Media Sergap -->


Headline

Semangat Pejuang Kembali Menyala, Taptu HUT ke-81 RI Digelar di Balige

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Suasana khidmat dan penuh semangat patriotisme mewarnai pelaksanaan Upacara Taptu dan Pawai Obor dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Toba, Minggu (16/08/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pemberangkatan pawai yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Toba. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Toba, Muslih, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi salah satu tradisi dalam menyambut malam peringatan kemerdekaan tersebut.

Prosesi ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis oleh Inspektur Upacara, kemudian diteruskan kepada para peserta. Dengan cahaya obor yang menerangi malam Kota Balige, peserta bergerak dalam pawai sembari mengumandangkan lagu-lagu perjuangan.

Pawai Taptu bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air, terutama kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda Kabupaten Toba, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Sintong Napitupulu, pimpinan OPD, serta unsur TNI, Polri dan masyarakat.

Melalui pelaksanaan Taptu dan Pawai Obor, semangat perjuangan para pahlawan kembali dinyalakan. Cahaya obor yang menyusuri Kota Balige menjadi simbol semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Toba dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi terus diwujudkan melalui kebersamaan, pengabdian, dan kontribusi nyata seluruh masyarakat dalam membangun Kabupaten Toba dan Indonesia. (Ds)

Ribuan Warga Tebing Tinggi Padati Lapangan Merdeka Meriahkan Semarak HUT KE-81 RI

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Ribuan warga Kota Tebing Tinggi memadati Lapangan Merdeka sejak pukul 06.00 WIB untuk mengikuti rangkaian kegiatan semarak HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, Minggu (16/8/2026).

Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari jajaran Pemko, unsur Forkopimda, pelajar, hingga warga umum tampak antusias memadati pusat kota. Acara diawali dengan senam sehat bersama, jalan santai, serta pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Sebelum melepas para peserta jalan santai, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, berpesan agar momentum kemerdekaan ini dijadikan sebagai ruang memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Wali Kota menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera.

“Jangan sampai kita terpecah belah sehingga rakyat dapat hidup adil dan sejahtera, khususnya seluruh warga Kota Tebing Tinggi. Semua ini tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder yang ada di Kota Tebing Tinggi,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menambahkan, perayaan HUT ke-81 RI bukan sekadar ajang bersuka cita, melainkan pengingat bahwa kemajuan pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Tak lupa, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga tahun depan kita dapat dipertemukan kembali dalam kegiatan seperti ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan,” pungkas Wali Kota.

Selain kegiatan olahraga, Pemko Tebing Tinggi menyediakan berbagai layanan publik gratis di lokasi, antara lain donor darah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga layanan perizinan usaha.

Kemeriahan bertambah saat pengundian doorprize. Wali Kota menyerahkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor kepada warga beruntung, Amon Nainggolan, warga Jalan LKMD Lingkungan II, Kelurahan Mekar Sentosa, yang juga dikenal sebagai pelatih Paskibraka Kota Tebing Tinggi. Panitia turut membagikan ragam hadiah lain seperti sepeda gunung, mesin cuci, serta 3.000 tumbler gratis bagi pendaftar pertama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres AKBP Rina Frillya, Kajari Anthoni Nainggolan, Pabung 0204/DS Mayor Inf. PM. Simanjuntak, perwakilan DPRD, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadisporapar Muhammad Fadly, Kaban Kesbangpol yang juga Plt. Kadisdukcapil Ramadhan Barqah Pulungan, Ketua TP PKK Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, tamu undangan serta tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

PERESMIAN TUGU RAJA OP. PUNIA SITORUS JADI MOMENTUM RAWAT SEJARAH DAN PERERAT PERSAUDARAAN

TOBA (Sumut) mediasergap.com Pesta peresmian Tugu Raja Op. Punia Sitorus di Desa Amborgang, Kecamatan Porsea, menjadi momentum penting bagi seluruh pomparan (keturunan) Raja Op. Punia Sitorus untuk mengenang sejarah leluhur sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Kehadiran tugu tersebut tidak hanya dimaknai sebagai sebuah penanda sejarah, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai kehidupan, budaya, serta kekeluargaan kepada generasi penerus.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa peresmian Tugu Raja Op. Punia Sitorus merupakan sebuah kehormatan karena dapat hadir dan berbaur bersama seluruh pomparan dalam suasana penuh kekeluargaan.

“Ini sebuah kehormatan bagi saya bisa berada di tengah-tengah seluruh pomparan Raja Op. Punia Sitorus. Acara ini bukan hanya tentang meresmikan sebuah tugu, tetapi juga momentum penting untuk merawat sejarah, mengenang jasa leluhur, serta mempererat tali persaudaraan,” ungkapnya.

Kepala Desa Amborgang, Ir. Jekson Sitorus, turut menyampaikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh keturunan Raja Op. Punia Sitorus dalam mewujudkan pembangunan tugu tersebut.

Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat merupakan nilai positif yang perlu terus dipelihara, khususnya dalam menjaga warisan budaya dan sejarah leluhur.

“Kami mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa dari seluruh keturunan Raja Op. Punia Sitorus dalam mewujudkan pembangunan tugu ini. Semangat seperti inilah yang patut diteladani, menjaga warisan budaya dan leluhur, sekaligus menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Toba tercinta,” ujar Jekson.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, peresmian tugu tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami sejarah leluhur serta nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Semangat persatuan, kekeluargaan, dan gotong royong juga diharapkan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung kemajuan Kabupaten Toba.

“Mari terus jaga persatuan, kekeluargaan, dan kebersamaan agar Kabupaten Toba semakin maju ke depannya. Horas!” tutup Jekson. (Ds)

Pemko Tebing Tinggi Ajak PWMOI Bersama Tangkal Hoaks dan Promosikan Potensi Daerah

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, saat menghadiri Konsolidasi dan Silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PWMOI) Kota Tebing Tinggi di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Dr. Sutomo, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ghazali Rahman membacakan sambutan tertulis Wali Kota Tebing Tinggi yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan konsolidasi dan silaturahmi DPD PWMOI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat soliditas internal organisasi, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antara insan pers, pemerintah, serta elemen masyarakat.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, media online memiliki peran yang sangat strategis. Namun, kecepatan dalam menyampaikan informasi harus senantiasa diiringi dengan akurasi, keberimbangan, independensi, serta tanggung jawab jurnalistik. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegas Ghazali Rahman saat menyampaikan arahan Wali Kota.

Ia menyampaikan, Pemko Tebing Tinggi menyadari bahwa pers memiliki peran penting sebagai salah satu pilar demokrasi sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, kritik yang disampaikan secara konstruktif dinilai menjadi bagian penting dalam proses demokrasi dan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serta penyempurnaan terhadap berbagai kebijakan pembangunan.

“Kami berharap insan pers, khususnya DPD PWMOI Kota Tebing Tinggi, dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang dan mencerdaskan masyarakat. Pers juga diharapkan dapat turut mempromosikan berbagai potensi daerah serta bersama-sama menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ghazali Rahman mengajak seluruh insan pers untuk turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sebagai tambahan, kami dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengundang seluruh rekan-rekan pers yang hadir pada hari ini untuk berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) yang akan diselenggarakan besok, tanggal 16 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Ghazali Rahman.

Sebelumnya, Ketua DPD PWMOI Kota Tebing Tinggi, Yusrizal Fauzi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemko Tebing Tinggi terhadap keberadaan organisasi jurnalis di daerah.

Yusrizal menegaskan, PWMOI Kota Tebing Tinggi akan terus berupaya menjalankan fungsi pers secara kritis, profesional, namun tetap mengedepankan pemberitaan yang konstruktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Berjalannya organisasi ini bukan sekadar tentang mampu atau tidak mampu, melainkan bagaimana organisasi ini dapat terus berjalan dengan mematuhi aturan dan pedoman yang berlaku, sehingga PWMOI Kota Tebing Tinggi dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik,” tutur Yusrizal.

Kegiatan Konsolidasi dan Silaturahmi DPD PWMOI Kota Tebing Tinggi berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan komunikasi antarpihak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran DPD LSM Pakar, perwakilan DPC Pandawa Kota Tebing Tinggi, tokoh masyarakat Dr. Abdul Khalik, serta para insan pers se-Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Samosir Perkuat Swasembada Pangan, Kembangkan Bawang Putih sebagai Komoditas Unggulan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmen dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengembangan komoditas hortikultura, khususnya bawang putih.

Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman bawang putih yang dilakukan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E, M.M, bersama Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., beserta jajaran di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Hortikultura, atas perhatian, kunjungan, dukungan serta bantuan yang terus diberikan bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir.

“Terima kasih atas kunjungan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian beserta jajaran dan berbagai bantuan yang telah diberikan selama ini kepada Kabupaten Samosir. Masyarakat Samosir mayoritas adalah petani dan menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Karena itu, kami berharap perhatian dan dukungan pemerintah pusat terus ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program swasembada pangan, khususnya komoditas bawang putih,” ujar Ariston.

Menurutnya, pengembangan bawang putih sejalan dengan arah pembangunan nasional dan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Kepada kelompok tani, Ariston berpesan agar memanfaatkan seluruh bantuan yang diberikan secara optimal serta melaksanakan budidaya bawang putih dengan sungguh-sungguh.

“Semoga penanaman bawang putih ini berjalan dengan baik. Bantuan yang sudah diberikan kiranya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat nyata bagi para petani. Pemerintah Kabupaten Samosir melalui program Bupati dan Wakil Bupati Samosir sangat serius dalam mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Samosir,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule mengatakan, pengembangan bawang putih di Indonesia saat ini diarahkan untuk memperkuat ketersediaan benih sebagai salah satu langkah penting dalam mempercepat terwujudnya swasembada.

“Kalau benih kita tersedia, kita bisa swasembada. Produksi awal hingga tiga tahun ke depan kita fokus kepada benih. Apa yang kita lakukan sekarang fokus ke benih agar kita cepat swasembada,” jelas Taufiq.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan terus mengembangkan kawasan bawang putih dengan melibatkan petani secara langsung. Hasil produksi yang diperuntukkan sebagai benih nantinya akan didorong untuk memenuhi kebutuhan pengembangan bawang putih di berbagai daerah.

Kementerian Pertanian, kata Taufiq, telah mengalokasikan pengembangan bawang putih sekitar 5.000 hektare yang tersebar di sekitar 17 Provinsi. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi sekaligus memperluas areal pengembangan bawang putih secara bertahap.

“Kita membutuhkan benih yang berkualitas. Jangan sampai benih yang diproduksi justru menjadi konsumsi. Di Sumatera Utara saat ini sekitar 500 hektare lebih yang tersebar di tujuh Kabupaten, sementara di Samosir sekitar 160 hektare,” ungkapnya.

Taufiq menilai Kabupaten Samosir memiliki potensi besar untuk pengembangan bawang putih, terutama karena kondisi geografis dan wilayah dataran tinggi yang mendukung.

Ia berharap Samosir dapat mengambil peran strategis dalam mendukung program nasional tersebut, mengingat kebutuhan bawang putih di Indonesia masih sangat besar.

“Kita berharap Kabupaten Samosir bisa membantu program nasional ini. Ke depan petani harus bisa mandiri, seperti yang sudah dilakukan di negara-negara seperti India dan Cina,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir Dr. Tumiur Gultom mengatakan, kondisi geografis Kabupaten Samosir sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai salah satu kawasan bawang putih.

Saat ini terdapat dua lokasi sentra pengembangan bawang putih, yakni di Pulau Samosir dan kawasan Pulau Sumatera yang masuk dalam wilayah Kabupaten Samosir.

Untuk kawasan di Pulau Sumatera, pengembangan diarahkan pada kawasan KPT pertanian hingga Desa Hutagalung yang berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat. Sementara lokasi pengembangan lainnya berada di Kecamatan Simanindo.

Tumiur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungan yang diberikan selama ini. Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Samosir apabila ke depan Kementerian Pertanian menambah kuota bantuan benih bawang putih hingga mencapai 200 hektare.

Kepada para petani, Tumiur mengingatkan agar proses penanaman dilakukan sesuai dengan teknis budidaya yang dianjurkan dan tidak ditumpangsarikan dengan tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan bawang putih.

“Selama 2–3 tahun kita dibantu fasilitas berupa benih dan alsintan. Ke depan kita harus bisa swasembada benih bawang putih. Mari kita sambut program ini dengan bekerja sungguh-sungguh. Semoga Kabupaten Samosir dapat menjadi sentra bawang putih ke depannya,” ujarnya.

Pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi dan mendukung swasembada pangan nasional, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan pengembangan kawasan secara berkelanjutan, peningkatan produktivitas, ketersediaan benih berkualitas, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian, petani diharapkan semakin mandiri dan memiliki sumber pendapatan yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Samosir bersama kelompok tani berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya membangun sektor pertanian yang produktif, mandiri dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Kabupaten Samosir dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Dr. Muhammad Agung Sanusi, S.P., M.Si., Tenaga Ahli Bidang Food Estate Kementerian Pertanian Dr. Van Basten Panjaitan, Kepala Bapenda Kabupaten Samosir Besron Sitanggang, Camat Harian Hartono Manik, Ketua Kelompok Tani Saur Tani Sahala Situmorang beserta anggota kelompok tani. (Ds)

Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Pastikan Kesiapan Rangkaian Kegiatan di Lapangan Merdeka

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Tebing Tinggi meninjau langsung kesiapan Lapangan Merdeka, Jalan Dr. Sutomo, Sabtu (15/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan ruang kebersamaan bagi masyarakat.

Pemko Tebing Tinggi telah menyiapkan berbagai kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka pada Minggu (16/8/2026). Kegiatan dimulai sejak pagi dan terbuka bagi masyarakat, dengan rangkaian acara antara lain senam sehat, jalan santai, Car Free Day (CFD), aksi donor darah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga pelayanan langsung aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan layanan perizinan gratis.

Di sela-sela peninjauan, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kota Tebing Tinggi untuk hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Selain berolahraga dan bersilaturahmi, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang telah disiapkan.

“Besok 16 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB. Mari sama-sama warga Kota Tebing Tinggi datang, ikuti kegiatan senam sehat, jalan santai dan kita akan beri tumbler. Maka datang pagi hari, supaya dapat tumbler dan menangkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Besok langsung datang, cukup membawa identitas diri saja,” terang Wali Kota.

Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Momentum peringatan kemerdekaan, menurut Wali Kota, tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Jangan kita terpecah belah sehingga rakyat dapat adil dan sejahtera, seluruh warga Kota Tebing Tinggi. Dan ini tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder yang ada di Kota Tebing Tinggi. Terima kasih,” tegas Wali Kota.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, sementara tumbler gratis disediakan bagi 3.000 pendaftar pertama yang hadir lebih awal.

Selain menghadirkan kegiatan hiburan dan olahraga masyarakat, rangkaian acara juga dirancang untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat melalui layanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga perizinan.

Hal ini diharapkan dapat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Tebing Tinggi sebagai momentum kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan tersebut Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadisporapar Muhammad Fadly, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, serta jajaran pimpinan OPD terkait dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Bupati Toba Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Kehormatan Bangsa dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

TOBA (Sumut) mediasergap.com Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Toba Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Toba, Jumat (14/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas mulia pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Effendi Napitupulu menyampaikan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan bendera Merah Putih. Lebih dari itu, tugas tersebut merupakan bentuk kehormatan dan tanggung jawab dalam menjaga nilai perjuangan serta semangat kebangsaan.

“Kalian bukan hanya mengibarkan selembar kain Merah Putih, melainkan sedang mengibarkan kehormatan bangsa, martabat daerah dan cita-cita para pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” ujar Bupati.

Ia berpesan agar seluruh anggota Paskibraka mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh menjelang pelaksanaan tugas. Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga kesehatan fisik, ketahanan mental dan kedisiplinan.

Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjaga kesehatan dan kebugaran serta mendapatkan waktu istirahat yang cukup agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Jaga mental dan fokus, tetaplah tenang, percaya diri dan saling mendukung antar sesama rekan satu pasukan. Resapi nilai Pancasila, jadikan semangat, bijak, disiplin dan berintegritas sebagai landasan karakter kalian sehari-hari,” pesannya.

Menurut Bupati, pengalaman menjadi anggota Paskibraka diharapkan tidak berhenti setelah selesainya rangkaian upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan dan cinta tanah air diharapkan terus melekat dan menjadi bekal bagi para generasi muda dalam menapaki masa depan.

Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Toba serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter, memperkuat rasa percaya diri dan menumbuhkan semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa,” harapnya.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten Toba Tahun 2026, para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh disiplin dan dedikasi, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menghayati semangat kemerdekaan. (Ds)

TP PKK Toba Perkuat Tertib Administrasi melalui Transformasi Digital

TOBA (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong penguatan tata kelola organisasi dan tertib administrasi Tim Penggerak (TP) PKK hingga Tingkat Desa. Upaya tersebut dilakukan melalui pembenahan administrasi sekaligus pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelaksanaan program yang lebih efektif, transparan, dan terarah.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Evaluasi Desa Binaan TP PKK Kabupaten Toba kategori Tertib Administrasi yang dilaksanakan oleh Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Desa Simanobak, Kecamatan Silaen, Jumat (14/8/2026).

Evaluasi ini menjadi momentum untuk melihat penerapan tertib administrasi sekaligus berbagai inovasi yang dikembangkan TP PKK Kabupaten Toba bersama Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Para Kader PKK.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan teknologi digital melalui kolaborasi TP PKK Kabupaten Toba dengan Institut Teknologi Del (IT DEL). Kerja sama tersebut melahirkan sejumlah aplikasi yang dirancang untuk mendukung pendataan, administrasi organisasi, hingga pelaporan kegiatan PKK.

Aplikasi pertama adalah SIEDA (Sistem Informasi Elektronik Dasawisma) yang digunakan untuk mendukung pendataan Dasawisma. Saat ini, pemanfaatannya difokuskan pada desa-desa binaan Kabupaten Toba tahun 2026 dan telah tersedia dalam versi Android.

Selanjutnya terdapat SIDONGAN (Sistem Informasi Dokumen Organisasi Agenda dan Naskah) yang dikembangkan sebagai aplikasi resmi untuk membantu pengelolaan administrasi surat-menyurat, dokumen, agenda, serta arsip pengurus TP PKK Kabupaten Toba.

Sementara itu, SIPANCA (Sistem Informasi Pelaporan Kecamatan) dimanfaatkan untuk mendukung pelaporan kegiatan Ketua TP PKK Kecamatan. Melalui sistem ini, aktivitas kunjungan dan pembinaan ke Desa dapat tercatat secara digital sehingga pelaksanaan program lebih mudah dipantau dan dievaluasi.

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran dalam memperkuat tertib administrasi dan mendorong transformasi digital di lingkungan TP PKK.

“Saya berharap seusai evaluasi ini, budaya tertib administrasi benar-benar menjadi kebiasaan yang melekat dalam setiap pelaksanaan program PKK di Kabupaten Toba. Karena organisasi yang kuat dimulai dari tata kelola yang baik, dan tata kelola yang baik dimulai dari administrasi yang tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Sintong P. Napitupulu melalui Kepala Dinas PMD PPA Kabupaten Toba, Melati Silalahi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan arahan Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.

“Kami sangat mengharapkan arahan, masukan, dan bimbingan dari Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Apa pun catatan yang diberikan pada hari ini akan kami terima sebagai bahan pembelajaran dan motivasi untuk terus berbenah,” katanya.

Menurutnya, evaluasi bukan hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan masukan guna meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan pelaksanaan program PKK di Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Silaen Lambok Tiurma Silaen beserta jajaran, TP PKK Kecamatan Silaen, Pemerintah Desa Simanobak, kader PKK, perwakilan OPD, pihak IT DEL, Kepala Desa se-Kecamatan Silaen, Kepala Puskesmas Silaen, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya.

Melalui evaluasi dan penguatan inovasi tersebut, Pemkab Toba berharap tertib administrasi tidak berhenti sebagai bagian dari penilaian, tetapi berkembang menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten hingga Tingkat Desa.

Dengan dukungan teknologi digital dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, TP PKK Kabupaten Toba diharapkan semakin mampu menghadirkan tata kelola organisasi yang modern, tertib, dan adaptif dalam mendukung program pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. (Ds)

Dua Jam Tanpa Layar, Inovasi Jonggi Manulus Perkuat Kedekatan Keluarga

TOBA (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam membangun pola asuh anak dan remaja yang adaptif di tengah perkembangan teknologi digital.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Evaluasi Desa Binaan TP PKK Kabupaten Toba kategori Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang dilaksanakan di Desa Jonggi Manulus, Kecamatan Parmaksian, Jumat (14/8/2026).

Desa Jonggi Manulus menjadi salah satu desa yang berhasil lolos ke tahap evaluasi kategori PAAREDI dan mendapat penilaian dari Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.

Berbagai program inovatif telah dikembangkan di Desa tersebut sebagai upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja. Program-program tersebut tidak hanya mendorong anak menjadi cerdas dan berkarakter, tetapi juga membekali mereka agar mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Salah satu inovasi yang dijalankan adalah Pojok Curhat, sebuah ruang bagi anak dan remaja untuk menyampaikan berbagai kegelisahan maupun persoalan yang mereka hadapi. Melalui program ini, anak mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendampingan dari psikolog sehingga persoalan yang dihadapi dapat ditangani secara tepat.

Selain itu, Desa Jonggi Manulus juga menerapkan program Dualala (Dua Jam Tanpa Layar). Melalui program tersebut, setiap keluarga menyediakan waktu khusus selama dua jam, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, tanpa menggunakan telepon seluler maupun perangkat digital lainnya.

Waktu tersebut dimanfaatkan untuk membangun kembali komunikasi dan kedekatan antaranggota keluarga. Orang tua dapat mendampingi anak belajar, sementara anak memiliki ruang untuk bercerita, berdiskusi dan berinteraksi secara langsung bersama keluarga.

“Ini telah kita jalankan di Desa kita. Setiap keluarga harus punya waktu untuk saling bercerita, saling bicara. Orang tua juga punya waktu untuk menemani anaknya belajar. Jadi selama dua jam, anak tidak boleh pegang handphone dan alat teknologi lainnya. Waktu dua jam itu sepenuhnya dimanfaatkan oleh setiap keluarga untuk bersama,” ujar Ketua TP PKK Desa Jonggi Manulus, Ny. Nia James Immanuel Manurung.

Sementara itu, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu melalui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba, Donny R. Simamora, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak dan remaja.

Menurutnya, kehadiran telepon genggam, internet, media sosial, permainan daring serta berbagai sumber informasi memberikan peluang besar bagi anak untuk belajar dan mengembangkan pengetahuan.

Namun demikian, perkembangan tersebut juga perlu diiringi dengan pendampingan yang tepat agar anak dapat terhindar dari berbagai risiko, seperti paparan konten yang tidak sesuai usia, perundungan di dunia maya, penggunaan gawai secara berlebihan, hingga berkurangnya komunikasi langsung antara anak dan orang tua.

“Karena itu jawaban kita adalah mempersiapkan agar anak mampu menggunakan teknologi dengan cerdas, aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kemampuan anak dalam memanfaatkan teknologi secara bijak perlu dibangun sejak dini. Dalam hal ini, keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam memberikan pendampingan, sementara sekolah, pemerintah dan masyarakat turut memperkuat ekosistem yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu melalui Ketua Bidang I, Lila Wanrus Tamba, ST., M.Si., mengingatkan agar PAAREDI tidak berhenti sebagai program kegiatan maupun pemenuhan administrasi semata.

“PAAREDI harus hidup di dalam keluarga, harus hidup di tengah masyarakat kita. Dibutuhkan satu Desa untuk membesarkan satu anak. Tanggung jawab itu adalah milik semua orang tua,” tegasnya.

Menurutnya, pola asuh anak di era digital membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Setiap program yang dijalankan hendaknya mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi kebiasaan positif yang tumbuh dalam kehidupan keluarga.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Toba berharap penguatan pola asuh anak dan remaja dapat terus berkembang di seluruh wilayah Kabupaten Toba. Kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, keluarga, sekolah dan masyarakat menjadi kekuatan bersama dalam menciptakan generasi yang berkarakter, percaya diri, cerdas, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen program PAAREDI oleh pengurus TP PKK Kabupaten Toba yang didampingi pengurus TP PKK Kecamatan dan Desa kepada Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.

Dokumen tersebut menjadi bagian dari bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program PAAREDI di Desa Jonggi Manulus, sekaligus menggambarkan berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan masyarakat desa dalam membangun lingkungan keluarga yang lebih kuat di tengah era digital. (Ds)

Bupati dan Wabup Samosir Bersama DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung DPRD Kabupaten Samosir, Jumat (14/08/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon, didampingi Wakil Ketua Osvaldo Simbolon dan Sarhockel Tamba. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah dan para asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, mantan Ketua DPRD periode 2014–2019 Rismawati Simarmata, mantan Wakil Ketua DPRD periode 2019–2024 Pantas M. Sinaga, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tamu Undangan lainnya.

Suasana rapat berlangsung khidmat. Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut ditandai dengan berkumandangnya lagu-lagu perjuangan dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh peserta kegiatan.

Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto disaksikan secara langsung melalui siaran dari Gedung Nusantara, Jakarta, yang merupakan rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berbagai capaian dan kebijakan transformatif pemerintah selama 21 bulan atau 663 hari masa Pemerintahan.

Menurut Presiden, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa, termasuk sejumlah persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas serta gotong royong seluruh elemen bangsa.

Namun demikian, Presiden mengingatkan agar seluruh pihak tidak berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk serta menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen untuk semakin memudahkan petani meningkatkan produktivitas pertanian.

Di sektor energi, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dan berhasil menghemat devisa hingga Rp.170 triliun.

Presiden juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, antara lain pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026 serta perluasan Program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden.

Presiden menekankan bahwa pembangunan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Presiden, melainkan seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah serta seluruh rakyat Indonesia.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegasnya.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan Pidato Kenegaraan Presiden RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Menurutnya, berbagai program strategis nasional perlu didukung melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung dan menjalankan program-program strategis nasional melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Pusat, DPRD, Forkopimda dan seluruh stakeholder. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kita terus memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Samosir,” kata Vandiko.

Ia menegaskan bahwa semangat pembangunan harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan pelayanan publik serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon menyampaikan bahwa Pidato Kenegaraan Presiden menjadi salah satu rujukan penting bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, kesamaan pola pikir dan sinergi antara eksekutif dan legislatif diperlukan dalam menyusun program, anggaran, pelayanan publik serta kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan.

“Marilah kita terus berkolaborasi untuk tujuan bersama, melanjutkan gerak pembangunan Kabupaten Samosir. Bijak dalam menyikapi setiap persoalan dan mari kita jaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis sesuai semangat Satahi Saoloan,” ujarnya.

Atas nama lembaga DPRD Kabupaten Samosir, Nasip juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.

Beberapa di antaranya adalah keberhasilan Universal Health Coverage (UHC), kemajuan sektor pendidikan serta prestasi Kabupaten Samosir sebagai Terbaik Pertama dalam pengelolaan sampah dan lingkungan Asri se-Sumatera.

Menurut Nasip, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian penting bagi Kabupaten Samosir sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Lingkungan yang bersih dan terjaga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Daerah terus mendorong penguatan regulasi dan kebijakan pengelolaan sampah, termasuk melalui penetapan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah.

Momentum mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Samosir dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dan daerah.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus diwujudkan melalui kerja bersama, gotong royong, peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Samosir yang semakin maju, harmonis dan sejahtera. (D/Smart)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport