuk pelaku kejahatan demi memberikan rasa aman dan menutup ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Binjai. 

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga Kota Binjai dengan memberikan informasi kepada kepolisian melalui Call Center 110,” tegas Kapolres AKBP Mirzal Maulana. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport