Parkir Sepeda Motor Siswa/i SMK Negeri 1 Picu Keributan Warga, Dirlantas Polda Sumut Akan Lakukan Cek n Ricek
Deli Serdang, mediasergap.com - Fenomena lahan parkir sembarangan, sering kali memicu keributan, akibat akses jalan menjadi susah dilalui. Bahkan akibat peristiwa ini memancing emosi warga satu sama lainnya, hingga tidak menutup kemungkinan terjadi cekcok mulut dan nyaris bentrok.
Hal inilah yang terjadi terhadap warga Dusun V, Desa Telaga Sari, Kec. Tanjung Morawa, Deli Serdang. Akibat lahan parkir sepeda motor Siswa/i SMK Negeri 1 yang diparkir sembarangan dibadan jalan, menimbulkan keributan jiran tetangga.
Sebut saja namanya PR, kepada wartawan mediasergap.com mengungkapkan, keresahan akibat parkir sembarangan diakses jalan tersebut, dialami oleh keluarganya sudah lumayan lama. SU selaku pengelolah (penyelenggara) parkir terkesan arogan, kalau ditegur kerap tak terima.
PR mengaku dirinya selama ini selalu mengalah dan sabar, tetapi kesabaran ada batasnya. Hingga akhirnya melaporkan peristiwa ini kepada Kepala Desa Telaga Sari dan Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Morawa.
"Saya beri teguran, akibat banyaknya sepeda motor diparkir dibadan jalan, hingga susah untuk dilalui. Tapi dia (SU) selaku pengelolah patkir tak terima dan kembali menyerang saya dengan kata-kata tak pantas. Bahkan dia mengajak saya berkelahi", ungkap PR, usai melakukan pertemuan di Kantor Desa Telaga Sari, pada Selasa (03/03/2026).
Lebih lanjut disampaikannya, badan jalan yang dijadikan lahan parkir sepeda motor para murid sekolah tersebut adalah akses jalan satu-satunya menuju kerumahnya. Kalau dijalan tersebut dijadikan lahan parkir, sudah pasti mempersempit ruas jalan, hingga susah untuk dilalui.
"Bagaimana bisa lewat, parkir sepeda motor menumpuk dikiri-kanan badan jalan. Sementara jalan tersebut hanya berkisar lebih kurang tiga meter lebarnya. Satu hal apabila ada saudara saya datang berkunjung dengan menggunakan becak, sudah pasti tak bisa lewat sama sekali", keluh PR.
Terkait laporannya, pihak Desa Telaga Sari melalui Kepala Dusun V dan Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Morawa, dengan disaksikan pihak sekolah SMK Negeri 1, melakukan pertemuan guna mencari solusi.
Dalam pertemuan tersebut, terjadi kesepakatan damai, dengan membuat surat perjanjian bahwasanya pihak pengelolah parkir tidak dibenarkan menggunakan akses jalan untuk dijadikan lahan parkir.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Desa Telaga Sari maupun Bapak Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Morawa yang telah memberi ruang, memediasi masalah ini. Dan saya berharap hal ini tidak terjadi lagi", ucap PR.
Pantauan wartawan mediasergap.com dilokasi, saban hari ada sekitar ratusan sepeda motor Siswa/i SMK Negeri 1 Tanjung Morawa, dan beberapa lainnya diparkir dibadan jalan. Hal ini jelas menimbulkan keresahan bagi warga lainnya, karena akses jalan yang dijadikan lahan parkir tersebut susah untuk dilalui.
Pengelolah parkir sepeda motor tersebut memarkirkan sepeda motor para dikiri-kanan badan jalan, bahkan hingga hampir menutupi akses jalan, dengan tarif parkir sebesar Rp.2000,-/sepeda motor.
Menanggapi perihal parkir sepeda motor para siswa/i tersebut, Humas SMK Negeri 1 Tanjung Morawa, Rajamin Tarigan, yang dikonfirmasi lewat whatsapp telpon selulernya, Rabu (04/03/2026) menyampaikan, pihaknya tidak terlibat terkait parkir sepeda motor para siswa/i.
"Ini pesan Ibu Kepsek : Dalam hal ini pihak SMK tidak terlibat dalam lahan pakir, hanya harus mereka memonitoring siswa untuk keamanan dan ketertiban, ketika bel masuk dan pulang, agar siswa tetap tertib dan teratur.,Tks", balasnya singkat.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol. Firman Darmansyah, S.I.K, yang juga dikonfirmasi wartawan lewat whatsapp telpon selulernya, Rabu (04/03/2026) sore, terkait apakah siswa/i diijinkan menggunakan sepeda motor sendiri untuk pergi kesekolah? Orang nomor satu di Ditlantas Polda Sumut ini mengucapkan terimakasih atas laporan yang disampaikan.
"Selamat sore bapak/ibu, terimakasih atas perhatian dan laporannya. Segera kami crosschek kepetugas yang bersangkutan", tegasnya.
Pihaknya juga berjanji akan memerintahkan Kasat Lantas Polresta Deli Serdang untuk segera melakukan himbauan.
"Baik Pak, sekali lagi terimakasih atas informasinya ya Pak/Bu,. Kasat Lantas Deli Serdang akan segera melaksanakan Sosialisasi ke Sekolah tersebut dan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah serta Guru Guru. Terima kasih", pungkasnya. (Rel)