Pendawa Indonesia Apresiasi Pelantikan AKP Philip Purba sebagai Kasat Narkoba Polres Tapsel
Medan, mediasergap.com – PB Pendawa Indonesia menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya AKP Philip Purba sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).
Wakil Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, Donny Rizal, mengungkapkan apresiasi sekaligus harapannya atas amanah baru yang diemban oleh AKP Philip Purba. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di wilayah yang memiliki tantangan tersendiri dalam pemberantasan narkotika.
“Kami mengucapkan selamat kepada AKP Philip Purba atas pelantikannya sebagai Kasat Narkoba Polres Tapsel. Dengan pengalaman sebelumnya sebagai Kasat Narkoba di Polres Tapanuli Utara, kami optimistis beliau mampu menjalankan tugas dengan baik dan profesional,” ujar Donny.
Ia menambahkan, kehadiran kepemimpinan baru diharapkan mampu semakin memperkuat upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Tapanuli Selatan.
“Harapan kami, beliau dapat bekerja secara maksimal dalam menekan peredaran narkotika, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
PB Pendawa Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, melalui kegiatan sosial, edukasi, serta penyuluhan kepada masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan aparat, diharapkan upaya menciptakan generasi yang bersih dari narkoba dapat terwujud secara berkelanjutan. (Rel)
Toba, mediasergap.com - Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus bersama Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Murphy Sitorus meninjau langsung proses pencarian korban tenggelam di Situmurun, Desa Jonggi Nihuta, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba pada Selasa (14/04/2026).
Setibanya di lokasi kejadian, Wakil Bupati Toba mengkoordinasikan tim pencari korban yang terdiri dari Basarnas, BPBD dan tim penyelam dari PT. Regal Spring Indonesia. Berdasarkan keterangan yang disampaikan tim Basarnas, proses pencarian terkendala karena kedalaman palung Danau Toba disekitar lokasi kejadian mencapai hingga 150 meter, kedalaman itu diluar batas kemampuan tim penyelam.
"Lakukan segala upaya, dengan semaksimal mungkin menggunakan atau berkoordinasi dengan semua pihak yang bisa membantu," kata Wakil Bupati kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Toba, Sikkat Sitompul.
Tidak hanya kepada BPBD, Wakil Bupati juga meminta pihak Basarnas dan penyelam dari PT. Regal Spring Indonesia untuk terus berupaya melakukan pencarian dengan SOP yang telah ditetapkan.
Kepada Ibu korban, Nuraini Simbolon, Wakil Bupati menyampaikan rasa belasungkawa. Beliau menyampaikan bahwa Pemkab Toba dan tim akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian. "Sebagai umat Katolik, kami yakin bahwa Ibu telah mengiklaskan anak Ibu menjadi milik Tuhan. Kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin, semoga Tuhan merestui keinginan kita ini," kata Wakil Bupati sembari menahan tangis kepada Ibu korban yang sudah berada di lokasi sejak hari pertama pencarian.
Melihat upaya pencarian yang dilakukan, termasuk dengan kehadiran Wakil Bupati di lokasi, Ibu korban menyampaikan terima kasih.
"Kami benar-benar berterimakasih atas upaya yang telah dilakukan dalam upaya pencarian anak kami. Kami tidak merasa sendiri, kami merasa dirangkul. Biarlah Tuhan yang membalas kebaikan Bapak-Ibu semua yang telah mendukung pencarian anak kami," kata Ibu korban.
"Kami sadar anak kami milik Tuhan, tetapi saya berharap dapat melihat jasadnya. Saya tidak mampu untuk meninggalkan tempat ini," lanjut beliau sambil menahan tangis.
Sebelumnya diberitakan, Frater Christopher Rustam dari Keuskupan Pangkal Pinang yang sedang menempuh pendidikan Filsafat di UNIKA ST Medan tenggelam di perairan Danau Toba, tepatnya di air terjun Situmurun pada Sabtu (11/04/2026). (Ds)
(Sumber: ©MC Toba)
Halalbihalal PT Prima Multi Terminal Pererat Silaturahmi dan Dorong Kinerja Lebih Optimal
Halalbihalal PT Prima Multi Terminal Pererat Silaturahmi dan Dorong Kinerja Lebih Optimal
Belawan, mediasergap.com — Usai menjalani bulan suci Ramadan, PT Prima Multi Terminal (PMT) menggelar kegiatan halalbihalal sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kerja di lingkungan perusahaan. Kegiatan yang berlangsung di area outdoor Terminal Belawan pada Selasa (13/4/2026) ini diikuti oleh jajaran direksi, manajemen, hingga seluruh pegawai.
Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Rudi Susanto, Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko Syamsuddin, serta Direktur Operasi dan Teknik Wahyudi bersama seluruh jajaran manajemen dan pegawai. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan yang menjadi tradisi tahunan setelah perayaan Idul Fitri tersebut.
Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh insan perusahaan sekaligus mengapresiasi kontribusi pegawai yang telah menjaga kinerja perusahaan selama ini.
“Halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk membersihkan hati, memperkuat kepercayaan, dan meneguhkan komitmen kita bersama dalam bekerja,” ujar Rudi.
Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai yang telah dijalankan selama Ramadan, seperti kejujuran, disiplin, dan fokus terhadap tujuan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam profesionalitas kerja.
“Integritas adalah kunci. Apa yang kita latih selama Ramadan—menahan diri, jujur, dan disiplin—harus terus kita bawa dalam keseharian, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab di perusahaan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga kekompakan tim di tengah dinamika industri kepelabuhanan yang terus berkembang.
“Perusahaan ini hanya bisa tumbuh jika kita berjalan bersama. Kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” tambahnya.
Selain sambutan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Zulhazli. Dalam ceramahnya, ia mengangkat makna Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah serta kesempatan untuk memperbaiki hubungan antarsesama.
Ia menyampaikan bahwa silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan dan pekerjaan.
“Orang yang kuat bukan yang tidak pernah salah, tetapi yang mau memperbaiki diri dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” pesannya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan saling bersalaman antarpegawai serta makan siang bersama. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan kerja sekaligus membangun suasana kerja yang lebih harmonis.
Melalui kegiatan halalbihalal ini, PT Prima Multi Terminal berharap nilai kebersamaan dan semangat baru pasca-Ramadan dapat terus terjaga serta menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja perusahaan ke depan. (Roni K)
Kunjungan Konsulat Jenderal Tiongkok ke Kuala Tanjung Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri
Kunjungan Konsulat Jenderal Tiongkok ke Kuala Tanjung Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri
Kunjungan ini mencakup peninjauan langsung ke Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal serta Kawasan Industri Kuala Tanjung yang berada di bawah pengelolaan PT Prima Pengembangan Kawasan. Kedua entitas ini merupakan bagian dari Pelindo Grup yang berperan dalam pengembangan ekosistem logistik dan industri terintegrasi di wilayah tersebut. Rombongan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok dipimpin oleh Huang He selaku Konsul Jenderal, didampingi oleh Li Hongwei selaku Konsul, serta Jiang Jiawen selaku Wakil Konsul.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Sutanto selaku Plt. Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan beserta jajaran, Wahyudi MH selaku Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal beserta jajaran, Indri Gunawan selaku GM Pelindo I Cabang Kuala Tanjung. Selain itu, hadir pula perwakilan pemerintah daerah yaitu Antoni Ritonga selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara, Murdi Simangunsong selaku Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Batu Bara dan Hardiman Sihombing selaku Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Batu Bara.
Dalam rangkaian kegiatan, rombongan menerima paparan komprehensif terkait perkembangan infrastruktur pelabuhan, kesiapan fasilitas penunjang logistik, serta rencana pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan sistem rantai pasok nasional dan global. Selain itu, dilakukan pula sesi diskusi interaktif yang membahas peluang kolaborasi investasi, potensi pengembangan industri berbasis ekspor, serta sinergi dalam mendukung peningkatan konektivitas perdagangan internasional.
Huang He dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kuala Tanjung memiliki posisi strategis dalam peta perdagangan global, khususnya di Kawasan Asia Tenggara. “Kami melihat potensi besar Kuala Tanjung sebagai hub logistik dan industri yang terintegrasi. Infrastruktur yang terus berkembang menjadi daya tarik bagi investor Tiongkok untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut di kawasan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Sutanto menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap Kawasan Industri Kuala Tanjung. “Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan kawasan industri yang kompetitif, terintegrasi,” (Roni K)
Rapat Lintas Unsur, Pemkab Toba Optimalkan Pelaksanaan Paskah Oikumene 2026
Rapat Lintas Unsur, Pemkab Toba Optimalkan Pelaksanaan Paskah Oikumene 2026
Balige, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Toba melalui rapat persiapan terus mematangkan pelaksanaan Paskah Oikumene Tahun 2026 yang akan digelar di Kecamatan Sigumpar. Rapat tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di Balai Data Kantor Bupati Toba.
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, Staf Ahli Bupati Sahat Manullang, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Tanda Dongoran, Ketua BKAG, unsur Forkopimda, pimpinan OPD atau perwakilan, serta perwakilan dari berbagai denominasi gereja.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai persiapan teknis dan konsep pelaksanaan Paskah Oikumene yang tahun ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita.” Perayaan direncanakan berlangsung di Sigumpar dengan sejumlah rangkaian kegiatan ibadah, di antaranya pra-ibadah yang akan dimulai dari Sopo Partungkoan, parade Jalan Salib, serta fragmen bertema Paskah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan Paskah Oikumene tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Mohon kita persiapkan agar pelaksanaan Paskah Oikumene ini lebih matang. Harapan saya, pelaksanaannya bisa lebih baik dari sebelumnya. Mari kita saling bersinergi untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Toba,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Toba, Sahat Manullang, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini akan mengedepankan kesederhanaan namun tetap membawa pembaharuan dalam pelaksanaannya.
“Paskah ini kita laksanakan dengan penuh kesederhanaan, namun dari kesederhanaan itu diharapkan ada perbedaan dari tahun sebelumnya. Kita juga akan menerapkan aturan tidak merokok selama rangkaian acara berlangsung di lokasi. Ini bagian dari upaya pembaharuan dalam setiap kegiatan yang kita laksanakan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya manajemen waktu dalam seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan tertib dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi secara optimal demi suksesnya penyelenggaraan Paskah Oikumene Tahun 2026 sebagai momentum kebersamaan dan pembaharuan iman di tengah masyarakat. (Ds)
(Sumber: ©MC Toba)
Tiga Tahun Gaji Pensiun ASN Almarhum Istri Tidak Dibayar, Suami Almarhun Pertanyakan Dinas Kesehatan Kota Medan
Medan, mediasergap.com - Dugaan pembiaran terhadap hak pensiun kembali mencoreng wajah birokrasi di Kota Medan. Seorang warga bernama Jawasdin Marpaung hingga kini belum juga menerima hak pensiun sebagai duda dari almarhumah istrinya, meski telah menunggu selama hampir tiga tahun sejak meninggalnya sang istri yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN)di Dinas Kesehatan Kota Medan.
Melalui kuasa hukumnya, Suharto Butarbutar, SH., MH., yang berkantor di Jalan Raya Menteng Gang Perbatasan No.17 Medan, menegaskan bahwa kliennya telah menempuh berbagai upaya administratif. Bahkan, surat resmi telah dilayangkan kepada instansi terkait sejak 21 Oktober 2025 dan diterima pada 24 Oktober 2025. Namun ironisnya, hingga enam bulan berlalu, tidak ada satu pun tanggapan yang diberikan oleh pihak yang berwenang.
“Ini bukan persoalan sepele. Ini menyangkut hak dasar dan hak azasi manusia. Klien kami adalah suami sah dari almarhumah Lisbet Situmorang, seorang ASN yang telah mengabdikan dirinya di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Medan,” tegas Suharto dengan nada keras.
Diketahui, almarhumah Lisbet Situmorang merupakan seorang Nutrisionis Penyelia yang bertugas di Puskesmas Kampung Baru, Kota Medan. Ia meninggal dunia pada 24 April 2023 di Rumah Sakit Granmed dan telah memiliki dokumen resmi berupa Surat Keterangan Kematian serta Akta Kematian yang sah secara hukum. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan adanya pengabaian terhadap hak pensiun yang seharusnya otomatis diberikan kepada ahli waris, dalam hal ini suami almarhumah,Senin (13/4/2026).
Lebih jauh, pihak kuasa hukum menilai sikap diam Dinas Kesehatan Kota Medan sebagai bentuk ketidakseriusan bahkan terkesan sengaja mengabaikan kewajiban negara terhadap warganya. Tidak hanya itu, lambannya penanganan ini dinilai berpotensi menjadi preseden buruk dalam tata kelola administrasi ASN, khususnya terkait hak jaminan sosial pasca kematian.
“Selama tiga tahun klien kami dipaksa berjuang sendiri mengurus haknya. Ini jelas mencederai rasa keadilan. Jika terus dibiarkan, ini bisa menjadi bom waktu yang merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” lanjutnya.
Dalam konferensi pers yang digelar di hadapan awak media, Kuasa Hukum Suharto Butarbutar, SH., MH. dengan nada tinggi menegaskan tidak membutuhkan janji dan alasan apapun dari dinas terkait.
“Kami tidak butuh janji, kami tidak butuh alasan. Yang kami tuntut adalah tindakan nyata. Sudah tiga tahun hak klien kami ditahan tanpa kejelasan. Ini bukan kelalaian biasa, ini bentuk nyata pengabaian hak warga negara. Kami sudah bersurat resmi, kami sudah menunggu, tapi yang kami terima hanya diam. Pertanyaannya sederhana, apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Dinas Kesehatan Kota Medan?” ungkap Suharto dengan kesal
Dalam kesempatan yang sama, Jawasdin Marpaung selaku suami dari almarhumah Lisbet br. Situmorang AMG turut menyampaikan harapannya secara langsung. Dengan suara bergetar namun tegas, ia meminta perhatian serius dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
“Saya hanya menuntut hak yang seharusnya saya terima sebagai suami dari almarhumah. Sudah tiga tahun saya berjuang, dari sejak istri saya meninggal sampai hari ini, tapi tidak ada kejelasan. Saya mohon kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Gubernur, tolong lihat persoalan ini dan berikan jalan keluar,” ujarnya dengan nada sedih.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangannya bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyangkut hak hidup dan keadilan sebagai ahli waris yang sah.
“Ini hak saya sebagai penerima santunan pensiun dari istri saya yang telah mengabdi sebagai ASN. Kalau sampai hari ini masih juga tidak diberikan, lalu kami harus mengadu ke mana lagi? Jangan sampai rakyat kecil dipaksa terus menunggu tanpa kepastian,” tegasnya, memperlihatkan kekecewaan mendalam atas lambannya respons dari pihak terkait. (M)
Mantan Kadisdik Tebing Tinggi Mulai Menjalani Persidangan Kasus Korupsi Smartboard Rp.8 Miliar di PN Medan
Mantan Kadisdik Tebing Tinggi Mulai Menjalani Persidangan Kasus Korupsi Smartboard Rp.8 Miliar di PN Medan
Medan, mediasergap.com - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tebing Tinggi, Idam Khalid, mulai menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (13/4/2026) sore.
Idam didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) melakukan korupsi dalam pengadaan papan tulis interaktif (smartboard) untuk SMP negeri se-Kota Tebing Tinggi tahun anggaran 2024.
Selain Idam, Budi Pranoto Seputra selaku Direktur Utama PT Bismacindo Perkasa juga didakwa sebagai pihak rekanan dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp8 miliar.
Sementara itu, satu terdakwa lainnya, Bambang Giri Arianto selaku Direktur Utama PT Gunung Emas Eka Putra (GEEP), belum menjalani sidang pembacaan dakwaan karena penasihat hukumnya tidak hadir, sehingga persidangan ditunda.
“Dakwaan alternatif kesatu, perbuatan para terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 603 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c KUHP,” ucap JPU Edwin Anasta Oloan L. Tobing di Ruang Sidang Kartika PN Medan.
JPU juga mendakwa para terdakwa dengan dakwaan alternatif kedua, yakni Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor yang sama, juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 618 KUHP.
Dalam persidangan, JPU menjelaskan bahwa PT GEEP sebagai perusahaan penyedia barang membeli smartboard dari PT Bismacindo Perkasa dengan harga Rp110 juta per unit untuk 93 unit, dengan total Rp.10,23 miliar.
Sementara itu, PT Bismacindo Perkasa membeli smartboard merek ViewSonic dari PT Ghalva Technologies selaku pemegang lisensi dengan harga Rp27.027.028 per unit atau total Rp2,51 miliar.
Dari perbedaan harga tersebut, ditemukan selisih yang cukup signifikan yang diduga merupakan praktik mark up untuk menguntungkan pihak tertentu.
Adapun Idam selaku pengguna anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pengadaan 93 unit smartboard melalui e-katalog dari PT GEEP sebagai perusahaan penyedia.
Setelah mendengarkan dakwaan, majelis hakim yang diketuai As’ad Rahim Lubis memberikan kesempatan kepada Idam dan Budi untuk mengajukan eksepsi atau nota keberatan pada Senin (20/4/2026). Sementara itu, Bambang dijadwalkan menjalani pembacaan dakwaan pada pekan depan. (Ajs/Tim)
Bupati Batu Bara Dukung Forum Strategis Pengembangan Kawasan ASLAB
Bupati Batu Bara Dukung Forum Strategis Pengembangan Kawasan ASLAB
Batubara, mediasergap.com - Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian menghadiri Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan rembuk pembangunan daerah bersama para tokoh ASLAB (Asahan–Labuhanbatu), bertempat di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur Muslim Simbolon, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Plh. Sekda Batu Bara, Asisten I Setdakab Batu Bara, Kepala Bappelitbangda, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batu Bara mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antar tokoh, tetapi juga sebagai forum strategis untuk merumuskan gagasan pembangunan daerah berbasis potensi wilayah ASLAB.
Wilayah ASLAB yang juga dikenal sebagai Sumatera Pantai Timur atau “Sumpatim” mencakup enam daerah, yakni Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, serta Kota Tanjungbalai.
Dalam kesempatan ini Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur Muslim Simbolon menceritakan mengenai perjalanan tentang komite pemekaran Sumatera Pantai Timur yang bukan suatu kegiatan makar.
Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur, Muslim Simbolon, menjelaskan bahwa gagasan ini telah dimulai sejak tahun 2013 dan sempat memperoleh dukungan dari Gubernur Sumatera Utara saat itu, Gatot Pujo Nugroho.
Dalam forum tersebut, kajian akademik terkait kelayakan pemekaran disampaikan oleh M. Yusuf Harahap, yang memaparkan bahwa dari sisi potensi daerah, kemampuan fiskal, serta aspek administratif, kawasan ini dinilai memiliki peluang untuk berkembang lebih cepat apabila berdiri sebagai provinsi sendiri.
Di sisi lain, anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menegaskan bahwa pemekaran wilayah memiliki dasar hukum yang jelas dan diperbolehkan selama memenuhi syarat objektif sesuai peraturan perundang-undangan. (Irawansyah)
Lapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Paskah Bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan
Lapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Paskah Bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan
Medan, mediasergap.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Ibadah Paskah bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan (KKT), Senin (13/04/2026), bertempat di Gereja Oikumene St. Paulus Lapas Kelas I Medan.
Kegiatan ibadah ini merupakan bagian dari pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya yang beragama Kristen, sekaligus sebagai upaya memperkuat nilai spiritual, moral, dan keimanan dalam proses pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan.
Ibadah Paskah diikuti oleh staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemas), pegawai magang, warga binaan beragama Kristen, serta tim dari Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan. Kegiatan ini turut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.
Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan penuh khidmat melalui rangkaian kegiatan yang diawali dengan pujian dan nyanyian rohani bersama, dilanjutkan dengan penyampaian khotbah oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, pengumpulan persembahan (kolekte), serta ditutup dengan lagu dan doa bersama.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta memperkuat mental dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Melalui kegiatan ibadah Paskah ini, diharapkan warga binaan dapat semakin memperdalam iman, menumbuhkan semangat perubahan diri, serta membangun harapan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Fonika.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari aspek kemandirian dan kedisiplinan, tetapi juga pembinaan keagamaan guna mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemulihan sosial. (Roni K)

















