TOBA (Sumut) mediasergap.com – Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga mengajak Insan Pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Toba. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu pencegahan, menyampaikan informasi, serta melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres dalam kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama insan pers, LSM, serta masyarakat di salah satu warung di depan Kantor Panahatan Hutajulu, Balige, Rabu (21/10/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Parapaga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan Kepolisian. Dukungan masyarakat, peran aktif wartawan, serta kepedulian LSM dibutuhkan untuk membangun kesadaran bersama dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman narkotika.
“Menangkap dan mengungkap kejahatan adalah sebuah prestasi, tetapi menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif adalah tujuan mulia,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau Insan Pers dan LSM agar tidak ragu melaporkan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba kepada Pihak Kepolisian. Ia menegaskan pentingnya perlindungan kerahasiaan informan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam upaya menjaga keamanan lingkungan.
“Kita tidak ingin anak-anak dan saudara kita menjadi korban narkoba. Jika rekan-rekan Media dan LSM mengetahui informasi terkait peredaran narkoba, silakan laporkan kepada saya. Kerahasiaan informan akan dijaga sesuai ketentuan yang berlaku. Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan kita semua,” ungkap Parapaga.
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui penegakan hukum yang tegas, langkah pencegahan yang berkelanjutan, serta peningkatan kepedulian masyarakat. Pengawasan lingkungan dan perhatian terhadap pergaulan generasi muda juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkotika.
Selain menekankan pentingnya kolaborasi dalam pemberantasan narkoba, Parapaga turut mengingatkan peran strategis insan pers dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia berharap wartawan senantiasa mengedepankan prinsip verifikasi, akurasi, dan keberimbangan dalam menyajikan informasi kepada publik.
Menurutnya, pemberitaan yang bertanggung jawab tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, menangkal berita bohong atau hoaks, serta mencegah penyebaran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Melalui kegiatan coffee morning tersebut, Kapolres Toba berharap terbangun komunikasi dan kemitraan yang semakin kuat antara kepolisian, Insan Pers, LSM, dan Masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan diwujudkan melalui langkah nyata dalam mencegah tindak kejahatan, menyampaikan informasi yang dapat ditindaklanjuti, menjaga kondusivitas daerah, serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Kapolres Toba menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, kepedulian sosial, dan kerja sama yang berkelanjutan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Toba yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Balige AKP L. Siahaan, Kasat Intel AKP Heri Wibowo, Kasat Reskrim AKP D. Manalu, Kasat Binmas AKP R. Siagian, Kasi Propam AKP J. Siahaan, Kasat Narkoba IPTU Tri Purba, Kasat Lantas IPTU E. Sitinjak, Kasi Humas IPDA Khairudin, serta Wartawan, perwakilan LSM, dan Masyarakat. (Dosi)
















