Media Sergap -->



Headline

Sat Reskrim Polres Padang Lawas Amankan 31 Unit Sepeda Motor Diduga Hasil Kejahatan dari Rumah Warga di Pasar Latong

PADANG LAWAS (Sumut) mediasergap.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil mengamankan 31 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga kuat merupakan barang hasil tindak pidana penadahan. Puluhan kendaraan tanpa dokumen resmi tersebut ditemukan terparkir di halaman rumah salah seorang warga di Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026) membenarkan pengungkapan kasus tersebut. 

AKP Irwansah menjelaskan, penyitaan puluhan kendaraan bermotor ini berawal dari laporan informasi masyarakat mengenai dugaan keberadaan penadah barang hasil kejahatan di wilayah Kecamatan Lubuk Barumun. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satreskrim menerbitkan surat perintah tugas penyelidikan pada awal Juli 2026.

"Pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, personel yang tengah melakukan penyelidikan di lapangan menemukan puluhan sepeda motor terparkir di halaman rumah milik warga berinisial SHL di Desa Pasar Latong. Sebagian besar kendaraan tersebut tidak dilengkapi nomor polisi," ujar AKP Irwansah.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta kepentingan proses hukum, petugas Kepolisian langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Pasar Latong setempat sebelum membawa seluruh barang bukti ke Mapolres Padang Lawas.

Dari hasil pendataan awal, petugas menyita sebanyak 31 unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut: Honda Beat: 8 unit (7 unit tanpa plat nomor, 1 unit berplat BP 5781 RH), Honda Revo: 5 unit (tanpa plat nomor), Honda Supra X-125: 4 unit (tanpa plat nomor), Honda Rangka/Modifikasi: 4 unit (tanpa plat nomor dan tanpa bodi), Honda Supra Fit X: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Scoopy: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Vario: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Genio: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Mio Soul: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Lexi: 1 unit (tanpa plat nomor), dan Suzuki Satria F: 1 unit (tanpa plat nomor). 

Kasus ini berpotensi disangkakan melanggar Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penadahan.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Padang Lawas. Pihak kepolisian juga telah mencatat identitas pemilik rumah serta membuat Berita Acara Serah Terima Barang Bukti.

"Kami masih mendata seluruh barang bukti secara rinci dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut asal-usul serta pemilik sah dari puluhan sepeda motor tersebut," pungkas Kasat Reskrim.

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri di atas untuk dapat berkoordinasi langsung ke Mako Polres Padang Lawas dengan membawa dokumen resmi kepemilikan kendaraan (STNK/BPKB). (Rn)

Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Samosir Ajak Seluruh Elemen Bersinergi Wujudkan Generasi Unggul dan Kabupaten Layak Anak

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, saat menghadiri Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang digelar di Waterfront City Pangururan, Sabtu (25/7/2026).

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi generasi penerus bangsa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston menegaskan bahwa anak merupakan aset berharga yang akan menentukan masa depan Kabupaten Samosir dan Indonesia. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat harus berjalan beriringan dalam mendidik, membimbing, serta melindungi anak-anak. Kolaborasi yang kuat menjadi fondasi utama untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujar Ariston.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui berbagai program perlindungan dan pemenuhan hak anak. Menurutnya, anak-anak harus terbebas dari berbagai ancaman, seperti kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, pernikahan usia anak, stunting, hingga penyalahgunaan teknologi dan ancaman di ruang digital.

"Kita harus memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang merata, serta ruang yang luas untuk mengembangkan kreativitas dan potensi mereka sebagai bekal menghadapi masa depan," tegasnya.

Secara khusus, Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada anak-anak Kabupaten Samosir agar terus semangat belajar, berani berinovasi, memanfaatkan teknologi secara bijak, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga persaudaraan dengan sesama.

"Kalian adalah harapan bangsa dan kebanggaan Kabupaten Samosir. Teruslah belajar, berkarya, dan bermimpi setinggi-tingginya, karena masa depan daerah ini berada di tangan kalian," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental anak selain kesehatan fisik. Menurutnya, keluarga yang harmonis dengan komunikasi yang terbuka menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Kesehatan anak bukan hanya tentang nutrisi dan imunisasi, tetapi juga kasih sayang, perhatian, dan komunikasi yang baik dari orang tua sehingga anak memiliki tempat yang nyaman untuk berbagi cerita dan menyampaikan perasaannya," ujarnya.

Usai menghadiri seremoni peringatan HAN, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau kegiatan pemeriksaan kesehatan di SMP Negeri 1 Pangururan serta berbagai perlombaan yang berlangsung di Segmen I Waterfront City Pangururan.

Beragam perlombaan yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir, seperti lomba tari, vokal grup, vokal solo, mewarnai, puisi, dan pidato, menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, rasa percaya diri, serta semangat berkompetisi secara sehat.

Wakil Bupati mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ke-42. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus memperkuat karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Samosir menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun masa depan anak melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan perlindungan yang optimal, pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, serta dukungan seluruh masyarakat, Kabupaten Samosir optimistis mampu melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara H. Muhammad Faisal Hasrimy, AP., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir dr. Dina Hutapea, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Samosir dr. Priska Situmorang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga dr. Iwan Hartono Sihaloho, Kabid IKP Dinas Kominfo Togarma Naibaho, serta Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk. (D/Smart)

Kuasa Hukum Etinudi Hulu dan Evi Murni Hulu Minta Publik Hentikan Penyebaran Informasi Tak Terverifikasi

Nias (Sumut) mediasergap.com Kuasa Hukum Etinudi Hulu dan Evi Murni Hulu, Supesoni Mendrofa, S.H., menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait meninggalnya Agnis Jansen Zebua. Himbauan tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis pada Jumat (24/7/2026).

Supesoni menjelaskan bahwa dirinya telah menerima kuasa dari Etinudi Hulu dan Evi Murni Hulu berdasarkan Surat Kuasa tertanggal 20 Juli 2026 untuk memberikan pendampingan hukum dalam perkara yang tengah menjadi perhatian masyarakat tersebut.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Agnis Jansen Zebua. Menurutnya, kehilangan seorang anak merupakan duka yang sangat berat bagi setiap orang tua. Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan serta perkara tersebut dapat segera terungkap secara terang benderang.

Supesoni menyatakan, penanganan kasus masih berada pada tahap penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Karena itu, masyarakat yang memiliki informasi, bukti, maupun petunjuk yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan diminta untuk menyampaikannya kepada penyidik agar proses pengungkapan perkara berjalan secara objektif sesuai ketentuan hukum.

Di sisi lain, pihaknya menyayangkan munculnya berbagai unggahan di media sosial, khususnya Facebook, yang menurutnya berisi informasi yang tidak benar serta tuduhan kepada kliennya tanpa didukung alat bukti yang sah. Ia menyebut penyebaran informasi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berdampak pada kondisi psikologis klien beserta keluarganya.

Selain itu, Supesoni juga menyoroti adanya penyebaran foto-foto kliennya beserta anggota keluarga yang disertai narasi bernada fitnah dan tuduhan yang dinilai tidak berdasar. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan baik dari sisi moral maupun hukum.

Sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap kliennya, Supesoni menyatakan telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penyebaran informasi palsu dan pencemaran nama baik melalui media sosial. Laporan tersebut telah diterima Kepolisian dengan Nomor: LP/B/402/VII/2026/SPKT/POLRES NIAS/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 24 Juli 2026.

Pihaknya meminta Kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa apabila masih terdapat pihak-pihak yang terus menyebarkan informasi yang tidak benar maupun tuduhan tanpa dasar hukum terhadap kliennya, maka langkah hukum lanjutan akan ditempuh.

Menutup pernyataannya, Supesoni mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Ia mengajak masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak Kepolisian agar dapat mengungkap fakta yang sebenarnya secara profesional, independen, dan objektif.

Ia berharap penyelidikan perkara meninggalnya Agnis Jansen Zebua dapat segera diselesaikan sehingga keluarga korban memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan yang diharapkan masyarakat. (M/tim)

Kapolres Binjai Paparkan 16 Kasus Narkoba, 20 Tersangka Diamankan

 

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai Berkomitmen dalam Pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Hukum Polres Binjai.

Dalam kurun waktu sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap 16 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dengan menangkap 20 orang tersangka.

Dari pengungkapan tersebut, Polisi menyita barang bukti berupa 257,62 gram sabu, 309 butir pil ekstasi, dan 78,88 gram ganja kering.

Selain itu, turut diamankan lima unit telepon seluler, tiga unit sepeda motor, lima unit timbangan elektronik, serta uang tunai sebesar Rp.305 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Satu bulan terakhir, Satresnarkoba Polres Binjai berhasil mengungkap 16 kasus dengan menangkap 20 orang tersangka,” ujar AKBP Bimo saat konferensi pers di Aula Polres Binjai, Jumat (24/7/2026).

Hasil pengungkapan tersebut, Polisi menyita barang bukti berupa 257,62 gram sabu, 309 butir pil ekstasi dan 78,88 gram ganja kering. Selain itu, turut diamankan lima unit telepon seluler, tiga unit sepeda motor, lima unit timbangan elektronik, serta uang tunai sebesar Rp.305 ribu yang diduga berkaitan dengan Aktifitas peredaran narkoba.

Upaya untuk menekan peredaran narkoba dan menyelamatkan masyarakat, terutama generasi - generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Setiap proses hukum, empat tersangka dari empat perkara dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Lebih lanjutnya  tersangka dalam 11 perkara narkotika jenis sabu dan ekstasi dijerat Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 juncto Pasal 609 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan satu tersangka dalam perkara ganja dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Kapolres Binjai Lebih menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika, dengan upaya penindakan tegas serta mengajak seluruh masyarakat lebih berperan aktif menyampaikan informasi  peredaran barang terlarang tersebut di wilayah hukum Polres Binjai. (Rel)

Pesona Budaya Samosir Memikat Ribuan Pengunjung, PRSU Jadi Panggung Promosi Pariwisata Danau Toba

Medan (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah melalui Pagelaran Seni dan Budaya pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Digelar di Gedung Pertunjukan PRSU, Medan, Jumat (24/7/2026), acara tersebut sukses memukau ribuan pengunjung yang memadati arena pertunjukan sejak awal hingga akhir acara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Arm. Kiky Hardian, Waasrendam I/Bukit Barisan Letkol Kav. Ronald Tampubolon, Kapolres Samosir AKBP Rina S.N. Tarigan, Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, unsur Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Asti M. Sitinjak, serta tamu undangan lainnya.

Mengusung tema "The Heart of Toba Civilization (Jantung Peradaban Toba)", pagelaran tersebut menghadirkan narasi tentang terbentuknya Pulau Samosir sebagai pulau yang berada di tengah Danau Toba, sekaligus menjadi pusat lahir dan berkembangnya peradaban serta spiritualitas masyarakat Batak Toba. Pertunjukan ini memadukan kekayaan sejarah geologi Danau Toba dengan warisan budaya yang terus lestari hingga kini.

Berbagai atraksi seni tradisional ditampilkan secara memukau, mulai dari Tortor Pangurason, Tortor Mangalahat, Tortor Marsiadapari, atraksi Taganing, hingga Martumba yang dibawakan oleh TP PKK Kabupaten Samosir. Penonton juga disuguhkan Opera Batak yang sarat nilai-nilai kehidupan, memperlihatkan kekayaan filosofi budaya Batak yang diwariskan turun-temurun.

Suasana semakin semarak ketika Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel turut mempersembahkan tarian tradisional India dan tarian Bollywood. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari penonton dan menjadi simbol eratnya persahabatan Indonesia dan India melalui diplomasi budaya.

Puncak kemeriahan berlangsung saat Marsada Band tampil menghibur ribuan penonton dengan lagu-lagu khas Batak bernuansa akustik. Antusiasme pengunjung yang ikut bernyanyi dan bergoyang bersama menjadi bukti tingginya apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya Samosir.

Tidak hanya menyaksikan pertunjukan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dan jajaran Forkopimda turut naik ke atas panggung menyumbangkan beberapa lagu bersama Marsada Band, sehingga menambah kehangatan dan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas antusiasme ribuan masyarakat yang hadir memenuhi Gedung Pertunjukan PRSU.

"Acara ini berlangsung sukses. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan. Antusiasme ini menjadi semangat bagi kami untuk terus melestarikan sekaligus memperkenalkan budaya Samosir kepada masyarakat luas," ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, Samosir memiliki kekayaan budaya, panorama alam Danau Toba yang mendunia, serta keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik utama sektor pariwisata.

"Kami mengundang seluruh masyarakat Indonesia bahkan mancanegara untuk datang menikmati langsung keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Kabupaten Samosir," ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menilai penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Sumatera Utara.

"Lima puluh tahun perjalanan PRSU merupakan tonggak sejarah yang mencerminkan semangat kebersamaan, kemajuan, dan kolaborasi seluruh kabupaten dan kota dalam membangun Sumatera Utara," kata Ariston.

Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Samosir di PRSU bukan sekadar ajang promosi daerah, tetapi juga upaya memperkenalkan budaya Batak, destinasi wisata Danau Toba, serta produk-produk unggulan UMKM kepada masyarakat yang lebih luas.

Ariston berharap momentum tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, pelestarian budaya, peningkatan sektor pariwisata, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang semakin luas.

Apresiasi juga datang dari Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel. Ia mengaku sangat terkesan dengan keindahan Danau Toba dan keramahan masyarakat Samosir yang menurutnya meninggalkan pengalaman yang sangat berkesan.

"Saya telah mengunjungi banyak negara di Eropa, termasuk Swiss. Namun ketika datang ke Danau Toba, saya melihat keindahan yang luar biasa. Danau Toba adalah Swiss-nya Sumatera Utara. Saya mengajak semua orang untuk datang mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir," ungkap Ravi.

Ia juga berharap hubungan persahabatan Indonesia dan India semakin erat melalui kerja sama di bidang budaya, pariwisata, dan pertukaran masyarakat.

Tidak hanya pertunjukan seni yang menjadi magnet pengunjung, Paviliun Kabupaten Samosir di kawasan PRSU juga terus dipadati masyarakat. Hingga 24 Juli 2026 tercatat sekitar 1.500 pengunjung telah mengunjungi paviliun tersebut.

Berbagai produk unggulan UMKM menjadi favorit, di antaranya kopi khas Samosir, kain tenun ulos, ukiran kayu, aksesoris, aneka makanan olahan, serta hasil pertanian seperti bawang, beras, alpukat, jeruk, dan berbagai komoditas unggulan lainnya.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Karo mengaku kagum dengan perkembangan Kabupaten Samosir. Bahkan dalam satu pekan terakhir dirinya telah tiga kali berkunjung ke Pulau Samosir.

"Saya melihat Samosir semakin maju. Keamanannya baik, destinasi wisatanya semakin berkembang, masyarakatnya ramah, dan biaya berwisata juga terjangkau. Saya tidak pernah bosan datang ke Samosir," ujarnya.

Melalui partisipasi aktif dalam PRSU ke-50, Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat promosi pariwisata, melestarikan warisan budaya Batak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis UMKM. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Samosir sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional di kawasan Danau Toba yang kaya akan budaya, sejarah, dan keindahan alam. (D/Smart)



Solidaritas Antardaerah Menguat, Pemkab Morowali Salurkan Bantuan Rp290 Juta untuk Pemulihan Pascabencana di Langkat

LANGKAT (Sumut) mediasergap.com Semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakat Morowali. Melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh, bantuan senilai Rp.290 juta diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat guna mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, di Ruang Kerja Plt. Bupati Langkat, Kantor Bupati Langkat, Kamis (23/7/2026). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Morowali, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP.

Donasi sebesar Rp.290 juta tersebut merupakan hasil penggalangan dana melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh sebagai bentuk kepedulian masyarakat Morowali terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh, termasuk Kabupaten Langkat.

Plt. Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali beserta seluruh masyarakat Morowali atas kepedulian yang telah diberikan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan masyarakat yang terdampak bencana, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali dan seluruh masyarakat Morowali atas bantuan yang diberikan. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas antarsesama masih sangat kuat di negeri ini," ujar Tiorita.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung rehabilitasi dan pemulihan sejumlah rumah ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana. Menurutnya, dukungan itu akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakat yang secara sukarela bergotong royong membantu saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi daerah-daerah terdampak untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi gambaran nyata kuatnya nilai gotong royong serta solidaritas antardaerah yang terus terpelihara dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Langkat meyakini, sinergi dan kepedulian seperti ini tidak hanya mempercepat proses rehabilitasi pascabencana, tetapi juga mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, peduli, dan saling mendukung.

Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP., Kepala Dinas Sosial Taufik Rieza, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dr. Juliana, MM., Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah, serta Kabag Kesra M. Suhaimi, S.STP., M.SP. (Rel)

(Sumber: garudapost.id)

Kolaborasi Pemprov Sumut dan Pemkab Samosir Hadirkan Infrastruktur Berkualitas, Jalan Gonting–Janji Mulai Ditingkatkan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comKomitmen Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat konektivitas antarwilayah kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai melaksanakan peningkatan struktur ruas jalan provinsi Gonting–Janji sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp.27,85 miliar.

Pekerjaan yang didanai melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp.27.850.000.000 dengan masa pelaksanaan selama 176 hari kalender. Proyek telah mulai dikerjakan sejak pekan lalu sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir.

Peningkatan jalan difokuskan pada dua segmen, yaitu Segmen I dari Desa Holbung menuju Puncak Bukit Sipatungan serta Segmen II dari batas Desa Janji Raja menuju Desa Holbung, dengan total panjang penanganan sekitar lima kilometer. Saat ini pekerjaan memasuki tahap awal berupa clearing lahan, pelebaran badan jalan, dan mobilisasi alat berat di lokasi proyek.

Pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan lancar. Dukungan masyarakat di sepanjang ruas jalan turut menjadi faktor penting, termasuk dalam proses pembebasan lahan, tanaman, maupun bangunan yang dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. Kondisi tersebut menjadi modal positif agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Peningkatan ruas jalan Gonting–Janji diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, proyek ini juga akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta membuka akses yang lebih baik menuju berbagai destinasi wisata di Kabupaten Samosir.

Bagi kawasan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, keberadaan infrastruktur jalan yang semakin baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Akses jalan yang representatif diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Pembangunan ruas jalan Gonting–Janji menjadi bukti nyata sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Samosir.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek dengan menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pekerjaan berlangsung. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan infrastruktur diyakini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas. (D/Smart)

TIM KANTOR HUKUM "FALENTIUS TARIHORAN, S.H & PARTNERS, DAMPINGI KLIEN DI RAKOR SITA EKSEKUSI TANAH DI POLRESTA DELI SERDANG

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.comRapat koordinasi (Rakor) dalam persiapan pelaksanaan Sita Eksekusi Putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terhadap Termohon Eksekusi (Khadijah Saelan), yang dilaksanakan berjalan dengan lancar di "Aula Ruang Rapat Ops Polres Deli Serdang" pada "Senin, (20/07/2027).

Adapun institusi yang berwenang hadir di Rakor tersebut, yaitu Kasat Ops Polres Deli Serdang, Kapolsek Lubuk Pakam, PN Lubuk Pakam, Camat Lubuk Pakam, Lurah Pakam, Pemohon Eksekusi serta Termohon  Eksekusi didampingi Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners bersama Effendi Jambak, S.H.,M.H.

Meskipun hasil dari Rakor pelaksanaan Sita Eksekusinya harus dilakukan yakni pada Hari Selasa, (21 Juli 2026), namun Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners" kuasa hukum dari Termohon (Khadijah Saelan) sangat gigih melakukan perlawanan dan pembelaan demi kepentingan hukum kliennya. 

Semua upaya tindakan penegakan hukum dengan menjunjung norma-norma hukum senantiasa dengan tulus serta penuh tanggungjawab dilakukan dalam penanganan kasus perkara demi mewujudkan kebenaran, tentu semua itu sebagaimana kemampuan dan pengalaman Tim Kantor Hukum yang tidak perlu diragukan lagi saat mendampingi kliennya. 

"Rakor ini dilakukan dalam rangka koordinasi persiapan Eksekusi tanah Termohon setelah adanya permintaan pengamanan dari PN Lubuk Pakam atas Penetapan Eksekusi Nomor 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn Tanggal 2 September 2025 dan di delegasi Pelaksanaan Eksekusi Nomor 5/Pdt.Eks/Del/2025/PN.Lbp jo 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn, sebagaimana putusan atas Perkara Putusan PN Medan Nomor 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn sebagaimana objek sita berada di Lubuk Pakam Deli Serdang.

Namun ada hal yang paling dipersoalkan sangat penting oleh Termohon dan Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners didalam Rakor tersebut, yakni dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan yang berkaitan dengan bukti dalam Putusan Pengadilan Medan. 

Sehingga dengan hal itu Termohon Eksekusi dan Tim Kuasa Hukum sangat keberatan serta menolak rencana Sita Eksekusi segera dilakukan, disebutkan Termohon bahwa dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan tersebut dilakukan oleh pemohon Eksekusi (AP) sebagai alat bukti yang sah di Persidangan. 

Dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan palsu ini akhirnya dilaporkan oleh Termohon ke Polda Sumatera Utara sesuai Laporan Polisi STTLP No : B/1006/V/2025/SPKT/POLDA SUMATERA  UTARA pada Tanggal 29 Juni 2025.

Bagi Termohon "Khadijah Saelan" Laporan Pengaduan ini perlu ditempuh sebagai langkah tindakan proses hukum terakhir melalui Hukum Pidana setelah perjuangan kasus perdatanya kalah di PN Medan melawan Pemohon (AP), meskipun kekalahannya tersebut dianggapnya sebuah dugaan ada permainan hukum. (Rel)

Bupati Vandiko Hadiri Pisah Sambut Dandim 0210/TU, Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi Forkopimda

TARUTUNG (Sumut) mediasergap.comBupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han. kepada Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. Acara berlangsung di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (23/7/2026).

Bupati Samosir hadir didampingi Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Kajari Samosir Satria Irawan, S.H., M.H., Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Ruang Golfried Harianja, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Togarma Naibaho.

Prosesi pisah sambut berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai momentum estafet kepemimpinan di Kodim 0210/Tapanuli Utara. Letkol Kav. Ronald Tampubolon selanjutnya mengemban amanah sebagai Wakil Asisten Perencanaan Kodam (Waasrendam) I/Bukit Barisan, sementara kepemimpinan Kodim 0210/Tapanuli Utara diteruskan oleh Letkol Arm. Kiky Hardian.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan pemerintah daerah dari empat kabupaten yang menjadi wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir, dan Humbang Hasundutan.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Letkol Kav. Ronald Tampubolon selama bertugas, khususnya dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Danau Toba.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas amanah baru sebagai Waasrendam Kodam I/Bukit Barisan. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan pengayoman yang telah diberikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Samosir. Semoga semakin sukses di tempat tugas yang baru dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga," ujar Vandiko.

Kepada Dandim yang baru, Bupati Vandiko mengucapkan selamat datang dan berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Kodim 0210/Tapanuli Utara dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.

"Selamat datang kepada Bapak Letkol Arm. Kiky Hardian di Kodim 0210/Tapanuli Utara. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terbangun semakin solid. Kawasan Danau Toba memiliki berbagai program strategis dan potensi besar yang memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita optimistis pembangunan daerah dapat berjalan semakin optimal demi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Kav. Ronald Tampubolon menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dukungan selama kurang lebih satu tahun dua bulan menjalankan tugas di wilayah Bona Pasogit.

Ia mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga, terutama dalam memahami nilai-nilai budaya Batak serta membangun kolaborasi lintas daerah. Menurutnya, kebersamaan saat menghadapi berbagai tantangan, termasuk penanganan bencana banjir bandang, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun kesalahan, saya memohon maaf. Mohon doa restu agar kami dapat menjalankan amanah baru di Kodam I/Bukit Barisan dengan sebaik-baiknya," ungkap Ronald.

Sementara itu, Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru, Letkol Arm. Kiky Hardian, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan seluruh Forkopimda dan pemerintah daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban jabatan baru.

Menurutnya, soliditas yang telah dibangun selama ini menjadi modal penting dalam melanjutkan tugas pembinaan teritorial. Ia berkomitmen memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan seluruh Forkopimda di Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir, dan Humbang Hasundutan guna mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta percepatan pembangunan di kawasan Danau Toba.

Acara ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, dan ramah tamah sebagai simbol penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru, yang mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. (D/Smart)

Wabup Toba Sampaikan Apresiasi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon dan Sambut Dandim Baru

Tarutung (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si., menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara yang digelar di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kamis (23/7/2026).

Acara tersebut merupakan momentum serah terima kepemimpinan Kodim 0210/Tapanuli Utara dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., yang mendapat amanah baru sebagai Wakil Asisten Perencanaan Kodam I/Bukit Barisan, kepada Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. sebagai Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari empat kabupaten di wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Humbang Hasundutan. Kehadiran para kepala daerah dan jajaran Forkopimda mencerminkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di kawasan Tapanuli Raya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Toba menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas dedikasi, pengabdian, dan kerja sama yang telah terjalin selama memimpin Kodim 0210/Tapanuli Utara. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan di kawasan Danau Toba.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Toba, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas. Semoga sukses dan semakin berprestasi dalam mengemban amanah yang baru di Kodam I/Bukit Barisan," ujar Wakil Bupati.

Audi Murphy O. Sitorus juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Arm. Kiky Hardian sebagai Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru. Ia berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

"Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Letkol Arm. Kiky Hardian. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan demi mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Toba dan kawasan Tapanuli Raya," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas pengabdiannya serta menegaskan bahwa koordinasi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri selama ini telah berjalan sangat baik, terutama dalam penanganan bencana alam dan menjaga stabilitas wilayah.

Pada acara tersebut, Letkol Kav. Ronald Tampubolon menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh pemerintah daerah selama 1 tahun 2 bulan bertugas di kawasan Bona Pasogit. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga, terutama terkait nilai-nilai budaya Batak dan eratnya kerja sama lintas daerah.

Sebagai pejabat baru, Letkol Arm. Kiky Hardian menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah dibangun pendahulunya. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah daerah dan Forkopimda serta siap menjalin komunikasi dan kolaborasi yang erat dalam menjaga keamanan dan mendukung kemajuan wilayah.

Acara pisah sambut tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan soliditas Forkopimda se-Tapanuli Raya dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport