Media Sergap -->



Headline

Buka Kampanye Germas Dalam ISPS 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penurunan Stunting

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comWali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi, Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kampanye dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 yang digelar di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura, Kamis (06/08/2026).

Mengawali sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas penurunan angka stunting di Kota Tebing Tinggi yang tercatat mengalami penurunan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Dari 2,1 % pada tahun 2023 menjadi 1,5 % pada tahun 2025, ini angka yang sangat signifikan, alhamdulillah. Ini tidak lepas dari doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian, serta seluruh stakeholder," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Germas memiliki peran yang sangat strategis dalam menekan angka stunting. Pencegahan stunting, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga yang sehat, mencakup kondisi ibu yang sehat sebelum dan selama masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif pada bayi, asupan gizi seimbang bagi balita, imunisasi lengkap, pemantauan pertumbuhan secara rutin, hingga penyediaan sanitasi lingkungan yang baik.

"Seluruh upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi Germas," tegas Wali Kota.

Wali Kota pun berharap sinergi dan kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan dalam menggerakkan Germas dan pencegahan stunting dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

"Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat, bersama kader Posyandu dilibatkan. Dengan memohon ridho dari Allah SWT, kegiatan ini saya buka secara resmi dan terbuka untuk umum," pungkas Wali Kota.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, selaku Ketua Panitia melaporkan tren positif penurunan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi.

"Tahun 2023 sebanyak 2,1 %, tahun 2024 sebanyak 1,7 %, dan tahun 2025 sebanyak 1,5 %. Hal ini tentu tidak lepas dari arahan dan bimbingan Bapak Wali Kota beserta seluruh stakeholder serta dinas terkait yang beririsan dengan upaya pencegahan stunting ini," ungkap Kadis Kesehatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta peran aktif pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait melalui pergerakan Germas dalam mendukung upaya penurunan dan pencegahan stunting di Kota Tebing Tinggi.

Rangkaian kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan vitamin, peninjauan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta posyandu di Pustu Persiakan, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, para Lurah se-Kecamatan Padang Hulu, tamu undangan, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Bupati Toba Minta Pejabat Baru Hadirkan Pelayanan Publik yang Cepat dan Akuntabel

BALIGE (Sumut) mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba di Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (06/08/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 39 pejabat yang dilantik terdiri dari enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 16 Pejabat Administrator, dan 17 Pejabat Fungsional. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilaksanakan pada Juli 2026.

Adapun enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Donny Raymond Simamora sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Porman Nainggolan sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tumpal Panjaitan sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wanri Josua sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Tagom M. Sihotang sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Maradu Napitupulu sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam arahannya, Bupati Effendi Sintong P. Napitupulu menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan langkah strategis untuk menyegarkan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas dan fungsi jabatan, serta memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat.

Menurut Bupati, integritas, loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama dalam menjalankan amanah sebagai aparatur sipil negara. Selain itu, setiap pejabat dituntut mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan.

Bupati juga menekankan pentingnya menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan tuntutan masyarakat terhadap birokrasi yang semakin modern.

Sebagai daerah tujuan pariwisata super prioritas, Effendi mengajak seluruh perangkat daerah menciptakan iklim kerja yang kondusif, memperkuat solidaritas antarpegawai, serta melibatkan masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga etika birokrasi, menghindari konflik kepentingan, serta membangun citra positif pemerintah melalui pelayanan yang profesional dan responsif.

Khusus kepada Para Camat yang baru dilantik, Bupati menegaskan agar menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah di Tingkat Kecamatan. Camat diminta peka terhadap persoalan masyarakat, mampu mengambil langkah cepat dan inovatif, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital. Para camat juga diminta menempati rumah dinas yang telah disediakan agar lebih dekat dengan masyarakat dan siap memberikan pelayanan kapan pun dibutuhkan.

Sementara itu, kepada pejabat fungsional, Bupati berpesan agar terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.

"Saya percaya, dengan semangat, kerja keras, dedikasi yang tinggi, dan kebersamaan, kita mampu mewujudkan Toba Mantap 2029," tegas Effendi.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala BKPSDM Donald Simanjuntak, Plt. Inspektur Ronald Gultom, Pimpinan Perangkat Daerah, serta tamu undangan lainnya. (Ds)

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Medan (Sumut) mediasergap.comDirektorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar jaringan penipuan daring (online scamming) berskala internasional yang beroperasi di salah satu unit Apartemen di Medan. Dalam kasus ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial FM sebagai tersangka yang diduga berperan sebagai salah satu otak sindikat tersebut.

Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan yang dilakukan pada Selasa (28/7/2026). Dari lokasi penggerebekan, penyidik menyita dua unit mobil mewah yang diduga berasal dari hasil kejahatan, satu unit sepeda motor, sejumlah telepon genggam berbagai merek, laptop, serta perangkat komunikasi lain yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya.

"Jaringan penipuan online ini merupakan jaringan internasional. Pelaku dan rekan-rekannya pernah bekerja di Kamboja hampir satu tahun dan selama di sana juga melakukan aksi online scamming," kata Bayu saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (6/8/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima orang. Selain FM yang telah ditetapkan sebagai tersangka, turut diamankan dua warga negara Pakistan, seorang warga negara India, serta seorang perempuan yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Mereka masing-masing berinisial Tiara, Mujahid, Ayub Zain, dan Karandeb Singh.

Menurut Bayu, seluruhnya diketahui pernah tinggal dan menjalankan aktivitas penipuan daring di Kamboja sebelum akhirnya kembali ke negara masing-masing pada akhir 2025. Pada Februari 2026, mereka kembali berkomunikasi dan sepakat berkumpul di Kota Medan untuk melanjutkan aktivitas kejahatan tersebut.

"Modus operandi mereka berbeda-beda. Khusus FM berperan sebagai petugas OJK, sedangkan yang lain berpura-pura menjadi anggota kepolisian dan petugas Kominfo," ujarnya.

Selain menjalankan modus penipuan dengan mengaku sebagai aparat dan pejabat pemerintah, sindikat ini juga melakukan love scamming untuk mencari calon korban. Para pelaku membuat akun Facebook menggunakan identitas perempuan guna membangun hubungan dan memperoleh kepercayaan target.

"Mereka membuat akun Facebook seolah-olah seorang perempuan untuk berteman dengan calon korbannya," ujar Bayu.

Aksi tersebut berlangsung sejak Februari hingga Juli 2026. Karena belum menemukan target yang sesuai di Indonesia, para pelaku kemudian memperluas sasaran ke India.

Polda Sumut menduga terdapat sejumlah korban di India yang menjadi sasaran sindikat tersebut. Untuk itu, penyidik akan berkoordinasi dengan Konsulat India dan Konsulat Kamboja guna menindaklanjuti dugaan tindak pidana lintas negara tersebut.

Sementara itu, korban yang dapat diproses berdasarkan yurisdiksi hukum Indonesia adalah seorang perempuan berinisial Bunga (nama samaran), warga Kalimantan, yang mengalami kerugian hingga Rp6,7 miliar.

Dalam menjalankan aksinya, FM menghubungi korban dengan mengaku sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menyampaikan bahwa korban sedang dipantau kepolisian terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"FM mengaku sebagai petugas OJK dan mengatakan korban sedang dipantau polisi terkait TPPU. Setelah itu, rekan FM menghubungi korban dengan mengaku sebagai anggota kepolisian dan petugas Kominfo. Karena panik, korban akhirnya mentransfer uang secara bertahap hingga total Rp6,7 miliar," jelas Bayu.

Bayu mengungkapkan, korban sempat tidak menyadari dirinya menjadi sasaran penipuan. Bahkan ketika penyidik mencoba menghubungi korban saat proses penyelidikan, informasi tersebut justru diteruskan kepada para pelaku karena korban telanjur mempercayai mereka.

"Saat penyelidikan, korban sempat kami hubungi. Namun pesan kami diteruskan kepada tersangka karena korban sangat percaya. Setelah pelaku berhasil diamankan, barulah kasus ini dapat diungkap," katanya.

Terkait tiga warga negara asing yang turut diamankan, Bayu menjelaskan bahwa ketiganya masih berstatus sebagai saksi. Hal itu karena dugaan tindak pidana yang melibatkan mereka berkaitan dengan korban di India dan Kamboja sehingga berada di luar yurisdiksi penegakan hukum Indonesia.

Penyidik masih terus mendalami jaringan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dan aliran dana hasil kejahatan yang diduga melibatkan lintas negara. (Red)

Bupati Samosir Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran dan Optimalisasi PAD untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan melalui percepatan realisasi anggaran serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang nyata, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati Samosir menegaskan bahwa bersama Wakil Bupati, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) didorong untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan agar target pembangunan dapat tercapai secara efektif dan tepat waktu.

"Semangat pembangunan yang berkelanjutan harus diwujudkan melalui percepatan realisasi anggaran. Tujuan kita tetap satu, yakni menghadirkan hasil pembangunan yang nyata, terukur, serta berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Samosir," ujar Bupati.

Di tengah kebijakan efisiensi fiskal, Pemerintah Kabupaten Samosir juga menempatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai salah satu prioritas utama dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah. Berbagai strategi terus dilakukan, mulai dari inovasi dalam pengelolaan pendapatan, penguatan sistem administrasi, hingga perluasan basis penerimaan daerah guna mencapai bahkan melampaui target PAD yang telah ditetapkan.

Selain itu, pemerintah daerah terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas fasilitas pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus mempercepat tercapainya pembangunan yang berdaya saing.

Bupati optimistis bahwa melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, seluruh OPD, dan berbagai pemangku kepentingan, pembangunan di Kabupaten Samosir akan semakin maju dan berkelanjutan.

"Dengan kolaborasi, komitmen, dan inovasi yang terus kita bangun, saya yakin Samosir akan semakin maju, mandiri secara fiskal, serta mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tutup Bupati. (D/Smart)

Bappelitbangda Toba Gelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) terus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan pemerintahan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat daya saing daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (5–6/8/2026), di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba, Balige. Kegiatan ini diikuti 25 peserta yang terdiri atas 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 13 Kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba, Sumiaty Sinaga, melalui Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi, Gibson Sitinjak, mengatakan bahwa lomba tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun budaya inovasi di setiap perangkat daerah.

Menurut Gibson, setiap tahun pemerintah melakukan penilaian terhadap Indeks Inovasi Daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk menghadirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab tantangan serta menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja masing-masing.

"Melalui kegiatan ini kami ingin merangsang perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam menghadapi berbagai persoalan, baik di lingkungan perangkat daerah maupun pemerintah daerah secara umum. Inovasi yang lahir diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, inovasi tidak semata-mata bertujuan meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga menjadi instrumen dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta menciptakan pemerintahan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori Organisasi Perangkat Daerah dan kategori Kecamatan. Pemenang direncanakan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek rancang bangun inovasi, tujuan dan manfaat yang dihasilkan, pemenuhan kriteria inovasi, hingga kemampuan peserta mempresentasikan implementasi inovasinya di hadapan dewan juri.

Tim juri terdiri dari Staf Ahli Bupati Toba Sahat Manullang, Augus Sitorus, Darwin Sianipar, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni Lubis, serta Asisten Administrasi Umum Verri Napitupulu.

Ketua Tim Juri, Jonni Lubis, menegaskan bahwa pengembangan inovasi di lingkungan Pemerintah Daerah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mendorong setiap daerah terus melakukan pembaruan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memotivasi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi. Inovasi yang lahir diharapkan mampu menghilangkan berbagai hambatan birokrasi sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien," katanya.

Selama proses penilaian, setiap peserta mempresentasikan inovasi yang telah dikembangkan melalui tayangan video, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama tim juri guna menggali implementasi, keberlanjutan, serta dampak inovasi yang telah diterapkan.

Jonni berharap seluruh inovasi yang lahir dari perlombaan ini tidak berhenti sebagai gagasan semata, melainkan terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Perangkat daerah yang menjadi pemenang akan memperoleh penghargaan dan berpeluang mengikuti kompetisi inovasi di tingkat yang lebih tinggi. Namun yang paling penting, inovasi tersebut harus menjadi solusi nyata dalam mengatasi berbagai hambatan pelayanan publik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (Ds)

Dalam Waktu Dua Hari, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap 2 Orang Bandar Narkoba di Kota Binjai

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Bentuk keseriusan dan komitmennya guna berantas narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap jaringannya serta menangkap 2 (dua) orang pria yang diduga sebagai bandarnya di wilayah hukum polres Binjai.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 2 (dua) orang tersangka masing-masing berinisial *AIM (50) & BHH (24)* di dua lokasi berbeda yang berada di wilayah hukum Polres Binjai.

Adapun lokasi penangkapan tersebut yaitu, di jalan Trob Megawati kelurahan Tunggorono dan jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2026.

Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 4,15 gram, 3 buah plastik transparan berisi narkoba, uang tunai Rp. 100.000,- (hasil penjualan narkoba)

Kapolres Binjai, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai,

“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kasat Narkoba.

Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai, guna proses penyidikan lebih lanjut. Serta dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. ucap AKP Ismail Pane, S.H., M.H.

Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai,” tegas AKBP Bimo. (Rn)

Jambore PKK Samosir Perkuat Peran Perempuan sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Samosir (Sumut) mediasergap.com Semangat kebersamaan dan pengabdian mewarnai pelaksanaan Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Samosir yang diikuti ratusan kader dari sembilan kecamatan. Berbagai perlombaan, mulai dari senam cerdik, cerdas cermat, ekspose UP2K, fashion show hingga fragmen bertema kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Samosir, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli A. Sidauruk, dan dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir Hans R. Sidabutar, para camat se-Kabupaten Samosir, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua TP PKK Kecamatan, serta jajaran pengurus dan kader PKK.

Di balik semarak perlombaan, Jambore PKK bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kapasitas kader, memberikan apresiasi atas dedikasi mereka, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan Sepuluh Program Pokok PKK sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ny. Kennauli A. Sidauruk menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat.

"Jambore ini bukan hanya pertemuan dan perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melaksanakan Sepuluh Program Pokok PKK," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kader PKK menjadi ujung tombak dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, kader PKK terus hadir mendampingi masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan anak, penguatan ekonomi rumah tangga melalui UP2K, hingga pelestarian budaya lokal.

Di tengah dinamika pembangunan, perempuan dinilai memiliki peran yang semakin penting, tidak hanya sebagai pendamping dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak kehidupan sosial di desa. Karena itu, seluruh kader didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ny. Kennauli juga mengajak seluruh kader agar tetap menjaga semangat gotong royong serta melestarikan nilai-nilai budaya Batak sebagai identitas yang menjadi kekuatan pembangunan daerah.

"Saya mengajak seluruh kader PKK untuk tetap menjaga semangat gotong royong, melestarikan nilai-nilai budaya Batak yang luhur, serta menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Samosir, Hans R. Sidabutar, menilai gerakan PKK memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Samosir, khususnya dalam mewujudkan daerah sebagai destinasi pariwisata unggulan yang didukung masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurut Hans, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui peran aktif masyarakat, termasuk kader PKK.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin menyentuh langsung kehidupan masyarakat. PKK memiliki peran penting dalam menopang visi dan misi pembangunan Kabupaten Samosir," ujarnya.

Hans juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap organisasi PKK, baik melalui penguatan program maupun dukungan anggaran hingga tingkat desa. Dengan demikian, kader PKK dapat terus menjalankan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Jambore PKK Kabupaten Samosir Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan peran perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan harmonis. Dari lingkungan rumah tangga, para kader PKK terus menanamkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Samosir yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (D/Smart)

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bentuk kembali TIM Anti Begal Polres Binjai dengan nama LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Cream).

Dibentuknya kembali TIM Pemburu Begal ini pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2026 dilapangan Apel Polres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai.

Tujuan dibentuknya Tim LIBAS ini, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat kota Binjai. Dimana Tim ini nantinya akan melaksanakan patroli ke lokasi rawan terjadinya kejahatan jalanan seperti aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) atau yang lebih dikenal dengan istilah Begal., tegas AKBP Bimo.

Kapolres Binjai, juga menghimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, dibentuknya Tim Begal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap segala aksi kejahatan di Wilkum Polres Binjai. Pungkas AKBP Bimo. (Rel)

(Sumber: Humas Res Binjai)

Kominfo Samosir Apresiasi Peran Wartawan sebagai Mitra Strategis Pembangunan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comSemangat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Insan Pers terus diperkuat melalui kegiatan silaturahmi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Samosir bersama Para Wartawan yang tergabung dalam Grup WhatsApp Kominfo Samosir di Kezia Beach, Parbaba, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri sekitar 50 wartawan dari berbagai Daerah, di antaranya Kabupaten Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Simalungun, dan Kota Pematang Siantar.

Mengusung tema "Duduk Bersama Membangun Jiwa Korsa, Selaras Berkarya Merajut Komunikasi Konstruktif demi Kemajuan Pembangunan Kabupaten Samosir", kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antarsesama Insan Pers sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Hadir mewakili Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Togarma Naibaho beserta jajaran Dinas Kominfo.

Dalam sambutannya, Agustianto Sitinjak menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, kekompakan yang terjalin menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Insan Pers.

Ia berharap hubungan kemitraan yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif sehingga mampu mendukung citra positif Kabupaten Samosir serta mendorong percepatan pembangunan daerah.

"Kami mengapresiasi kekompakan seluruh rekan media. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi yang faktual dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pembangunan di Kabupaten Samosir," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, jajaran Dinas Kominfo juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan informasi yang terbuka dan membangun hubungan kemitraan yang baik dengan seluruh Media.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan perayaan hari ulang tahun ke-52 Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Agustianto Sitinjak. Momen tersebut ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun yang dipersembahkan oleh rekan-rekan wartawan sebagai simbol kebersamaan, kekeluargaan, dan harmonisasi hubungan antara Insan Pers dengan Dinas Kominfo.

Sejumlah wartawan dari luar Kabupaten Samosir turut menyampaikan apresiasi atas suasana kemitraan yang terjalin di lingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Samosir. Mereka menilai hubungan yang terbuka dan komunikatif antara Pemerintah Daerah dan Media menjadi contoh positif dalam membangun kolaborasi yang mendukung penyebarluasan informasi pembangunan.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap sinergi bersama Insan Pers semakin kuat sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan yang edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat mendorong partisipasi publik dalam mewujudkan Kabupaten Samosir yang semakin maju dan sejahtera. (D/Smart)

Bangun Generasi Kreatif, Pemkab Toba Gelar Lomba Lukis bagi Pelajar SD

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong pengembangan kreativitas anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berkualitas, percaya diri, dan berkarakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui lomba melukis yang diikuti 46 pelajar Sekolah Dasar (SD) dalam rangka puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Toba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Balige, Selasa (04/08/2026).

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat seni sekaligus mengekspresikan gagasan dan harapan mereka tentang pentingnya perlindungan anak serta masa depan yang lebih baik.

Lomba secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Toba, Sahat M. Manullang, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) Kabupaten Toba, Melati Silalahi.

Dalam sambutannya, Sahat Manullang mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri.

"Selamat berlomba. Tunjukkan kreativitas kalian. Bagi yang nantinya menjadi pemenang jangan terlalu berbangga hati, sedangkan yang belum berhasil jangan bersedih. Tetap semangat, anak-anak kami," ujarnya.

Selama perlombaan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB, para peserta menuangkan kreativitas pada kertas gambar berukuran A5 yang disediakan panitia. Seluruh karya dibuat secara mandiri menggunakan perlengkapan menggambar yang dibawa masing-masing peserta, sehingga hasil yang ditampilkan benar-benar mencerminkan ide dan kemampuan mereka.

Untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga yang mendampingi, panitia juga menghadirkan berbagai layanan pendukung, di antaranya mobil perpustakaan keliling yang mendorong budaya literasi serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kehadiran layanan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seluruh hasil karya peserta dinilai oleh Dewan Juri untuk menentukan para pemenang. Juara I hingga Harapan III akan menerima piagam penghargaan, trofi, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, semangat, dan kemampuan yang ditunjukkan selama perlombaan.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semakin banyak ruang positif yang dapat mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri mereka. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang kreatif, sehat, dan berdaya saing sebagai modal pembangunan Kabupaten Toba di masa depan. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport