Media Sergap -->



Headline

Wujud Empati Kepada Masyarakat, Walikota Tebing Tinggi Kunjungi Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Pasien RSUD

Wujud Empati Kepada Masyarakat, Walikota Tebing Tinggi Kunjungi Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Pasien RSUD

Tebing Tinggi, mediasergap.com - Sebagai wujud empati mendalam terhadap duka dan keluhan yang dialami masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melakukan kunjungan layatan dan membesuk warga di dua lokasi berbeda pada Sabtu (17/01/2026).

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman mendiang Lindon Malau (61), di kawasan Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Mendiang merupakan pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia setelah sempat jatuh pingsan saat mengikuti rapat antara pedagang Pasar Gambir bersama Pemerintah Kota beberapa waktu lalu.

Di hadapan istri dan keluarga mendiang, Wali Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota.

"Saya mewakili Pemerintah Kota Tebing Tinggi, serta atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan turut berdukacita, belangsungkawa yang mendalam atas meninggalnya saudara, bapak kita, dalam usia 61 tahun, dengan meninggalkan istri dan 7 orang anak," ujar wali kota. 

Wali Kota juga meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Pasar Gambir saat rapat berlangsung.

"Saya meminta maaf atas kejadian ini, ini tidak di inginkan, ini kehendak Tuhan, mari bersama kita mendoakan beliau. Semoga diampuni dosa-dosanya, ditempatkan Tuhan disisi-Nya. Semoga keluarga diberikan penghiburan. Terima kasih kepada keluarga duka yang menerima kami dengan baik. Mauliate amang, inang. Horas," tambah Wali Kota.

Istri mendiang, Ibu br. Simarmata, menyambut haru kehadiran rombongan. Dengan suara lirih, ia mengenang sosok suaminya yang selalu bersama dalam setiap kegiatan, mulai dari berdagang hingga beribadah. Ia pun mengapresiasi kepedulian Wali Kota yang bersedia meluangkan waktu untuk melayat langsung ke rumah duka.

"Terima kasih Bapak atas kunjungannya Bapak dan Ibu semuanya. Terus kami bersama (dengan mendiang), ke pajak (pasar) sama, ke gunung sama, ke pesta sama bahkan kami ke gereja sama duduk, kami satu barisan bangku. Kami minta doa agar kami didoakan bisalah hati kami terangkul," ungkap istri Mendiang, Ibu br. Simarmata.

Usai dari rumah duka, Wali Kota beserta rombongan bergerak menuju Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Brohol, untuk menjenguk Ibu Suliyem (64). Kunjungan ini bermaksud untuk melihat kondisi kesehatan Ibu Suliyem sekaligus mengklarifikasi insiden yang sempat terjadi di RSUD dr. H. Kumpulan Pane beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan kesehatan yang diterima keluarga. Beliau menegaskan akan ada tindakan tegas jika ditemukan kelalaian prosedur.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi meminta maaf kepada Ibu Suliyem dan keluaraga. Kalau ada unsur kelalaian tindak disiplin, kalau ada unsur kesengajaan, lakukan tindak pidana. Itu yang kemarin saya sampaikan seperti itu. Ibu Suliyem sehat-sehat, semangat ya," ujar Wali Kota.

Anak perempuan satu-satunya dari Ibu Suliyem, Sumiata, yang tinggal di rumah tersebut selama 11 tahun bersama dengan suami yang bekerja sebagai buruh lepas, selama ini merawat ibunya dengan segala keterbatasan, merasa terharu atas perhatian orang nomor satu di Tebing Tinggi tersebut. Ia berharap ibunya mendapatkan perawatan terbaik ke depannya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut, antara lain Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kasatpol PP Benny Erickson, Kadis Perhubungan Yustin Bernard, Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung, Direktur RSKP drg. Lili Marliana, Camat Bajenis Ary M., Plt. Kabidkom Diskominfo Nur Erdian, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Lurah Pelita, Lurah Berohol, insan pers dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Pemkab Simalungun Disorot Terkait PPK yang Bermasalah Kembali Duduki Jabatan Strategis

Pemkab Simalungun Disorot Terkait PPK yang Bermasalah Kembali Duduki Jabatan Strategis

SIMALUNGUN, mediasergap.com – Penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menuai sorotan tajam.Hal ini menyusul kembali ditunjuknya seorang PPK berinisial “AS” di Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, meskipun yang bersangkutan saat ini tengah menghadapi proses hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, “AS” masih menjalani pemeriksaan oleh tim Kejaksaan Negeri Simalungun terkait dugaan Korupsi pada proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Negeri 1 Gunung Maligas, yang bersumber dari APBD Simalungun TA.2024

Dugaan kasus tersebut menjadi perhatian luas karena menyangkut sektor dunia pendidikan, yang menuntut standar akuntabilitas dan transparansi tinggi. Proyek pembangunan ruang kelas baru dinilai strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Namun di tengah proses hukum yang masih berjalan, ‘AS” justru kembali dipercaya menduduki jabatan PPK di Dinas Pertanian. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait mekanisme penunjukan pejabat serta dasar pertimbangan yang digunakan oleh Pemkab Simalungun.

Sebagai pejabat yang memiliki kewenangan penting dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pemerintah, PPK dituntut memiliki integritas, profesionalisme, serta rekam jejak yang baik. Karena itu, penempatan pejabat yang sedang berproses hukum dinilai bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Dalam praktik pemerintahan, pejabat yang tengah menghadapi dugaan tindak pidana korupsi lazimnya dievaluasi atau dinonaktifkan sementara guna menjaga objektivitas dan kepercayaan publik.

Elemen masyarakat dan pemerhati kebijakan publik meminta Bupati Simalungun Anton Saragih, melalui Kepala Dinas Pertanian Jenry Saragih, untuk memberikan penjelasan resmi terkait penunjukan AS sebagai PPK meski sedang diproses hukum.

Sementara itu, aparat penegak hukum diminta serius dalam menangani kasus dugaan korupsi secara profesional dan transparan agar kepastian hukum serta kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah tetap terjaga.

Demi keseimbangan pemberitaan awak media telah melakukan komfirmasi dengan Kadis Pertanian Simalungun Jenry Saragih,Kamis, (15/01/25) melalui pesan Aplikasi Whatsapp terkait inisial “AS” yang kembali ditunjuk menjadi PPK di Dinas Pertanian,Namun hingga berita ini dipublikasikan pesan komfirmasi yang dilayangkan awak media belum juga berbalas. (M)

Pimpin Gotong Royong di Pasar Inpres, Walikota Tebing Tinggi: Kios dan Stand Bukan Untuk Diperjualbelikan

Pimpin Gotong Royong di Pasar Inpres, Walikota Tebing Tinggi: Kios dan Stand Bukan Untuk Diperjualbelikan

Tebing Tinggi - mediasergap.com - Menjelang peresmian Pasar Inpres di Jalan Gurami, Kelurahan Badak Bejuang, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, memimpin aksi gotong royong bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, Sabtu (17/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa Pasar Inpres adalah aset negara dan daerah yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, bukan sebagai komoditas yang bisa diperjualbelikan secara bebas.

Wali Kota menjelaskan bahwa pasar ini dijadwalkan akan diresmikan pada Senin, 19 Januari 2026. Wali Kota menekankan sistem distribusi kios akan dilakukan secara ketat dan adil guna menghindari praktik monopoli oleh oknum tertentu.

"Satu pedagang hanya boleh memiliki satu kios atau satu stand. Kami menemukan ada pedagang yang menguasai hingga 15 kios atau 10 stand, dan itu tidak dibenarkan. Ini aset negara, para pedagang cukup membayar retribusinya saja tanpa ada jual-beli kepemilikan," tegas H. Iman Irdian Saragih.

Wali Kota juga menjamin bahwa seluruh pedagang yang menempati kios baru adalah mereka yang memang sudah terdata lama berjualan di lokasi tersebut. Wali Kota memastikan tidak akan ada ruang bagi "makelar" dalam proses penempatan ini.

Terkait adanya rencana penyesuaian tarif retribusi, Wali Kota mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian mendalam bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan instansi terkait. Ia menjamin tarif tersebut tidak akan memberatkan para pedagang.

"Standar retribusi sudah dikaji sesuai Perda atau Perwal agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya pedagang. Kami berikan yang terbaik, namun kami juga meminta dukungan penuh dari para pedagang untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini," tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Marimbun Marpaung, merincikan bahwa total fasilitas yang tersedia di Pasar Inpres berjumlah 168 unit. Fasilitas tersebut terdiri dari 116 unit Stand dan 52 unit Kios.

Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri oleh Sekdako Erwin Suheri Damanik, jajaran Asisten, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, Camat, Lurah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Tapteng

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Tapteng


Toba, mediasergap.com"Tapteng Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat".  Kalimat itu menjadi semboyan masyarakat Tapanuli Tengah pasca bencana yang melanda daerah itu beberapa waktu lalu. Itu disampaikan oleh Jhonedi Marbun Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng pada Rabu (14/1/2026) siang di ruang Aula Kantor Camat Sitahuis kepada perwakilan Pemkab Toba yang datang menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana di Tapanuli Tengah. 

Saat menerima kedatangan perwakilan Pemkab Toba yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Augus Sitorus dan Sahat Manullang didampingi oleh Kadis Sosial Lalo Hartono Simanjuntak, Kabag Ekon Samuel Lumbanraja dan pengurus TP. PKK Kabupaten Toba, Jhonedi Marbun menjelaskan bahwa Kabupaten Tapanuli Tengah adalah daerah paling parah yang terdampak bencana. "Sekitar 80 persen dari semua wilayah terkena bencana. Paling parah ada 6 kacamatan termasuk Sitahuis ini," kata beliau.

Dalam penyerahan bantuan itu, Augus Sitorus menyampaikan rasa duka atas bencana yang dialami oleh masyarakat Tapteng. Beliau menyebut bahwa sebisa upaya telah dilakukan oleh Pemkab Toba atas instruksi Bupati dan Wakil Bupati Toba untuk mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. "Dikomandoi oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kami mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak. Mulai dari para ASN, masyarakat, PKK dan pihak lain yang bersedia memberikan. Dan hari ini, inilah yang dapat kami berikan semoga ini dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara kita di Tapanuli Tengah ini," kata beliau saat menyerahkan bantuan secara simbolis. 

Usai menerima bantuan itu, Jhonedi Marbun menyampaikan terimakasih. Beliau menambahkan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemkab Toba sangat berharga bagi mereka. "Semoga ini bisa menambah semangat, energi untuk kami agar trauma itu hilang lebih cepat," ucap beliau.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan titip salam dari Bupati Tapteng kepada perwakilan Pemkab Toba yang hadir. "Kami juga titip salam kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Toba serta semua masyarakat Kabupaten Toba yang telah membantu kami. Semoga Tuhan selalu menyertai dan melindungi kita semua," ujar beliau mengakhiri. 

Adapun bantuan yang diserahkan oleh Pemkab Toba adalah pakaian bekas layak pakai 12 karung, beras 500 kilogram, gula pasir 25 kilogram, supermie 30 dus, popmie 5 dus, roti ATB 3 dus, minyak goreng 2 dus, air mineral 4 dus, tikar 1 buah, deterjen dan shampo 1 dus, mie hun 2 bal, kacang hijau 10 kilogram dan uang tunai sebesar Rp 50 juta rupiah. (Ds)

Warga Keluhkan Kondisi Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Wabup Toba Turun Selesaikan Persoalan

Warga Keluhkan Kondisi Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Wabup Toba Turun Selesaikan Persoalan

Toba, mediasergap.comSeorang warga Desa Tangga Batu, Kecamatan Tampahan, St. Drs. Alasmar Tampubolon menyampaikan protes dan keluhan kepada Pemkab Toba atas kondisi irigasi dan jalan usaha tani di Desa Tangga Batu Barat, Kecamatan Tampahan. 

Dalam keluhannya, Alasmar Tampubolon menyebut bahwa akibat jalan yang sudah dilebarkan, namun tidak memiliki drainase di Desa Tangga Batu Barat berdampak pada tertutupnya irigasi, hingga merusak jalan usaha tani menuju Tanjing (daerah perladangan) yang menurut warga tersebut adalah perkampungan. 

Menanggapi tuntutan itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus didampingi Camat Tampahan E. Lisbet Mariani Situmorang, Kepala Desa Tangga Batu Barat, Rumbaya Tampubolon  bersama warga yang menyampaikan protes turun meninjau lokasi pada Kamis (15/1/2026) siang. 

Dari hasil kunjungan tersebut, terdapat irigasi di sisi bukit, di bawah jalan menuju Desa Tangga Batu Barat. Selain itu, tanggul tanah irigasi juga digunakan menjadi jalan usaha tani. Alasmar Tampubolon menyebut bahwa akibat pelebaran jalan disisi bukit, diatas irigasi, tanah perlahan terkikis terbawa air saat hujan hingga masuk ke dalam irigasi. Ini dikawatirkan akan mengakibatkan tertumpuknya tanah atau pasir yang terbawa air hujan ke dalam irigasi hingga air di dalam irigasi akan keluar ke jalan usaha tani. "Jadi begini Amang, pemilik lahan pengguna irigasi ini, harus merawat irigasi ini. Ini kita bersihkan agar tidak tersumbat sehingga airnya tidak keluar ke jalan ini," kata Wakil Bupati usai mendengar keluhan warga secara langsung.

Meski begitu, Wakil Bupati tetap memberikan solusi terbaik agar masalah tersebut dapat dituntaskan. Beliau menyarankan agar Kepala Desa, segera menyampaikan proposal permohonan perbaikan drainase ke Bupati, agar Bupati/Wakil Bupati menurunkan tim dari PUTR untuk meninjau langsung kondisi tersebut. 

"Secara teknis, nanti mereka (PUTR) yang lebih memahami. Semoga permasalahan ini dapat segera kita tangani," sebut Wakil Bupati menjelaskan. 

Wakil Bupati menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini juga, membuat pemerintah harus benar-benar mengutamakan hal-hal yang prioritas dan menyangkut hajat hidup orang banyak. "Kami sarankan agar Kepala Desa dapat berkoordinasi dengan Camat, untuk membuat proposal, nanti kita lihat apakah keuangan kita memungkinkan untuk membangun saluran air untuk pembuangan air dari jalan agar tidak masuk ke irigasi ini," sebut Wakil Bupati menjelaskan kepada masyarakat. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Polsek Binjai Barat Langsung Datangi TKP Tentang Pemberitaan Media Online di Binjai Barat

Polsek Binjai Barat Langsung Datangi TKP Tentang Pemberitaan Media Online di Binjai Barat

BINJAI, mediasergap.com - Polsek Binjai Barat, Polres Binjai langsung melakukan pengecekan ke TKP tentang adanya pemberitaan media online liputan 16.com dan media seputaran kita online.

Adapun judul  pemberitaan media online liputan 16.com sebagai berikut :

"Adanya perjudian jenis Dadu dan Sabung Ayam milik Cabak, yang berlokasi di Kelurahan Limau Sundai Kecamatan Binjai Barat,

Sedangkan pemberitaan media seputaran kita online sebagai berikut :

"Polsek Binjai Barat diduga pelihara Judi Dadu Sabung Ayam milik Cabak yang berada di Kelurahan Kimau Sundai Kecamatan Binjai Barat,

Langkah-langkah yang dilakukan, Kapolsek Binjai Barat Akp Sulthony S, S.H., bersama anggota unit reskrim dan unit Intel langsung mendatangi lokasi tersebut sesuai pemberitaan di media online. 

Setelah dilakukan pengecekan ke TKP, petugas tidak menemukan adanya permainan judi seperti sabung ayam dan judi kopyok sesuai dengan pemberitaan di media online tersebut. (Roni)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Kelabui Petugas dengan Bungkus Rokok, Seorang Pria Digelandang Ke Polres Binjai

Kelabui Petugas dengan Bungkus Rokok, Seorang Pria Digelandang Ke Polres Binjai

BINJAI, mediasergap.com - Satres narkoba polres Binjai kembali lagi melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki dengan inisal *AS (32)* di TKP, dusun-I desa Namu Ukur Selatan kecamatan Sei Bingai kabupaten Langkat, Sabtu (10/1/26) pukul 16.00 wib sore hari.

Awal terjadinya penangkapan, Ipda Jun Fredy Sembiring, S.H., selaku KBO sat narkoba mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba, kemudian tim langsung menelusuri serta melakukan penyelidikan di TKP.

Petugas melakukan penyelidikan di TKP namun belum ada menemukan titik terang tentang kebenaran informasi. Saat itu juga petugas kembali menyusun strategi baru untuk menemukan target sesuai informasi yang didapatkan.

Tepatnya pada pukul 16.00 wib tim berhasil menemukan seorang laki-laki yang dicurigai dimana saat itu sedang berdiri dengan bungkusan di tangannya, namun saat akan didekati terduga langsung melarikan diri kearah pemukiman sehingga aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi.

Dengan berkat gerak cepat dan kesigapan oleh petugas saat itu sehingga berhasil mengamankannya dan saat ditanya apa isi bungkusan yang dipenggang olehnya, terduga terus terang mengakui narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti :

"4 (empat) paket narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip transparan brutto 4,08 gram, ⁠1 (satu) bungkus plastik klip transparan kosong, 2 (dua) buah pipet skop serta ⁠1 (satu) buah kotak rokok merk dji sam soe warna hitam sebagai tempat penyimpanan sabu-sabu.

Terhadap terduga AS (32) beserta barang buktinya sudah diamankan di satresnarkoba polres Binjai serta dipersangkakan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan/atau pasal 609 ayat (1) huruf A UU. RI No.1 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 4 (empat) Tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun., tegas Akp Ismail Pane, SH, MH.

Sesuai keterangan Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., melalui kasi humas Akp Junaidi, polres Binjai tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba yang merusak generasi penerus bangsa. tegasnya. (Roni)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Didatangi Wartawan Terkait Dana BOS dan Revitalisasi, Kepala SMA Negeri 1 Habinsaran Tak Ada di Tempat

Didatangi Wartawan Terkait Dana BOS dan Revitalisasi, Kepala SMA Negeri 1 Habinsaran Tak Ada di Tempat

HABINSARAN, mediasergap.comUpaya konfirmasi awak media terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan program revitalisasi pembangunan sekolah di SMA Negeri 1 Habinsaran menemui jalan buntu. Saat didatangi langsung ke sekolah, Kepala SMA Negeri 1 Habinsaran, Piner Sihotang, S.Pd., M.Si, tidak berada di tempat.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, kepala sekolah disebut sedang berada di Medan. Salah satu awak media kemudian melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon untuk meminta klarifikasi terkait penggunaan Dana BOS dan proyek revitalisasi sekolah tersebut.

Namun alih-alih memberikan penjelasan substansial, Kepala SMA Negeri 1 Habinsaran justru mempertanyakan kehadiran lebih dari satu wartawan dalam upaya konfirmasi tersebut.

“Kenapa bawa-bawa rekan wartawan,” ujar Piner Sihotang kepada salah satu awak media melalui sambungan telepon.

Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan jurnalis. Pasalnya, konfirmasi oleh media merupakan bagian dari fungsi kontrol publik terhadap Pengelolaan Anggaran Negara, khususnya dana pendidikan yang bersumber dari uang rakyat.

Awak media menilai respons Kepala Sekolah tersebut tidak mencerminkan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Sebagai pimpinan satuan pendidikan negeri, kepala sekolah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait penggunaan Dana BOS serta pelaksanaan program pembangunan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMA Negeri 1 Habinsaran belum memberikan keterangan resmi terkait realisasi Dana BOS maupun progres revitalisasi pembangunan sekolah yang dimaksud.

Awak media menegaskan akan terus mengawal persoalan ini demi memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Tim)

Kapolres Binjai Gelar NgoPi Bersama Media, Perkuat Sinergi Polri dan Pers

Kapolres Binjai Gelar NgoPi Bersama Media, Perkuat Sinergi Polri dan Pers

BINJAI, mediasergap.com Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menggelar kegiatan NgoPi Bersama Media (PIRAMIDA) di Aula Anindya Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No.1, Kota Binjai, Sumatera Utara, Rabu (13/1/2026) pukul 14.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Binjai menegaskan bahwa program NgoPi Bersama Media (PIRAMIDA) merupakan wadah komunikasi antara Polri dan insan pers. Program ini sebelumnya telah dilaksanakan di Polda Jawa Timur dan dinilai efektif sebagai sarana membangun kemitraan strategis.

“Media merupakan mitra Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus sebagai sarana kontrol sosial terhadap pelaksanaan tugas Polri sehari-hari,” ujar AKBP Mirzal Maulana.

Kapolres menekankan bahwa kinerja Polri tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan kerja sama yang baik antara Polri, media, dan masyarakat. Oleh karena itu, Polres Binjai berkomitmen untuk terus bersinergi dengan media dalam mendukung pembangunan Kota Binjai, baik di bidang perekonomian masyarakat maupun dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Selain itu, AKBP Mirzal Maulana menegaskan komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang merusak generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Polres Binjai akan terus melakukan penegakan hukum terhadap peredaran narkoba, karena dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda,” tegasnya.

Sejalan dengan program kerja Kapolda Sumatera Utara, Kapolres juga menekankan bahwa Polri harus hadir di tengah masyarakat sebagai problem solver, serta bersinergi dengan media dalam menciptakan rasa aman dari berbagai bentuk kejahatan, seperti kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), geng motor, dan tindak kriminal lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai, H. M. Zainal, menyambut baik pelaksanaan program NgoPi Bersama Media (PIRAMIDA). Ia optimistis sinergi antara Polres Binjai dan media akan semakin baik, khususnya dalam bidang pemberitaan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi Polres Binjai dengan media terus terjalin dengan baik,” ujar Zainal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi interaktif bersama awak media, melalui sesi tanya jawab yang membahas berbagai permasalahan dan fenomena sosial di tengah masyarakat.

NgoPi Bersama Media ini turut dihadiri Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST., S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, Wakil Ketua I PWI Kota Binjai, serta awak media dari media cetak, online, dan televisi. (Roni)

(Sumber: ©Humas Polres Binjai)

Wabup Toba Tinjau Irigasi Jebol di Bonatua Lunasi, Alat Berat Diturunkan untuk Penanganan Sementara

Wabup Toba Tinjau Irigasi Jebol di Bonatua Lunasi, Alat Berat Diturunkan untuk Penanganan Sementara

TOBA, mediasergap.comCurah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Toba pada awal Desember 2025 menyebabkan irigasi Pea Hoda di Desa Nagatimbul, Kecamatan Bonatua Lunasi, jebol. Akibatnya, ratusan hektare persawahan di wilayah hilir terancam tidak dapat dikelola karena aliran air terputus.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, didampingi Camat Bonatua Lunasi Judiman Silitonga serta Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Piter Pangaribuan, turun langsung ke lokasi untuk meninjau irigasi yang jebol, Selasa (13/1/2026).

Setibanya di lokasi, rombongan melihat aliran air irigasi mengalir langsung ke persawahan warga, sementara pasokan air ke wilayah hilir terputus total. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas pertanian warga apabila tidak segera ditangani.

“Untuk penanganan sementara, irigasi ini akan kita tutup terlebih dahulu menggunakan tanah yang dimasukkan ke dalam karung. Setelah itu, baru akan dilakukan perbaikan permanen,” ujar Kabid SDA Dinas PUTR, Piter Pangaribuan, kepada Wakil Bupati Toba.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Toba langsung menghubungi Kepala Bidang Peralatan Dinas PUTR agar segera menurunkan alat berat ke lokasi untuk mempercepat penanganan sementara.

“Saya sudah menghubungi Kabid Peralatan. Besok alat berat akan diturunkan untuk menggumpulkan tanah ke lokasi ini. Saya juga minta Kepala Desa mengarahkan warga, khususnya para pemilik sawah, untuk bergotong royong mengisi karung dan melakukan perbaikan sementara,” kata Audi Murphy O. Sitorus.

Arahan tersebut disambut baik oleh para petani yang turut hadir di lokasi peninjauan. Mereka menyatakan kesiapan untuk bergotong royong demi memastikan aliran air kembali normal dan aktivitas pertanian tidak terganggu.

Usai meninjau irigasi Pea Hoda, Wakil Bupati Toba juga melanjutkan peninjauan ke Irigasi Sitamba yang berada di desa yang sama dan mengalami kerusakan serupa. Untuk irigasi tersebut, Wabup Toba kembali menginstruksikan Dinas PUTR agar melakukan penanganan sementara dengan pola yang sama.

“Setelah pekerjaan di Irigasi Pea Hoda selesai, alat berat bisa langsung dipindahkan ke Irigasi Sitamba. Saya harap warga juga ikut bergotong royong agar perbaikan bisa cepat selesai,” ujar Wabup Toba.

Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk segera menangani kerusakan irigasi guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian dan menjaga keberlangsungan produksi pangan masyarakat setempat. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport