Media Sergap -->

Headline

Bupati Samosir Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

MEDAN (Sumut) mediasergap.com

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).

Kehadiran Bupati Samosir didampingi Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Bapperida Rajoki Simarmata dan Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, bersama jajaran kepala dinas lainnya.

Kegiatan Musrenbang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, serta dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, unsur Forkopimda, dan seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industrialisasi Berbasis Potensi Daerah”, Musrenbang RKPD Sumut 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara menegaskan enam fokus utama pembangunan daerah, yakni:

  • akselerasi pertumbuhan berkualitas,
  • peningkatan produktivitas,
  • peningkatan investasi,
  • pengembangan industri berbasis potensi daerah,
  • penguatan daya saing daerah, serta
  • pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa indikator pembangunan Sumatera Utara menunjukkan tren positif, meskipun pemerataan masih menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut mencapai 76,47, lebih tinggi dari rata-rata nasional 75,90. Ini menunjukkan kualitas SDM Sumut relatif baik,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mengawal usulan prioritas daerah agar dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan tingkat provinsi.

Fokus usulan Kabupaten Samosir mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pertanian, serta optimalisasi potensi pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.

“Musrenbang RKPD merupakan tahapan awal perencanaan pembangunan. Karena itu, diperlukan sinkronisasi antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah agar setiap program prioritas dapat berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Vandiko.

Lebih lanjut, Vandiko berharap kehadiran Kementerian Dalam Negeri dalam forum tersebut dapat memberikan dukungan strategis, baik dari sisi regulasi maupun penguatan anggaran. Ia juga menilai Musrenbang menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Samosir dalam Musrenbang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pembangunan serta mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang terarah dan berkelanjutan. (D/Smart)

Polda Sumsel Bongkar Sindikat Mafia BBM Subsidi di Musi Rawas, 12 Pelaku Diamankan

MUSI RAWAS (SUMSEL) mediasergap.com

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan mengungkap praktik penyalahgunaan dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Musi Rawas.

Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Unit II Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus dalam operasi yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026). Operasi dipimpin langsung oleh Kasubdit IV, AKBP Ahmad Budi Martono, S.I.K., M.H., dengan menyasar lokasi ilegal di kawasan kebun sawit, Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, yang berada tidak jauh dari Jalan Lintas Sumatera.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan tiga titik gudang penimbunan BBM ilegal. Sebanyak 12 orang pelaku berhasil diamankan dengan peran yang beragam, mulai dari sopir, kernet, pemilik gudang, hingga pekerja lapangan.

Dari lokasi kejadian, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa puluhan ton BBM bersubsidi jenis Pertalite, Solar, dan minyak tanah. Selain itu, turut diamankan lima unit kendaraan operasional, termasuk mobil tangki Pertamina, puluhan tedmon penampung, serta peralatan seperti mesin pompa dan selang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya serius dalam memberantas mafia BBM yang merugikan negara dan masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang menyalahgunakan BBM subsidi. Praktik ini sangat merugikan negara dan berdampak luas terhadap masyarakat,” tegasnya.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan praktik penyelewengan BBM dengan modus pemindahan muatan di tengah perjalanan. Mobil tangki yang seharusnya menyalurkan BBM ke SPBU resmi diduga justru membongkar muatan di gudang ilegal untuk kemudian dicampur dengan minyak hasil sulingan masyarakat sebelum diedarkan kembali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa seluruh tersangka saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi kepentingan publik serta memastikan distribusi energi tepat sasaran,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan BBM di lingkungan sekitar. (Rel)



Pemkab Toba Dorong Penguatan Pendidikan, Sampaikan Aspirasi ke Komisi X DPR RI

TOBA (Sumut) mediasergap.com

Pemerintah Kabupaten Toba menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, khususnya di sektor pendidikan, kepada Komisi X DPR RI dalam kunjungan reses Masa Sidang IV Tahun Sidang 2025–2026, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, di SMP Negeri 1 Balige, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Murphy Sitorus serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan komitmen masyarakat Toba terhadap pendidikan dengan mengutip filosofi Batak, “Anakhon hi do hamoraon di ahu” yang berarti anak adalah harta paling berharga.

“Semiskin apa pun kami, pendidikan anak tetap menjadi prioritas. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Wakil Bupati.

Di SMP Negeri 1 Balige, rombongan Komisi X DPR RI meninjau langsung kondisi ruang belajar dan berdialog dengan siswa. Sejumlah siswa menyampaikan kebutuhan perbaikan sarana, seperti atap, meja, dan jendela kelas yang sudah mengalami kerusakan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Yayasan TB Soposurung dan Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII, sebelum rombongan menuju Museum TB Centre untuk agenda makan siang dan rapat bersama Pemkab Toba serta perwakilan masyarakat.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, berbagai aspirasi disampaikan, termasuk usulan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan, dalam forum tersebut turut menyoroti pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap kenaikan gaji guru, termasuk tenaga pengajar tingkat TK dan PAUD.

Secara konkret, Pemerintah Kabupaten Toba menyerahkan enam proposal pembangunan kepada Komisi X DPR RI, meliputi:

  • Pembangunan Gedung Olahraga,
  • Peningkatan Akses Pendidikan,
  • Rehabilitasi Gedung Sentra Pemuda,
  • Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan,
  • Revitalisasi Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII,
  • Eksplorasi Warisan Peradaban Batak di Eropa untuk Produksi film Raja Sisingamangaraja XII.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengusulkan perlunya pembentukan badan koordinasi terpadu untuk pengelolaan kawasan Danau Toba agar lebih optimal dan terarah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Tim Reses, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, menyampaikan komitmen untuk mendorong langkah konkret, khususnya di sektor pendidikan.

“InsyaAllah akan ada renovasi untuk SMP yang tadi kami kunjungi. Selain itu, program seperti PIP juga akan kami dorong agar lebih menjangkau siswa, termasuk peningkatan angka partisipasi kuliah,” ungkapnya.

Kegiatan reses ini turut dihadiri sejumlah anggota Komisi X DPR RI, di antaranya dr. Sofyan Tan, Bonnie Triyana, Denny Cagur, Melly Goeslaw, serta mitra kerja dari berbagai kementerian dan lembaga.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Toba. (Ds)

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas LKPJ 2025 dan Ranperda BUMD

BATU BARA (Sumut) mediasergap.com

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (21/4/2026).

Rapat paripurna tersebut membahas dua agenda utama, yakni penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 beserta rekomendasinya, serta penyampaian nota Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Ranperda yang disampaikan meliputi perubahan bentuk badan hukum PT Pembangunan Batra Berjaya menjadi Perseroan Daerah Pembangunan Batra Berjaya. Selain itu, turut dibahas Ranperda Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Batu Bara Nomor 3 Tahun 2020 terkait penambahan penyertaan modal pada perusahaan daerah tersebut.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, serta para camat.

Dalam sambutannya, Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi kepada Pansus LKPJ Tahun Anggaran 2025 yang dinilai telah bekerja optimal dalam membahas dan meneliti laporan, hingga menghasilkan rekomendasi yang konstruktif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras Pansus yang telah memberikan rekomendasi sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa perubahan status badan hukum PT Pembangunan Batra Berjaya menjadi perseroan daerah diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme perusahaan daerah.

Langkah tersebut juga diyakini mampu mendorong kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). (Tim)

Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Raker Komwil I Apeksi Di Banda Aceh

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Reker ini bertujuan untuk merumuskan langkah strategis pembangunan kota yang akan dibawa ke tingkat nasional.

Acara yang berlangsung selama empat hari, mulai Minggu (19/4/2026) hingga Rabu (22/4/2026) ini, dihadiri oleh Mendagri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, Unsur Pengarah Profesional Dirhamsyah mewakili Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Direktur Eksekutif APEKSI Pusat Alwis Rustam, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, para wali kota anggota Komisariat Wilayah I APEKSI, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Unsur Forkopimda, dan pimpinan Perangkat Daerah Banda Aceh.

Dalam konferensi persnya, Ketua Komwil I APEKSI sekaligus Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memaparkan sejumlah poin rekomendasi utama yang akan disampaikan pada Rakernas APEKSI di Medan, Juni 2026 mendatang. Dua isu utama yang mencuat adalah ketangguhan bencana dan kemandirian fiskal.

"Isu ketangguhan bencana menjadi prioritas karena kota, khususnya ibu kota provinsi, memiliki peran vital dalam perekonomian. Jika terjadi bencana di satu kota, dampaknya bisa meluas ke daerah sekitar dan mengganggu aktivitas ekonomi. Ini menjadi perhatian utama yang harus disampaikan ke pemerintah pusat," ujar Ketua Komwil I Sumatera APEKSI.

Selain bencana, APEKSI mendorong inovasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bentuk ketahanan fiskal. Salah satu model yang ditawarkan adalah penerapan sistem pembayaran pajak restoran berbasis QRIS dengan metode split payment yang telah sukses diterapkan di Kota Medan.

"Melalui sistem split payment, pajak langsung terbagi otomatis antara pelaku usaha dan kas daerah, sehingga lebih transparan dan akuntabel dibandingkan metode pelaporan manual. Ini memudahkan pengawasan dan pertanggungjawaban. Skema ini ingin kami bagikan ke kota lain, termasuk Banda Aceh," tambahnya.

Tak hanya isu fiskal dan bencana, Raker Komwil I juga merumuskan poin penting lainnya, seperti penguatan kawasan konservasi dan lingkungan hidup, percepatan pembangunan infrastruktur, serta evaluasi tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Rekomendasi lainnya yaitu terkait penyempurnaan sistem Online Single Submission (OSS) dan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), penguatan ekonomi dan layanan publik, perlindungan sosial dan kesehatan, serta dukungan pemerintah pusat bagi pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

APEKSI juga mengusulkan agar pembayaran gaji PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), serta perubahan skema pajak seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) supaya menggunakan pola opsen.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, selaku tuan rumah menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi risiko bencana, khususnya Kota Banda Aceh, yang termasuk daerah rawan gempa karena berada di sekitar patahan aktif.

“Melalui penguatan sistem tanggap bencana lintas sektor, mulai dari OPD hingga tingkat gampong (desa), pasar, masjid, dan rumah sakit, kami berharap masyarakat semakin sadar dan tangguh dalam menghadapi risiko bencana,” kata Wali Kota Banda Aceh.

Kehadiran Wali Kota H. Iman Irdian Saragih dalam forum strategis ini didampingi oleh sejumlah jajaran pejabat Pemko Tebing Tinggi, diantaranya Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kabag Pemerintahan Setdako Rizky Saftri, Kabag Ekosda Setdako Safaruddin, Kabag Administrasi Pembangunan Setdako Afridayanti Damanik, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad dan Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.

Partisipasi aktif Pemko Tebing Tinggi dalam Raker ini diharapkan mampu membawa inovasi baru, terutama dalam tata kelola keuangan daerah dan sistem mitigasi bencana yang lebih modern untuk diaplikasikan di Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Kasus Pencurian Motor Terungkap, Polres Binjai Tangkap Pelajar sebagai Tersangka


Binjai (Sumut) mediasergap.com
Polres Binjai menangkap seorang pelajar berinisial RS, 19 tahun, terkait kasus pencurian dengan pemberatan atau curat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Tersangka diamankan Tim Cobra pada Rabu, 16 April 2026, sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Kirab Remaja, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor Honda Vario warna cokelat dengan nomor polisi BK 5986 RBE. "Kejadian pencurian terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di parkiran tempat fitness Body Strong. Pelapor baru melaporkan ke polisi setelah memeriksa rekaman CCTV yang menunjukkan seseorang tak dikenal mengambil motor korban," ujar Kapolres dalam keterangannya, Kamis (19/4).

Setelah menerima laporan, Tim Cobra melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya. "Tim kami mendapat informasi bahwa tersangka RS berada di daerah Kecamatan Sunggal. Setelah dilakukan penyelidikan dan dipastikan keberadaannya, tim langsung mengamankan yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian.

AKP Hizkia Siagian menambahkan bahwa dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut antara lain satu unit sepeda motor Vario 150, satu helai celana panjang, satu helai kaus berwarna hitam, satu pasang sendal Swallow hitam, serta satu buah ponsel merek Iphone.
"Tersangka dan seluruh barang bukti telah kami bawa ke Polres Binjai untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami akan memproses perkara ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia," tegas Kasat Reskrim.

Atas perbuatannya, tersangka RS yang berstatus pelajar dan beralamat di Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Langkat, kini harus berurusan dengan hukum. Polisi mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat memarkirkan kendaraan di tempat umum dan menggunakan kunci ganda untuk mengantisipasi kejahatan serupa., ucap IPTU Azwir, S.H., selaku kasi humas. (Roni K)
(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Diduga Beroperasi Bebas, Judi Tembak Ikan di Tandem Hilir Picu Keresahan Warga

Tandem Hilir (Sumut) mediasergap.com

Aktivitas perjudian jenis tembak ikan yang diduga beroperasi di wilayah Tandem Hilir, Kabupaten Binjai, Sumatera Utara, memicu keresahan serius di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut disebut-sebut berlangsung relatif lancar tanpa adanya penindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.

Lokasi yang menjadi sorotan berada di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Perumahan Boldam Residence, Tandem Hilir. Bangunan tersebut diduga kuat dijadikan arena praktik judi tembak ikan yang aktif beroperasi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruko tersebut tampak ramai didatangi sejumlah orang yang diduga sebagai pemain. Deretan sepeda motor terlihat terparkir di depan lokasi, sementara aktivitas keluar masuk pengunjung berlangsung cukup intens, terutama pada jam-jam tertentu.

Warga sekitar menyebut aktivitas tersebut bukan hal baru. Mereka menduga praktik perjudian itu telah berlangsung cukup lama dan terkesan berjalan tanpa hambatan.

“Kami sudah lama resah. Aktivitas itu seperti dibiarkan, padahal jelas-jelas merusak lingkungan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Keberadaan lokasi judi ini dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak pada kondisi sosial masyarakat. Lingkungan yang sebelumnya relatif kondusif kini dianggap mulai rawan.

Sejumlah warga juga menyebut adanya pihak tertentu yang diduga membekingi operasional tempat tersebut. Namun, informasi ini masih sebatas keterangan warga dan belum terkonfirmasi secara resmi.

Ironisnya, lokasi ruko yang diduga menjadi tempat perjudian itu berada sekitar 50 meter dari Gereja HKBP Tandem Hilir. Kedekatan dengan tempat ibadah tersebut semakin menambah kekhawatiran warga terhadap dampak moral dan sosial yang ditimbulkan.

Seorang warga berinisial ST mengungkapkan kekhawatirannya, terutama terhadap pengaruh negatif bagi keluarga.

“Yang kami takutkan, suami dan anak-anak kami ikut terpengaruh. Apalagi kondisi ekonomi juga bisa terdampak,” ujarnya.

Warga juga mengaku kerap melihat kendaraan patroli melintas di kawasan tersebut. Namun, menurut mereka, belum terlihat adanya tindakan penertiban yang signifikan.

“Kami sering lihat mobil patroli masuk, tapi tidak ada tindakan. Itu yang membuat kami bertanya-tanya,” kata warga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tandem Hilir, Mario, saat dikonfirmasi pada Senin (20/04/2026), menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang diterima.

“Terima kasih atas informasinya, akan segera kami cek kebenarannya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait dugaan praktik perjudian tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (M)

 

Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Tim Sahli Panglima TNI, Perkuat Sinergi Data Strategis

PALEMBANG, mediasergap.com

Sandi Nugroho selaku Kapolda Sumsel menerima kunjungan kerja Tim Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada koordinasi pengumpulan data strategis kewilayahan sebagai bahan pendukung dalam perumusan kebijakan pertahanan dan keamanan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat soliditas lintas sektoral guna menjaga stabilitas pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri, khususnya dalam integrasi data strategis untuk memetakan potensi gangguan keamanan di wilayah.

“Sinergi dan kesamaan persepsi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Kami siap mendukung penuh pengumpulan data strategis guna kepentingan pertahanan dan keamanan nasional,” tegasnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Polri dan TNI dalam memperkuat koordinasi serta kolaborasi lintas institusi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan nasional. (Rel)


Gaktibplin Digelar, Polda Sumsel Pastikan Anggota Taat Aturan dan Profesional

 

Sumsel, mediasergap.com

Polda Sumatera Selatan melalui Bidpropam menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Mapolda Sumsel, Selasa (21/04/2026).

Operasi ini menyasar pemeriksaan sikap tampang, kelengkapan administrasi personel, hingga penertiban penggunaan atribut kendaraan dinas guna memastikan profesionalisme dan integritas anggota sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR., menegaskan bahwa kedisiplinan diri adalah modal awal dalam menjalankan pengabdian. 

“Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? 

Itu harus dimulai dari kedisiplinan diri sendiri. Kami memastikan setiap anggota mematuhi aturan baku agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal, transparan, dan profesional,” tegasnya. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pengawasan ketat ini merupakan instrumen penting untuk menjaga marwah institusi. 

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah melalui penguatan internal. Operasi Gaktibplin ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh jajaran bekerja dalam koridor profesionalisme tinggi sesuai prinsip Presisi,” ujarnya. (Rel)

Aksi Nekat Maling Motor Gagal Total, Pelaku Diamankan Polsek Binjai Utara

BINJAI (Sumut) mediasergap.com

Polres Binjai, Polsek Binjai Utara mengamankan seorang laki-laki inisial TA (36) yang melakukan pencurian satu unit sepeda motor diteras rumah, di jalan Teratai kelurahan Pahlawan kecamatan Binjai Utara, Senin (20/04/2026) pukul 19.15 wib.

Awal kejadian, hari Senin tanggal 20 April 2026 sekitar Pukul 19.15 wib, korban seorang ibu rumah tangga inisial N (52) pulang dari kerja kemudian memarkirkan sepeda motornya di teras rumah dengan kunci kontak masih lengket di sepeda motor, kemudian pelapor melaksanakan sholat magrib.

"Saat pelapor N (52) sedang sholat magrib, tiba-tiba NA (23) dan NAS (19) selaku anak pelapor mendengar adanya bunyi mesin sepeda motor ibunya yang semula diparkirkan diteras rumahnya. Saat kedua anak korban melihat sepeda motor ibunya dilarikan oleh orang tidak dikenalnya, sehingga dengan spontanitas kakak beradik itu langsung mengejar dan berteriak "MALING...MALING". Mendengar adanya teriakan maling, seketika itu juga warga masyarakat langsung mengejar sehingga mengamankan pelaku TA (36) di jalan Wijaya Kesuma Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara., terang AKP Pasta Sitepu, S.H.

Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, Kapolsek Binjai Utara AKP Pasta Sitepu, S.H., bersama anggotanya langsung mendatangi TKP serta mengamankan pelaku TA (36) beserta barang buktinya ke Polsek Binjai Utara, serta terhadap terduga pelaku dijerat dengan pasal pasal 477 ayat 1 KUHP No.1 tahun 2023 denga ancaman hukuman 7 tahun kurungan, tegas Kapolsek 

Sesuai keterangan Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. melalui kasi humas IPTU Azwir Hidayat, S.H., Polres Binjai berkomitmen untuk sikat habis terhadap pelaku kejahatan di kota Binjai., ucap Kasi Humas. (Roni K)

(Sumber: Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport