Media Sergap -->





Headline

Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan

Medan (Sumut) mediasergap.com – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. mengajak Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Utara.

Ajakan tersebut disampaikan Sonny saat bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., beserta jajaran pengurus di Kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Nomor 92, Medan, Rabu (14/10/2026).

“Menjaga Sumatera Utara tidak bisa menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol Sonny Irawan dalam pertemuan tersebut.

Kapolda Sumut mengatakan, silaturahmi itu merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai Kapolda Sumut sejak 1 Oktober 2026. Menurut dia, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari kuasa Allah SWT serta dukungan berbagai pihak, termasuk para ulama dan tokoh agama.

“Kedatangan kami merupakan bentuk kepedulian, kecintaan, dan keseriusan untuk membangun hubungan yang baik dengan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” katanya.

Irjen Pol Sonny Irawan menilai, Sumatera Utara memiliki peran strategis sebagai salah satu wilayah yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Karena itu, diperlukan kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan yang harmonis.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengharapkan dukungan, doa, dan nasihat dari para ulama agar jajaran Polda Sumut dapat menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami memohon dukungan dan doa dari para ulama dalam menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi seluruh personel Polri,” ujarnya.

Ia turut menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurut Irjen Pol Sonny Irawan, setiap profesi memiliki nilai ibadah apabila dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan niat yang baik.

Irjen Pol Sonny Irawan juga menggarisbawahi kesamaan semangat antara tugas kepolisian dan peran ulama dalam mengajak masyarakat kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran.

“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Kapolri, tugas polisi dan ulama memiliki semangat yang sama, yakni amar makruf nahi mungkar, meskipun dengan peran dan cara yang berbeda,” katanya.

Ia menambahkan, setiap persoalan di tengah masyarakat perlu dihadapi melalui komunikasi, kebersamaan, dan upaya penyelesaian yang mengedepankan kepentingan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan juga menyampaikan nomor hotline Kapolda Sumut 081161615527 yang dapat dibagikan kepada masyarakat sebagai sarana komunikasi dan penyampaian informasi maupun pengaduan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia berharap keterbukaan akses komunikasi tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Sementara itu, Ketua PWNU Sumut Dr. K.H. Marahalim Harahap bersama jajaran pengurus menyambut silaturahmi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan.

Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan PWNU Sumut, sekaligus memperkuat kontribusi bersama dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara. (Rel)

Cegah Konflik Lahan, KPH IV Balige Minta Masyarakat Verifikasi Legalitas Aktivitas di Eks PBPH PT TPL

TOBA (Sumut) mediasergap.com — UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Balige menegaskan bahwa setiap aktivitas penebangan maupun penawaran pembagian lahan di kawasan eks Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari (TPL) harus mengacu pada ketentuan hukum dan status kawasan yang berlaku.

Kepala UPT KPH Wilayah IV Balige, Hombar Sinurat, menilai Surat Edaran Bupati Toba tentang Penegasan Status Kawasan Hutan Eks PBPH PT TPL dan Pencegahan Aktivitas Ilegal di Kabupaten Toba merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026), Hombar mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan penguasaan atau pembagian lahan dengan mengatasnamakan program pemerintah, termasuk program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), tanpa kejelasan dasar hukum dan persetujuan instansi berwenang.

Menurutnya, pihak yang disebut sebagai kelompok SPN 99 diduga melakukan aktivitas penebangan di kawasan eks PBPH PT TPL serta menawarkan pembagian lahan dengan sejumlah biaya yang telah ditentukan. Dugaan tersebut, kata dia, perlu menjadi perhatian agar masyarakat tidak dirugikan oleh kegiatan yang belum memiliki kejelasan legalitas.

“Surat edaran Bupati Toba ini sudah cukup tepat untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh tawaran pembagian lahan yang tidak jelas dasar hukum dan mekanismenya,” ujar Hombar.

Hombar menegaskan bahwa setiap kegiatan yang berkaitan dengan kawasan hutan harus terlebih dahulu dipastikan kesesuaiannya dengan status kawasan, ketentuan perizinan, serta program resmi pemerintah.

Ia mengimbau masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan agar melakukan konfirmasi kepada KPH Wilayah IV Balige atau instansi berwenang sebelum melakukan penebangan, menguasai lahan, maupun mengikuti tawaran pembagian lahan.

“Kami harapkan setiap pihak menginformasikan kepada masyarakat bahwa apabila ada kegiatan di luar program resmi Dinas Kehutanan, terlebih dahulu dikonfirmasi kepada kami agar tidak menimbulkan konflik di lapangan,” katanya.

Menurut Hombar, langkah konfirmasi tersebut penting untuk mencegah kesalahpahaman, menghindari kerugian masyarakat, dan memastikan bahwa setiap kegiatan di kawasan hutan memiliki dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengungkapkan adanya dua peristiwa dalam beberapa bulan terakhir yang menjadi perhatian di kawasan eks PBPH PT TPL, yakni di wilayah Simare, Kecamatan Parsoburan Barat, dan Janji Maria. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengambil tindakan sepihak sebelum berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sementara itu, Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Jose Rizal Pasaribu, menyebutkan bahwa luas konsesi eks PBPH PT TPL di Kabupaten Toba mencapai sekitar 10.640 hektare.

Dari total luasan tersebut, sekitar 3.400 hektare merupakan areal Hutan Tanaman Industri (HTI) yang ditanami eukaliptus.

Data tersebut menjadi salah satu informasi penting dalam pembahasan status dan pengelolaan kawasan. Namun, penetapan status setiap bidang lahan serta kemungkinan pemanfaatannya tetap harus merujuk pada data resmi dan keputusan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa penyebutan suatu kawasan sebagai eks PBPH tidak dengan sendirinya berarti lahan tersebut dapat langsung dibagi, dikuasai, atau dimanfaatkan secara bebas. Status kawasan dan mekanisme pemanfaatannya harus dipastikan melalui prosedur resmi.

Penegasan status kawasan hutan dan penguatan koordinasi antarpihak diharapkan dapat mencegah aktivitas yang tidak sesuai ketentuan, melindungi masyarakat dari potensi kerugian, serta menghindari konflik akibat klaim penguasaan lahan.

KPH Wilayah IV Balige mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyerahkan uang atau mengikuti kesepakatan pembagian lahan sebelum memperoleh informasi resmi mengenai status lahan, legalitas kegiatan, dan kewenangan pihak yang menawarkan.

Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, penanganan kawasan eks PBPH PT TPL di Kabupaten Toba diharapkan berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum, sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat serta menjaga kelestarian kawasan hutan. (Dosi)

Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Timur Gelar Donor Darah

ACEH TIMUR, mediasergap.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan sosial donor darah, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "25 Tahun Mengabdi, Setetes Darah untuk Negeri" ini dilaksanakan di salah satu warung kopi desa Tanoh anoe kecamatan Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur dan bekerjasama dengan Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD, dr. Zubir Mahmud.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Timur, Iqbal Farabi, SH., serta diikuti oleh Jajaran Pengurus, Kader, dan Masyarakat Umum.

Terlihat dalam spanduk kegiatan, acara ini merupakan bentuk penghormatan kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen DPP H.E. Herman Khaeron, serta Pembina Partai.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Timur, Iqbal Farabi, SH., mengatakan, donor darah ini adalah wujud nyata kepedulian Partai Demokrat kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, menyambut HUT Partai Demokrat ke-25, kami DPC Aceh Timur menggelar donor darah. Tema kita 25 tahun mengabdi, setetes darah untuk negeri. Semoga darah yang kita donorkan hari ini bisa bermanfaat dan membantu saudara kita yang membutuhkan di RSUD dr. Zubir Mahmud," ujar Iqbal Farabi di sela kegiatan.

Ia menambahkan, antusiasme peserta donor darah cukup tinggi. Puluhan peserta terlihat duduk di kursi donor yang telah disediakan panitia.

"Ini adalah bakti kami untuk negeri. Demokrat harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam politik tapi juga dalam aksi kemanusiaan," tegasnya.

Pantauan di lapangan, kegiatan donor darah berlangsung tertib dan lancar. Para pendonor tampak antusias mengikuti proses screening hingga pengambilan darah oleh tim medis dari RSUD dr. Zubir Mahmud.

Turut hadir anggota DPRK Aceh Timur Zubir.S.Sos,kader partai Demokrat dan tokoh masyarakat setempat. (Rel)

Pengawasan Infrastruktur Diperkuat, DPRD Toba Harapkan Rekonstruksi Jalan Berdampak bagi Ekonomi Warga

TOBA (Sumut) mediasergap.com — Komisi B DPRD Kabupaten Toba melakukan peninjauan lapangan terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan ruas Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur, Selasa (13/10/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan infrastruktur sekaligus menanggapi informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi B DPRD Toba, Patuan Pardede, bersama Wakil Ketua DPRD Toba Hendry Tambunan dan anggota Komisi B, yakni Marnasib Tampubolon, Patar Sabungan Nadapdap, Darma Siagian, Hidup Tambunan, Andi S. Sibarani, serta Ramli Simanjuntak.

Rombongan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, serta Kepala Bidang Cipta Karya, Untung Sirait.

Melalui kunjungan tersebut, DPRD ingin memperoleh gambaran langsung mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan, penggunaan material, serta kendala yang dihadapi kontraktor di lapangan. Pengawasan ini diharapkan dapat mendorong pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

Wakil Ketua DPRD Toba, Hendry Tambunan, menjelaskan bahwa kedua paket pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut bersumber dari dana aspirasi DPR RI Martin Manurung dari Partai NasDem.

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, ia menilai pelaksanaan pekerjaan yang dilihat di lapangan berjalan dengan baik. Ia berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas, distribusi hasil pertanian, dan pengembangan sektor pariwisata.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Martin Manurung. Semoga setelah selesai, pembangunan jalan ini dapat menunjang perekonomian masyarakat dan mendorong pengembangan pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam memperlancar konektivitas antarwilayah. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil produksi, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal.

Ketua Komisi B DPRD Toba, Patuan Pardede, mengatakan bahwa peninjauan dilakukan setelah pihaknya menggelar rapat kerja bersama Dinas PUTR untuk membahas perkembangan pekerjaan di lapangan.

Langkah tersebut juga dilakukan menyusul beredarnya informasi dan dugaan di media sosial mengenai penggunaan material yang berasal dari sekitar lokasi proyek. DPRD menilai informasi tersebut perlu ditelaah melalui pengecekan langsung agar masyarakat memperoleh penjelasan berdasarkan kondisi di lapangan.

“Melalui kunjungan lapangan ini, kami ingin melihat langsung pelaksanaan pekerjaan dan memastikan informasi yang beredar di masyarakat. Dari hasil peninjauan, kami melihat bahwa pekerjaan penghamparan material base baru dilaksanakan hari ini. Dengan demikian, kami memperoleh gambaran langsung untuk menjawab dugaan yang berkembang,” kata Patuan.

Ia berharap seluruh pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan di Kabupaten Toba, khususnya melalui Dinas PUTR, tetap mengacu pada ketentuan kontrak, spesifikasi teknis, serta standar mutu yang dipersyaratkan.

Patuan juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah dengan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Di sisi lain, kontraktor pelaksana diminta menjaga kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertahan dalam jangka panjang.

Pelaksana pekerjaan dari CV Mindo Anugerah Persada, Sahala Tambunan, menjelaskan bahwa material yang digunakan dalam pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut didatangkan dari Dolok Sanggul dan telah diproses sesuai kebutuhan pekerjaan.

“Material yang ada di sekitar lokasi ini tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Material yang kami gunakan berasal dari Dolok Sanggul dan telah melalui proses pengolahan,” jelas Sahala.

Ia menerangkan, pekerjaan saat ini berada pada tahap penghamparan material base, sedangkan pekerjaan drainase telah dimulai dari bagian atas ruas jalan. Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan menggunakan aspal hotmix.

Sahala menyebutkan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan proyek adalah curah hujan yang dapat menghambat pekerjaan. Kondisi jalan dengan kontur menurun juga membutuhkan perhatian dalam pengaturan tahapan pengerjaan agar pelaksanaan dapat berlangsung dengan baik.

Ia berharap cuaca mendukung sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, spesifikasi teknis, dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterbukaan informasi dan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Toba. Sinergi antara DPRD, perangkat daerah, kontraktor, dan masyarakat diperlukan agar pelaksanaan proyek berjalan tertib serta memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, rekonstruksi jalan Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat Sibodiala menuju Balige, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Toba.

Pembangunan infrastruktur yang berkualitas bukan hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan kemampuan jalan tersebut mendukung aktivitas warga dalam jangka panjang. (Dosi)

MFCF 2026 Resmi Dibuka, Medan Perkuat Promosi Ulos dan Ekonomi Kreatif

MEDAN (Sumut) mediasergap.com — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Medan Fashion & Culture Festival (MFCF) 2026 di Main Atrium Sun Plaza, Medan, Selasa (13/10/2026). Festival yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini mengangkat tema “Ulos in Innovation” sebagai upaya memadukan kekayaan budaya dengan kreativitas industri fesyen modern.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata ini dihadiri Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, jajaran pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, desainer, serta undangan lainnya.

Festival tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan kain tradisional, khususnya ulos, melalui berbagai karya fesyen yang memadukan nilai budaya dan inovasi desain.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, selaku panitia menyampaikan bahwa MFCF 2026 berlangsung selama enam hari dengan menghadirkan dua desainer dalam setiap sesi peragaan busana pada malam hari.

Rangkaian kegiatan juga mencakup kompetisi fotografi, fashion search competition, kompetisi video Reels, kompetisi peragaan busana, gelar wicara, serta penampilan hiburan. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi mereka. 

Selain menjadi panggung kreativitas, festival ini diharapkan memperkuat promosi budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan usaha bagi desainer, perajin, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor fesyen.

Melalui tema “Ulos in Innovation”, kekayaan wastra Sumatera Utara didorong agar terus berkembang mengikuti tren tanpa kehilangan nilai sejarah dan identitas budaya yang melekat di dalamnya.

Penyelenggaraan MFCF 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, desainer, dan perajin dalam meningkatkan daya saing produk lokal serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Medan. (Rel)

Terima Audensi PLN, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Percepatan Listrik Kolam Renang Pemko dan Penerangan Jalan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menerima audiensi dari jajaran jajaran manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tebing Tinggi di ruang kerjanya, Gedung Balai Kota, Selasa (13/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat terkait fasilitas penerangan jalan umum (PJU), khususnya di area gang pemukiman warga yang belum terjangkau tiang listrik. Ia berharap PLN ULP Tebing Tinggi dapat mendukung pengadaan dan perluasan jaringan listrik di titik-titik tersebut.

Selain itu, Wali Kota meminta percepatan proses penyambungan kembali arus listrik di fasilitas kolam renang milik Pemko Tebing Tinggi. Menurutnya, pembiayaan untuk operasional fasilitas tersebut telah dialokasikan dalam anggaran tiga bulan ke depan, terhitung Oktober hingga Desember 2026.

“Kalau bisa prosesnya berjalan optimal bulan Oktober ini, fasilitas kolam renang ditargetkan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat pada November mendatang. Hal ini sangat penting untuk memastikan proyek infrastruktur daerah tidak terbengkalai,” ujar Wali Kota.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN ULP Tebing Tinggi, Deriko Guananda, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi lintas instansi.

Terkait penyambungan arus listrik di kolam renang Pemko, Deriko optimis penanganan teknis dapat rampung dalam bulan ini. Sementara untuk penerangan jalan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi terkait sosialisasi dan meterisasi PJU.

Sementara, terkait gang yang belum memiliki tiang lampu jalan, Deriko Guananda menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengusulkan kepada PLN kantor pusat, tiang sederet.

“Ada tiang pendek disana kalau memang tidak terjangkau dengan lampu jalan,” jelas Deriko.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, perwakilan Dinas Perhubungan Erwin S., Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kodam I/BB, Perkuat Sinergi TNI-Polri

MEDAN (Sumut) mediasergap.com - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dengan Panglima Kodam I/Bukit Barisan di Markas Kodam I/Bukit Barisan, Sumatera Utara, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan silaturahmi tersebut mencerminkan komitmen Polda Sumut untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan jajaran TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Bapak Kapolda Sumut menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri. Komunikasi serta koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi yang kondusif, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sinergi TNI-Polri merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa, memelihara persatuan, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan juga diperlukan untuk mendukung berbagai program pemerintah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui langkah-langkah yang terkoordinasi.

Polda Sumut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan baik dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas masing-masing secara profesional serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Rel)

Polres Binjai Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan, 9 Remaja Diamankan dalam Dugaan Rencana Tawuran

BINJAI (Sumur) mediasergap.com – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Melalui Tim LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime), Polres Binjai menggagalkan rencana tawuran antargeng motor dan mengamankan sembilan remaja beserta sejumlah barang bukti, Minggu (11/10/2026) dini hari.

Pengungkapan tersebut berawal sekitar pukul 02.00 WIB, saat Tim LIBAS yang dipimpin IPDA Novriko Sijabat, S.H., M.H., melaksanakan patroli street crime untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi geng motor, serta kejahatan jalanan lainnya.

Saat melaksanakan mobile system, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai sekumpulan geng motor Vicious Student vs STM All Best yang diduga hendak melakukan tawuran.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim LIBAS bergerak cepat ke Jalan Sibolga, Kecamatan Binjai Selatan, dan benar saja Tim menemukan sekelompok anak muda yang sedang berkumpul.

Mengetahui kedatangan petugas, kelompok tersebut sempat berhamburan untuk melarikan diri. Namun, berkat kesigapan Tim LIBAS, sembilan remaja berhasil diamankan dengan inisial RA (17), MA (15), DRS (13), MA (16), MAP (17), HA (16), AG (16), DS (16) dan SK (16).

Dari lokasi, petugas turut menyita barang bukti berupa dua bilah senjata tajam berupa sabit, dua senjata tajam jenis celurit, satu ketapel, satu pistol mainan, satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 2043 RBH, serta 10 unit telepon genggam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kesembilan remaja tersebut mengaku hendak melakukan tawuran di Jalan T. Imam Bonjol, Kecamatan Binjai Kota.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur hukum, sekaligus terus meningkatkan upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan yang dapat membahayakan masyarakat," pungkasnya

Kapolres Binjai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan mengawasi pergaulan anak-anak, khususnya remaja yang masih berstatus pelajar.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak. Jangan sampai masa depan mereka rusak akibat terlibat aksi kriminalitas. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi tindak kejahatan,” tegas Kapolres Binjai.

Melalui patroli rutin dan respons cepat terhadap informasi masyarakat, Polres Binjai berkomitmen mencegah aksi tawuran, menekan kejahatan jalanan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Kota Binjai," ucap AKBP Bimo Moernanda.

"Awasi anak anda ! Laporkan kejahatan. Polres Binjai hadir untuk anda !" (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Pemkab Toba Perkuat Koordinasi Lintas OPD Jelang Kunjungan Kerja Bupati ke Silaen

Toba (Sumut) mediasergap.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, memimpin rapat koordinasi persiapan kunjungan kerja Bupati Toba ke UPTD SD Negeri Meranti Barat, Kecamatan Silaen, di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Toba, Selasa (13/10/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai persiapan, mulai dari susunan jadwal perjalanan (rundown), pelaksanaan kegiatan, hingga kesiapan pelayanan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam rangka Kunjungan Kerja Bupati Toba ke UPTD SD Negeri Meranti Barat, Kecamatan Silaen yang direncanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026 mendatang. 

Dalam arahannya, Paber Napitupulu menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengunjungi sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan pelayanan langsung serta bertemu dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Setiap OPD harus mempersiapkan diri dengan baik agar pelayanan berjalan optimal dan aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kunjungan kerja Bupati ke UPTD SD Negeri Meranti Barat dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Selain itu, aspirasi maupun pengaduan masyarakat diharapkan dapat tercatat dengan baik, disertai kejelasan OPD yang bertanggung jawab untuk menindaklanjutinya, sehingga kunjungan kerja tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Dosi)

Wujudkan Lingkungan Kerja 'Bersinar', Pemko Tebing Tinggi Akan Gelar Tes Urine Bagi Seluruh ASN

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Salah satu langkah konkrit yang disiapkan adalah rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat menjadi narasumber dalam Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Meeting Room Pondok Bali Lestari, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H., beserta jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelaku usaha se-Kota Tebing Tinggi.

Dalam paparan bertajuk "Strategi Pemko Tebing Tinggi Mewujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih dari Narkoba (Bersinar)", Sekdako menekankan pentingnya komitmen bersama dan langkah nyata semua elemen masyarakat, baik di lingkungan pemerintah maupun dunia usaha demi menciptakan ruang kerja yang sehat, aman, dan produktif.

“Pemerintah Kota Tebing Tinggi berencana melakukan deteksi dini melalui tes urine bagi seluruh ASN. Ini adalah langkah nyata pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemko Tebing Tinggi,” ujar Sekdako.

Sekdako menambahkan, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga integritas dan profesionalisme, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pembangunan daerah. Kualitas sumber daya manusia (SDM) menurutnya menjadi salah faktor penting dalam menentukan daya saing Kota Tebing Tinggi ke depan.

"Daya saing Kota Tebing Tinggi ditentukan oleh kualitas SDM dan produktivitas dunia usahanya. SDM yang sehat, produktif, dan berintegritas akan mendukung peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan dunia usaha di Kota Tebing Tinggi. Mari kita jadikan seluruh instansi dan tempat usaha di kota ini menjadi Bersinar (Bersih dari Narkoba),” tegasnya.

Selain Sekdako, workshop yang dihadiri perwakilan OPD dan pelaku usaha ini juga menghadirkan Kepala Bakesbangpol Kota Tebing Tinggi, Ramadhani Barqah Pulungan, yang memaparkan Matriks Rencana Aksi Daerah P4GN, serta Penggerak Swadaya Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN), Elprida Haloho, yang menyampaikan materi Indeks Keberdayaan Stakeholder dalam penanganan narkotika.

Kegiatan diakhiri dengan pengisian Rencana Aksi P4GN serta pengisian Indeks Keberdayaan Stakeholder (IKS) oleh para peserta. Melalui penyusunan rencana aksi daerah ini, setiap perangkat daerah dan pelaku usaha diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya secara terarah dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport