TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menekankan pentingnya penguatan tiga kompetensi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial-kultural.
Penekanan tersebut disampaikan Wabup Murphy saat menjadi pembina Upacara Hari Kesadaran di halaman Kantor Bupati Toba, Kamis (17/09/2026).
Dalam amanatnya, Wabup menyampaikan bahwa penguasaan kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas ASN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wabup Murphy menjelaskan, kompetensi teknis merupakan kemampuan dasar yang berkaitan dengan bidang tugas masing-masing ASN. Kompetensi tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan, pendidikan dan pelatihan (Diklat), serta pengalaman kerja.
“Ini bisa kita peroleh dari pendidikan, Diklat dan pengalaman kerja,” katanya.
Selanjutnya, kompetensi manajerial merupakan kemampuan yang berkaitan dengan kepemimpinan, pengelolaan pekerjaan, pengambilan keputusan, serta kemampuan membangun kerja sama dalam organisasi.
Menurutnya, seorang pejabat harus memiliki integritas, pengetahuan, kemampuan bekerja sama, serta komunikasi yang baik agar mampu menjalankan tugas kepemimpinan secara efektif.
Sementara itu, kompetensi sosial-kultural berkaitan dengan kemampuan ASN dalam beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan kerja yang memiliki latar belakang dan karakter yang beragam.
“Kompetensi sosial-kultural adalah kemampuan untuk bisa menyesuaikan diri dimanapun berada dengan orang-orang yang berbeda,” jelasnya.
Ketiga kompetensi tersebut, lanjut Wabup, perlu dimiliki oleh ASN yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrator, maupun Jabatan Fungsional sesuai dengan tuntutan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Wabup Murphy menyampaikan bahwa penerapan kompetensi dalam penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba masih perlu terus diperkuat.
Karena itu, para pejabat dan ASN didorong untuk meningkatkan kemampuan serta kompetensi masing-masing agar mampu menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab jabatannya.
Menurutnya, setiap jenjang jabatan memiliki fungsi dan peran yang berbeda dalam mendukung jalannya pemerintahan.
“Pejabat tinggi itu adalah pemimpin. Memindahkan staf itu bukan jalan terbaik. Jabatan administrator itu adalah penggerak sementara fungsional adalah pemberi saran atau pemikir,” kata Wabup.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN perlu menjadi bagian dari upaya membangun organisasi pemerintahan yang profesional, solid, dan mampu bekerja sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan penguatan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial-kultural, ASN di lingkungan Pemkab Toba diharapkan semakin mampu melaksanakan tugas pemerintahan, membangun koordinasi yang baik, serta memberikan pelayanan publik secara optimal.
Upacara Hari Kesadaran tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran ASN untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan. (Ds)

