Media Sergap -->



Headline

Pemkab Toba Ajukan Dua Ranperda Strategis dalam Rapat Paripurna DPRD

Balige (Sumut) mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, didampingi Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Senin (13/7/2026).

Penyampaian nota pengantar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Dalam nota pengantarnya, Bupati Toba menjelaskan bahwa target Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp1.288.418.122.651,00, dengan realisasi mencapai Rp1.220.313.353.032,13.

Realisasi pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp126.588.191.248,13, Pendapatan Transfer sebesar Rp1.083.520.095.928,00, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp10.205.065.856,00.

Sementara itu, realisasi belanja daerah meliputi Belanja Operasi sebesar Rp.826.737.528.636,00, Belanja Modal sebesar Rp.176.307.352.085,00, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.20.000.000, Belanja Transfer berupa bagi hasil pajak daerah kepada kabupaten/kota dan desa sebesar Rp.6.986.843.867,00, serta Bantuan Keuangan kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan desa sebesar Rp.233.948.977.677,00.

Bupati Effendi berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut dapat dibahas secara bersama-sama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Toba sehingga menghasilkan keputusan yang terbaik bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

"Melalui pembahasan bersama ini, kami berharap proses evaluasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan," ujar Bupati.

Selain agenda penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025, rapat paripurna juga membahas Nota Pengantar Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Nota pengantar tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus. Ia menjelaskan bahwa perubahan Peraturan Daerah dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia agar materi muatan Perda selaras dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Beberapa penyesuaian yang diusulkan antara lain penyempurnaan ketentuan mengenai pemungutan Pajak Air Tanah dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan sesuai wilayah pengambilan atau pemanfaatannya. Selain itu, dilakukan penghapusan sejumlah jenis pelayanan administrasi yang berdasarkan ketentuan terbaru tidak lagi menjadi objek retribusi jasa umum pada layanan kesehatan.

Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan bahwa perubahan regulasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum, meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi daerah, serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap regulasi nasional.

Pemerintah Kabupaten Toba berharap kedua rancangan peraturan daerah tersebut dapat dibahas secara konstruktif bersama DPRD Kabupaten Toba sehingga dapat disepakati dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sebagai landasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Ds)

Tekan Kriminalitas Malam Minggu, Sat Reskrim Polres Padang Lawas Gelar Patroli Wilayah Rawan Kejahatan

PADANG LAWAS (Sumut) mediasergap.comGuna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, Sat Reskrim Polres Padang Lawas (Palas) menggelar patroli mobile pada malam akhir pekan, Sabtu (11/07/2026) hingga Minggu (12/07/2026) dini hari. 

Langkah preventif ini berfokus pada antisipasi aksi tawuran, balap liar, begal, serta menekan angka kejahatan 3C (Curi Berat, Curi Kekerasan, dan Curi Motor) di wilayah hukum Kabupaten Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, menegaskan bahwa patroli intensif ini merupakan respons cepat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.

"Patroli ini didasari komitmen kami untuk menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya tindak pidana, aksi premanisme, tawuran remaja, hingga balap liar yang kerap meresahkan warga pada malam minggu," ujar AKP Irwansah Sitorus.

Operasi yang berlangsung dari pukul 21.30 WIB hingga 01.00 WIB ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Katim Opsnal Sat Reskrim Polres Palas, AIPDA Zulkarnaen. Dalam arahannya, personel ditekankan untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis dan sopan santun saat berinteraksi dengan warga di lapangan.

Selama menyisir kawasan rawan kriminalitas, petugas aktif berdialog dengan masyarakat serta para remaja yang masih berkumpul di sejumlah kafe dan warung. Petugas secara persuasif mengimbau para remaja tersebut untuk segera membubarkan diri demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, personel Sat Reskrim juga menyampaikan sejumlah pesan edukatif terkait keamanan, di antaranya:

Waspada Kejahatan Jalanan: Mengimbau masyarakat agar tidak berkendara sendirian pada malam hari dan menghindari rute jalan yang sepi atau minim penerangan guna mengantisipasi aksi begal.

Minimalkan Potensi Premanisme: Mengingatkan warga agar tidak memakai perhiasan atau barang berharga secara berlebihan yang dapat memancing mata pelaku kejahatan.

Jaga Keamanan Lingkungan: Mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mendeteksi dini potensi gangguan keamanan seperti pencurian dan penipuan di lingkungan masing-masing.

Hingga patroli berakhir pada dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Padang Lawas dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Langkah antisipatif ini terbukti efektif meminimalisir ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.

Adapun personel Sat Reskrim Polres Palas yang diterjunkan dalam operasi malam tersebut meliputi: AIPDA Zulkarnaen (Katim Opsnal), AIPDA Wedi Rakhman Nasution, BRIPTU Frans, BRIPTU Deni Irawan Hasibuan, BRIPTU Johannes Butar Butar, BRIPTU Samuel Hutabarat dan BRIPDA Asril Baginda Hasibuan.

Polres Padang Lawas berkomitmen akan terus menggelar kegiatan serupa secara berkala demi menjamin kenyamanan dan ketenteraman seluruh warga Kabupaten Padang Lawas. (Rn)

Jamdasu XI 2026 Berakhir, Wabup Samosir Bangga atas Dedikasi Kontingen Pramuka Samosir

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menghadiri Upacara Penutupan Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/7/2026).

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, bersama para kepala daerah se-Sumatera Utara, menandai berakhirnya pelaksanaan Jamdasu XI yang berlangsung selama lima hari, sejak 8 hingga 12 Juli 2026.

Jamdasu XI diikuti sebanyak 5.575 peserta yang terdiri dari Pramuka Penggalang dan unsur kwartir dari 32 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai program pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter, peningkatan keterampilan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, literasi digital, pelestarian lingkungan, edukasi kebencanaan, hingga mempererat persaudaraan melalui kegiatan api unggun.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, dan peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan Jamdasu XI.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para petugas upacara pembukaan dan penutupan, Gubernur memberangkatkan 19 orang untuk mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Selain itu, sebanyak 1.039 peserta terbaik dari seluruh kabupaten/kota akan mewakili Sumatera Utara pada Jambore Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur.

Rangkaian penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta dan penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian Jamdasu XI. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang berbagai perlombaan, termasuk kategori desain logo, desain maskot, e-sport Mobile Legends, serta penghargaan bagi kontingen terbaik.

Usai mengikuti upacara penutupan, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, menyempatkan diri bertemu, berbaur, dan berfoto bersama Kontingen Pramuka Kabupaten Samosir.

Dalam kesempatan itu, Ariston menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota kontingen yang telah mewakili Kabupaten Samosir di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Daerah bukan semata-mata untuk meraih prestasi, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, serta semangat kebersamaan generasi muda.

"Terima kasih atas semangat, dedikasi, dan perjuangan seluruh adik-adik Pramuka yang telah membawa nama baik Kabupaten Samosir di Jamdasu XI Tahun 2026. Menjadi juara memang membanggakan, namun pengalaman, persaudaraan, kedisiplinan, dan karakter yang diperoleh selama kegiatan merupakan bekal yang jauh lebih berharga untuk masa depan. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi kemajuan Kabupaten Samosir," ujar Ariston.

Wakil Bupati juga berharap semangat yang diperoleh selama mengikuti Jamdasu XI dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri, menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mendukung pembangunan daerah.

Partisipasi aktif Kontingen Kabupaten Samosir pada Jamdasu XI menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berjiwa kebangsaan. (D/Smart)

Jalan Santai Semarakkan HUT Ke-2 Tugu Raja Sibarani, Perkuat Persaudaraan dan Dorong Wisata Budaya

Toba (Sumut) mediasergap.comPunguan Sibarani Saportibi Marsada memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Tugu Raja Sibarani di Desa Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Minggu (12/7/2026). Peringatan tersebut dirangkai dengan kegiatan "Jalan Santai Menuju Toba Sehat dan Mantap" yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Kegiatan jalan santai dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Eston Sihotang, yang hadir mewakili Bupati Toba. Peserta menempuh rute dari Tugu Raja Sibarani menuju Simpang Empat Laguboti, berlanjut ke Simpang Bibelvrouw, kemudian kembali finis di kawasan Tugu Raja Sibarani.

Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, melestarikan budaya, dan mempererat persaudaraan antar keturunan Raja Sibarani di berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, ibadah syukur, pemotongan kue ulang tahun, sambutan dari para tokoh, serta hiburan rakyat yang semakin meriah dengan pembagian berbagai hadiah melalui undian (lucky draw).

Ketua Umum Punguan Sibarani Saportibi Marsada, Tahan Sibarani, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-2 Tugu Raja Sibarani. Menurutnya, keberadaan tugu tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada leluhur, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan seluruh keturunan marga Sibarani yang tersebar di berbagai daerah bahkan mancanegara.

Ia juga mengungkapkan harapan agar kawasan Tugu Raja Sibarani terus dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Rumah Parsaktian di kawasan tugu sebagai sarana pelestarian sejarah, budaya, dan nilai-nilai leluhur.

"Semoga seluruh rencana yang telah kita cita-citakan dapat terwujud dengan dukungan seluruh keturunan Raja Sibarani. Keberadaan kawasan ini diharapkan menjadi pusat pelestarian budaya sekaligus destinasi wisata yang membanggakan," ujar Tahan Sibarani.

Sementara itu, salah seorang panitia, Anna Elfrida Siahaan br. Sibarani, berharap Tugu Raja Sibarani dapat terus menjadi simbol pemersatu sekaligus penanda asal-usul bagi seluruh keturunan marga Sibarani di mana pun berada.

Menurutnya, keberadaan tugu tersebut memiliki makna historis yang penting, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat perantauan, agar tetap mengenal kampung halaman serta akar budaya leluhurnya.

Melalui peringatan HUT ke-2 Tugu Raja Sibarani ini, diharapkan semangat persatuan, pelestarian budaya, dan kebersamaan terus terjaga. Di sisi lain, pengembangan kawasan Tugu Raja Sibarani sebagai destinasi wisata budaya diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Bupati Samosir Tegaskan Komitmen Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya di Kawasan Danau Toba

Tapanuli Utara (Sumut) mediasergap.comBupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya sebagai salah satu penggerak pembangunan pariwisata di Kawasan Danau Toba.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta yang diprakarsai Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI) di Gedung Serbaguna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/7/2026). Bupati hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Samosir.

Kehadiran Bupati Vandiko menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya Batak sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, memperkuat identitas masyarakat, sekaligus berpotensi besar mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan Danau Toba.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi kepada Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, yang hadir bersama masyarakat menyaksikan pagelaran tersebut. Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Danau Toba, termasuk melalui pembangunan fasilitas pertunjukan seni yang representatif.

"Sudah saatnya Danau Toba memiliki opera house sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya. Fasilitas tersebut akan menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya secara berkelanjutan, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Vandiko.

Selain itu, Bupati Vandiko mengapresiasi Anggota DPR RI Komisi VII, Lamhot Sinaga, atas inisiasinya menyelenggarakan Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan secara bergilir di seluruh kawasan Danau Toba sehingga manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Lamhot Sinaga menegaskan bahwa Opera Batak merupakan aset budaya yang harus terus dilestarikan agar tidak punah. Menurutnya, dalam beberapa dekade terakhir pertunjukan Opera Batak semakin jarang dipentaskan, padahal masyarakat di kawasan Danau Toba memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, dan seni budaya.

Mengusung tema "Dari Danau Toba untuk Dunia", pagelaran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Batak ke tingkat internasional sekaligus memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar peningkatan kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten kawasan Danau Toba.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa Sumatera Utara, khususnya Kawasan Danau Toba, memiliki kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif yang sangat besar. Menurutnya, pengembangan potensi tersebut memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, dan seni budaya. Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta. Semoga kegiatan ini terus menjadi ruang kolaborasi dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus membuka peluang pengembangan subsektor seni pertunjukan, musik, fesyen, kuliner, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif Indonesia," ujar Menteri Ekonomi Kreatif.

Turut mendampingi Bupati Samosir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Kolaborasi Pemerintah dan Investor Perkuat Pengembangan TSTH2 di Kawasan Danau Toba

Humbang Hasundutan (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan komitmennya mendukung penguatan investasi internasional dalam pengembangan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, dalam kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, bersama Chairman Temasek Holdings, H.E. Mr. Teo Chee Hean, Jumat (10/7/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis dengan investor internasional guna mempercepat pengembangan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi komoditas herbal serta hortikultura. Kawasan ini diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing kawasan Danau Toba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, serta sejumlah pemangku kepentingan. Wakil Bupati Samosir didampingi Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Togarma Naibaho.

Rangkaian kunjungan diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan TSTH2, arah pengembangan kawasan, potensi investasi, serta berbagai program riset dan inovasi yang sedang dikembangkan. Selanjutnya, rombongan meninjau berbagai fasilitas strategis, mulai dari area pembibitan tanaman herbal dan hortikultura, laboratorium penelitian, hingga sarana pendukung yang dipersiapkan untuk mendukung ekosistem sains, teknologi, dan investasi.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas komitmen Ketua Dewan Ekonomi Nasional dalam membuka peluang investasi bagi pengembangan TSTH2. Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi penting untuk memperkuat sektor pertanian berbasis riset dan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing kawasan Danau Toba.

"Pengembangan TSTH2 merupakan peluang besar bagi kawasan Danau Toba. Kami mengapresiasi upaya Ketua DEN dalam menghadirkan investor internasional. Kami berharap kerja sama ini segera terealisasi sehingga mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, mendorong lahirnya peluang usaha baru, serta memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Kabupaten Samosir," ujar Ariston.

Lebih lanjut, Ariston menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor merupakan fondasi penting dalam mewujudkan TSTH2 sebagai kawasan unggulan nasional yang berdaya saing global. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai kawasan strategis pengembangan pertanian, riset, dan inovasi di Indonesia. (D/Smart)

Pastikan Tepat Sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Penyaluran Bantuan Beras Tahap Pertama

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi mulai menyalurkan bantuan beras premium tahap pertama bagi keluarga kurang mampu secara serentak di seluruh kelurahan, Jumat (10/7/2026). Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meninjau langsung pelaksanaan penyaluran di Kantor Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, dan Kantor Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Plt. Kepala Dinas Sosial Tigahara Hasibuan, serta para camat dan lurah setempat. Di sela-sela peninjauan, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima manfaat untuk mendengar langsung aspirasi serta kondisi perekonomian mereka di lapangan.

Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.

"Program beras bagi keluarga kurang mampu ini mengakomodasi masyarakat yang telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), namun belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," ujar Wali Kota di sela peninjauan.

Wali Kota menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui alokasi bantuan beras premium masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Pemko Tebing Tinggi berharap dapat secara nyata mengurangi beban ekonomi harian masyarakat.

"Melalui penyaluran bantuan beras sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat ini, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi keluarga. Ini adalah program prioritas kami di bidang sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Wali Kota.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa program ini berjalan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Sosial TA 2026 dan Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/755 Tahun 2026 tentang Penetapan Alokasi dan Penerima Bantuan Pangan melalui Program Beras bagi Keluarga Kurang Mampu Tahun 2026. Ia menerangkan bahwa setiap KPM nantinya akan menerima bantuan beras premium dalam tiga tahap penyaluran.

"Setiap Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan beras premium sebanyak 5 kilogram pada setiap tahap penyaluran. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dan tahap pertama dimulai pada hari ini, 10 Juli 2026, di seluruh kelurahan se-Kota Tebing Tinggi," jelas Tigahara Hasibuan.

Lebih lanjut, Tigahara merinci bahwa total 10.000 KPM tersebut tersebar di lima wilayah kecamatan. Adapun sebarannya meliputi Kecamatan Rambutan sebanyak 2.302 KPM, Kecamatan Padang Hilir sebanyak 2.220 KPM, Kecamatan Bajenis sebanyak 2.044 KPM, Kecamatan Padang Hulu sebanyak 1.960 KPM, dan Kecamatan Tebing Tinggi Kota sebanyak 1.474 KPM. 

Lebih lanjut, Tigahara Hasibuan mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan bantuan pangan dari Pemko Tebing Tinggi.

Di akhir laporannya, Tigahara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran distribusi sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Secara keseluruhan, proses penyaluran bantuan sosial di sejumlah titik kelurahan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Ajs)

Pemkab Toba Gerak Cepat Atasi Gangguan Air Bersih di Balige, Dana Darurat Disiapkan

TOBA (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba bergerak cepat merespons gangguan distribusi air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Balige. Bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Balige, pemerintah menggelar rapat koordinasi guna mencari solusi percepatan penanganan, Kamis (9/7/2026), di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba.

Gangguan pasokan air bersih dipicu oleh kerusakan pompa intake di Rumah Pompa Lumban Silintong. Akibatnya, distribusi air ke sejumlah kawasan di Balige terhenti selama dua hari terakhir.

Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Jalan Sutomo, Jalan Soposurung, Jalan Liberty Manik, Jalan Pagar Batu, Jalan Sangkar Nihuta, Jalan Sangkar Nihuta Hinalang Bagasan, serta Jalan Tarutung.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Jonni Lubis, menegaskan bahwa penanganan persoalan air bersih harus menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

"Pelayanan air bersih merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Karena itu, pemerintah meminta seluruh pihak bergerak cepat agar distribusi air kepada masyarakat segera kembali normal," tegas Jonni.

Sementara itu, pihak PDAM Tirtanadi Cabang Balige menjelaskan bahwa distribusi air saat ini masih dilakukan menggunakan pompa lama karena pompa pengganti belum tiba. Kondisi tersebut membuat pasokan air belum dapat pulih sepenuhnya. Selain itu, sejumlah kendala teknis di lapangan masih memengaruhi kelancaran distribusi kepada pelanggan.

Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Kabupaten Toba telah mengusulkan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai langkah darurat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, mengatakan usulan tersebut telah disampaikan mengingat kondisi yang dihadapi bersifat mendesak.

"Kami sudah mengajukan penggunaan dana BTT. Solusi sementara yang disiapkan adalah memanfaatkan anjungan lama agar lebih efisien sekaligus memungkinkan pengambilan air pada elevasi yang lebih dalam. Tim teknis juga telah ditugaskan untuk melakukan survei di lapangan," ujarnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Toba dan PDAM Tirtanadi berkomitmen mempercepat seluruh langkah penanganan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat segera kembali normal.

Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan sehingga kebutuhan air bersih warga dapat segera terpenuhi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama. (Ds)

Seleksi JPT Pratama Pemkab Toba Masuki Tahap Wawancara, Pengumuman Tiga Besar Dijadwalkan 24 Juli

TOBA (Sumut) mediasergap.comProses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba Tahun 2026 kini memasuki tahapan presentasi makalah dan wawancara. Tahapan ini menjadi salah satu penentu dalam proses pengisian enam jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Toba, Donald Simanjuntak, mengatakan seleksi terbuka dilaksanakan secara transparan dan kompetitif untuk mendapatkan aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan.

"Tujuan pelaksanaan seleksi ini adalah mencari dan merekomendasikan ASN yang memiliki kualifikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian," ujar Donald di sela pelaksanaan seleksi di Sopo Raja Balige, Kamis (9/7/2026).

Donald menjelaskan, rangkaian seleksi dimulai dari pengumuman dan pendaftaran peserta pada 8–29 Juni 2026. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi dan rekam jejak yang hasilnya diumumkan pada 1 Juli 2026.

Peserta kemudian mengikuti tahapan penulisan makalah dengan pengumpulan naskah pada 2 Juli dan pengumuman hasil pada 3 Juli. Setelah itu, mereka menjalani seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural pada 6–7 Juli 2026 di UPTD Pusat Asesmen Kompetensi Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara di Medan.

Saat ini, para peserta mengikuti presentasi makalah dan wawancara. Hasil tahapan tersebut dijadwalkan diumumkan pada 13 Juli 2026.

Selanjutnya, panitia seleksi akan menyampaikan laporan kepada Bupati Toba selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk diteruskan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai dasar permohonan rekomendasi penetapan tiga peserta terbaik pada masing-masing jabatan.

"Setelah rekomendasi dari BKN diterbitkan, kami menargetkan pengumuman tiga besar pada 24 Juli 2026. Tahapan berikutnya adalah pelantikan, yang waktunya masih menunggu arahan pimpinan," kata Donald.

Sebanyak 14 aparatur sipil negara mengikuti seleksi terbuka ini untuk memperebutkan enam jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Sementara itu, pengisian tiga jabatan pimpinan tinggi pratama lainnya, yaitu Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Lingkungan Hidup, dan Inspektorat Kabupaten Toba, akan dilaksanakan setelah proses seleksi enam jabatan yang sedang berlangsung selesai.

Menurut Donald, sesuai arahan pimpinan daerah, Pemkab Toba akan kembali mengajukan permohonan kepada BKN untuk membuka seleksi terbuka terhadap tiga jabatan tersebut. Berdasarkan pengalaman pelaksanaan sebelumnya, proses seleksi hingga pelantikan diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu setengah bulan. (Ds)

Pemkab Samosir Perkuat Sinergi dengan DPRD Sumut, Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir menerima kunjungan kerja Tim DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IX yang dipimpin Rahmansyah Sibarani di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, DPRD Sumut, dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendorong percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyambut langsung rombongan DPRD Sumut didampingi Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Samosir, serta OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Ariston menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD Sumut memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Samosir. Menurutnya, dukungan DPRD sangat dibutuhkan untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat terakomodasi dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Kami berharap sinergi ini terus diperkuat. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Samosir dengan menguatkan barisan untuk menampung sekaligus menjembatani kebutuhan pembangunan masyarakat," ujar Ariston.

Ia menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Di sisi lain, sektor pertanian juga perlu terus diperkuat melalui penyediaan air bersih, jaringan irigasi, peningkatan akses jalan, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Ariston optimistis kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya Kabupaten Samosir yang semakin maju, makmur, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap realisasi program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagaimana tertuang dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Gubernur Sumatera Utara.

Selain melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan, DPRD Sumut juga menyerap berbagai aspirasi dari pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan kebijakan dan program pembangunan pada tahun-tahun mendatang.

"Kami ingin melihat langsung pelaksanaan program pemerintah provinsi sekaligus menjemput aspirasi daerah untuk menjadi bahan pembahasan pembangunan berikutnya," kata Rahmansyah.

Ia mengungkapkan bahwa sejak tahun 2022 berbagai program pompanisasi telah direalisasikan di wilayah Dapil IX dan akan terus diupayakan penambahannya sesuai kebutuhan masyarakat. Rahmansyah juga meminta agar setiap usulan pembangunan yang diajukan kepada Pemerintah Provinsi turut disampaikan kepada DPRD Sumut sehingga dapat dikawal dalam proses pembahasan anggaran.

"Kami tidak pernah membedakan daerah. Selama itu merupakan kebutuhan masyarakat, akan kami perjuangkan," tegasnya.

Pada sesi dialog, Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan, antara lain bantuan pompa air tenaga surya untuk penyediaan air bersih dan irigasi pertanian, peningkatan kualitas ruas jalan provinsi guna mendukung sektor pariwisata, program perumahan swadaya, pembukaan akses jalan alternatif menuju Samosir, pengadaan mobil pelayanan perizinan keliling, pelaksanaan bimbingan teknis penanaman modal, bantuan benih pertanian dan alat mesin pertanian (alsintan), peningkatan sarana pelayanan kesehatan di puskesmas, serta berbagai program strategis lainnya yang telah diusulkan melalui RKPD Provinsi Sumatera Utara.

Menutup pertemuan, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan fisik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Samosir memiliki Indeks Pendidikan yang tinggi dan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Pemerintah Kabupaten Samosir juga terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dengan program subsidi bunga kredit nol persen, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan pariwisata.

Ariston turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penataan aset daerah, termasuk penyerahan aset rumah dinas bupati. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam penyediaan pompa air serta berbagai program pembangunan prioritas lainnya.

"Kami akan terus memperkuat kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menyusun dan mengawal usulan pembangunan sehingga kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan DPRD Sumatera Utara," pungkas Ariston. (D/Smart)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport