Media Sergap -->




Headline

Pelayanan Peralihan Hak di Toba Diperkuat, BPN dan Bappenda Resmi Jalankan PERINTIS

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Toba bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Toba memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS).

Kerja sama tersebut ditandatangani di Kantor BPN Kabupaten Toba, Jumat (2/10/2026), dengan salah satu target utama berupa penyelesaian proses pelayanan dalam 10 hari kerja.

Program PERINTIS diarahkan untuk meningkatkan kualitas, efektivitas dan kepastian pelayanan peralihan hak atas tanah serta Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) secara elektronik berdasarkan akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Melalui integrasi tersebut, proses pendaftaran peralihan hak atas tanah diselaraskan dengan proses validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Integrasi pelayanan diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara BPN dan Bappenda sehingga proses administrasi menjadi lebih terarah, transparan dan memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.

Kepala Kantor BPN Kabupaten Toba, Aswan Tarigan, mengatakan PERINTIS merupakan langkah untuk menghadirkan proses pelayanan pertanahan yang lebih jelas serta memiliki kepastian waktu.

“PERINTIS 10 hari menyelaraskan proses pendaftaran tanah dan validasi BPHTB agar pelayanan peralihan hak lebih cepat dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujar Aswan.

Menurutnya, keterpaduan proses antara pelayanan pertanahan dan validasi BPHTB menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang lebih efektif serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan proses peralihan hak.

Kepala Bappenda Kabupaten Toba, Harlen Togar Simarmata, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut memperkuat koordinasi dalam proses validasi BPHTB.

“Integrasi ini membantu memperlancar validasi BPHTB sehingga proses pelayanan peralihan hak dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel,” kata Harlen.

Kerja sama antara kedua instansi diharapkan dapat mengurangi hambatan koordinasi dalam proses administrasi, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan yang lebih terintegrasi.

Dengan adanya penyelarasan proses tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih mudah dipantau serta memiliki kejelasan tahapan dan target waktu penyelesaian.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, menyambut baik kolaborasi BPN dan Bappenda tersebut.

Menurutnya, integrasi layanan antarinstansi merupakan bagian penting dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis elektronik.

“Kolaborasi dan integrasi layanan seperti PERINTIS merupakan langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan pasti,” ujarnya.

Ia menilai pemanfaatan sistem elektronik dan integrasi proses pelayanan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah dan instansi terkait.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri perwakilan KPP Pratama Balige serta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Toba.

Kolaborasi BPN dan Bappenda melalui PERINTIS menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan pelayanan pertanahan dan administrasi perpajakan daerah yang semakin terintegrasi, efektif dan memberikan kepastian waktu bagi masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Gerak Cepat Satreskrim Polres Binjai, Dua Terduga Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Gerak cepat Satreskrim Polres Binjai membuahkan hasil. Dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah toko MKB, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, berhasil diamankan dalam waktu singkat.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial *MS (39) dan FRS (37)*. Keduanya diamankan secara beruntun pada Kamis (1/10/2026) malam, setelah Tim Satreskrim Polres Binjai melakukan penyelidikan atas laporan pencurian yang menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp157.650.000.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas berbagai tindak kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kasus tersebut diketahui pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban M (58) datang ke tokonya dan mendapati pintu bagian depan telah dalam keadaan terbuka.

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa seluruh bagian toko. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah barang diketahui telah hilang. Barang-barang tersebut berupa sepatu, sangkur, pakaian, 1 unit printer, 2 unit stabilizer, 3 unit TV ukuran 32 inci, 1 unit TV ukuran 60 inci, 8 unit outdoor AC, 1 unit baterai genset, 2 unit mesin Sanyo dan 1 unit DVR.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp157.650.000 dan selanjutnya melaporkan peristiwa itu kepada Polres Binjai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Binjai yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan keberadaan barang hasil kejahatan.

Upaya penyelidikan membuahkan hasil. Pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, petugas berhasil mengamankan MS (39) sedang berada di Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, MS mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian tersebut dan menyebut bahwa perbuatan itu dilakukan bersama rekannya berinisial FRS (37).

Petugas kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan. Tidak berselang lama, sekitar pukul 21.00 WIB pada hari yang sama, FRS berhasil diamankan di Jalan Bintara, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

“Kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk menelusuri keberadaan barang-barang hasil pencurian,” tegas AKP Hotdiatur A.W. Purba.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polres Binjai tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Polres Binjai berkomitmen untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Binjai. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Binjai. (Rel)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Tanggul Sungai Padang, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat dan DPR RI

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, dalam rangka meninjau tanggul penahan banjir di sepanjang bantaran Sungai Padang, Jalan Anturmangan, Jumat (2/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas penanganan aliran Sungai Padang, yang merupakan salah satu sungai dengan debit air paling deras di Tebing Tinggi, sekaligus melihat secara langsung pembangunan fisik tanggul, dikarenakan adanya warga yang tinggal dan beraktivitas  disekitar aliran sungai.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan DPR RI terhadap penanganan infrastruktur di wilayahnya.

"Terima kasih kepada DPR RI, khususnya Komisi V Bapak Musa Rajekshah, serta pihak BBWS Sumatera II Medan yang telah memberikan perhatian besar bagi Kota Tebing Tinggi. Pembangunan tanggul sepanjang kurang lebih 500 meter ini memberikan manfaat nyata dan sangat membantu masyarakat," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas penahan banjir yang telah dibangun serta meningkatkan kesadaran lingkungan. 

“Kepada warga Kota Tebing Tinggi, semoga  tanggul ini juga dapat dijaga dan dirawat. Terkhusus lagi, jangan membuang sampah sembarangan di sungai,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi pembangunan di Kota Tebing Tinggi agar dapat terakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pembangunan tanggul sepanjang 500 meter ini sudah terlaksana oleh BBWS. Saya berharap Pak Wali Kota dapat memberikan lagi masukan-masukan lain mengenai kebutuhan pembangunan prioritas lainnya di Kota Tebing Tinggi, sehingga saya sebagai Anggota DPR RI Komisi V, bisa membantu dari anggaran APBN untuk Kota Tebing Tinggi," kata pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.

Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyampaikan bahwa proyek pengendalian banjir di Sungai Padang tahun anggaran 2026 ini pada dasarnya telah rampung dan memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Namun, ia menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah agar infrastruktur berfungsi maksimal.

"Secara keseluruhan pekerjaan fisik sudah selesai, tinggal finishing (pengerjaan akhir). Hanya saja, kami harus tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi agar fungsi tanggul ini optimal dalam mengendalikan banjir," jelas Feriyanto.

Sebagaimana informasi, Musa Rajekshah (Ijeck) merupakan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara I.

Komisi V DPR RI membidangi ruang lingkup tugas di bidang infrastruktur, perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal, serta meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Malik Syahputra Purba, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Camat Rambutan Hersan Koto, Ketua DPD Partai Golkar Tebing Tinggi H. Basyaruddin Nasution, tim teknis BBWS Sumatera II Medan, serta jajaran OPD terkait dan tim peliputan Diskominfo Tebing Tinggi. (Ajs)

Perkuat Pertanian dan Konektivitas, Pemkab Samosir Bersama TNI Bangun 20 Jembatan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI dan Kementerian Pertanian terus menghadirkan dukungan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperkuat infrastruktur pertanian, konektivitas wilayah dan kelestarian lingkungan.

Melalui kolaborasi tersebut, Kabupaten Samosir memperoleh dukungan pembangunan irigasi perpipaan sepanjang sekitar 15 kilometer untuk mengairi lahan persawahan seluas 680 hektare, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, serta kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman 350 batang pohon.

Kick off pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dan Dandim 0210/TU Kiky Hardian di Tambok Bupati, Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan turut dihadiri Wakapolres Samosir Manumpak Sitorus, Pabung Samosir T. Siringo-ringo, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, Plt. Camat Palipi Haider Sitinjak, masyarakat serta kelompok tani penerima manfaat.

Pembangunan irigasi perpipaan diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan persawahan di Desa Sideak, Desa Urat II dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi.

Dengan jaringan perpipaan tersebut, lahan pertanian di tiga desa diharapkan memperoleh dukungan pengairan yang lebih baik sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan.

Ketersediaan air yang lebih memadai diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong peningkatan indeks pertanaman dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Samosir.

Selain sektor pertanian, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan dari 22 unit yang diusulkan Pemkab Samosir akan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung akses menuju lahan pertanian serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah penerima manfaat.

Di sisi lingkungan, kegiatan konservasi dilakukan melalui penanaman 350 batang pohon, termasuk tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga fungsi hutan dan lahan serta mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan Danau Toba.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan kick off pembangunan jembatan, jaringan irigasi perpipaan dan konservasi lingkungan merupakan wujud nyata sinergitas Pemkab Samosir bersama TNI di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghambat bagi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat.

Karena itu, Pemkab Samosir terus mengembangkan berbagai skema pembiayaan, baik melalui APBD Kabupaten Samosir, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun kolaborasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga dan TNI.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Kabupaten Samosir. Berbagai cara terus kami upayakan, salah satunya melalui sinergitas anggaran seperti yang kita lakukan bersama TNI dan Kementerian Pertanian. Ini merupakan inovasi yang kami terapkan untuk mencari sumber-sumber anggaran agar pembangunan di Kabupaten Samosir tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tercukupi,” ujar Vandiko.

Vandiko menyampaikan, dukungan TNI terhadap pembangunan di Kabupaten Samosir sebelumnya juga telah dirasakan masyarakat melalui pembangunan 31 unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih.

“Luar biasa perhatian Bapak Kasad kepada Kabupaten Samosir. Setelah sumur bor, kini kita mendapatkan dukungan untuk irigasi perpipaan, jembatan dan konservasi lingkungan. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat luar biasa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Vandiko juga mengajak masyarakat, kepala desa dan camat untuk bersama-sama mendukung pembangunan jaringan irigasi perpipaan, terutama apabila pemasangan jaringan nantinya melintasi lahan milik masyarakat.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu kunci agar program yang telah diperjuangkan bersama dapat terlaksana dan memberikan manfaat secara optimal.

“Program ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama. Karena itu, saya berharap masyarakat, kepala desa dan camat sama-sama mendukung. Jangan sampai kita berupaya mendapatkan program ini, tetapi ketika pelaksanaannya melewati lahan masyarakat justru ada penolakan. Mari kita dukung bersama karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Atas dukungan pembangunan tersebut, Vandiko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.

Ia berharap seluruh program yang telah dimulai dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kami berharap pada saat pembangunan ini selesai dan diresmikan, Bapak Kasad dapat hadir di Kabupaten Samosir sehingga kami bersama masyarakat dapat menyampaikan terima kasih secara langsung atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Samosir,” pungkasnya.

Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui kegiatan Karya Bakti merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk membantu pembangunan wilayah melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Program ini membutuhkan perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk melalui koordinasi langsung dengan kementerian. Ini merupakan bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Danrem.

Iwan menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan meliputi jembatan penghubung antarwilayah, pipanisasi irigasi untuk mengairi lahan persawahan seluas 680 hektare di tiga desa dengan panjang jaringan sekitar 15 kilometer, serta konservasi lingkungan.

Selain itu, dukungan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor juga akan dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 40 titik.

Jika digabungkan dengan tahap pertama yang telah terealisasi sebanyak 31 titik, total dukungan pembangunan sumur bor di Kabupaten Samosir akan mencapai 71 titik.

Danrem mengharapkan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam menjaga semangat gotong royong dan mendukung pemasangan jaringan pipa yang melintasi lahan warga.

“Kami memohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini dapat berjalan lancar. Pipanisasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan pengairan persawahan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Samosir,” tegas Danrem Iwan Budiarso.

Kepala Desa Sideak Buntu Situmorang menyampaikan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Pemerintah Kabupaten Samosir atas perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga di tiga desa penerima manfaat di Kecamatan Palipi.

“Pembangunan ini membawa manfaat yang banyak untuk kehidupan masyarakat pada tiga desa di Kecamatan Palipi. Terima kasih kepada Bapak Kasad beserta seluruh jajaran dan Bapak Bupati Samosir yang telah memberikan perhatian. Kami akan mendukung pembangunan ini,” kata Buntu.

Sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI dan Kementerian Pertanian menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dukungan tersebut mencakup penguatan jaringan irigasi untuk 680 hektare lahan pertanian, pembangunan dan rehabilitasi jembatan, penyediaan air bersih serta konservasi lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Samosir berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan pemerintah, TNI, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat Samosir. (Ds)

Proyek Drainase Dinas PUPR SDABMBK Jalan Luku II Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Diduga Lahan Korupsi

Medan (Sumut) mediasergap.com - Pemeliharaan Proyek Drainase yang berada di Jalan Luku 2 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Johor Kota Medan Sumatera Utara Dinas PUPR SDABMBK menjadi sorotan tajam. Proyek ini sudah dikerjakan namun menimbulkan pertanyaan publik.

Pasalnya , pengerjaan proyek ini tidak memiliki plang papan proyek yang selayaknya harus haru terpampang dilokasi proyek sebagai transparansi keterbukaan informasi publik. Dengan adanya papan informasi proyek maka masyarakat dapat mengetahui berapa anggaran yang dipakai untuk pengerjaan proyek yang memakai uang rakyat yang bersumber dari pajak rakyat kepada Negara.

Dengan ketidak adanya papan proyek di lokasi proyek diduga sudah menjadi lahan korupsi oleh Dinas terkait,sebab masyarakat tidak mengetahui siapa perusahaan pemenang tender masa hari kerja, volume pengerjaan ,sumber dana dan berapa anggarannya.

Salah seorang warga yang tidak mau namanya dipublikasikan saat ditemui wartawan dilokasi mengatakan bahwa proyek tersebut jelas jelas sudah menjadi lahan korupsi Bidang Drainase PUPR Kota Medan.

"Ini sudah jelas lahan korupsi bang , karena nggak ada plangnya ,seharusnya kan setiap memakai uang negara harus ada plangnya supaya masyarakat tau berapa anggarannya," ungkap warga.

Bahwa proyek yang dibiayai APBN APBD maka wajib harus ada papan proyeknya, dan dasar hukum yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan pemasangan plang papan nama proyek yang sumber dananya dibiayai dari APBN atau APBD ialah sebagai berikut:

UU No. 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Peraturan Presiden (Perpres) No. 70 Tahun 2012, Tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010, Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

(Permen PU 29/2006) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Sementara itu kepala bidang Drainase PUPR SDABMBK Kota Medan Hardi Patuan H Sibarani saat dikonfirmasi Wartawan melalui pesan WhatsApp ya mengatakan akan segera ditelepon pelaksana.

"Nanti pelaksana hubungi ya bang " jawab Kabid.

Ditunggu tunggu hingga berita ini dipublikasikan pihak pelaksana proyek belum ada menelepon untuk memberi keterangan secara resmi. (M)

Bupati Vandiko: Pancasila Bukan Sekadar Seremoni, Harus Menjadi Pedoman Kehidupan


SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com — Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (1/10/2026). Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen bersama dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara sekaligus menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, ASN Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI/Polri, serta para pelajar.

Turut hadir Dandim 0210/TU Kiky Hardian, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Wakapolres Samosir Manumpak Sitorus, perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir, serta para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Samosir.

Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon.

Pembacaan ikrar menjadi bagian dari peneguhan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan NKRI di tengah keberagaman.

Bupati Vandiko: Pancasila Harus Dihidupkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, saya mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita,” ujar Vandiko.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Samosir dan Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong pembangunan daerah dan bangsa.

Karena itu, Bupati Vandiko mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak dengan terus menjaga toleransi, memperkuat gotong royong serta membangun semangat kebersamaan.

“Saya berharap seluruh masyarakat Samosir dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Mari kita wariskan semangat Pancasila kepada generasi penerus agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan menjadi landasan dalam membangun Samosir yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan sejumlah lagu perjuangan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Samosir menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan mempertahankan keutuhan NKRI.

Melalui semangat tersebut, masyarakat diharapkan terus membangun kehidupan yang harmonis dengan mengedepankan toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (D/Smart)

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Toba Berlangsung Khidmat, Persatuan Jadi Pesan Utama

TOBA (Sumut) mediasergap.com — Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi Mayjen (Purn) D.I. Panjaitan, Balige, Kamis (01/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan mengangkat semangat mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K. bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf Parulian Sianturi, Danton Yonif 125/Simbisa.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan kemudian membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Upacara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh inspektur upacara sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Suasana semakin khidmat ketika paduan suara SMA Negeri 2 Balige membawakan sejumlah lagu perjuangan pada penghujung upacara.

Turut hadir Kajari Toba Muslih, Ketua Pengadilan Negeri Balige Natalia Silitonga, Pabung Kodim 0210/TU Mayor Arm Guntur Sebayang, Sekda Toba Paber Napitupulu, Ketua Bawaslu Toba Sahat Sibarani, jajaran OPD, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, serta para pelajar.

Sementara itu, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan menegaskan bahwa Ikrar Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya berhenti sebagai rangkaian kalimat yang dibacakan dalam upacara. Lebih dari itu, ikrar tersebut merupakan komitmen moral yang perlu diwujudkan melalui tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, bekerja, serta mengambil keputusan. Semangat persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan Pancasila melalui kejujuran, sikap adil, penghormatan terhadap perbedaan, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus dihidupkan. Sekali kita berikrar, selamanya kita berkomitmen. Merah Putih di dada, Pancasila di jiwa, Indonesia dalam setiap langkah kita," ujar Franshendrik.

Ia berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan semangat tersebut, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Toba tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian bagi masyarakat serta daerah. (Ds)

Pemkab Toba Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan, Pusat Pelatihan Olahraga Disiapkan

TOBA (Sumut) mediasergap.com — Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyerahkan hadiah kepada para pemenang perlombaan dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026, Kamis (01/10/2026).

Penyerahan hadiah berlangsung di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi Mayjen (Anumerta) D.I. Panjaitan, Balige, dan dirangkai dengan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah menunjukkan kemampuan dan semangat berkompetisi di bidang olahraga.

Wabup Audi Murphy mengatakan, perlombaan olahraga antarpelajar tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat, kedisiplinan, sportivitas, serta mendorong anak-anak mengembangkan bakat yang dimiliki.

"Kemeriahan kegiatan ini kita harapkan dapat memacu semangat anak-anak kita dalam mengikuti pelajaran di sekolah masing-masing. Hari ini kita memberikan hadiah kepada para juara yang kita rangkai dengan Hari Kesaktian Pancasila," ujarnya.

Perlombaan yang digelar pada 28–30 September 2026 tersebut diikuti pelajar tingkat SD dan SMP. Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, meliputi senam tingkat SD dan SMP, mini soccer SMP, atletik kids putra dan putri, bola voli putra dan putri, margala putri, serta catur.

Para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih.

Sementara itu, SMP Negeri 4 Laguboti kembali berhasil menjadi juara umum untuk kedua kalinya. Prestasi tersebut menjadi salah satu gambaran konsistensi pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.

Wabup Toba berharap prestasi yang diraih para pelajar dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu berprestasi pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Toba Donny Raymond Simamora mengatakan, kegiatan olahraga antarpelajar akan terus diprogramkan setiap tahun.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mengukur kemampuan melalui pertandingan yang sehat dan sportif.

Selain pelaksanaan kompetisi, Pemkab Toba juga berencana mendorong pembinaan atlet secara lebih berkelanjutan, termasuk melalui usulan pembentukan pusat pelatihan olahraga daerah serta dukungan penganggaran.

"Tidak tertutup kemungkinan para atlet dengan prestasi yang hebat ini dapat memiliki masa depan yang lebih baik melalui olahraga," ujarnya.

Semangat dan kebahagiaan juga dirasakan para pelajar yang berhasil meraih prestasi. Siti Fatwa Damanik (13) dan Kristiani Panjaitan (14), siswi UPTD SMP Negeri Tampahan, mengaku senang dapat mengikuti perlombaan sekaligus meraih juara III cabang senam tingkat SMP.

Keduanya mengungkapkan telah menjalani latihan selama lebih dari satu bulan sebagai persiapan menghadapi perlombaan.

"Perlombaannya seru. Kami latihan sekitar satu bulan lebih," ujar keduanya.

Guru pendamping, Helmi Debby Siahaan, berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan motivasi berprestasi.

Ia juga menilai dukungan guru dan sekolah menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, mulai dari menemukan bakat hingga mendampingi siswa menjalani latihan dan mengikuti kompetisi.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar potensi olahraga yang dimiliki pelajar Toba dapat berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang. (Ds)

Toba Siapkan Dua Kawasan untuk Pengembangan Kampung Kreatif Sumut Berkah

TOBA (Sumut) mediasergap.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan kawasan wisata berbasis kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengajuan dua proposal dalam program Kampung Kreatif Sumut Berkah.

Dua proposal yang diajukan Pemkab Toba tersebut masing-masing mengusung konsep pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan sebagai ruang wisata, plaza pedestrian dan pusat ekonomi kreatif masyarakat di Kelurahan Parparean III, Kecamatan Porsea, serta pembangunan objek wisata di Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige.

Pemaparan kedua proposal tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus di hadapan Tim Penilai Provinsi Sumatera Utara, Kamis (1/10/2026), yang berlangsung di Lantai IV Kantor Bupati Toba.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati menjelaskan berbagai potensi serta faktor pendukung yang dimiliki kedua lokasi tersebut. Menurutnya, kawasan DAS Asahan di Kelurahan Parparean III memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan sejumlah fasilitas publik serta berada di jalur lintas.

"Kalau yang di Porsea, itu sangat dekat kantor polisi dan rumah sakit. Artinya, dari sisi keamanan dan kenyamanan sangat mendukung. Itu juga berada di tepi jalan lintas, akan menjadi ikon yang baru," ujar Audi Murphy.

Sementara untuk lokasi di Desa Lumban Gaol, Pemkab Toba melihat adanya peluang pengembangan kawasan wisata yang dapat terintegrasi dengan aktivitas pariwisata dan akomodasi yang sedang berkembang di wilayah tersebut.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa pembangunan hotel yang saat ini sedang berlangsung di Desa Lumban Gaol menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan objek wisata di kawasan tersebut.

"Jadi nanti tamu hotel itu akan punya tempat bersantai, tempat untuk dikunjungi di sekitar hotel," katanya.

Audi Murphy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas hadirnya program Kampung Kreatif Sumut Berkah yang dinilai dapat membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan potensi daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Kolaborasi Sumut Berkah ini tentu akan memberi dampak ekonomi masyarakat. Kabupaten Toba sangat siap untuk program ini, mulai dari ketersediaan lokasi hingga pengelolaan," ujarnya.

Sementara itu, LO Tim Penjaringan Program Sumut Berkah, Eko Irawan, menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki peluang untuk mendapatkan dukungan program tersebut.

Menurutnya, kesiapan Pemkab Toba terlihat dari pemaparan yang disampaikan, termasuk kejelasan konsep pengembangan, masterplan hingga rencana anggaran biaya (RAB).

"Tadi dari apa yang disampaikan oleh Pak Wakil Bupati, masterplan-nya sudah jelas, RAB-nya sudah jelas, semua sudah bagus. Jadi sangat berpeluang," kata Eko.

Melalui pengajuan dua proposal tersebut, Pemkab Toba berharap pengembangan kawasan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan sehingga kawasan wisata tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi turut memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitarnya. (Ds)

Kapolres Binjai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Polres Binjai beserta jajaran melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Kota Binjai, Kamis (01/10/2026) pukul 07.30 WIB.

Upacara tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sekaligus mengenang peristiwa bersejarah yang berkaitan dengan Gerakan 30 September 1965.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H.,.

Dalam pelaksanaan upacara, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh IPTU Rubin Ginting, sedangkan pembacaan Ikrar dilakukan oleh IPDA Ardi, A.MK.

Upacara diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek serta seluruh personel Polres Binjai dan Polsek jajaran.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (Rina)

(Sumber: Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport