Media Sergap -->





Headline

Serahkan Bantuan Pemakanan, Wali Kota Tebing Tinggi Ajak ASN dan Masyarakat Tingkatkan Empati Kepada Warga Kurang Mampu

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran aparatur pemerintah untuk senantiasa meningkatkan rasa empati serta kepedulian terhadap warga yang kurang mampu.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota saat menyerahkan Bantuan Permakanan Bagi Anak, Lanjut Usia (Lansia), dan Penyandang Disabilitas Terlantar yang berlangsung di Ruang Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakerperin, Jalan Gunung Leuser BP7, Jumat (23/10/2026).

"Ayo bersama-sama kita pupuk empati dan kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu, terkhusus bagi Dinas Sosial yang bersentuhan langsung dengan program ini. Pemko Tebing Tinggi berkomitmen untuk terus hadir dan peduli terhadap warga yang membutuhkan," ujar Wali Kota.

Wali Kota berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima dalam memenuhi kebutuhan pokok harian mereka.

"Jangan dilihat dari nominalnya, tapi ini sebagai kepedulian Pemerintah Kota Tebing Tinggi kepada masyarakat. Pemerintah Kota Tebing Tinggi harus berkomitmen untuk terus hadir dan peduli kepada masyarakat yang susah dan kurang mampu. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua," tambah Wali Kota.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari Sub-Kegiatan Fasilitasi Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar kelompok rentan di Kota Tebing Tinggi.

"Penerima bantuan permakanan tahun 2026 ini mencakup 10 anak, 10 lansia, dan 10 penyandang disabilitas. Seluruh penerima telah terdaftar dalam Data Terpadu Sosio-Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–5 serta bukan merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH maupun BPNT," terang Tigahara.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis serta sesi foto bersama. Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Erwin Suheri Damanik, Kadisnakerperin Zahidin, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Perwakilan Camat dan Lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta para warga penerima manfaat. (Ajs)

Polres Toba Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Deklarasikan Komitmen Bersama Tolak Narkoba


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Kepolisian Resor (Polres) Toba menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui penguatan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi Polres Toba dalam kegiatan Zoom Joint Operation yang melibatkan BNN RI, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Sumatera Utara terkait pengungkapan 1,16 ton ketamine di Perairan Selat Malaka. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/10/2026) tersebut sekaligus dirangkaikan dengan deklarasi “Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba di Wilayah Sumut”.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto tersebut diikuti Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba, TNI, kejaksaan, tokoh agama, pejabat utama Polres Toba, perwakilan instansi terkait, serta organisasi masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Aula Harungguan Mardemak Polres Toba.

Pengungkapan 1,16 ton ketamine di Perairan Selat Malaka menjadi pengingat akan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam mencegah masuk dan beredarnya narkotika. Ancaman narkotika tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan kesehatan masyarakat serta masa depan generasi muda.

Melalui deklarasi tersebut, Polres Toba memperkuat dukungan terhadap langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Deklarasi “Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba” juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika membutuhkan tanggung jawab bersama. Peran masyarakat sangat penting dalam membangun kepedulian, meningkatkan kewaspadaan, serta mendukung upaya pencegahan sejak dini di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Polres Toba mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan dan berkaitan dengan peredaran narkoba.

Dengan memperkuat sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, Polres Toba berkomitmen mendukung upaya pemberantasan narkotika secara berkelanjutan demi menjaga keamanan wilayah, melindungi generasi muda, serta mewujudkan Kabupaten Toba yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika. (Dosi)

Karutan Balige Dukung Deklarasi Bersama Kita Berantas Narkoba, Perkuat Sinergi Lintas Instansi

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, menghadiri kegiatan Deklarasi Bersama Kita Berantas Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolri melalui Zoom Meeting, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Harungguan Mardemak Polres Toba dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba serta tokoh masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi peredaran gelap narkoba melalui sinergi aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Gubernur Sumatera Utara yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolri di Belawan. Dalam sambutannya, Gubernur berharap Belawan dan seluruh wilayah Sumatera Utara dapat terbebas dari peredaran narkoba demi mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Bea Cukai serta paparan Kapolri mengenai kronologi penangkapan kapal yang membawa narkoba dan diduga hendak memasuki wilayah Sumatera Utara melalui perairan Selat Malaka.

Kehadiran Karutan Balige dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba. Sinergi lintas instansi dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tengah masyarakat maupun lingkungan pemasyarakatan.

Melalui deklarasi ini, Rutan Kelas IIB Balige menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah pemberantasan narkoba serta menjaga lingkungan pemasyarakatan agar tetap aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Komitmen tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarlembaga sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Toba dan Sumatera Utara yang semakin aman serta terbebas dari ancaman narkoba. (Dosi)

Perkuat Strategi Komunikasi Publik, Diskominfo Toba Ikuti Workshop Kehumasan Pemerintah

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Toba mengikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah pada Jumat (23/10/2026) di Arya Duta Hotel, Medan, Sumatera Utara.

Diskominfo Kabupaten Toba diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Toba, Tumpal Panjaitan, bersama seorang staf. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan kualitas komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara, serta para kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dalam laporannya, Tenaga Ahli Komunikasi pada Badan Komunikasi Pemerintah, Arif Bungaran Sitohang, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari program pembinaan komunikasi dan kehumasan pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menyelaraskan agenda komunikasi publik pemerintah daerah di Sumatera Utara dengan program prioritas pemerintah pusat. Selain itu, workshop juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan juru bicara pemerintah daerah dalam menghadapi media, termasuk ketika berhadapan dengan situasi komunikasi yang kompleks dan tidak ideal.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin siap menyampaikan informasi secara tepat, responsif, dan bertanggung jawab sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas serta dapat dipercaya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah pada Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, yang hadir mewakili Kepala Badan Komunikasi, Syahganda Nainggolan, menekankan pentingnya peran komunikasi pemerintah dalam menghadapi tantangan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ia menyampaikan bahwa ancaman informasi yang tidak benar perlu mendapat perhatian serius karena dapat memengaruhi pemahaman dan kepercayaan masyarakat.

“Oleh karena itu, kegiatan ini harus berdampak kepada masyarakat di bidang komunikasi,” ujar Hariqo.

Ia juga mengingatkan bahwa bidang komunikasi terus mengalami perubahan sehingga aparatur pemerintah yang bertugas di bidang tersebut harus senantiasa belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi.

“Siapa yang terus-menerus belajar maka dia akan semakin pintar, siapa yang terus-menerus merespons keluhan masyarakat dia akan semakin hebat. Karena itu, partisipasi dalam kegiatan ini sangat diharapkan,” katanya sebelum membuka kegiatan secara resmi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa komunikasi publik tidak cukup hanya berorientasi pada penyampaian informasi, tetapi juga harus mampu mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan, serta merespons keluhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Dalam workshop ini, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., bersama Hariqo Wibawa Satria hadir sebagai narasumber dengan materi Memenangkan Pertarungan Narasi dan Informasi. Pada sesi berikutnya, Badan Komunikasi Pemerintah RI menghadirkan Andromeda Mercury yang membawakan materi How to Handle Media (Arus Utama dan Algoritma).

Materi yang disampaikan diharapkan dapat memperluas wawasan peserta dalam mengelola narasi publik, membangun hubungan profesional dengan media, serta memahami dinamika penyebaran informasi di berbagai platform komunikasi.

Bagi Diskominfo Kabupaten Toba, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan di bidang kehumasan pemerintah. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi pembangunan Kabupaten Toba secara lebih efektif, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat.

Dengan komunikasi publik yang semakin berkualitas, Diskominfo Toba diharapkan mampu terus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang informatif, responsif, dan transparan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program dan pelayanan pemerintah daerah. (Dosi)

Kasus Kematian Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com — Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan Donny alias Donny Pacek di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Dua pria berinisial DAC (22) dan AAL (20) diamankan karena diduga terlibat dalam penembakan yang terjadi pada Minggu (18/10/2026) malam.

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Cornelis Mangarahon Simanjuntak menjelaskan, peristiwa tersebut diduga berawal dari penyerangan terhadap rumah seorang pria bernama Ferri. Setelah kejadian itu, Ferri menghubungi Donny untuk meminta bantuan.

Donny kemudian berangkat bersama sejumlah rekannya menggunakan mobil Toyota Yaris, diikuti rombongan sepeda motor. Saat melintas di Jalan Limau Mukur, Desa Bangun Rejo, kedua tersangka diduga memepet mobil korban sebelum penembakan terjadi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, DAC diduga memerintahkan AAL untuk menembak korban. AAL kemudian mengambil senjata api yang dibawa DAC dan melepaskan tembakan ke arah pengemudi mobil,” jelas Cornelis dalam konferensi pers di Polda Sumut, Kamis (22/10/2026).

Tembakan tersebut mengenai Donny hingga meninggal dunia. Seorang penumpang mobil berinisial Indra Wijaya juga mengalami luka tembak pada paha kiri.

Usai melakukan penembakan, kedua tersangka berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, sepeda motor mereka bertabrakan dengan mobil korban hingga keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan satu pucuk pistol jenis Combat Pindad beserta amunisi, dua selongsong peluru kaliber 9 milimeter, satu unit mobil Toyota Yaris, satu sepeda motor Honda Beat Street, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polda Sumut masih mendalami motif, asal-usul senjata api, serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut. (M)

Polres Binjai Respon Cepat Tindak Lanjuti Pemberitaan Media Terkait Dugaan Praktik Perjudian

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Menindaklanjuti pemberitaan media online terkait dugaan praktik perjudian di "Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, serta Jalan Titi Gantung, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Kota, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi.

Melalui Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., personel Unit Pidum mendatangi kedua lokasi pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan penyelidikan.

Pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang dimuat media online Liputan16.com dan Seputaran Kita Online.

Namun, berdasarkan hasil pengecekan di kedua lokasi, petugas tidak menemukan adanya praktik perjudian sebagaimana diberitakan." terang Kasat Reskrim 

Kapolres Binjai menegaskan bahwa setiap informasi masyarakat maupun pemberitaan media terkait dugaan tindak pidana akan ditindaklanjuti melalui pengecekan dan penyelidikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Polres Binjai juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian atau gangguan kamtibmas, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKBP Bimo Moernanda. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Inspirasi dari Gampong Pante Rambong, Hermanto Dorong Pelayanan Publik dan Pembangunan Berkelanjutan

ACEH TIMUR, mediasergap.com — Pengabdian dalam melayani masyarakat dan mendorong pembangunan desa mengantarkan Keuchik Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Hermanto, meraih Anugerah Apresiasi Suara Indonesia Awards 2026 kategori Tokoh Inspiratif Penggerak Pelayanan Publik dan Pembangunan Desa.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Kota Batu, Kamis (22/10/2026). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Hermanto dalam menjalankan pemerintahan gampong, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Hermanto dan masyarakat Gampong Pante Rambong, tetapi juga membawa nama Kecamatan Pante Bidari dan Kabupaten Aceh Timur ke panggung apresiasi nasional. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian di tingkat desa memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan daerah.

Pemerintahan desa atau gampong merupakan ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kepemimpinan yang responsif, pengelolaan pemerintahan yang baik, serta keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Penghargaan yang diraih Hermanto diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendorong berbagai program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga.

Pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan administrasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan kebersamaan, dan penciptaan peluang bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan.

Melalui sinergi antara pemerintah gampong dan masyarakat, berbagai potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan desa.

Bagi seorang pemimpin desa, penghargaan bukanlah akhir dari perjalanan pengabdian, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Apresiasi Suara Indonesia Awards 2026 diharapkan menjadi momentum bagi Hermanto untuk semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Selain itu, capaian ini diharapkan dapat menginspirasi para keuchik dan pemimpin desa lainnya untuk terus berinovasi, membangun komunikasi yang baik dengan warga, serta mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan desa tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari perubahan positif dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dari Gampong Pante Rambong, Hermanto membawa pesan bahwa pengabdian di tingkat desa memiliki arti penting bagi pembangunan daerah dan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, pelayanan yang berkualitas, dan partisipasi aktif masyarakat, desa diharapkan terus tumbuh menjadi fondasi bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (SA)

DPRD Toba Dorong Penyelesaian Persoalan Eks Konsesi PT TPL Secara Tertib dan Sesuai Hukum

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, menegaskan agar XPN-99 menghentikan seluruh kegiatan di areal eks konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL). Penegasan tersebut disampaikan dalam kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait pada Kamis (22/10/2026).

Dalam kesimpulan rapat, Franshendrik menyampaikan bahwa kewenangan terkait areal yang dimaksud, sebagaimana dibahas dalam RDP, berada pada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Oleh karena itu, XPN-99 diminta menghentikan seluruh aktivitas di lokasi tersebut sampai terdapat kejelasan lebih lanjut dari instansi yang berwenang.

Ketua DPRD Toba juga meminta seluruh masyarakat mematuhi dan melaksanakan Surat Edaran Bupati Toba Nomor: 003.1/909/KesbangPol/2026 tentang Penegasan Status Kawasan Hutan eks Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan PT. Toba Pulp Lestari (TPL) dan Pencegahan Aktivitas Ilegal di Wilayah Kabupaten Toba. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban, mencegah potensi konflik, serta mendukung penyelesaian persoalan kawasan hutan sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain itu, Franshendrik menegaskan pentingnya koordinasi dan konsultasi terkait aspek hukum organisasi kemasyarakatan XPN-99. Ia meminta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Toba, Harrizon W. Hutabarat, S.Sos., M.Si., untuk melakukan konsultasi dengan pihak berwenang di tingkat Provinsi Sumatera Utara guna memperoleh kejelasan hukum mengenai legalitas organisasi tersebut.

Langkah konsultasi ini diharapkan dapat memberikan landasan yang jelas bagi pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan tersebut, dengan tetap mengedepankan prosedur hukum, kewenangan masing-masing instansi, dan prinsip kehati-hatian.

Dalam aspek administrasi dan tindak lanjut hasil rapat, Ketua DPRD Toba juga meminta Sekretaris DPRD Kabupaten Toba, Henry Silalahi, S.E., M.Si., agar memastikan masukan dan saran yang tercantum dalam surat terlampir disusun secara jelas dan lengkap. Masukan tersebut diharapkan mencakup pandangan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta PT Toba Pulp Lestari.

Kelengkapan masukan dari seluruh pihak diperlukan agar hasil pembahasan memiliki dasar pertimbangan yang memadai dan dapat ditindaklanjuti secara terarah sesuai kewenangan masing-masing.

Melalui RDP tersebut, DPRD Kabupaten Toba menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, kejelasan status kawasan, serta koordinasi antarlembaga dalam menangani persoalan areal eks konsesi PT TPL.

Seluruh pihak diharapkan menahan diri dari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di lapangan, menghormati kewenangan instansi terkait, dan mengedepankan penyelesaian melalui jalur hukum serta dialog yang konstruktif.

Dengan tindak lanjut yang terkoordinasi dan berlandaskan ketentuan hukum, diharapkan persoalan tersebut dapat ditangani secara tertib, memberikan kejelasan bagi para pihak, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Toba. (D.Simarmata)

Optimalkan Portal Satu Data Toba, Pemkab Tingkatkan Kapasitas Admin Perangkat Daerah

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong penguatan tata kelola data daerah melalui optimalisasi Portal Satu Data Toba. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi Upload Data Prioritas ke Portal Satu Data Toba Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Diskominfo Toba, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis admin pengelola data pada setiap perangkat daerah, khususnya dalam proses pengunggahan Data Prioritas Tahun 2025 melalui portal resmi data.tobakab.go.id.

Kepala Diskominfo Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data merupakan langkah penting untuk mewujudkan sistem informasi pemerintahan yang tertib, lengkap, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, setiap perangkat daerah memiliki peran strategis dalam memastikan data yang dikelola sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, pemahaman teknis mengenai proses pengunggahan data perlu terus ditingkatkan agar informasi yang tersedia pada Portal Satu Data Toba dapat mendukung kebutuhan pemerintahan secara maksimal.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap pemahaman dan kemampuan teknis admin pengelola data di setiap perangkat daerah semakin meningkat, sehingga pengunggahan Data Prioritas Tahun 2025 ke Portal Satu Data Toba dapat terlaksana dengan baik,” ujar Tumpal.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Toba, Rinawati Hutasoit, menyampaikan harapannya agar sosialisasi tersebut dapat mendorong peningkatan kelengkapan dan ketersediaan data prioritas pada portal resmi Pemerintah Daerah.

Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah sangat diperlukan, terutama dalam menyediakan, memperbarui, dan mengunggah data sesuai dengan kebutuhan serta kewenangan masing-masing.

Dengan ketersediaan data yang semakin lengkap dan terkelola secara baik, Portal Satu Data Toba diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pemerintahan maupun pembangunan daerah.

“Kami berharap data prioritas dari seluruh perangkat daerah dapat semakin lengkap dan tersedia di Portal Satu Data Toba, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ungkap Rinawati.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Toba mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi dan konsistensi dalam pengelolaan data, termasuk memastikan kelengkapan serta ketepatan informasi yang disampaikan melalui portal tersebut.

Optimalisasi Portal Satu Data Toba juga menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat kabupaten, sehingga pengelolaan data pemerintah dapat dilakukan secara lebih terarah dan terintegrasi.

Dengan tata kelola data yang semakin baik, Pemkab Toba diharapkan memiliki landasan informasi yang lebih akurat dan dapat diandalkan dalam menentukan arah kebijakan, menyusun program prioritas, serta mengevaluasi capaian pembangunan.

Pada akhirnya, penguatan Satu Data Toba diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi pemerintahan, tetapi juga mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat Kabupaten Toba. (Dosi)

Pemkab Toba Hadirkan Pangan Murah di Silaen, Bantu Masyarakat Jaga Daya Beli

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Silaen, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Toba tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah Nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, yang diwakili Staf Ahli Bupati, Sahat Manullang, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengendalikan inflasi daerah, menjaga kestabilan harga bahan pangan pokok, serta meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk intervensi dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat untuk menekan selisih harga, sehingga daya beli masyarakat terhadap bahan pangan tetap terjaga,” ujar Sahat Manullang saat membacakan sambutan tertulis Bupati Toba.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, tomat, cabai merah, cabai rawit hijau, bawang merah, dan bawang putih.

Ketersediaan berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus memberikan pilihan berbelanja yang lebih ekonomis di tengah dinamika harga bahan pokok.

Melihat antusiasme masyarakat, Pemkab Toba juga mengimbau warga agar memanfaatkan kegiatan ini secara bijak dengan membeli bahan pangan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang hadir.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Belilah sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan, agar seluruh masyarakat yang hadir dapat merasakan manfaatnya secara merata,” pesannya.

Pemkab Toba memastikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan dilakukan secara bertahap di kecamatan-kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Toba. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi pemerintah daerah guna mengetahui jadwal pelaksanaan berikutnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkab Toba berharap upaya menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat kepedulian bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba.(Dosi)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport