Media Sergap -->

Headline

Wali Kota Tebing Tinggi Dukung Koperasi Merah Putih sebagai Penguat Ekonomi Rakyat

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Di Kota Tebing Tinggi, kegiatan dipusatkan di Koperasi Kelurahan Merah Putih Rantau Laban, Terminal Bandar Kajum.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi harus menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

“Koperasi adalah wadah pemberdayaan masyarakat desa. Melalui koperasi, kita ingin memastikan kesejahteraan yang lebih merata dan mengurangi kesenjangan ekonomi,” ujar Presiden.

Presiden juga menekankan pentingnya transformasi koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan transparansi, memperluas layanan, serta memperkuat daya saing di era modern. Pemerintah, lanjut Presiden, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi nasional.

“Kita dorong koperasi agar lebih modern, transparan, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan kelurahan melalui penciptaan peluang usaha baru serta penguatan ekonomi lokal.

“Koperasi Merah Putih hadir untuk membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan mendukung pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Menanggapi arahan Presiden, Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam mendukung keberadaan dan pengembangan Koperasi Merah Putih di daerah.

“Kami sejalan dengan arahan Presiden. Koperasi Merah Putih akan menjadi sarana penting bagi masyarakat Tebing Tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal,” ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, kehadiran koperasi bukan hanya simbol semangat gotong royong, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekonomi rakyat yang inklusif, mandiri, dan berkeadilan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, jajaran kepala OPD, camat dan lurah, pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Tebing Tinggi, serta tamu undangan lainnya. (Ajs)

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Toba Ikut Secara Virtual

Nganjuk, mediasergap.comPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dipusatkan di Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026).

Kabupaten Toba turut mengikuti peresmian tersebut secara virtual melalui Zoom Meeting dari Koperasi Desa Merah Putih Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Toba dalam kegiatan itu diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Eston Sihotang.

Dalam sambutannya yang disiarkan secara virtual, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak sejarah penting bagi bangsa Indonesia dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

“Hari ini merupakan tonggak bersejarah. Kita meresmikan operasionalisasi 1.061 koperasi. Dari konsep hingga terwujud membutuhkan waktu kurang dari satu tahun. Pembangunan fisik dimulai sejak November 2025 dan dalam tujuh bulan kita mampu mengoperasikan lebih dari seribu koperasi. Ini merupakan prestasi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa keberadaan koperasi di setiap desa akan menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat dan memperkuat kemandirian desa.

“Desa akan memiliki kekuatan ekonomi sendiri dan tidak lagi bergantung pada pihak lain. Selama ini banyak petani belum memiliki akses pasar yang baik, namun nantinya koperasi akan didukung kendaraan operasional untuk membantu distribusi hasil panen ke pasar,” lanjutnya.

Selain memperkuat sektor ekonomi, Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, termasuk menyediakan layanan apotek murah yang mudah dijangkau masyarakat.

“Nantinya akan tersedia apotek murah yang dapat diakses oleh seluruh rakyat Indonesia,” tambah Presiden.

Usai mengikuti peresmian, Plh Sekda Toba, Eston Sihotang, mengajak seluruh pengurus koperasi agar terus membangun komunikasi dan aktif menjemput peluang, khususnya terkait dukungan permodalan serta pengembangan operasional koperasi.

“Terus bangun komunikasi, termasuk terkait fasilitas operasional dan kebutuhan lainnya. Jangan sampai bangunan ini disia-siakan. Tetap jemput bola dan jangan hanya menunggu,” pesannya kepada Para Pengurus Koperasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Toba, Sofian Sitorus, Kapten Inf. Sangkan Samosir selaku Danramil 17/Balige mewakili Kodim 0210/TU, perwakilan Dinas PMDPPA, Sekretaris Dinas Kominfo Toba, perwakilan Kecamatan Laguboti, Kepala Desa Sibarani Nasampulu, serta para pengurus koperasi.

Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan usaha yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ds)

Warga Binaan Rutan Ambon Produktif, Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian

Ambon, mediasergap.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan bagi warga binaan, Sabtu (16/05/2026).

Salah satu bentuk nyata pembinaan tersebut terlihat dari keberhasilan warga binaan membudidayakan tanaman hidroponik serta menghasilkan berbagai karya keterampilan berupa kursi sofa yang memiliki nilai jual tinggi. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya membentuk keterampilan kerja, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan semangat produktivitas warga binaan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menitikberatkan pada pembinaan warga binaan melalui kegiatan kreatif, produktif, dan bernilai guna.

Pada sektor pertanian, warga binaan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman hidroponik. Dengan perawatan rutin dan pengelolaan yang baik, tanaman yang dihasilkan tumbuh subur, segar, dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif.

Selain itu, warga binaan juga aktif mengikuti pelatihan pembuatan kursi sofa. Dalam pelatihan tersebut, mereka dibimbing mulai dari proses perakitan rangka, pemasangan busa, hingga tahap finishing. Hasil karya yang dihasilkan memiliki kualitas baik, desain menarik, dan bernilai ekonomis sehingga berpotensi menjadi produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di Rutan Ambon.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah.

“Program pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan Ambon dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga binaan berinisial H.F mengaku merasa senang dan termotivasi mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, program keterampilan yang diberikan sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman dan kemampuan baru yang dapat digunakan setelah selesai menjalani masa pidana.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya banyak belajar, mulai dari cara membuat sofa hingga merawat tanaman hidroponik. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan harapan untuk bisa memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Program pembinaan ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan. Warga binaan mendapatkan pendampingan langsung dari petugas sehingga mampu memahami setiap tahapan pekerjaan dengan baik. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Melalui pembinaan yang terus berjalan, warga binaan tidak hanya dibentuk menjadi pribadi yang terampil, tetapi juga lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Semangat untuk terus berkarya dari dalam rutan menjadi bukti bahwa pembinaan berkelanjutan mampu menghadirkan perubahan positif dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan yang lebih baik di masa depan. (Rel)

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Simbol Penghormatan Perjuangan Buruh

NGANJUK, mediasergap.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum buruh sekaligus mengenang sosok Marsinah yang dikenal sebagai pejuang hak-hak pekerja.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, unsur Forkopimda Jawa Timur, Forkopimka Nganjuk, Ketua MUI, Ketua KSPSI, serta sekitar 7.000 buruh yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut kehadiran Museum Marsinah sebagai sebuah peristiwa yang langka dan memiliki makna besar, bahkan mungkin menjadi yang pertama di dunia sebagai museum yang secara khusus didedikasikan untuk perjuangan kaum buruh.

"Ini saya kira peristiwa yang langka dan luar biasa. Mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh," kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, museum tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dan tonggak sejarah untuk mengenang keberanian seorang pejuang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum pekerja.

Presiden menegaskan perjuangan Marsinah sesungguhnya menjadi lambang perjuangan seluruh masyarakat kecil dan kelompok yang selama ini berada pada posisi lemah.

"Perjuangan tersebut adalah lambang perjuangan mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tidak memiliki kekuasaan," ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa peristiwa tragis yang dialami Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi apabila nilai-nilai dasar bangsa Indonesia dijalankan secara utuh. 

Menurutnya, Indonesia dibangun dengan landasan Pancasila yang menempatkan keadilan sosial dan semangat kekeluargaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.

Presiden menekankan bahwa sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 telah menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan.

"Yang kaya harus menarik yang miskin, yang kuat membantu yang lemah. Buruh adalah anak bangsa, petani anak bangsa, nelayan anak bangsa, semuanya adalah anak bangsa," tegasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa aparat negara, termasuk TNI dan Polri, pada hakikatnya merupakan pelayan rakyat yang diberikan amanah untuk menjaga dan mengabdi kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Presiden mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kehormatan untuk menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional setelah seluruh organisasi buruh secara bulat mengusulkan nama tersebut.

"Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional," ungkap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden secara resmi meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur," ucap Presiden.

Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah tersebut diharapkan menjadi pengingat sejarah perjuangan kaum buruh sekaligus menjadi simbol semangat keadilan sosial serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Curat Ranmor yang Mengakibatkan Gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena

LAMPUNG, mediasergap.com Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, memimpin langsung kegiatan Press Release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) sasaran kendaraan bermotor yang mengakibatkan gugurnya seorang personil Polri, Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., saat menjalankan tugas.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 09 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. 

Bripka (Anumerta) Arya Supena, yang merupakan anggota Ditintelkam Polda Lampung, memergoki aksi pencurian sepeda motor milik korban NM di depan Toko Yussy Akmal.

Saat hendak melakukan penangkapan, tersangka B alias R melakukan perlawanan sengit dan berusaha merebut senjata api milik korban. 

Dalam pergumulan tersebut, tersangka berhasil menguasai senjata korban lalu menembak korban, yang mengakibatkan Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur di tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan tersangka H berperan sebagai joki dan pengawas situasi, serta membantu menguburkan senjata api milik korban di wilayah Pesawaran.

"Kedua tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas di lapangan karena melakukan perlawanan aktif dan membawa senjata api rakitan yang membahayakan nyawa anggota saat proses penangkapan," tegas Helfi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 458, Pasal 479, atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman maksimal bagi para pelaku adalah penjara seumur hidup.

Helfi menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena. 

"Polri kehilangan salah satu putra terbaiknya yang gugur demi menjaga keamanan masyarakat. Kami pastikan proses hukum berjalan maksimal bagi para pelaku," tutup Helfi Assegaf. (Muh Fahrul Ikhsan)

Safari Jumat di Tenggarong Seberang, Kapolda Kaltim Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Kukar (Kaltim) mediasergap.com - Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melakukan Safari Jumat di Masjid Jami’ Ulil Ijtihad, Desa Manunggal Jaya, Kec.Tenggarong Seberang, Kab.Kukar, Jumat (15/05/2026).

Kegiatan ibadah tersebut dididampingi langsung Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, S.I.K., S.H., M.H., serta Bupati Kutai Kartanegara dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., yang juga turut dihadiri bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah setempat.

Usai melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Kapolda Kaltim menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Dalam sambutannya, ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kapolda menegaskan pentingnya menjaga persatuan serta memperkuat toleransi antarumat beragama maupun antarsuku demi menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.

“Marilah kita bersama-sama menjaga keharmonisan dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian maupun berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” ujar Irjen Pol Endar.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kukar juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat.

Kehadiran Kapolda Kaltim kali ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan jamaah Masjid Jami’ Ulil Ijtihad. Warga menilai kegiatan Safari Jumat tersebut menjadi sarana komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat sinergi menjaga kamtibmas.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif secara umum di wilayah Prov.Kalimantan Timur, khususnya di Kab.Kutai Kartanegara. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

Tiba di Jawa Timur, Presiden Prabowo Akan Resmikan 166 SPPG Polri, Museum Ibu Marsinah hingga Panen Raya Jagung

JAWA TIMUR, mediasergap.com - Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, dalam rangka kunjungan kerja. 

Kedatangan Kepala Negara disambut langsung di antaranya oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, serta Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Kunjungan kerja Presiden Prabowo kali ini membawa sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, hingga ketahanan pangan. 

Dari Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban untuk menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan.

Di Kabupaten Nganjuk, Presiden Prabowo akan meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk. 

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi, penguatan nilai perjuangan, sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap aspek sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Kepala Negara juga akan meresmikan operasionalisasi 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas diketahui bertolak menuju Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.50 WIB. 

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur diantaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. (Muh Fahrul Ikhsan)

Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 SPPG, Dukung Program MBG

JAKARTA, mediasergap.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, sampai dengan saat ini, Polri sudah memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu terkait dengan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto. 

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

"Di sisi lain, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG," kata Sigit. 

Menurut Sigit, ribuan SPPG tersebut terdiri dari 736 SPPG telah beroperasi, 172 persiapan operasional, dan 468 SPPG dalam tahap pembangunan. 

"Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja," ujar Sigit. 

Sigit menekankan, dalam memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, SPPG Polri telah memiliki sejumlah sertifikat. Hal itu dipastikan untuk menjaga Food Security. 

"Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten," tutup Sigit. (Muh Fahrul Ikhsan)

Jelang Kapolri Cup 2026, Kontingen Atlet Judo dari Berbagai Daerah Mulai Tiba di Kaltim

Samarinda (Kaltim) mediasergap.com - Menjelang pelaksanaan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026, sejumlah kontingen peserta dari berbagai daerah mulai berdatangan di Kalimantan Timur melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda sejak Kamis (14/05/2026) hingga hari ini Sabtu (16/05/2026).

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menerangkan bahwa Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 kali ini diikuti oleh 4 Satker Mabes Polri, 30 Polda, serta 21 Pengprov PJSI dari berbagai wilayah di Indonesia. Total peserta kategori Polri tercatat sebanyak 452 peserta, sementara kategori umum senior diikuti 101 peserta.

Ia menambahkan, bahwa pertandingan kali ini akan mempertandingkan kategori Polri dan kategori umum, baik nomor perorangan maupun beregu. Rangkaian pertandingan diawali pada 17 Mei 2026 dengan babak penyisihan perorangan kategori Polri, kemudian dilanjutkan pada 18 Mei 2026 dengan pembukaan resmi Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 serta pertandingan beregu Polri.

“Rencana pertandingan pembuka akan diawali Minggu, 17 Mei 2026 dan seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 20 Mei 2026,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa pada 19 Mei 2026 pertandingan akan memasuki kategori umum putra dan putri dari berbagai kelas pertandingan. Kemudian pada 20 Mei 2026 akan dilaksanakan babak final sebagai puncak rangkaian Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di Samarinda.

“Pada hari terakhir nantinya akan digelar babak final kategori putra dan putri yang dilanjutkan dengan final nomor perorangan dan beregu Polri sebagai penutup rangkaian pertandingan. Penutupan kejuaraan direncanakan akan ditutup secara resmi oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,” ungkap Kombes Pol Yuliyanto. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

Keluhan Warga Hitetano Menguat, Kinerja Petugas PLN Unit Habinsaran Dipertanyakan

HABINSARAN (Sumut) mediasergap.comWarga Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, mempertanyakan kinerja Petugas PLN Unit Habinsaran terkait proses pembebasan arus listrik kabel pendek (hitam) yang dilakukan di Dusun Pinasa, Sabtu (16/05/2026).

Pekerjaan tersebut memicu keresahan masyarakat karena instalasi yang dipasang disebut tidak menggunakan MCB sebagai pengaman arus listrik. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila terjadi korsleting listrik.

Saat dikonfirmasi oleh salah seorang kontrol sosial di lokasi melalui sambungan telepon seluler, Petugas PLN Unit Habinsaran disebut menyampaikan bahwa pemasangan tersebut dinilai aman meski tanpa MCB.

“Itu tidak apa-apa Pak, aman itu, dan kami sudah sering melakukan pembebasan arus listrik seperti itu, hasilnya tetap aman,” ujar Petugas PLN tersebut sebagaimana disampaikan warga.

Pernyataan itu justru memicu kekhawatiran masyarakat. Warga kemudian menyampaikan keluhan tersebut kepada sesama masyarakat serta melaporkannya kepada awak media agar persoalan itu mendapat perhatian serius dan dilakukan evaluasi terhadap kinerja PLN Unit Habinsaran.

Sejumlah kontrol sosial juga mencoba meminta klarifikasi kepada pimpinan PLN wilayah Balige. Kepala PLN Cabang Balige, Nugroho, disebut membenarkan bahwa pembebasan arus listrik seharusnya dilengkapi dengan MCB sebagai sistem pengaman.

“Iya benar, pembebasan arus listrik itu harus memiliki MCB,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Namun hingga berita ini diturunkan pada pukul 14.00 WIB, warga mengaku belum melihat adanya tindak lanjut maupun kedatangan Petugas PLN Kabupaten Toba dan Unit Habinsaran ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan ulang.

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan PLN dalam merespons keluhan warga, terlebih sebelumnya pihak PLN disebut telah menyampaikan komitmen untuk cepat tanggap terhadap pengaduan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Toba beberapa waktu lalu.

Warga berharap pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Toba dan DPRD Komisi B, segera turun tangan untuk mengevaluasi kinerja Petugas PLN di lapangan demi menghindari potensi bahaya yang dapat merugikan masyarakat.

“Jika sampai terjadi korsleting listrik dan mengakibatkan kebakaran, siapa yang akan bertanggung jawab?” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa. (Tim)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport