Media Sergap -->



Headline

Tak Ada Murid TK Ivana School Terima Dana BOS dan Jatah MBG, APH Diminta Usut Tuntas Kasus ini

Tak Ada Murid TK Ivana School Terima Dana BOS dan Jatah MBG, APH Diminta Usut Tuntas Kasus ini

Medan, mediasergap.comDiduga tak memiliki tenaga pengajar dan siswa yang cukup, TK Ivana School yang terletak di Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor menerima kucuran dana BOS hingga Rp.280 juta dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi menyebut, hanya ada dua tenaga guru dan dua Murid yang melakukan kegiatan belajar mengajar di TK tersebut.

Melalui penelusuran di lapangan terungkap fakta mencengangkan pintu sekolah selalu tertutup, tidak ada guru mengajar, dan tidak terdengar suara anak-anak belajar. Saat bantuan MBG datang, anak-anak warga di sekitar dikumpulkan dan difoto, yang diduga dijadikan dokumentasi palsu untuk memenuhi syarat laporan kegiatan.

Dugaan praktik tersebut berpotensi masuk ranah pidana, mulai dari pemalsuan dokumen, manipulasi data, hingga penyalahgunaan dana negara. 

Dalam dugaan  kasus pidana pemalsuan Data dan merampas uang Negara tersebut diduga adanya keterlibatan orang dalam di Dinas Pendidikan Kota Medan. Hal ini diminta kepada Aparat Penegak Hukum agar segera mengusut tuntas kasus tersebut

Dikonfirmasi kepala Dinas Pendidikan kota Medan Benny Sinomba Siregar SE melalui pesan WhatsApp Rabu (28.01.2026) hingga berita ini dipublikasikan tidak ada memberi keterangan. (M)

Proyek Jembatan Senilai Rp.3,8 Miliar Diduga Jadi Sarang Korupsi dan Dikerjakan Asal Jadi serta Amburadul

Proyek Jembatan Senilai Rp.3,8 Miliar Diduga Jadi Sarang Korupsi dan Dikerjakan Asal Jadi serta  Amburadul

Deli Serdang, mediasergap.com - Praktik korupsi, Kolusi dan Nepotisme  (KKN) juga  pemborosan anggaran APBD seperti sudah menjadi tradisi ataupun tersistim dipemerintahan kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Hal ini terungkap pada proyek Jembatan Parit Kolok, Desa Lama, Ruas Jalan Hamparan Perak – Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak. Proyek senilai Rp3,853 miliar yang dikerjakan CV. Arfa Radhika (Kontrak 000.3.2/7935.10) terbukti amburadul, asal jadi, dan jauh dari standar teknis. 

Investigasi lapangan menemukan pondasi retak, beton di bawah standar, besi lebar minim, kayu penyangga lapuk, dan konstruksi nyaris roboh. Material murah meriah dan pengerjaan asal-asalan ini membahayakan warga, sementara Miliaran rupiah menguap di tangan oknum pejabat dan pemenang tender. Sumber terpercaya menegaskan: “Ini bukan proyek, ini sarang korupsi yang dikelola pejabat dan kontraktor tertentu.” ungkap sumber kepada Awak media Selasa (27.01.2026) 

Sorotan paling tajam tertuju pada Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Dinas SDA, dan pejabat tender proyek, yang diduga adanya pembiaran proyek tersebut dikerjakan  asal jadi. Dan diduga  ikut memuluskan pengerjaan proyek tersebut dengan tanpa pengawasan dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Deli serdang. 

Mirisnya lagi, Oknum TNI inisian End dilibatkan dalam pengawasan proyek tersebut dan mengaku sebagai Humas dalam pengerjaan proyek Jembatan tersebut. 

"Selamat siang bang, Saya hanya humas dari pemborong pekerja jembatan.kalau pemilik proyek saya kurang tau" jawabnya melaluu pesan singkat WhatsApp kepada Wartawan. 

Dalam Plang Papan proyek tersebut tertera masa kerja dibulan Juli 2025 sampai dibulan Desember 2025 namun pengerjaan proyek tersebut sudah terlambat diselesaikan hingga kini dibulan Januari 2026 masih juga belum selesai dikerjakan. sehingga pihak Kontraktor sudah melanggar surat perjanjian ketentuan kontrak. 

Masyarakat menuntut tindakan hukum tegas tanpa kompromi, menuntut agar Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Dinas SDA, pejabat tender, dan kontraktor bertanggung jawab penuh atas proyek asal jadi senilai miliaran rupiah ini. Proyek Jembatan Parit Kolok bukan sekadar kegagalan teknis, tapi simbol korupsi brutal dan kriminal tingkat tinggi, mengoyak integritas pemerintahan Deli Serdang. Kepala dinas terkait kini berada di bawah tekanan Nasional, dan publik menuntut agar hukum ditegakkan sampai ke akar, bukan berhenti di meja administrasi.

Sementara  itu, Kepala Dinas PUPR Deliserdang Jansu Sipahitar saat dikonfirmasi Wartawan Selasa (27.01.2026) melalui pesan WhatsAppnya hingga berita ini dipublikasikan tidak ada memberi keterangan. (Rel)

16 Unit Barang Bukti Speda Motor Polda Sumut Diduga Hilang, Semua Berakhir di Penadah Hasan Tarigan

16 Unit Barang Bukti Sepeda Motor Polda Sumut Diduga Hilang, Semua Berakhir di Penadah Hasan Tarigan

Medan, mediasergap.com - Kepercayaan Masyarakat kepada institusi Polri kembali tercoreng, hal ini terjadi ditubuh Polda Sumut. Kepercayaan publik hancur berkeping-keping atas hilangnya  Puluhan sepeda motor hasil razia curanmor di Jermal 7 secara misterius dari halaman Dirkrimum Polda Sumut, dan kini terungkap: 16 unit motor yang lenyap semua berpindah tangan ke penadah Hasan Tarigan.

Dari total 25 motor yang diamankan, hanya 9 unit tersisa secara resmi di Polda. Sisanya hilangkan jejak, hilang dari catatan, dan kini berada di tangan penadah yang bebas berkeliaran.Publik menilai ini bukan kelalaian, tapi persekongkolan terang-terangan yang mempermalukan hukum di Polda  Sumut.

"Mantap polisi Sumut ini!, Bisa hilang barang bukti besar-besaran. Penampungnya pun bebas berkeliaran, seolah hukum dibuat main-main " komentar seorang Warga yang namanya tidak mau dipublikasikan. 

Hasan Tarigan, penampung motor yang sebelumnya sempat viral, kini kembali jadi sorotan. Motor hasil razia, yang seharusnya diamankan sebagai barang bukti, justru berpindah ke tangan penadah. Fakta ini menegaskan dugaan kolusi aparat dan penjahat, mengoyak kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Hilangnya Motor dari hasil razia Jermal 7 ada  25 motor diamankan dan diboyong ke Polda Sumut setelah satu bulan kemudian: 7 motor hilang misterius.Dan selanjutnya Dua  bulan kemudian: 16 Unit  motor tersebut kembali lenyap, dan  kini juga diketahui berada di tangan Hasan Tarigan.hanya tinggal tersisa 9 Unit  motor tanpa dokumen resmi, memperkuat kecurigaan publik.

Saat dikonfirmasi, Dirkrimum Polda Sumut bungkam, menyuruh media bertanya ke Kabid Humas. Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh hanya menulis: "Silahkan konfirmasi ke Kabid Humas, nanti apa yang Kabid Humas tanyakan akan saya jawab karena itu SOP dan mekanismenya, tks."

Keluarga korban curanmor ikut mengecam: "Motor anak saya hilang dicuri. Barang bukti yang seharusnya diamankan malah lenyap! Polisi harus bertanggung jawab!" ucapnya. 

Publik menegaskan tidak ada yang berani mencuri tanpa penadah. Tangkap Hasan Tarigan dan bongkar jaringan ini sekarang! Hukum jangan cuma dimainkan, jangan permainkan publik!

Kasus ini menjadi peringatan brutal bagi aparat Sumut: jika barang bukti bisa hilang, hukum seakan dimainkan, dan kriminal semakin berani. Fakta bahwa 16 motor hasil razia kembali ke penadah adalah bukti nyata: keadilan di Sumut sedang dipermainkan secara terang-terangan, hukum dibuat lemah, dan publik dibodohi.

Sementa itu Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan SIK SH MH saat dikonfirmasi via WhatsAppnya Senin (26.01.2026) hingga berita ini dipublikasikan tidak ada memberi keterangan. (M)

Resmikan Kolam Renang Pemko Tebing Tinggi, Wali Kota : Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Hadirkan Fasilitas Olahraga dan Rekreasi yang Representatif Bagi Masyarakat

Resmikan Kolam Renang Pemko Tebing Tinggi, Wali Kota : Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Hadirkan Fasilitas Olahraga dan Rekreasi yang Representatif Bagi Masyarakat

Tebing Tinggi, mediasergap.comWali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meresmikan Kolam Renang Pemerintah Kota (Pemko) yang berlokasi di Jalan Mayjend Sutoyo, Senin (26/01/2026). Peresmian ini menandai komitmen Pemko Tebing Tinggi dalam menyediakan fasilitas olahraga dan rekreasi yang representatif bagi masyarakat,nyaman dan aman bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa fasilitas ini bukan sekedar infrastruktur fisik, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan publik.

"Berenang adalah salah satu olahraga terbaik untuk menjaga kebugaran fisik, memperkuat sistem pernapasan, dan kesehatan jantung. Kita berharap tempat ini menjadi destinasi rekreasi keluarga yang sehat sekaligus wadah edukasi bagi anak-anak sejak dini," ujar Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Wali Kota menjelaskan bahwa keberadaan kolam renang ini membawa tiga fungsi strategis bagi kemajuan kota. Pertama, pembinaan atlet. Menjadi pusat pelatihan untuk melahirkan bibit-bibit atlet renang berprestasi. Kedua, kesehatan masyarakat. Menyediakan sarana olahraga yang aman dan nyaman. Dan ketiga, sebagai penggerak ekonomi. Mendorong perputaran ekonomi lokal di sekitar area fasilitas.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, hari ini Senin, 26 Januari 2026, saya H. Iman Irdian Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi menyatakan kolam renang Pemko Tebing Tinggi diresmikan dan dibuka untuk masyarakat umum," ujar Wali Kota sebelum menandatangani prasasti peresmian.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar), Muhammad Fadly, melaporkan tujuan pembangunan revitalisasi kolam renang. Pertama, pengembangan keolahragaan di bidang renang dan sejenisnya. Kedua, sebagai sarana kesehatan masyarakat dengan mendorong olahraga sebagai gaya hidup (lifestyle). "Karena renang adalah olahraga terbaik untuk semua tingkatan umur," jelasnya.

Ketiga, sebagai tempat rekreasi dan wisata baru di Kota Tebing Tinggi untuk mendukung program Kementerian Olahraga yaitu Sport Tourism, dengan menggabungkan olahraga dan pariwisata. Keempat, memberi ruang untuk promosi UMKM Kota Tebing Tinggi dan memutar perekonomian di Kota Tebing Tinggi.

"Dan yang kelima, memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan kolam renang Pemerintah Kota Tebing Tinggi," kata Kadisporapar.

Acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan satu unit mobil operasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemko Tebing Tinggi melalui BPBD. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara, sesi foto bersama, serta peninjauan langsung fasilitas kolam renang.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kapolres AKBP Rina Frilly, Kajari Anthoni Nainggolan, Ketua PN Hajar Widianto, Pabung Kodim 0204/DS untuk Tebing Tinggi Kapt. Inf. PM. Simanjuntak, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, Camat, Lurah, Kabag atau mewakili, tamu undangan, insan pers dan tim peliputan Diskominfo. (Ajs)

Pimpin Apel Gabungan, Asisten I Pemkab Toba Tekankan Pentingnya Buku Kerja bagi ASN

Pimpin Apel Gabungan, Asisten I Pemkab Toba Tekankan Pentingnya Buku Kerja bagi ASN

TOBA, mediasergap.com – Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Eston Sihotang, menegaskan pentingnya buku kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja dan arsip kegiatan harian.

Penegasan tersebut disampaikan Eston Sihotang saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Toba, Senin pagi (26/1/2026).

Menurutnya, buku kerja tidak hanya berfungsi sebagai bukti pelaksanaan tugas, tetapi juga menjadi arsip kerja harian yang dapat digunakan untuk memantau serta mengevaluasi kinerja ASN secara berkelanjutan.

Penekanan ini disampaikan menyusul masih adanya beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai kurang responsif dan melambat dalam menyerahkan dokumen kerja terkait capaian kinerja selama satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Toba, Effendi–Murphy.

“Buku kerja itu penting. Selain menjadi bukti kerja, juga menjadi arsip atas apa yang dikerjakan setiap hari,” tegasnya.

Selain penataan administrasi kerja, Eston Sihotang juga mengajak seluruh ASN untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan media sosial.

Ia menilai, aktivitas ASN di media sosial dapat diarahkan secara positif dengan membagikan informasi mengenai program dan kegiatan yang sedang maupun telah dilaksanakan.

“Saya melihat hampir setiap hari teman-teman memposting sesuatu di media sosial. Akan lebih baik jika yang diposting adalah hal-hal yang kita kerjakan. Selain menjadi bahan edukasi bagi masyarakat, itu juga bisa menjadi arsip atas pekerjaan yang kita lakukan,” ujarnya.

Melalui penekanan tersebut, Eston Sihotang berharap kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba semakin tertib, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Ds)

Musrenbang Desa Dalihan Natolu Bahas Arah Pembangunan 2027, Fokus Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran

Musrenbang Desa Dalihan Natolu Bahas Arah Pembangunan 2027, Fokus Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran

DALIHAN NATOLU, mediasergap.comPemerintah Desa Dalihan Natolu melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa pada Senin (26/1/2026) bertempat di Balai Sanggar Seni Desa Dalihan Natolu. Kegiatan ini digelar dalam rangka penyusunan rencana pembangunan desa Tahun Anggaran 2027.

Musrenbang dihadiri oleh Camat Silaen Tumpal Panjaitan, PPL Pertanian, Kepala Desa Dalihan Natolu, Ketua BPD, Tenaga Pendamping Profesional, Perangkat Desa, serta unsur masyarakat. Sekretaris Desa bertindak sebagai protokol selama kegiatan berlangsung.

Dalam arahannya, Camat Silaen Tumpal Panjaitan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan Agenda Tahunan Pemerintah yang bertujuan menjaring aspirasi masyarakat dan menyusun perencanaan pembangunan secara partisipatif dan berjenjang.

“Musrenbang menjadi ruang strategis untuk meningkatkan produktivitas Desa serta pembenahan sarana dan prasarana, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Camat Silaen juga menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh sektor mengalami penurunan anggaran akibat perubahan arah kebijakan pembangunan Nasional, seperti penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih, MBG, serta Program Nasional lainnya. Bahkan, anggaran Desa disebut mengalami penurunan hingga sekitar 60 %, sehingga menuntut Desa untuk lebih kreatif dan proaktif.

“Selain melalui Musrenbang, Pemerintah Desa dapat mengajukan proposal pembangunan kepada Instansi Pemerintah, Pihak Swasta, maupun Tokoh-Tokoh yang memiliki kepedulian terhadap Pembangunan Desa,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya penyusunan usulan berdasarkan skala prioritas, dengan mempertimbangkan urgensi dan dampak berkelanjutan. Camat juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun.

Pada kesempatan tersebut, PPL Pertanian memaparkan rekapitulasi usulan bantuan sarana produksi pertanian, sarana pendukung, serta alat-alat pertanian. Dijelaskan bahwa syarat utama penerima bantuan dari Dinas Pertanian adalah kelompok tani yang telah berbadan hukum. Dari lima kelompok tani yang ada di Desa Dalihan Natolu, baru tiga kelompok yang memenuhi syarat tersebut.

Sesi penyampaian usulan berlangsung aktif. Kasmin Siagian dari HKBP Sion Batumoror meminta agar Camat Silaen memfasilitasi perbaikan jalan masuk menuju Gereja HKBP Sion. Sementara itu, perwakilan Dusun I, Rodentus Sibarani, mengusulkan peningkatan jaringan air minum melalui pipanisasi sepanjang 1.500 meter, yang dicatat sebagai salah satu usulan prioritas. Dusun I juga mengajukan pengadaan bibit pertanian dan perikanan.

Budayawan asal Palipi, M. Tansiswo Siagian, mengingatkan agar pengajuan bantuan bibit disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya fokus pada bibit jagung dan ikan yang dinilai lebih sesuai dan bermanfaat bagi warga Desa Dalihan Natolu.

Secara umum, terdapat empat usulan skala prioritas yang akan dibawa ke Musrenbang Kecamatan, yakni:

  1. Peningkatan jaringan air minum
  2. Pengadaan bibit pertanian dan perikanan
  3. Perbaikan jalan menuju Gereja HKBP Sion
  4. Pembukaan jalan menuju Sibabiat

Terkait pupuk bersubsidi, penyalur pupuk desa menyampaikan bahwa harga pupuk saat ini telah mengalami penurunan dan mengimbau petani untuk menebus pupuk tepat waktu. Perpindahan kios penyalur belum dapat dilakukan karena portal aplikasi telah ditutup serta untuk menjaga kesesuaian dengan RDKK yang telah ditetapkan. (Ds)

Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Kota Medan Masuk Daftar Tunggu

Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Kota Medan Masuk Daftar Tunggu

Medan, mediasergap.comProses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Kota Medan tahun 2023 sebesar Rp.7,62 miliar, masuk daftar tunggu.

Pasalnya, penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), masih disibukkan dengan pemeriksaan kasus dugaan korupsi PT Inalum dan terkait Waterfront, yang menyebabkan proses kasus dana perjalanan dinas yang melibatkan banyak pihak itu harus mengantri.

"Izin pak, perkaranya masih proses, belum ada progress karena tim sedang percepatan untuk perkara Inalum dan Waterfront pak. Beban kerja kita mohon dimaklumi, yang penting Waterfront dalam waktu limpah. Segera perjalanan dinas kita kebut lagi," tulis Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Jefry, kepada media yang dikonfirmasi Kamis, 22 Januari 2026.

Sebelumnya, lembaga Republik Corruption Watch (RCW) sebagai pelapor mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut, Dr Harli Siregar SH MHum, untuk meningkatkan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Kota Medan ke tahap penyidikan.

Desakan lembaga RCW itu melalui surat Nomor: 135/PKP/PPHP/TPK/PD/SEKWAN/MDN/RCW/XII/2025 tanggal 8 Desember 2025, yang ditandatangani oleh Ketua Bidang Analisa Data dan Pelaporan RCW, Sunaryo.

Melalui suratnya, RCW meminta kepada Kajati Sumut untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait lambatnya proses pengusutan kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Kota Medan Tahun 2023, yang melibatkan banyak pihak namun belum ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kata Sunaryo, prosesnya sudah cukup lama, namun hingga saat ini prosesnya masih di tahap penyelidikan. Padahal, hingga hasil audit BPK tahun 2024, yang dirilis pada Mei 2025, masih terlihat belum ada pengembalian dana kelebihan bayar tersebut ke kas daerah.

Informasi yang berhasil dihimpun, total kelebihan bayar dana perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Medan tahun 2023 itu mencapai Rp.7,62 miliar, hasil dari 1120 kali perjalanan dinas ke berbagai daerah seperti Medan, Banda Aceh, Takengon, Pekanbaru, Jakarta, dan Bogor. Sementara, dana yang belum dikembalikan ke kas daerah mencapai Rp.4,43 miliar.

Sunaryo menjelaskan, RCW juga menyampaikan tembusan surat permintaan klarifikasi dan penjelasan tersebut kepada Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung), Jamwas, Aswas Kejati Sumut, dan media untuk bahan pemberitaan. 

Dalam kasus ini, RCW sudah dua kali menerima surat pemberitahuan dari Kejati Sumut, terkait tindak lanjut atas laporan pengaduannya tersebut. "Surat pemberitahuan terkait Pulbaket dan penyelidikan, bukan penyidikan," ujarnya. (M)

Irjen Pol Sandi Nugroho Resmi Jabat Kapolda Sumsel

Irjen Pol Sandi Nugroho Resmi Jabat Kapolda Sumsel

Palembang, mediasergap.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/99/I/KEP/2026 yang diterbitkan pada 15 Januari 2026. Sedangkan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya di Palembang, Sabtu, membenarkan adanya mutasi Jabatan Pimpinan Tertinggi kepolisian di wilayah Sumsel tersebut.

“Iya benar, surat telegramnya sudah keluar. Mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri, selain sebagai bentuk pembinaan karier, promosi, dan penyegaran, juga untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan profesionalisme,” katanya.

Ia menambahkan rotasi jabatan merupakan bagian dari penguatan organisasi Polri secara berkelanjutan.

Terkait pelaksanaan upacara serah terima jabatan, Polda Sumsel saat ini masih berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk penentuan jadwal pelaksanaannya.

“Untuk serah terima jabatan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” kata Nandang.

Irjen Pol Sandi Nugroho sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri selama sekitar tiga tahun sejak Februari 2023. Pengalamannya di Bidang Kehumasan Mabes Polri dinilai menjadi bekal penting dalam memimpin satuan kewilayahan dengan karakteristik masyarakat yang beragam dan dinamis seperti Sumatera Selatan. (Rina)

IT Del Lahirkan Guru Besar Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

IT Del Lahirkan Guru Besar Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

TOBA, mediasergap.comInstitut Teknologi Del (IT Del) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah penting setelah 25 tahun berdiri dengan melahirkan Guru Besar pertama, yakni Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech, yang saat ini juga menjabat sebagai Rektor IT Del.

Sidang Orasi Ilmiah Guru Besar IT Del digelar pada Jumat (23/1/2026) di Gedung Serbaguna Yayasan Del, Laguboti. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arnaldo menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Strategi Pengujian untuk Perangkat Lunak Berkualitas di Era Sistem Kompleks”.

Sidang Orasi Ilmiah ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU, seluruh sivitas akademika IT Del, sejumlah Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, Wakil Bupati Tapanuli Utara, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekjend Kemendiktisaintek Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Arnaldo atas pencapaian akademik tertinggi tersebut. Ia menilai lahirnya Guru Besar di IT Del akan membawa dampak positif bagi pengembangan institusi dan dunia pendidikan tinggi.

“Satu generasi melahirkan Guru Besar. Kiranya ini menjadi sumber inspirasi bagi sivitas IT Del dan seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian IT Del yang berhasil melahirkan Guru Besar setelah seperempat abad berdiri. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari cita-cita awal pendirian IT Del.

“Saya sangat bahagia. Tadi sudah disebutkan satu generasi, 25 tahun Del berdiri dan melahirkan Guru Besar. Inilah cita-cita saya dan istri saya saat mendirikan IT Del,” ungkap Luhut.

Dengan lahirnya Guru Besar pertama ini, IT Del diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. (Ds)

Ditlantas Polda Sumut Fasilitasi Ambulans dan Pengawalan Jenazah Korban Laka Kereta Api di Tebing Tinggi

Ditlantas Polda Sumut Fasilitasi Ambulans dan Pengawalan Jenazah Korban Laka Kereta Api di Tebing Tinggi

TEBING TINGGI, mediasergap.comDirektorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara bergerak cepat memberikan bantuan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat pascakecelakaan tragis antara kereta api dan satu unit mobil Avanza di perlintasan kereta api Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi saat mobil Avanza warna abu-abu dengan nomor polisi BK 1657 ABP tertabrak kereta api di perlintasan sebidang, kemudian terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian. Mobil tersebut diketahui mengangkut sembilan orang penumpang.

Akibat peristiwa tersebut, seluruh penumpang menjadi korban. Berdasarkan data kepolisian, korban terdiri dari dua laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu anak perempuan, serta lima perempuan dewasa. 

Delapan orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya, yakni pengemudi mobil, sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada malam hari. Dengan demikian, total korban meninggal dunia berjumlah sembilan orang.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama jajaran Polres Tebing Tinggi langsung melakukan langkah-langkah penanganan cepat di lokasi kejadian. Tindakan awal yang dilakukan meliputi evakuasi korban yang terjepit, membawa korban ke rumah sakit, serta mengamankan dan mensterilkan tempat kejadian perkara guna memastikan kelancaran proses penanganan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol. Firman Darmansyah, S.I.K., didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para korban.

“Pada pukul 18.30 WIB telah terjadi insiden kecelakaan antara kereta api dan satu unit mobil Avanza yang ditumpangi kurang lebih sembilan orang. Delapan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, berdasarkan informasi terbaru malam ini, korban tersebut juga dinyatakan meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia menjadi sembilan orang,” ujar Kombes Pol. Firman Darmansyah, Rabu malam (21/1/2026).

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumut menjelaskan bahwa para korban diketahui tengah dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarga di Kota Tebing Tinggi. Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, Ditlantas Polda Sumut memfasilitasi proses pemulangan seluruh jenazah ke Kota Medan.

“Seluruh jenazah korban akan dibawa ke Kota Medan menuju alamat rumah duka masing-masing dengan menggunakan ambulans. Pengawalan juga kami fasilitasi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama Polres jajaran, sebagai bentuk bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegasnya.

Polda Sumut melalui Direktorat Lalu Lintas juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi perlintasan kereta api, dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengutamakan keselamatan diri dan penumpang. (Red)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport