Media Sergap -->



Headline

Gerak Cepat Pemkab Samosir Tangani Longsor di Akses Jembatan Pasar Onan Runggu, Jembatan Tetap Fungsional

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir bergerak cepat menangani pergerakan tanah yang terjadi di sekitar jembatan penghubung menuju Pasar Onan Runggu. Penanganan darurat langsung dilakukan guna memastikan akses masyarakat tetap aman dan aktivitas perekonomian tidak terganggu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab Samosir segera menurunkan alat dan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Langkah yang dilakukan berupa penimbunan material sirtu (pasir dan batu) pada titik pergerakan tanah guna memperkuat badan jalan dan mencegah meluasnya longsoran.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Samosir juga akan melaksanakan normalisasi aliran sungai di sekitar jembatan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi gerusan yang dapat memengaruhi kondisi konstruksi maupun stabilitas tanah di sekitar jembatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi jembatan penghubung menuju Pasar Onan Runggu masih dalam keadaan fungsional dan tetap dapat dilalui masyarakat. Meski demikian, pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.

Gerak cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menjaga konektivitas wilayah, terutama akses menuju pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Onan Runggu.

Pemkab Samosir mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus melakukan langkah-langkah penanganan secara bertahap hingga kondisi di sekitar jembatan benar-benar stabil, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (D/Smart)

Pemkab Samosir Gerakkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir berhasil memadukan hiburan masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026. Ribuan warga memadati lokasi nobar yang digelar serentak di seluruh kecamatan dan turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program belanja berhadiah.

Puncak kegiatan dipusatkan di kawasan Foodcourt Waterfront Pangururan, Senin (20/7/2026), dengan dihadiri langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom yang berbaur bersama masyarakat menyaksikan pertandingan final antara Argentina dan Spanyol.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Samosir Satria Irawan, Kabag Ops mewakili Kapolres Samosir, Kepala Cabang Bank Sumut Pangururan, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Selain menyapa masyarakat yang hadir di Pangururan, Bupati Vandiko juga berinteraksi secara virtual dengan peserta nobar di berbagai kecamatan. Suasana semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Solution Band serta pembagian berbagai hadiah doorprize.

Sejak pagi, masyarakat telah memadati sentra-sentra UMKM untuk berbelanja. Setiap transaksi memperoleh kupon yang ditukarkan menjadi voucher undian doorprize. Program tersebut terbukti mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk UMKM.

Sebanyak lebih dari 2.000 voucher undian dibagikan kepada masyarakat. Program ini berhasil mendorong transaksi UMKM hingga mencapai ratusan juta rupiah, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengajak masyarakat untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan mengutamakan produk lokal.

"Selamat menonton. Jangan lupa belanja di UMKM agar UMKM kita bisa bangkit," ujar Vandiko sebelum pertandingan dimulai.

Pertandingan final berlangsung sengit dan disambut antusias ribuan penonton. Sorak-sorai pendukung kedua tim mewarnai suasana nobar yang tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas. Pada jeda pertandingan, panitia membagikan berbagai hadiah doorprize, sementara hadiah utama berupa satu unit sepeda motor diundi dan diserahkan langsung oleh Bupati Samosir kepada pemenang usai pertandingan berakhir.

Menurut Vandiko, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang dapat menjadi modal sosial dalam membangun daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Malam ini penuh semangat, kebersamaan, dan suka cita. Saya bangga dan bahagia bisa berkumpul bersama masyarakat menyaksikan Final Piala Dunia 2026," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Inilah indahnya olahraga, menyatukan kita tanpa memandang perbedaan pilihan. Yang paling membanggakan, nobar ini menjadi semangat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Setiap produk UMKM yang dibeli adalah bentuk dukungan nyata bagi usaha-usaha lokal agar terus tumbuh dan berkembang. Mari terus hidupkan ruang publik dengan kegiatan positif, perkuat kebersamaan, dan cintai produk UMKM kita," tambah Vandiko.

Bupati menegaskan, nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kabupaten Samosir yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat, kegiatan ini berhasil menghadirkan manfaat sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Pemkab Samosir Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Dorong UMKM dan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 secara serentak di sembilan kecamatan pada Senin dini hari, 20 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mengusung konsep "Belanja UMKM Berhadiah", masyarakat diajak berbelanja di warung, kedai, dan pelaku UMKM lokal sebelum maupun selama pelaksanaan nobar. Setiap transaksi yang memenuhi ketentuan akan mendapatkan voucher undian untuk memperebutkan berbagai doorprize menarik.

Di Kecamatan Pangururan dan Simanindo, masyarakat berhak memperoleh satu voucher undian untuk setiap transaksi minimal Rp.100.000. Sementara itu, di tujuh Kecamatan lainnya, voucher diberikan untuk transaksi minimal Rp.20.000, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat setempat.

Penukaran voucher dilakukan dengan menunjukkan bukti transaksi beserta dokumentasi pembelian kepada panitia di lokasi nobar pada 19–20 Juli 2026, mulai pukul 15.00 hingga 02.30 WIB. Adapun periode belanja berlangsung sejak 19 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 20 Juli 2026 pukul 02.30 WIB.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, Pemerintah Kabupaten Samosir menyediakan berbagai doorprize di setiap lokasi nobar, mulai dari telepon seluler, kulkas, hingga hadiah utama berupa sepeda motor.

Pelaksanaan nobar dipusatkan di sembilan lokasi, yakni:

  • Kecamatan Pangururan di Waterfront City (WFC);
  • Kecamatan Simanindo di Warung Pak Dani, Desa Ambarita;
  • Kecamatan Harian di Warung Nico Simarmata, Desa Turpuk Limbong;
  • Kecamatan Sianjur Mulamula di Homestay Nagaratus, Desa Aek Sipitudai;
  • Kecamatan Sitiotio di Huta Sosor, Dusun II, Desa Buntu Mauli;
  • Kecamatan Ronggur Nihuta di Kedai Restu, Huta Sitanggang;
  • Kecamatan Palipi di depan Kantor Camat;
  • Kecamatan Nainggolan di Kedai Putra, Desa Nainggolan; dan
  • Kecamatan Onan Runggu di Balerong Pasar Rakyat Onan Baru.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola bergengsi dunia, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap produk-produk lokal serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun perekonomian daerah.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Final Piala Dunia 2026 dengan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Kami berharap tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan final Piala Dunia dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM. Semakin banyak masyarakat yang berbelanja produk lokal, semakin besar pula manfaat yang dirasakan oleh para pelaku usaha, sehingga ekonomi kerakyatan di Kabupaten Samosir dapat terus tumbuh dan berkembang," ujar Bupati.

Melalui inovasi yang memadukan hiburan, pemberdayaan UMKM, dan keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi lokal yang inklusif, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan produktif. (D/Smart)

3 Rumah di Jalan Pukat Banting I Medan Tembung Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Medan (Sumut) mediasergap.comTiga unit rumah semi permanen yang berlokasi di Jalan Pukat Banting 1, Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ludes dilalap sijago merah, pada Jumat (17/7/2026) sekira pukul 09.15 WIB.

Dari sejumlah informasi yang diterima, rumah yang terbakar tersebut ditempati oleh paman dan ponakan yakni Zainal Siregar dan Jefri serta Erwin Siregar. 

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Leorencius Manurung mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kebakaran rumah.

Kemudian pihaknya langsung terjun ke lokasi dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

Minimnya akses jalan menuju ke titik kebakaran membuat petugas menjadi agak kesulitan, dimana rumah yang terbakar berada di kawasan padat penduduk.

"Untuk sementara diduga kebakaran terjadi akibat adanya korsleting listrik", kata Leorencius Manurung.

Kondisi angin pada saat kebakaran lumayan kencang, sehingga api dengan cepat menjalar kerumah lainya, yang memang kondisinya bergempetan. Satu hal tiga unit rumah semi permanen tersebut menggunakan kayu dan teriplek, serta barang yang muda terbakar, sehingga api dengan cepat menghanguskan ketiga rumah tanpa tersisa.

Saksi mata menambahkan, asap hitam tebal terlihat membungbung keudara, ketika didekati diatap salah satu rumah api berkobar dan dengan cepat melahap rumah yang lainnya karena tiupan angin.

"Kebetulan saya sedang melintas, dan melihat ada asap tebal diudara. Begitu saya lari masuk ke gang rumah tersebut, terlihat api berkobar dari atap salah satu rumah, kemudian dengan cepat melahap rumah lainya karena ditiup angin", ungkap lelaki parobaya tersebut, yang tidak bersedia menyebutkan nama.

Petugas Kepolisian dari Polsek Medan Tembung, Polrestabes Medan, yang mendapat kabar adanya kebakaran rumah warga, langsung turun kelokasi. Hingga akhirnya, setelah api padam, pihak polsek memasangi garis Polisi (Police Line), untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ketiga unit rumah tempat tinggal tersebut. (Rel)

Sinergi Eksekutif dan Legislatif, Dua Ranperda Kabupaten Toba Resmi Menjadi Perda

Balige (Sumut) mediasergap.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Toba untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan tersebut diberikan setelah kedua ranperda selesai dibahas bersama oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Toba.

Adapun dua ranperda yang disetujui meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025 dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Persetujuan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Bupati Toba dan DPRD Kabupaten Toba dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Jumat (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Toba atas komitmen dan kerja sama selama proses pembahasan kedua ranperda tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota DPRD yang kami hormati atas dukungan, pembahasan, serta saran dan masukan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah yang telah dibahas hingga memperoleh persetujuan bersama," ujar Bupati.

Bupati berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Toba dan DPRD dapat terus dipertahankan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, penetapan kedua perda tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta mendukung optimalisasi pendapatan daerah demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan disetujuinya kedua ranperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba bersama DPRD menunjukkan komitmen untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah serta menciptakan regulasi yang adaptif dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

DPRD Toba Sampaikan Hasil Pembahasan Banggar APBD 2025 dan Ranperda Perubahan Pajak Daerah untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

Balige (Sumut) mediasergap.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025, sekaligus laporan pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atas Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Jumat (17/7/2026).

Laporan hasil pembahasan Banggar DPRD disampaikan oleh anggota Banggar, Pidel Hutahaean. Dalam laporannya disampaikan bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi capaian program pembangunan daerah sekaligus mengukur efektivitas pengelolaan keuangan selama satu tahun anggaran.

Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara yang telah disampaikan pada 29 Mei 2026. Atas laporan keuangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan capaian kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

DPRD Kabupaten Toba memberikan apresiasi atas prestasi tersebut serta berharap kualitas tata kelola keuangan daerah terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Toba beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Harapan kami, pada Tahun Anggaran 2026 opini WTP ini dapat terus dipertahankan sebagai wujud pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan," ujar Pidel Hutahaean selaku juru bicara Banggar.

Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp.1,220 triliun atau 94,71 % dari target sebesar Rp.1,288 triliun. DPRD mendorong seluruh perangkat daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan melalui peningkatan kinerja, inovasi, serta pengelolaan yang lebih efektif dan sesuai ketentuan.

Berdasarkan hasil pembahasan Banggar, tercatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.34.368.853.536,69 yang terdiri atas sisa Dana Alokasi Khusus (DAK), DAK Nonfisik, Dana Insentif Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil, Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dana BOS, serta kas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). DPRD juga memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Toba agar pengelolaan anggaran pada tahun berjalan semakin optimal dan berbagai kendala yang ditemukan tidak kembali terulang.

Pada rapat yang sama, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Bigman Butarbutar, menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurutnya, perubahan regulasi tersebut bertujuan memperkuat landasan hukum dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha, regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui pembahasan kedua agenda tersebut, DPRD Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah secara optimal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Pemkab Toba Berikan Penghargaan kepada Kontingen Pesparawi Nasional XIV Asal Toba

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba memberikan apresiasi kepada kontingen Provinsi Sumatera Utara asal Kabupaten Toba yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan temu ramah dan penyerahan piagam penghargaan yang digelar di Aula Lantai IV Kantor Bupati Toba, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, kerja keras, dan semangat para peserta maupun official yang telah mewakili Kabupaten Toba dan Provinsi Sumatera Utara di Tingkat Nasional. Selain sebagai ungkapan rasa bangga, temu ramah tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Toba, serta seluruh kontingen.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan official atas prestasi serta pengabdian yang telah diberikan selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV.

"Pemerintah Kabupaten Toba mengapresiasi setiap kerja keras, pengorbanan, dan usaha yang telah diberikan seluruh peserta maupun official selama mengikuti Pesparawi Nasional. Piagam penghargaan ini menjadi bentuk terima kasih dan penghormatan kami atas dedikasi yang telah diberikan dalam membawa nama baik Kabupaten Toba dan Provinsi Sumatera Utara," ujar Wakil Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Ketua I LPPD Kabupaten Toba, Pdt. Oloan Sitorus, mewakili Ketua Umum LPPD Kabupaten Toba, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toba atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan terhadap pembinaan musik gerejawi.

Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh insan Pesparawi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi mendatang.

Sebagai puncak kegiatan, Wakil Bupati Toba menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh peserta dan official Kontingen Provinsi Sumatera Utara asal Kabupaten Toba. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama yang dihadiri para Staf Ahli Bupati Toba, jajaran pengurus LPPD Kabupaten Toba, seluruh peserta, official, serta tamu undangan.

Melalui apresiasi ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semangat pelayanan, kebersamaan, dan prestasi yang telah ditunjukkan para kontingen dapat terus dipertahankan serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang seni paduan suara gerejawi dan mengharumkan nama daerah di berbagai ajang nasional. (Ds)

Respon Keluhan Warga, Wabup Toba Turun Langsung Tinjau Lokasi Dugaan Limbah

Balige (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran limbah yang diduga bersumber dari Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YTBS) di Kecamatan Balige. Peninjauan dilakukan pada Kamis (16/7/2026) di Jalan Dr. Adrianus Sinaga dan Jalan Liberty Manik, Balige.

Peninjauan tersebut dilakukan setelah warga menyampaikan keluhan mengenai air yang diduga berasal dari saluran limbah asrama dan meluap ke drainase hingga menggenangi fasilitas umum. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani untuk mencegah dampak terhadap kenyamanan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen merespons setiap pengaduan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab, khususnya yang berkaitan dengan persoalan lingkungan.

"Kita mengundang pihak yayasan untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi sehingga dapat dilakukan penanganan sementara sembari mencari solusi yang lebih permanen," ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Menurutnya, persoalan lingkungan harus ditangani secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing. Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan tersebut harus mengedepankan kepentingan masyarakat sekaligus tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan (P3K) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba, Jeri Manurung, menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat melalui peninjauan lapangan dan memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak yayasan.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami telah melakukan peninjauan ke lokasi. Di dalam asrama terdapat fasilitas pengolahan limbah dan kami telah menyampaikan sejumlah saran perbaikan. Selanjutnya kami juga menggelar rapat dengan mengundang kepala sekolah, pihak perizinan, serta membahas kendala yang berkaitan dengan perizinan maupun tata ruang. Hasil rapat tersebut pada prinsipnya harus segera ditindaklanjuti oleh pihak yayasan," jelas Jeri Manurung.

Sebelum mengakhiri peninjauan, Wakil Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dengan pihak Yayasan Tunas Bangsa Soposurung agar langkah-langkah penanganan dapat segera dilaksanakan. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan solusi yang efektif, menjaga kualitas lingkungan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kepala Bagian Hukum Lukman Siagian, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba. (Ds)

Momentum HKN, Wabup Toba Ajak ASN Tingkatkan Integritas dan Profesionalisme

Balige (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Drs.Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba untuk menjalankan perannya sebagai pamong yang mengabdi kepada negara sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Toba, Jumat (17/7/2026).

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa ASN tidak hanya bertugas sebagai pelayan publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai pembina dan pengayom masyarakat. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi etika, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kita sebagai ASN adalah pamong, yaitu orang yang mengabdi kepada negara. Selain menjadi pelayan publik, kita juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai problem solver dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku," ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya setiap ASN memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap tupoksi akan mendorong peningkatan kinerja sekaligus memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

"Jadilah pribadi yang bertanggung jawab, mampu mengayomi dan membina sesuai tugas dan fungsi di OPD masing-masing. Pahami tupoksi dan berikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat," tegasnya.

Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional, Wakil Bupati berharap nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab terus menjadi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba. Dengan demikian, ASN dapat semakin dipercaya masyarakat dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Ds)

Pemkab Toba Tindaklanjuti Aduan Warga dengan Pembersihan Drainase di Balige

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait melubernya air ke badan Jalan Liberty Manik, Balige, akibat drainase yang tersumbat. Pembersihan drainase dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan pembersihan melibatkan personel Pemerintah Kabupaten Toba bersama pihak Asrama Yayasan TB Soposurung. Dalam prosesnya, ditemukan bahwa penyumbatan tidak hanya disebabkan oleh tumpukan sampah, tetapi juga semak belukar yang telah tumbuh di sekitar hingga di dalam saluran drainase. Untuk mengatasi hal tersebut, tim menggunakan mesin babat, mesin pemotong kayu, cangkul, dan berbagai peralatan pendukung lainnya.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai air yang meluap dari kawasan Asrama Yayasan TB Soposurung hingga menggenangi fasilitas umum.

"Kemarin ada laporan dari masyarakat bahwa air dari kompleks Asrama Yayasan TB Soposurung meluber sampai ke fasilitas umum. Karena itu, hari ini kami turun langsung melakukan pembersihan agar aliran air kembali lancar," ujar Wakil Bupati.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Toba juga telah berkoordinasi dengan pihak pengelola asrama. Berdasarkan hasil komunikasi, air yang disalurkan dari kawasan asrama telah memenuhi baku mutu lingkungan. Namun, kondisi drainase yang tersumbat menyebabkan aliran air tidak berjalan dengan baik sehingga meluap ke badan jalan.

"Pihak asrama menyampaikan bahwa air yang keluar telah memenuhi baku mutu lingkungan. Persoalannya bukan pada air yang disalurkan, melainkan saluran drainase yang tersumbat. Karena itu kami melakukan pembersihan agar air dapat mengalir ke saluran yang lebih besar dan tidak mengganggu pengguna jalan," jelasnya.

Menurut Wakil Bupati, kondisi fisik drainase masih dalam keadaan baik sehingga belum memerlukan perbaikan. Permasalahan utama adalah penumpukan sampah dan vegetasi liar yang menghambat aliran air.

"Ini bukan soal perbaikan drainase, tetapi soal kebersihan. Sampah dan semak yang menumpuk menjadi penyebab utama air meluap ke badan jalan," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap terbangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta pihak Yayasan TB Soposurung dalam menjaga kebersihan dan melakukan pemeliharaan drainase secara berkala, sehingga fungsi saluran tetap optimal dan kejadian serupa tidak terulang. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport