Media Sergap -->





Headline

MFCF 2026 Resmi Dibuka, Medan Perkuat Promosi Ulos dan Ekonomi Kreatif

MEDAN (Sumut) mediasergap.com — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Medan Fashion & Culture Festival (MFCF) 2026 di Main Atrium Sun Plaza, Medan, Selasa (13/10/2026). Festival yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini mengangkat tema “Ulos in Innovation” sebagai upaya memadukan kekayaan budaya dengan kreativitas industri fesyen modern.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata ini dihadiri Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, jajaran pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, desainer, serta undangan lainnya.

Festival tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan kain tradisional, khususnya ulos, melalui berbagai karya fesyen yang memadukan nilai budaya dan inovasi desain.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, selaku panitia menyampaikan bahwa MFCF 2026 berlangsung selama enam hari dengan menghadirkan dua desainer dalam setiap sesi peragaan busana pada malam hari.

Rangkaian kegiatan juga mencakup kompetisi fotografi, fashion search competition, kompetisi video Reels, kompetisi peragaan busana, gelar wicara, serta penampilan hiburan. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi mereka. 

Selain menjadi panggung kreativitas, festival ini diharapkan memperkuat promosi budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan usaha bagi desainer, perajin, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor fesyen.

Melalui tema “Ulos in Innovation”, kekayaan wastra Sumatera Utara didorong agar terus berkembang mengikuti tren tanpa kehilangan nilai sejarah dan identitas budaya yang melekat di dalamnya.

Penyelenggaraan MFCF 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, desainer, dan perajin dalam meningkatkan daya saing produk lokal serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Medan. (Rel)

Terima Audensi PLN, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Percepatan Listrik Kolam Renang Pemko dan Penerangan Jalan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menerima audiensi dari jajaran jajaran manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tebing Tinggi di ruang kerjanya, Gedung Balai Kota, Selasa (13/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat terkait fasilitas penerangan jalan umum (PJU), khususnya di area gang pemukiman warga yang belum terjangkau tiang listrik. Ia berharap PLN ULP Tebing Tinggi dapat mendukung pengadaan dan perluasan jaringan listrik di titik-titik tersebut.

Selain itu, Wali Kota meminta percepatan proses penyambungan kembali arus listrik di fasilitas kolam renang milik Pemko Tebing Tinggi. Menurutnya, pembiayaan untuk operasional fasilitas tersebut telah dialokasikan dalam anggaran tiga bulan ke depan, terhitung Oktober hingga Desember 2026.

“Kalau bisa prosesnya berjalan optimal bulan Oktober ini, fasilitas kolam renang ditargetkan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat pada November mendatang. Hal ini sangat penting untuk memastikan proyek infrastruktur daerah tidak terbengkalai,” ujar Wali Kota.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN ULP Tebing Tinggi, Deriko Guananda, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi lintas instansi.

Terkait penyambungan arus listrik di kolam renang Pemko, Deriko optimis penanganan teknis dapat rampung dalam bulan ini. Sementara untuk penerangan jalan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi terkait sosialisasi dan meterisasi PJU.

Sementara, terkait gang yang belum memiliki tiang lampu jalan, Deriko Guananda menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengusulkan kepada PLN kantor pusat, tiang sederet.

“Ada tiang pendek disana kalau memang tidak terjangkau dengan lampu jalan,” jelas Deriko.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, perwakilan Dinas Perhubungan Erwin S., Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kodam I/BB, Perkuat Sinergi TNI-Polri

MEDAN (Sumut) mediasergap.com - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dengan Panglima Kodam I/Bukit Barisan di Markas Kodam I/Bukit Barisan, Sumatera Utara, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan silaturahmi tersebut mencerminkan komitmen Polda Sumut untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan jajaran TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Bapak Kapolda Sumut menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri. Komunikasi serta koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi yang kondusif, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sinergi TNI-Polri merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa, memelihara persatuan, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan juga diperlukan untuk mendukung berbagai program pemerintah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui langkah-langkah yang terkoordinasi.

Polda Sumut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan baik dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas masing-masing secara profesional serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Rel)

Polres Binjai Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan, 9 Remaja Diamankan dalam Dugaan Rencana Tawuran

BINJAI (Sumur) mediasergap.com – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Melalui Tim LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime), Polres Binjai menggagalkan rencana tawuran antargeng motor dan mengamankan sembilan remaja beserta sejumlah barang bukti, Minggu (11/10/2026) dini hari.

Pengungkapan tersebut berawal sekitar pukul 02.00 WIB, saat Tim LIBAS yang dipimpin IPDA Novriko Sijabat, S.H., M.H., melaksanakan patroli street crime untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi geng motor, serta kejahatan jalanan lainnya.

Saat melaksanakan mobile system, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai sekumpulan geng motor Vicious Student vs STM All Best yang diduga hendak melakukan tawuran.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim LIBAS bergerak cepat ke Jalan Sibolga, Kecamatan Binjai Selatan, dan benar saja Tim menemukan sekelompok anak muda yang sedang berkumpul.

Mengetahui kedatangan petugas, kelompok tersebut sempat berhamburan untuk melarikan diri. Namun, berkat kesigapan Tim LIBAS, sembilan remaja berhasil diamankan dengan inisial RA (17), MA (15), DRS (13), MA (16), MAP (17), HA (16), AG (16), DS (16) dan SK (16).

Dari lokasi, petugas turut menyita barang bukti berupa dua bilah senjata tajam berupa sabit, dua senjata tajam jenis celurit, satu ketapel, satu pistol mainan, satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 2043 RBH, serta 10 unit telepon genggam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kesembilan remaja tersebut mengaku hendak melakukan tawuran di Jalan T. Imam Bonjol, Kecamatan Binjai Kota.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur hukum, sekaligus terus meningkatkan upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan yang dapat membahayakan masyarakat," pungkasnya

Kapolres Binjai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan mengawasi pergaulan anak-anak, khususnya remaja yang masih berstatus pelajar.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak. Jangan sampai masa depan mereka rusak akibat terlibat aksi kriminalitas. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi tindak kejahatan,” tegas Kapolres Binjai.

Melalui patroli rutin dan respons cepat terhadap informasi masyarakat, Polres Binjai berkomitmen mencegah aksi tawuran, menekan kejahatan jalanan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Kota Binjai," ucap AKBP Bimo Moernanda.

"Awasi anak anda ! Laporkan kejahatan. Polres Binjai hadir untuk anda !" (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Pemkab Toba Perkuat Koordinasi Lintas OPD Jelang Kunjungan Kerja Bupati ke Silaen

Toba (Sumut) mediasergap.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, memimpin rapat koordinasi persiapan kunjungan kerja Bupati Toba ke UPTD SD Negeri Meranti Barat, Kecamatan Silaen, di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Toba, Selasa (13/10/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai persiapan, mulai dari susunan jadwal perjalanan (rundown), pelaksanaan kegiatan, hingga kesiapan pelayanan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam rangka Kunjungan Kerja Bupati Toba ke UPTD SD Negeri Meranti Barat, Kecamatan Silaen yang direncanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026 mendatang. 

Dalam arahannya, Paber Napitupulu menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengunjungi sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan pelayanan langsung serta bertemu dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Setiap OPD harus mempersiapkan diri dengan baik agar pelayanan berjalan optimal dan aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kunjungan kerja Bupati ke UPTD SD Negeri Meranti Barat dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Selain itu, aspirasi maupun pengaduan masyarakat diharapkan dapat tercatat dengan baik, disertai kejelasan OPD yang bertanggung jawab untuk menindaklanjutinya, sehingga kunjungan kerja tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Dosi)

Wujudkan Lingkungan Kerja 'Bersinar', Pemko Tebing Tinggi Akan Gelar Tes Urine Bagi Seluruh ASN

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Salah satu langkah konkrit yang disiapkan adalah rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Tebing Tinggi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat menjadi narasumber dalam Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Meeting Room Pondok Bali Lestari, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H., beserta jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelaku usaha se-Kota Tebing Tinggi.

Dalam paparan bertajuk "Strategi Pemko Tebing Tinggi Mewujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih dari Narkoba (Bersinar)", Sekdako menekankan pentingnya komitmen bersama dan langkah nyata semua elemen masyarakat, baik di lingkungan pemerintah maupun dunia usaha demi menciptakan ruang kerja yang sehat, aman, dan produktif.

“Pemerintah Kota Tebing Tinggi berencana melakukan deteksi dini melalui tes urine bagi seluruh ASN. Ini adalah langkah nyata pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemko Tebing Tinggi,” ujar Sekdako.

Sekdako menambahkan, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga integritas dan profesionalisme, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pembangunan daerah. Kualitas sumber daya manusia (SDM) menurutnya menjadi salah faktor penting dalam menentukan daya saing Kota Tebing Tinggi ke depan.

"Daya saing Kota Tebing Tinggi ditentukan oleh kualitas SDM dan produktivitas dunia usahanya. SDM yang sehat, produktif, dan berintegritas akan mendukung peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan dunia usaha di Kota Tebing Tinggi. Mari kita jadikan seluruh instansi dan tempat usaha di kota ini menjadi Bersinar (Bersih dari Narkoba),” tegasnya.

Selain Sekdako, workshop yang dihadiri perwakilan OPD dan pelaku usaha ini juga menghadirkan Kepala Bakesbangpol Kota Tebing Tinggi, Ramadhani Barqah Pulungan, yang memaparkan Matriks Rencana Aksi Daerah P4GN, serta Penggerak Swadaya Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN), Elprida Haloho, yang menyampaikan materi Indeks Keberdayaan Stakeholder dalam penanganan narkotika.

Kegiatan diakhiri dengan pengisian Rencana Aksi P4GN serta pengisian Indeks Keberdayaan Stakeholder (IKS) oleh para peserta. Melalui penyusunan rencana aksi daerah ini, setiap perangkat daerah dan pelaku usaha diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya secara terarah dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Diduga Langgar Syariat! Pasar Malam di Pusat Pemerintahan Aceh Timur Jadi Sorotan, Pria-Wanita Bercampur Hingga Celana Pendek

IDI RAYEUK (ACEH TIMUR) mediasergap.com – Keberadaan pasar malam di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Idi Rayeuk, menuai sorotan tajam. Pasar malam yang dibuka pada malam Minggu (11/10/2026) itu diduga mengabaikan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Hasil peninjauan di lapangan oleh salah seorang wartawan Aceh Timur, Zainal Arifin, menemukan sejumlah pemandangan yang dinilai tidak sesuai dengan syariat. Di lokasi tersebut terlihat pengunjung laki-laki dan perempuan bercampur baur tanpa batas, bahkan ada remaja laki-laki dan anak baru gede (ABG) yang menggunakan celana pendek di area keramaian.

"Walau sudah memiliki izin dari instansi terkait, kami meminta kepada pihak Dinas Satpol PP dan WH Aceh Timur untuk sigap mengontrol lapangan. Jangan tutup mata," tegas Zainal Arifin, Putra Aceh Timur asal Idi Rayeuk.

Zainal Arifin juga mengingatkan para pengunjung agar tetap menjaga nilai syariat Islam. Ia meminta agar tidak berduaan di tempat gelap dan menyoroti wahana tong setan yang berpotensi mencampur laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim, Senin (12/10/2026).

"Kami minta kepada koordinator lapangan untuk tidak mencampur laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya. Aceh punya marwah syariat, jangan sampai hiburan malam justru menjadi ajang pelanggaran syariat," ujarnya dengan nada tegas.

Ia berharap Satpol PP-WH Aceh Timur tidak hanya memberikan izin, tetapi juga melakukan pengawasan rutin di setiap malam pasar malam beroperasi, demi menjaga marwah daerah Serambi Mekkah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara pasar malam dan Satpol PP-WH Aceh Timur belum memberikan keterangan resmi. (Rel)

Dari Kain Ulos Menjadi Produk Bernilai Jual, Pemkab Toba Perkuat Ekonomi Keluarga


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab).Toba terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan keterampilan yang dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Salah satunya melalui Pelatihan Souvenir Kain bagi angkatan kerja tahun anggaran 2026 yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Landbow Sibarani Nasampulu, Laguboti, Senin (12/10/2026).

Mewakili Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin Sianipar, berharap pelatihan tersebut dapat membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mengolah kain ulos menjadi berbagai produk souvenir yang menarik dan memiliki daya saing.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada penguasaan teknik produksi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri yang produktif.

“Dengan keterampilan ini, para peserta diharapkan memiliki peluang membuka usaha mandiri, menambah penghasilan keluarga, sekaligus menciptakan lapangan kerja,” ujar Darwin saat membacakan sambutan Bupati Toba.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja yang dilaksanakan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Toba.

Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Sintong P. Napitupulu, yang turut hadir dalam kegiatan itu, mengingatkan peserta agar memanfaatkan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bekal untuk membangun usaha.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan bantuan mesin jahit yang akan diberikan kepada peserta sebagai modal awal usaha, bukan sekadar menjadi barang yang disimpan tanpa digunakan.

“Bantuan mesin jahit yang akan diberikan harus menjadi modal usaha, bukan sekadar barang pajangan, apalagi sampai dijual. Jangan berhenti hanya sampai pelatihan selesai,” tegasnya.

Ia berharap peserta mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi kegiatan produktif dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian keluarga.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Toba, Rustam Wanri Josua Napitupulu, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diikuti 20 peserta dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Toba. Pelatihan berlangsung selama 30 hari.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, kreativitas, dan produktivitas masyarakat, khususnya para pencari kerja. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.

Adapun produk yang akan dihasilkan dari pelatihan tersebut beragam, mulai dari suvenir berbahan kain ulos, topi akup, suvenir topi pengantin, dompet, tempat telepon genggam, topi segitiga, hingga dompet ring dan berbagai produk kreatif lainnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, setiap peserta akan menerima bantuan satu unit mesin jahit sebagai modal dasar untuk memulai usaha. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong peserta mengembangkan keterampilannya menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

Salah seorang peserta, Evi Sinaga, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para peserta, khususnya dari Ketua TP PKK Kabupaten Toba.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menambah pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai jual.

“Semoga melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan kami semakin bertambah sehingga dapat berdampak positif terhadap ekonomi keluarga,” ujar Evi. (Dosi)

Pemkab Samosir Gandeng Kejari Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pembangunan

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan program yang baik. Di balik setiap kebijakan, pengelolaan aset, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga pelaksanaan proyek strategis, dibutuhkan kepastian hukum agar setiap langkah pemerintah berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat itulah yang menjadi salah satu pokok pembahasan ketika Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir, Senin (12/10/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kunjungan balasan setelah sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Samosir Akwan Annas berkunjung ke Kantor Bupati Samosir.

Wabup Ariston hadir didampingi Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II Hotraja Sitanggang dan Asisten III Arnod Sitorus. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir disambut langsung Kajari Samosir Akwan Annas didampingi Kasi Intel Juna Karo karo dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Lebih dari sekedar silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir juga mendorong agar sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) semakin dimaksimalkan, sehingga setiap unsur pemerintahan dan instansi vertikal dapat bergerak bersama mengoptimalkan pembangunan daerah.

Wabup Ariston menyampaikan bahwa Kejaksaan memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, khususnya melalui fungsi Jaksa sebagai Pengacara Negara. Peran tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan dalam mendampingi pemerintah daerah menghadapi berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan pembangunan.

Menurutnya, pendampingan dan koordinasi dengan Kejaksaan diperlukan agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu dan tepat sasaran, sekaligus tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diperlukan terutama dalam  penataan aset, peningkatan PAD dan berbagai hal yang menyangkut proyek strategis daerah, sehingga  pelaksanaan berbagai program pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Selain aspek pembangunan, Ariston juga meminta dukungan Kejari Samosir dalam meningkatkan pemahaman hukum bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN). Penyuluhan hukum dinilai penting agar masyarakat maupun ASN semakin memahami hak, kewajiban dan batasan dalam menjalankan aktivitas pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Kajari Samosir Akwan Annas menyambut positif kunjungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk memperkuat kolaborasi kelembagaan. Ia menegaskan bahwa Kejaksaan siap mendukung dan melakukan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah Kabupaten Samosir, termasuk mengawal  program pembangunan strategis daerah sepanjang dilakukan melalui koordinasi dan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Akwan Annas membuka ruang untuk berkoordinasi baik secara langsung maupun berjenjang.

Ia menekankan bahwa seluruh instansi pemerintah maupun instansi vertikal harus bahu-membahu melanjutkan target pembangunan sesuai visi dan misi Kabupaten Samosir. Menurutnya, komunikasi yang terbuka sejak awal dapat menjadi bagian penting untuk mencegah persoalan hukum dalam pelaksanaan program pembangunan.

Lebih lanjutan Kajari mengajak seluruh stakeholder  untuk bersatu membangun Samosir dengan tulus ikhlas, serta melakukan pembangunan sesuai aturan. Penajaman pemahaman terkait pelaksanaan program kegiatan akan didukung dengan semangat kolaborasi, saling mengingatkan dan saling mendampingi.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari kerja sama yang telah dibangun melalui MoU antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kejaksaan Negeri Samosir. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi instrumen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mengawal berbagai agenda pembangunan strategis.

Sinergi dengan Kejaksaan merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan berjalan dengan prinsip kehati-hatian, kepastian hukum dan akuntabilitas. Dengan komunikasi yang semakin kuat, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat aturan, tepat waktu, tepat sasaran dan pada akhirnya menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Samosir. (D/Smart)

Galian C Diduga Ilegal di Tadukan Raga, Kapolsek Talun Kenas dan Kanit Tipiter Polresta Deliserdang Diduga Ada Terima Upeti Dari Pihak Pengelola

DELI SERDANG — 

Dugaan aktivitas galian C ilegal di kawasan Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, semakin mencuat. Aktivitas pengerukan tanah yang disebut-sebut diduga berkaitan dengan Muklis ramai beredar di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.

Tidak berhenti pada beredarnya video, warga Bandar Labuhan disebut turun langsung menghentikan sejumlah truk yang melintas membawa material tanah dari kawasan galian tersebut. Aksi warga ini menunjukkan persoalan pengangkutan material telah berkembang serius di lapangan.

Jika dugaan tersebut benar, pemeriksaan tidak cukup hanya melihat lokasi galian. Aparat harus memastikan siapa yang mengoperasikan kegiatan tersebut, apakah memiliki izin pertambangan yang sah, apakah material yang dikeruk dan diangkut sesuai dengan izin, serta siapa yang bertanggung jawab atas seluruh aktivitas di lapangan. Termasuk memeriksa truk-truk yang keluar membawa material, karena asal-usul material dan dasar pengangkutannya harus jelas.

Legalitas lokasi, status lahan, dokumen perizinan pertambangan, izin lingkungan, hingga aktivitas pengangkutan harus diperiksa secara menyeluruh. Jangan sampai pengerukan berlangsung terus sementara status hukumnya tidak pernah dibuka secara terang.

Lancar ya aktivitas galian C ilegal tersebut yang Kebal Hukum  pihak Aparat Penegak Hukum (APH )Polresta Deliserdang dan Polsek Talun kenas tutup mata dan melakukan pembiaran terhadap aktifitas terus berjalan tanpa ada hambatan atau tindakan tegas dari pihak APH Polresta Deliserdang dan Polsek Talun Kenas.

Dengan demikian Kapolsek Talun Kenas AKP Ronald Pangihutan Manulang, SE. dan Kanit Tipiter Polresta Deliserdang AKP Jesko Siburian diduga kuat ada terima upeti ataupun suap dan diduga juga sebagai Deking dari pihak pengelola galian C yang disebut sebut milik Muklis.

Hingga berita ini dipublikasikan kedua pejabat kepolisian Kapolsek Talun Kenas dan Kanit Tipiter Polresta Deliserdang tidak dapat dikonfirmasi dan lebih memilih bungkam . Kapolsek dan Kanit Tipiter tellah mangkangkangi UU No 14 THN 2008 tentang keterbukaan informasi Publik. (M)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport