Media Sergap -->


Headline

Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan, Gegana Brimob Polda Kaltim Intensifkan Pengamanan di Sepinggan

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.com - Dalam rangka menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada waktu rawan terjadinya tindak kriminalitas, personel Satbrimob Polda Kaltim laksanakan kegiatan Patroli Daerah Rawan Begal Jumat malam (05/06/2026).

Patroli yang dipimpin oleh Bripda Bany Azhum tersebut difokuskan di kawasan Jalan Letkol Pol. H.M. Asnawi Arbain, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan. Melalui kehadiran personel di lapangan, Satbrimob Polda Kaltim berupaya mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang secara konsisten dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Brimob di lokasi-lokasi yang dianggap rawan merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

"Sesuai semangat 'Gegana Presisi Mengamankan Negara Menuju Indonesia Maju', kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kegiatan patroli ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman keamanan," ungkap Kombes Pol. Andy Rifai.

Di tempat terpisah, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa jajaran operasional akan terus melakukan evaluasi serta pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dianggap rawan guna meningkatkan efektivitas pengamanan. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara pada malam hari dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. (Muh Fahruk Ikhsan(

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan, Kabid Dokkes Polda Kaltim Hadiri Seminar Regenerative Medicine

 

Balikpapan (Kaltim) mediasergap.com - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang kesehatan modern, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Kalimantan Timur menghadiri seminar kesehatan yang diselenggarakan oleh Clava Orthopaedic Clinic di Ruang Davodil-Lavender, Astara Hotel Balikpapan, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ilmiah tersebut mengangkat tema “Advanced Regenerative Medicine for Better Movement and Better Living: Stem Cell, Secretome & Exosome 2026”, yang membahas perkembangan terkini teknologi pengobatan regeneratif sebagai solusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas masyarakat melalui pemanfaatan stem cell, secretome, dan exosome.

Dalam kegiatan tersebut, Bid Dokkes Polda Kaltim diwakili langsung oleh Kabid Dokkes Polda Kaltim, Dr. drg. Nelson Situmorang, Sp.BMMF., Subsp.TMF-TMJ (K)., M.H.Kes., MARS., CPCCP., QHIA., FISQua, yang hadir didampingi oleh Iptu dr. Kartika Nur Apriliani. 

Kehadiran jajaran Bid Dokkes Polda Kaltim menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi serta pengembangan pengetahuan tenaga kesehatan Polri terhadap berbagai inovasi dan kemajuan di bidang medis.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah praktisi dan pakar kesehatan yang memaparkan berbagai perkembangan terbaru terkait terapi regeneratif yang kini semakin berkembang di dunia medis. 

Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan teknologi stem cell, secretome, dan exosome dalam mendukung proses penyembuhan, perbaikan jaringan tubuh, hingga peningkatan kualitas hidup pasien dengan berbagai kondisi kesehatan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah tersebut, Bid Dokkes Polda Kaltim diharapkan dapat terus memperluas wawasan serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kesehatan bagi anggota Polri maupun masyarakat secara optimal. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: Humas Polda Kaltim)

TIBA DI TANAH AIR, PEMKO TEBING TINGGI SAMBUT KEPULANGAN 82 JEMAAH HAJI DENGAN HARU DAN SYUKUR

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti halaman Masjid Raya Nur-Addin Kota Tebing Tinggi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. Sebanyak 82 jemaah haji asal Kota Tebing Tinggi yang tergabung dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H / 2026 M dipastikan telah tiba kembali di tanah air dengan selamat.

Rombongan tamu Allah SWT yang tiba sekitar pukul 01.20 WIB tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta ratusan perwakilan keluarga jemaah yang telah setia menunggu sejak malam hari.

Dalam sambutannya, Sekdako Erwin Suheri Damanik yang hadir mewakili Pemerintah Kota sekaligus menyampaikan salam takzim dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian rukun Islam kelima di Tanah Suci.

"Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami mengucapkan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah, serta mampu menjadi teladan religius di tengah masyarakat dalam membangun Kota Tebing Tinggi yang maju, sejahtera, dan makmur," ujar Sekdako.

Lebih lanjut, Sekdako juga mengimbau para jemaah untuk tetap mempertahankan dan merawat kebiasaan ibadah yang telah terbangun kuat selama berada di Tanah Suci, salah satunya adalah konsistensi dalam memakmurkan masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing setelah kembali ke kampung halaman.

"Selama di Makkah dan Madinah kita terbiasa melaksanakan salat berjamaah di masjid. Kebiasaan baik ini hendaknya terus dipelihara ketika kembali ke kampung halaman," pesannya.

Sementara itu, perwakilan panitia penyelenggara, Andi, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa total rombongan haji Kota Tebing Tinggi musim ini berjumlah 82 orang, yang terdiri dari 81 jemaah haji reguler dan 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD). Rombongan yang sebelumnya diberangkatkan pada 2 April 2026 lalu ini dilaporkan kembali dalam kondisi utuh dan lengkap.

Meskipun demikian, terdapat beberapa penyesuaian teknis terkait kepulangan jemaah. Sebanyak tiga jemaah langsung melanjutkan perjalanan mandiri dari Medan karena berdomisili di sana. Selain itu, satu orang jemaah langsung dirujuk ke Rumah Sakit Sri Pamela setibanya di tanah air guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, sementara dua jemaah lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan intensif di RSUD Dr. H. Kumpulan Pane.

"Alhamdulillah, seluruh jemaah kembali dalam keadaan lengkap. Secara umum kondisi kesehatan para jemaah baik dan kami berharap seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT serta memperoleh predikat haji yang mabrur," pungkasnya.

Prosesi penyambutan pun diakhiri dengan momen penuh kebahagiaan saat para jemaah bersalaman dan melepas rindu bersama sanak saudara.

Turut hadir dalam prosesi penyambutan kepulangan tersebut, antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ramadhan Barqah, Kepala BKPSDM Halim Purba, Kepala Dinas Perhubungan Yustin Bernat Hutapea, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Azanul Akbar, Camat Tebing Tinggi Kota Henci Siregar, Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, serta jajaran unsur Forkopimda Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Dugaan Kelalaian Pelayanan Medis Disorot, FORWATU Banten Turun Tangan Kawal Kasus Bahira

LEBAK (Banten) mediasergap.comPolemik pelayanan yang diterima Bahira, seorang pasien anak yang sempat dibawa keluarganya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung, kian memanas. Merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari pihak rumah sakit, orang tua Bahira kini menggandeng Forum Warga Bersatu (FORWATU) Banten dan bersiap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Langkah itu diambil setelah pertemuan antara pihak manajemen RSUD Dr. Adjidarmo dan keluarga pasien yang digelar pada Jumat (5/6/2026) dinilai belum mampu menjawab sejumlah pertanyaan mendasar terkait penanganan medis yang diterima Bahira saat datang ke IGD pada dini hari.

Dalam pertemuan yang turut disaksikan sejumlah jurnalis dari Forum Silaturahmi Wartawan Indonesia (FSWI), pihak rumah sakit menjelaskan bahwa dokter jaga saat itu menilai kondisi pasien masih dalam keadaan baik sehingga tidak memerlukan perawatan inap dan diarahkan untuk melanjutkan pemeriksaan melalui layanan poliklinik.

Namun penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru dari pihak keluarga.

Pasalnya, setelah meninggalkan RSUD Dr. Adjidarmo, Bahira kemudian dibawa ke RS Misi Lebak yang lokasinya tidak jauh dari rumah sakit tersebut. Di rumah sakit itu, pasien langsung mendapatkan penanganan medis dan menjalani perawatan inap selama tiga hari.

Perbedaan penanganan inilah yang kini menjadi sorotan keluarga pasien. Mereka mempertanyakan dasar pertimbangan medis yang digunakan ketika Bahira dinyatakan tidak memerlukan perawatan, sementara di rumah sakit lain justru langsung dirawat intensif.

Merasa belum memperoleh kejelasan, keluarga akhirnya meminta pendampingan kepada FORWATU Banten.

Ketua Presidium FORWATU Banten, Arwan, S.Pd., M.Si, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap laporan yang disampaikan keluarga pasien.

"Keluarga datang kepada kami karena merasa masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Kami akan mengawal persoalan ini sampai terang-benderang agar publik mengetahui fakta yang sebenarnya," tegas Arwan.

Menurutnya, FORWATU Banten bersama keluarga Bahira dalam waktu dekat akan melayangkan laporan pengaduan resmi ke Polres Lebak guna meminta aparat melakukan penelusuran menyeluruh terhadap proses pelayanan yang diterima pasien.

Tidak hanya itu, FORWATU juga membuka peluang membawa persoalan tersebut ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Ombudsman RI Perwakilan Banten, hingga lembaga pengawas pelayanan publik lainnya.

Arwan menegaskan bahwa apabila nantinya ditemukan adanya unsur penolakan pelayanan atau kelalaian dalam penanganan pasien yang membutuhkan pertolongan medis, maka persoalan tersebut berpotensi memiliki konsekuensi hukum yang serius.

"Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dijamin undang-undang. Karena itu kami meminta seluruh proses ini diusut secara profesional, objektif, dan transparan. Jangan sampai ada kesan masyarakat dibiarkan mencari keadilan sendiri," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rumah sakit memiliki kewajiban memberikan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Namun jika memang ada kekeliruan atau pelanggaran prosedur, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban. Sebaliknya, jika tidak ada kesalahan, maka pihak rumah sakit juga harus menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat," katanya.

Kasus Bahira sendiri menjadi perhatian publik setelah keluarga mempertanyakan pelayanan yang diterima saat membawa anaknya berobat ke IGD RSUD Dr. Adjidarmo pada dini hari. Perbedaan penanganan antara RSUD Adjidarmo dan RS Misi Lebak memicu munculnya tanda tanya besar yang hingga kini belum terjawab secara tuntas.

Sementara itu, keluarga Bahira masih menunggu penjelasan rinci terkait dasar pertimbangan medis yang digunakan saat pasien datang ke IGD. Di sisi lain, rencana pelaporan ke Polres Lebak disebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Pelayanan yang diterima saat membawa anaknya berobat ke IGD RSUD Dr. Adjidarmo pada dini hari. Keluarga menilai terdapat perbedaan penanganan setelah pasien yang tidak dirawat di RSUD tersebut kemudian dibawa ke RS Misi Lebak dan menjalani perawatan inap selama tiga hari.

Hingga berita ini diterbitkan, keluarga Bahira masih menunggu penjelasan lebih rinci terkait dasar pertimbangan medis yang digunakan dalam penanganan pasien. Sementara itu, rencana penyampaian laporan pengaduan ke Polres Lebak dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat. (Tim)

Wabup Samosir: Lomba PKK Jadi Momentum Tingkatkan Kreativitas dan Kesejahteraan Keluarga

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melaksanakan monitoring dan penilaian Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Desa Hariara Pohan terpilih sebagai desa binaan yang mewakili Kabupaten Samosir dalam kategori UP2K PKK tingkat provinsi. Kehadiran tim monitoring menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mendorong penguatan program pemberdayaan keluarga yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada saat yang sama, TP PKK Provinsi Sumatera Utara juga melakukan monitoring di sejumlah desa binaan lainnya di Kabupaten Samosir, yakni kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan, kategori Aku Hatinya PKK di Desa Tomok Parsaoran Kecamatan Simanindo, kategori Tertib Administrasi PKK di Desa Huta Tinggi Kecamatan Pangururan, serta kategori IVA Test di Desa Ronggurnihuta Kecamatan Ronggurnihuta.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan monitoring tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana evaluasi dan pembelajaran untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh PKK.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat sejauh mana program-program PKK memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program di desa,” ujar Ariston.

Wabup Ariston juga mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran TP PKK Kabupaten, kecamatan, hingga desa yang telah mempersiapkan lomba tersebut selama beberapa bulan terakhir.

“Saya mengucapkan terima kasih atas semangat dan kerja keras seluruh kader PKK. Semoga melalui kegiatan ini terjalin kolaborasi yang semakin baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam mengembangkan produk-produk unggulan masyarakat, khususnya di Desa Hariara Pohan,” tambahnya.

Ketua Tim II TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, menilai berbagai produk unggulan yang dihasilkan Kelompok Pelaksana (Poklak) UP2K PKK Desa Hariara Pohan telah menunjukkan potensi yang baik. Produk seperti bandrek, keripik, dan aneka olahan lainnya dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Namun demikian, Boya Yanti mendorong agar pengembangan usaha tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan. Selain itu, dokumentasi dan pelaporan kegiatan juga perlu disusun secara sistematis untuk meningkatkan nilai dalam proses penilaian.

Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan informasi pada kemasan produk, seperti sertifikasi halal, izin edar, serta informasi pendukung lainnya yang dapat meningkatkan daya saing produk di pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring melakukan sesi tanya jawab, verifikasi data, serta penilaian terhadap pelaksanaan program UP2K PKK di Desa Hariara Pohan. Hasil monitoring dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara selanjutnya akan dievaluasi untuk menentukan nominasi terbaik pada tingkat provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, yakni Boya Yanti Gultom, Hairani Lubis, dan Paul Simamora, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten II Hotraja Sitanggang, Camat Harian, kepala desa, serta masyarakat setempat. (D/Smart)

Samosir Padukan Sport Tourism dan Hiburan dalam Trail of The Kings 2026

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir menggelar Side Event Trail of The Kings by UTMB 2026 di kawasan Waterfront City Pangururan, Minggu (14/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian ajang lari trail internasional yang bertujuan memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

Acara hiburan tersebut menghadirkan sejumlah penampil, di antaranya grup musik The Changcuters, penyanyi Vanessa Zee Simorangkir, Marsada Band, dan Solution Band. Kehadiran para musisi nasional dan daerah diharapkan mampu menarik minat masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir selama pelaksanaan Trail of The Kings by UTMB 2026.

Bupati Samosir menyampaikan bahwa penyelenggaraan side event merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan event olahraga bertaraf internasional yang digelar di kawasan Danau Toba. Selain menjadi ajang hiburan bagi peserta dan pengunjung, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Batak serta destinasi wisata unggulan Samosir kepada dunia.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman yang lengkap bagi para peserta dan wisatawan. Tidak hanya menikmati kompetisi olahraga, tetapi juga merasakan budaya, seni, dan keramahan masyarakat Samosir," ujarnya.

Trail of The Kings by UTMB merupakan salah satu event olahraga wisata (sport tourism) yang menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diyakini memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta usaha mikro dan ekonomi kreatif masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, sponsor, dan pelaku industri pariwisata. Dengan kolaborasi tersebut, Samosir optimistis dapat terus menghadirkan event berkualitas yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Melalui rangkaian Trail of The Kings by UTMB 2026, Kabupaten Samosir kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam, budaya, dan olahraga sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah. (D/Smart)

Tasyakuran Ulang Tahun ke-44 Ketua MPC PP Deli Serdang Sekaligus Anggota DPRD Deli Serdang Junaidi Berlangsung Sukses dan Khidmat

Medan (Sumut) mediasergap.com - Syukuran acara Ulang Tahun Junaidi, S.H, ke-44 tahun yang dibuka dengan Doa dilantunkan Ustad Mahas, M.Pd, menjadi pembuka tasyakuran, Sabtu (06/06/2026).

Sebanyak 100 orang santunan untuk anak yatim dan piatu hadir pada tasyakuran dikediaman Komplek Mutiara Palace, Blok E, Jln.Selamat Ketaren, Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Selamat Ulang Tahun Ketua Junaidi (Jhonkey) Anggota DPRD Deli Serdang—Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang. 

"Juga untuk kedua anak Ketua Junaidi yang sedang pendidikan di Akpol dan Bintara semoga lulus di Kepolisian serta Ketua Junaidi selalu dalam lindungan Allah SWT senantiasa dilimpahkan kesehatan, umur panjang dan kekuatan, keberkahan hidup dalam setiap langkah dan semakin sukses," Doa Ustad.

Pada sambutan Ketua PAC PP Percut Sei Tuan Wagiman 'Buang' mengatakan selamat ulang tahun semoga Ketua Junaidi diberikan umur panjang dan berkah yang bermanfaat untuk orang banyak dan sekitar," ucapnya.

Ketua MPC PP Deli Serdang Junaidi, S.H, juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua kami, Istri tercinta, para tamu undangan dan para sahabat, Ketua PAC PP Percut Sei Tuan, Sekretaris PAC PP Percut Sei Tuan, Bendahara PAC PP Percut Sei Tuan yang telah hadir dikediaman rumah saya.

"Teruslah kita jalin silaturahmi dan kedepannya kita harapkan agar tetap fokus, satukan kekuatan, dan sekali lagi dihari ulang tahun ini saya ucapkan terimakasih dan saya mohon ampun juga sama Allah," harapnya.

Acara ditutup dengan potong tumpeng dan nyanyian lagu ulang tahun dengan meriah dan sukaria disertai pembagian amplop kepada anak yatim piatu bersama para kolega, Istri, dan sahabat Ketua Junaidi yang disapa (Jhonkey).

Turut hadir Ketua PAC PP Kec Percut Sei Tuan Wagiman 'Buang', Sekretaris, Bendahara Percut Sei Tuan, para anak yatim piatu dan beserta tamu undangan yang hadir. (Roni)

Kepemimpinan Humanis AKP Irwansah Sitorus, Menjenguk Anggota di Tengah Kesibukan Tugas

Sibuhuan (Sumut) mediasergap.com Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab penanganan berbagai kasus kriminal, Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, menunjukkan kepeduliannya terhadap anggota dengan menjenguk Kanit Pidum Sat Reskrim, Ipda Arpan Harahap, yang tengah menjalani perawatan akibat sakit tifus, Jumat (5/6/2026) malam.

Kunjungan tersebut berlangsung di salah satu rumah sakit di Sibuhuan. AKP Irwansah hadir bersama sejumlah personel Sat Reskrim, di antaranya Bripka Andre Sihombing, Bripda Samuel, Bripda Leo, serta beberapa staf lainnya sebagai bentuk dukungan moril kepada rekan yang sedang sakit.

Dalam kesempatan itu, AKP Irwansah Sitorus menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami bawahannya. Ia juga mengakui tingginya intensitas pekerjaan yang dijalani Ipda Arpan dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya mohon maaf kepada keluarga, khususnya kepada Ibu. Mungkin karena beban tugas yang cukup berat, Kanit sampai mengalami kelelahan dan akhirnya jatuh sakit. Beberapa bulan terakhir beliau memang bekerja sangat maksimal dan sering pulang hingga dini hari,” ujar AKP Irwansah.

Menurutnya, dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan Ipda Arpan selama menjalankan tugas patut diapresiasi. Namun demikian, kesehatan tetap menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap personel.

Sementara itu, Ipda Arpan Harahap menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan pimpinan serta rekan-rekan kerja.

“Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai anggota Polri. Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pimpinan serta seluruh rekan-rekan Sat Reskrim,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut menjadi cerminan kuatnya solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Polres Padang Lawas. Kehadiran pimpinan dan rekan kerja di tengah masa pemulihan memberikan semangat tersendiri bagi Ipda Arpan untuk segera pulih dan kembali menjalankan tugas.

Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa di balik tugas berat sebagai aparat penegak hukum, nilai-nilai kekeluargaan, kepedulian, dan empati tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan institusi Polri. (Rina)

Ditpolairud Polda Kaltim Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Pesisir Melalui Program Jum’at ASRI

BALIKPAPAN (Kaltim) mediasergap.comSebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian kawasan pesisir, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur kembali melaksanakan Program Jum’at ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Pantai Kilang Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA tersebut dipimpin oleh AKP Dartaya dengan melibatkan personel Ditpolairud Polda Kaltim bersama masyarakat sekitar pantai. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya di wilayah pesisir.

Dalam pelaksanaannya, personel bersama warga bergotong royong membersihkan area pantai dari berbagai jenis sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai. Sampah plastik, ranting pohon, daun kering, serta berbagai limbah lainnya dikumpulkan dan selanjutnya dibawa ke tempat pembuangan yang telah disediakan guna menjaga kebersihan kawasan wisata dan ekosistem pesisir.

Tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, personel Ditpolairud juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan laut dan pantai. Warga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun laut karena dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, merusak habitat biota laut, serta mengganggu kesehatan masyarakat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan peduli lingkungan seperti Program Jum’at ASRI merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan dan keberlangsungan ekosistem laut,” ujarnya.

Kegiatan Program Jum’at ASRI berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi dalam aksi kebersihan tersebut. Dengan semangat kebersamaan, Ditpolairud Polda Kaltim berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim)

Pengawasan Ketat Rikkes Tahap II Akpol 2026, Polda Kaltim Pastikan Seleksi Berjalan Transparan dan Akuntabel

BALIKPAPAN (Kaltim) mediasergap.comDalam rangka memastikan pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, Tim Pengawas dari Itwasda Polda Kalimantan Timur melaksanakan pengawasan terhadap Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Klinik Tirta Medical Center Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA tersebut berada di bawah tanggung jawab Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Pelaksana seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabiddokkes Polda Kaltim selaku Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, Kabag Dalpers Ro SDM Polda Kaltim selaku Sekretaris, Kasubbagdiapers Ro SDM Polda Kaltim, Paursubbagdiapers Ro SDM Polda Kaltim, pengawas internal, serta staf Bag Dalpers Ro SDM Polda Kaltim.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan pengecekan perlengkapan para calon peserta seleksi. Selanjutnya dilakukan proses coding peserta sebagai bagian dari mekanisme pemeriksaan yang objektif dan akuntabel. Sebelum pemeriksaan dimulai, Kabiddokkes Polda Kaltim memberikan arahan kepada seluruh peserta terkait tahapan pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani.

Adapun tahapan Rikkes Tahap II yang dilaksanakan meliputi pengambilan sampel darah, pemeriksaan rontgen, serta pengambilan sampel urine guna mengetahui kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara profesional dengan pengawasan ketat guna menjamin proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Pengawasan yang dilakukan pada setiap tahapan seleksi merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaring calon anggota terbaik yang memenuhi persyaratan kesehatan, kemampuan, serta integritas untuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional dan Presisi,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport