Media Sergap -->



Headline

IT Del Lahirkan Guru Besar Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

IT Del Lahirkan Guru Besar Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

TOBA, mediasergap.comInstitut Teknologi Del (IT Del) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah penting setelah 25 tahun berdiri dengan melahirkan Guru Besar pertama, yakni Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech, yang saat ini juga menjabat sebagai Rektor IT Del.

Sidang Orasi Ilmiah Guru Besar IT Del digelar pada Jumat (23/1/2026) di Gedung Serbaguna Yayasan Del, Laguboti. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arnaldo menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Strategi Pengujian untuk Perangkat Lunak Berkualitas di Era Sistem Kompleks”.

Sidang Orasi Ilmiah ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU, seluruh sivitas akademika IT Del, sejumlah Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, Wakil Bupati Tapanuli Utara, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekjend Kemendiktisaintek Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Arnaldo atas pencapaian akademik tertinggi tersebut. Ia menilai lahirnya Guru Besar di IT Del akan membawa dampak positif bagi pengembangan institusi dan dunia pendidikan tinggi.

“Satu generasi melahirkan Guru Besar. Kiranya ini menjadi sumber inspirasi bagi sivitas IT Del dan seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian IT Del yang berhasil melahirkan Guru Besar setelah seperempat abad berdiri. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari cita-cita awal pendirian IT Del.

“Saya sangat bahagia. Tadi sudah disebutkan satu generasi, 25 tahun Del berdiri dan melahirkan Guru Besar. Inilah cita-cita saya dan istri saya saat mendirikan IT Del,” ungkap Luhut.

Dengan lahirnya Guru Besar pertama ini, IT Del diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. (Ds)

Ditlantas Polda Sumut Fasilitasi Ambulans dan Pengawalan Jenazah Korban Laka Kereta Api di Tebing Tinggi

Ditlantas Polda Sumut Fasilitasi Ambulans dan Pengawalan Jenazah Korban Laka Kereta Api di Tebing Tinggi

TEBING TINGGI, mediasergap.comDirektorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara bergerak cepat memberikan bantuan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat pascakecelakaan tragis antara kereta api dan satu unit mobil Avanza di perlintasan kereta api Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi saat mobil Avanza warna abu-abu dengan nomor polisi BK 1657 ABP tertabrak kereta api di perlintasan sebidang, kemudian terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian. Mobil tersebut diketahui mengangkut sembilan orang penumpang.

Akibat peristiwa tersebut, seluruh penumpang menjadi korban. Berdasarkan data kepolisian, korban terdiri dari dua laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu anak perempuan, serta lima perempuan dewasa. 

Delapan orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya, yakni pengemudi mobil, sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada malam hari. Dengan demikian, total korban meninggal dunia berjumlah sembilan orang.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama jajaran Polres Tebing Tinggi langsung melakukan langkah-langkah penanganan cepat di lokasi kejadian. Tindakan awal yang dilakukan meliputi evakuasi korban yang terjepit, membawa korban ke rumah sakit, serta mengamankan dan mensterilkan tempat kejadian perkara guna memastikan kelancaran proses penanganan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol. Firman Darmansyah, S.I.K., didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para korban.

“Pada pukul 18.30 WIB telah terjadi insiden kecelakaan antara kereta api dan satu unit mobil Avanza yang ditumpangi kurang lebih sembilan orang. Delapan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, berdasarkan informasi terbaru malam ini, korban tersebut juga dinyatakan meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia menjadi sembilan orang,” ujar Kombes Pol. Firman Darmansyah, Rabu malam (21/1/2026).

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumut menjelaskan bahwa para korban diketahui tengah dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarga di Kota Tebing Tinggi. Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, Ditlantas Polda Sumut memfasilitasi proses pemulangan seluruh jenazah ke Kota Medan.

“Seluruh jenazah korban akan dibawa ke Kota Medan menuju alamat rumah duka masing-masing dengan menggunakan ambulans. Pengawalan juga kami fasilitasi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama Polres jajaran, sebagai bentuk bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegasnya.

Polda Sumut melalui Direktorat Lalu Lintas juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi perlintasan kereta api, dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengutamakan keselamatan diri dan penumpang. (Red)

Mahasiswi ITBI Medan Diduga Dilecehkan Oknum Pimpinan Kampus, Korban Syok dan Lapor Polisi

Mahasiswi ITBI Medan Diduga Dilecehkan Oknum Pimpinan Kampus, Korban Syok dan Lapor Polisi

MEDAN, mediasergap.comDunia Pendidikan Tinggi kembali tercoreng. Seorang Mahasiswi Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia (ITBI) Medan diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh Oknum Pimpinan Kampus. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di lingkungan kampus ITBI, Komplek ITB Indonesia, Jl. Sei Batang Hari No. 84A, Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, pada Kamis (22/01/2026).

Informasi dugaan pelecehan ini diungkap oleh seorang rekan korban yang tinggal satu indekos dan meminta identitasnya dirahasiakan. Menurutnya, korban mengalami syok berat pascakejadian dan hanya mampu mengirimkan pesan singkat yang menyatakan dirinya telah menjadi korban pelecehan.

“Korban hanya diam dan terlihat sangat syok. Dia mengirim pesan kepada saya bahwa dirinya dilecehkan di Kampus,” ungkap rekan korban.

Berdasarkan penuturan tersebut, dugaan pelecehan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat korban berada di dalam sebuah ruangan tertutup dan hanya berdua dengan terduga pelaku yang disebut-sebut merupakan Rektor ITBI Medan, Dr. David JM Sembiring.

“Korban mengaku diraba pada bagian tubuhnya. Ia sempat menghindar karena tidak pernah menyangka seorang Pimpinan Kampus berani melakukan perbuatan seperti itu,” lanjutnya.

Peristiwa ini dinilai semakin memprihatinkan karena terjadi di ruang yang seharusnya menjadi zona aman bagi Mahasiswa, bukan justru tempat lahirnya rasa takut dan trauma. Akibat kejadian tersebut, korban yang masih dalam kondisi psikologis terguncang akhirnya menempuh jalur hukum.

Didampingi kuasa hukumnya, korban telah melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke Polrestabes Medan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Laporan sudah dibuat dan korban didampingi Pengacara,” tegas rekan korban.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, Dr. David JM Sembiring membantah seluruh tudingan pelecehan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyebut pertemuan tersebut hanya sebatas komunikasi biasa.

“Saya tidak melakukan pelecehan. Saya hanya bercerita dan curhat soal kisah cinta. Itu bukan hanya ke satu orang, banyak yang tahu,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak Kepolisian masih mendalami laporan korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran atas dugaan pelecehan yang telah menimbulkan keguncangan di lingkungan akademik tersebut.

Kasus ini menyedot perhatian publik dan memunculkan desakan agar Aparat Penegak Hukum bertindak tegas, transparan, dan berpihak pada korban, demi memastikan kampus benar-benar menjadi ruang aman dari kekerasan seksual. (Tim)

LPA Sumut Apresiasi Kapolri Launching Direktorat PPA–PPO, Dinilai Perkuat Perlindungan Anak Nasional

LPA Sumut Apresiasi Kapolri Launching Direktorat PPA–PPO, Dinilai Perkuat Perlindungan Anak Nasional

MEDAN, mediasergap.comLembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas peluncuran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA–PPO) yang kini hadir di 11 Polda dan 22 Polres di seluruh Indonesia.

Ketua LPA Sumut, Muniruddin Ritonga, SHI., M.Ag, didampingi Sekretaris Dongan Nauli Siagian, SH, menilai pembentukan Direktorat PPA–PPO sebagai langkah strategis dan terobosan penting dalam memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak, khususnya korban kekerasan serta tindak pidana perdagangan orang.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas komitmen serius dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak. Kehadiran Direktorat PPA–PPO diyakini akan membuat penanganan kasus semakin cepat, profesional, dan berorientasi pada pemulihan korban,” ujar Muniruddin di Medan, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, kehadiran Direktorat PPA–PPO di sejumlah Polda dan Polres menjadi bukti nyata keberpihakan Polri terhadap kelompok rentan. Ia berharap kebijakan tersebut dapat segera diimplementasikan secara optimal hingga ke Tingkat Daerah, termasuk di Sumatera Utara.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi melaunching Direktorat PPA–PPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa pembentukan direktorat ini bertujuan memperkuat pelayanan serta perlindungan hukum bagi perempuan, anak, dan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Dengan terbentuknya Direktorat PPA–PPO, kami ingin memastikan seluruh korban dari kelompok rentan mendapatkan pelayanan yang maksimal, merasa aman saat melapor, serta memperoleh pendampingan psikologis yang layak,” tegas Kapolri.

Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dengan kementerian, lembaga, serta para pemangku kepentingan lainnya, termasuk kerja sama lintas negara, guna menekan praktik perdagangan orang dan penyelundupan manusia.

Direktorat PPA–PPO saat ini telah dibentuk di 11 Polda, di antaranya Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Kalimantan Barat, Polda NTB, Polda NTT, dan Polda Sulawesi Utara, serta 22 Polres di bawahnya.

Muniruddin menegaskan, LPA Sumut siap bersinergi dan berkolaborasi dengan jajaran kepolisian dalam mengawal efektivitas pelaksanaan Direktorat PPA–PPO di lapangan.

“Kami siap mendukung Polri dalam upaya memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak Indonesia. Semoga langkah strategis ini menjadi tonggak baru dalam mewujudkan Indonesia yang lebih aman dan ramah anak,” pungkasnya. (Oliver S)

Delapan Orang Tewas Akibat Sebuah Mobil Avanza di Tabrak Kereta Api

Delapan Orang Tewas Akibat Sebuah Mobil Avanza di Tabrak Kereta Api

Dokumen Foto: Foto: Kereta Api Menabrak Sebuah Mobil Avanza di Tebing Tinggi Menewaskan 8 Orang dan 1 Orang dalam Keadaan Kritis

Tebing Tinggi, mediasergap.comKecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 Wib

Sebuah mobil avanza Bk 1657 ABP warna hitam dilaporkan tertabrak kereta api jurusan rantau parapat menuju medan yang mengakibatkan delapan orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang dalam keadaan  kritis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tebing Tinggi, IPDA Heru Wibowo, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Namun hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendataan korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Laporan sementara ada delapan orang penumpang meninggal dunia dan satu orang kabarnya kritis. Untuk identitas korban belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses pendataan,” ujar IPDA Heru Wibowo.

Dijelaskan Heru, berdasarkan informasi awal di TKP, kereta api datang dari arah Kisaran menuju Medan dan menabrak minibus yang melintas dari arah Kebun Sayur menuju Bagelen kota Tebing Tinggi. 

Benturan keras membuat minibus rusak parah dan para penumpang terlempar dan meninggal dunia. 

“Personel masih melakukan olah TKP. Untuk nama-nama korban penumpang minibus akan kami sampaikan setelah data lengkap,” tambahnya.

Sementara itu, petugas media RS Bhayangkara Tebing Tinggi, Iwan, mengatakan sebagian besar korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah rumah sakit. 

Sedangkan satu korban lainnya dalam kondisi kritis masih menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Sebagian korban sudah dievakuasi ke kamar mayat. Untuk yang kritis ada satu orang dan kabarnya merupakan sopir minibus jenis Avanza,” ungkap Iwan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. (Ajs)

DPP-LSM SERGAP Ucapkan Selamat Sukses Pelantikan Irwansyah Sitorus Jadi Kasat Reskrim Padang Lawas

DPP-LSM SERGAP Ucapkan Selamat Sukses Pelantikan Irwansyah Sitorus Jadi Kasat Reskrim Padang Lawas

Padang Lawas, mediasergap.comKepala Kepolisian Resor Padang Lawas (Kapolres Palas) AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K, memimpin Upacara Pelantikan dan Serahterima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Padang Lawas dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) lainnya yaitu Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam serta Kapolsek Sosopan Polres Palas, bertempat di lapangan Polres Palas, Rabu (21/01/2026). 

Sebagaimana Kasat Reskrim Palas yang baru dilantik yaitu, AKP Irwansyah Sitorus, S.H., M.H, menggantikan "AKP Raden Saleh Harahap, S.H, yang dimutasi menjadi Kepala Seksi Pengawas (Kasiwas) Polres Tapanuli Selatan.

Sebelum AKP Irwansyah Sitorus, S.H., M.H, dipromosi menjadi Kasat Reskrim Padang Lawas, pernah menjabat Panit 1 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumut setelah ia menyelesaikan sekolah perwiranya yaitu Sekolah Perwira Menengah (Sespimmen) pada tahun 2025.

"Karir jabatan kepolisian AKP Irwansyah Sitorus semasa bertugas dibawah Polrestabes Medan juga cukup cemerlang, yaitu pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat dan Kanit Tipiter Kriminal khusus Polrestabes Medan. Bahkan yang lebih membanggakan jabatan yang ia emban tersebut dilaksanakannya dengan baik. 

Cemerlangnya karir kepolisian Irwansyah Sitorus tidak terlepas dari jiwa murni kepolisiannya yang Humanis dan Responsif dengan selalu mengedapankan nilai-nilai kemanusiaan, dalam pelayanan serta penegakan hukum untuk membangun kepercayaan publik bahwa Polisi Adalah Sahabat Masyarakat.

Bagi awak media sosok kepribadian "AKP Irwansyah Sitorus juga dikenal sebagai pribadi yang santun bahkan tidak sedikit memuji dirinya sebagai Polisi yang baik sehingga kecemerlangan karir kepolisiannya sejalan dengan kepribadiannya selalu bersahabat dan bersinergi dengan Insan Pers. 

"Menanjaknya karir kepolisian AKP Irwansyah Sitorus dipromosikan sebagai Kasat Reskrim Padang Lawas mendapat pujian dan apresiasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP-LSM SERGAP), ucapan selamat dan sukses ini disampaikan oleh "Ketua DPP-LSM SERGAP" (Oliver Sirait, S.H) saat awak media ini berkunjung ke kantor DPP-LSM SERGAP dikawasan Medan Helvetia. 

Menurut "Oliver Sirait keluarga besar LSM SERGAP sangat mengapresiasi naiknya karir kepolisian AKP Irwansyah Sitorus dengan dipromosikan sebagai Kasat Reskrim, "Oliver Sirait atas nama keluarga Besar LSM SERGAP se Indonesia terus memberikan harapan dan doa semoga AKP Irwansyah Sitorus senantiasa diberikan kesuksesan serta perlindungan dari Tuhan yang Mahakuasa dalam melaksanakan tugas dan amanah pengabdian Kepolisian Negara. (Dana Suherman)

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Humbang Hasundutan

Pemkab Toba Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Humbang Hasundutan

Balige, mediasergap.comUntuk kesekian kali, Pemerintah Kabupaten Toba kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana, kali ini bantuan disalurkan untuk korban bencana di Kabupaten Humbang Hasundutan. Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis yang diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan di kantor Bupati Humbang Hasundutan pada Rabu (21/1/2026). 

"Semoga ini dapat meringankan beban saudara kita yang terkena bencana di Kabupaten Humbang Hasundutan ini," kata Wakil Bupati Toba. 

Saat akan menerima bantuan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Kabupaten Toba untuk Kabupaten Humbang Hasundutan. 

"Kami merasa terharu, Kabupaten Toba beri kami berkat, kalian juga akan dapat berkat. Atas nama Pemkab Humbang kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Toba dan seluruh masyarakat Toba. Salam kepada Pak Bupati," kata Oloan Paniaran Nababan. 

Usai penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta rupiah, tim dari Pemkab Toba yang terdiri dari Staf Ahli Bupati Augus Sitorus dan Sahat Manullang, Kepala Dinas Sosial Lalo Hartono Simanjuntak, Kepala BPBD Sikkat Sitompul, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Marta Riana Paber Napitupulu dan beberapa staf kemudian berangkat ke Desa Panggugunan dan Desa Pulo Godang di Kecamatan Pakkat untuk menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak bencana.

"Terima kasih banyak kepada Pemkab Toba, kepada Bupati, Wakil Bupati dan Bapak-Ibu sekalian atas perhatian yang telah diberikan kepada Pemkab Humbang Hasundutan, secara khusus untuk Desa Pulo Godang dan Desa Panggugunan. Bantuan ini sudah sangat banyak dan sangat membantu kami," kata Kepala Desa Pulo Godang Manatar Simanullang setelah menerima bantuan tersebut. 

Adapun bantuan yang disalurkan adalah beras 500 kilogram, mi cup 5 dus, mi instan 30 dus, indomilk/susu 1 dus, roti 1 dus, miehun 3 bal, air mineral 3 dus, tikar 1 lembar, gula 10 kilogram, kacang hijau 1 kilogram, pakaian layak pakai 15 goni dan uang tunai Rp 50 juta rupiah. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Pintu Kelas Digembok, Orang Tua Murid MI Labschool Sintang Desak Pemulihan Hak Belajar Anak

Pintu Kelas Digembok, Orang Tua Murid MI Labschool Sintang Desak Pemulihan Hak Belajar Anak

Dokumen Foto: Ruang Guru yang Tak Sesuai Bertumpuk 
Akibat Kisruh ini (Kami Hanya diberikan Tumpangan Sementara)

SINTANG, mediasergap.com Dunia pendidikan di Kabupaten Sintang tengah diuji. Sejumlah ruang kelas dan ruang guru di MI Labschool STAIMA Sintang dilaporkan digembok secara sepihak, sehingga mengganggu proses belajar-mengajar dan memaksa siswa menjalani kegiatan pembelajaran di ruang alternatif yang tidak semestinya.

Berdasarkan keterangan orang tua murid, penguncian ruang kelas diketahui sejak minggu pertama dimulainya proses pembelajaran semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh pihak terlapor tanpa melalui musyawarah dengan orang tua, komite sekolah, maupun tenaga pendidik.

“Kami baru mengetahui penggembokan itu sejak awal semester genap dimulai. Orang tua, guru, dan komite sekolah sangat terkejut karena ruang guru dan ruang kelas tempat anak-anak kami belajar justru digembok,” ujar salah satu perwakilan orang tua murid.

Akibat kondisi tersebut, para orang tua bersama komite dan guru kemudian berkomunikasi dengan pihak Kampus STAIMA Sintang untuk mencari solusi sementara agar kegiatan belajar tetap berjalan. Salah satu langkah yang diambil adalah meminjam ruang kelas kampus yang juga digunakan untuk aktivitas perkuliahan Mahasiswa.

Namun, demi mendapatkan kepastian hukum, para orang tua akhirnya sepakat menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penguncian tersebut ke Polres Sintang. Dalam laporan yang dilayangkan, pelapor atas nama Yunidar menyebutkan peristiwa dugaan pengrusakan dan penggantian kunci terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, di sebuah gedung sekolah yang berlokasi di Jalan Akcaya 3, Sintang.

Meski laporan tersebut telah diterima dan masih dalam tahap penyidikan, hingga kini pihak terlapor belum ditetapkan sebagai tersangka. Situasi ini memicu kekecewaan para orang tua murid, yang menilai proses hukum berjalan lambat di tengah kebutuhan mendesak anak-anak akan ruang belajar yang layak.

Dokumen Foto: Hafalan Quran diteras Lantai Ruangan Mahasiswa (dimana ini Siswa SD)

“Kami memahami proses hukum harus berjalan, tetapi yang paling mendesak bagi kami adalah kepastian ruang belajar. Anak-anak kami, terutama siswa kelas 6 yang akan menghadapi ujian akhir, membutuhkan suasana belajar yang kondusif,” ungkap salah seorang wali murid.

Kondisi ini mendorong para orang tua melakukan aksi demonstrasi ke Polres Sintang, sebagai bentuk desakan agar laporan pidana tersebut ditangani secara serius dan hak belajar anak-anak segera dipulihkan.

Ketua Komite MI Labschool Sintang, Wida, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar sengketa kelembagaan, melainkan menyangkut martabat dan nurani pendidikan

Dokumen Foto: Anak-anak Numpang Sementara Akibat Kisruh yang Terjadi

“Yang kami pertaruhkan hari ini adalah masa depan anak-anak. Mengunci ruang belajar di saat siswa membutuhkan pendampingan intensif adalah tindakan yang melukai psikologis mereka. Jangan biarkan ego organisasi mengorbankan hak anak untuk belajar,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Lisa, salah satu wali murid, yang berharap Aparat Penegak Hukum dapat mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

“Pendidikan adalah hak asasi yang dijamin Undang-Undang. Kami memohon adanya diskresi hukum agar akses belajar anak-anak segera dibuka kembali, sementara proses hukum tetap berjalan,” ujarnya.

Saat ini, proses belajar siswa MI Labschool Sintang masih berlangsung di ruang-ruang Kampus yang bersifat sementara. Publik pun menanti langkah tegas dan bijaksana dari Para Pemangku Kebijakan agar hak pendidikan anak-anak dapat segera dipulihkan, sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. (Tim)

Kapolsek Tanjung Morawa Pimpin Pengamanan Tujuh Remaja yang Diduga Hendak Tawuran

Kapolsek Tanjung Morawa Pimpin Pengamanan Tujuh Remaja yang Diduga Hendak Tawuran

DELI SERDANG, mediasergap.comJajaran Polsek Tanjung Morawa, Polresta Deli Serdang, mengamankan tujuh remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu malam (10/1/2026). Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik.

Pengamanan berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya rencana tawuran antar kelompok remaja di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Petugas Kepolisian segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), Petugas mengamankan tujuh pelajar dari salah satu kelompok remaja yang tengah berkumpul di sebuah warung. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah barang yang diduga dapat digunakan untuk melakukan aksi kekerasan.

Dari hasil pemeriksaan, Petugas mengamankan satu unit busur panah beserta anak panah, serta satu potongan pipa yang dimodifikasi menyerupai celurit. Selain itu, empat unit telepon genggam milik para remaja tersebut turut diamankan sebagai barang bukti.

Selanjutnya, ketujuh remaja beserta barang bukti dibawa ke Polsek Tanjung Morawa untuk menjalani proses pembinaan. Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H. Damanik, menjelaskan bahwa pihaknya mengedepankan langkah pembinaan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

“Kami melakukan pembinaan terhadap tujuh remaja tersebut dengan mengundang orang tua masing-masing dan melibatkan Kepala Desa setempat. Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolsek Tanjung Morawa, Kanit Reskrim, serta pihak sekolah. Harapannya, seluruh pihak dapat bersama-sama melakukan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar AKP Jonni.

Usai menjalani pembinaan, ketujuh remaja tersebut membuat surat pernyataan bermeterai yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. Pernyataan tersebut disaksikan oleh Pihak Kepolisian, Pemerintah Desa, dan orang tua masing-masing.

Pada Minggu (11/1/2026), ketujuh remaja tersebut kemudian diserahkan kembali kepada orang tua dalam kondisi sehat. Pihak Kepolisian berharap para remaja dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini, mengisi waktu dengan kegiatan positif, serta fokus meraih masa depan yang lebih baik. (Roni)

Polresta Deli Serdang Gelar Acara Kenal Pamit Pejabat Utama

Polresta Deli Serdang Gelar Acara Kenal Pamit Pejabat Utama

DELI SERDANG, mediasergap.comPolresta Deli Serdang menggelar acara kenal pamit Pejabat Utama (PJU) yang berlangsung di lingkungan Mapolresta Deli Serdang, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada Pejabat Lama sekaligus penyambutan Pejabat Baru yang telah melaksanakan serah terima jabatan.

Acara kenal pamit tersebut dihadiri oleh Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, Kapolresta Deli Serdang beserta jajaran, AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H, Wakapolresta, Para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, ASN Polri, serta Bhayangkari Cabang Kota Deli Serdang. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, pejabat yang melaksanakan kenal pamit antara lain Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, dan Kapolsek Bangun Purba. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi internal dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas. Ia juga berharap pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan dapat menjadi bekal berharga di tempat tugas yang baru.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas Pejabat Lama Kompol Sebastian R.S. Saragih, S.Sos., S.I.K., M.H, Kompol Risqi Akbar, S.I.K., M.H, Kompol Supendi, S.H., M.H, AKP F. Kemit, S.H, selama bertugas di Polresta Deli Serdang. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tetap mengharumkan nama institusi Polri,” ujar Kapolresta.

Kepada Pejabat yang Baru Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H, AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay, S.T.K., S.I.K., M.Si, Kompol Sisworo, S.H., M.H, AKP Jaya Sitepu, S.H, Kapolresta berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang telah berjalan, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Segera menyesuaikan diri, bangun komunikasi dan kerja sama yang baik, serta terus tingkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi pelayanan prima kepada masyarakat,” tambahnya.

Acara kenal pamit diakhiri dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, serta ramah tamah sebagai wujud kebersamaan dan kekompakan keluarga besar Polresta Deli Serdang. (Roni)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport