Lewat Kreativitas Digital, Bunda Literasi Toba Dorong Kampanye Budaya Membaca | Media Sergap -->





Lewat Kreativitas Digital, Bunda Literasi Toba Dorong Kampanye Budaya Membaca

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Bunda Literasi Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Sintong P. Napitupulu, mengajak para pegiat literasi, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya dan mengambil bagian dalam mengampanyekan pentingnya budaya literasi di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bunda Literasi Toba saat menghadiri pengumuman pemenang dan 10 besar terbaik Lomba Video Konten Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Kamis (8/10/2026), di Gedung Sentra Pemuda Soposurung, Balige.

Astita mengapresiasi karya yang dihasilkan para peserta. Menurutnya, meski mengangkat ide dan kreativitas yang beragam, seluruh video yang diikutsertakan membawa pesan penting mengenai budaya membaca dan literasi.

“Videonya bagus-bagus, idenya beragam. Yang paling penting, semua membawa pesan pentingnya membaca,” ujar Astita.

Ia juga menyampaikan selamat kepada 10 peserta yang berhasil masuk dalam jajaran karya terbaik. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Astita berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap melanjutkan kreativitas mereka. “Berikutnya terus berkarya dan ambil bagian dalam budaya literasi di Toba,” pesannya.

Menurut Astita, kampanye literasi tidak harus dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kreativitas dan konten yang menarik sehingga pesan tentang pentingnya membaca dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Khusus kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Astita berharap keberadaan perpustakaan tidak hanya sebatas tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan, katanya, harus berkembang menjadi ruang yang menyimpan ilmu pengetahuan, tempat berdiskusi sekaligus ruang untuk mempertemukan para pecinta literasi.

Lomba Video Konten Literasi tersebut mengangkat tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi di Kabupaten Toba” dan diikuti 36 peserta.

Pengumuman pemenang dan pemberian hadiah dibuka oleh Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang diwakili Staf Ahli Bupati, Sahat Manullang.

Dalam arahan Bupati yang disampaikan Sahat Manullang, disebutkan bahwa berdasarkan survei, suku Batak menjadi salah satu penyumbang sarjana terbanyak di Indonesia, dan Toba diyakini memiliki kontribusi besar dalam hal tersebut.

Namun, ia berharap ke depan tema lomba dapat lebih difokuskan pada literasi dengan cakupan yang lebih luas, termasuk mengangkat berbagai sektor yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

“Saya harap berikutnya tema yang kita angkat fokus pada literasi dengan cakupan yang lebih luas. Baik dari sisi ekonomi, pariwisata, pendidikan dan pertanian,” katanya.

Pihaknya juga mengingatkan para peserta agar karya yang diproduksi tidak sekadar mengejar jumlah tayangan atau rating. Konten yang dibuat, menurutnya, harus memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.

“Saat ini konten yang negatif selalu banyak ditonton. Tetapi kepada para peserta kami nyatakan bahwa konten yang kalian produksi bukan sekadar mencari rating, tetapi harus menjadi berkat bagi para pembaca dan penonton,” ujarnya.

Dalam penyerahan hadiah, dewan juri menetapkan tiga peserta sebagai juara yang masing-masing memperoleh uang pembinaan, medali dan piagam penghargaan. Ketiganya yakni Juara 1 Cinta Agnesia Napitupulu dengan Judul “Turiturian Nasora Sirang", Juara 2 Billi Hosea Sembiring dengan judul karya “Dari Membaca Menuju Budaya" dan yang ketiga yakni Christine Maria Yolanda Lubis dengan judul "Aksara Lama, Perpustakaan Baru".

Sementara tujuh karya terbaik lainnya mendapatkan uang pembinaan dan medali. 

Selain itu, Bunda Literasi Kabupaten Toba juga memberikan apresiasi berupa uang saku kepada peserta lainnya yang telah ikut ambil bagian dalam lomba tersebut. (Dosi)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini