Media Sergap - Kebakaran Media Sergap: Kebakaran - All Post -->


Showing posts with label Kebakaran. Show all posts
Showing posts with label Kebakaran. Show all posts

Percikan Api dari Kabel Listrik Menyambar Bensin, Rumah Milik Sudirman Hangus Terbakar

mediasergap.com | TEBINGTINGGI – Satu unit rumah milik Sudirman (60) pensiunan BUMN hangus terbakar, diduga api berasal dari percikan kabel listrik yang menyambar bensin yang akan dijual dalam ruangan, dan kemudian menyambar tabung gas sehingga menimbulkan kebakaran. 

Dari peristiwa Sabtu  (22/01/22), sekitar pukul 10.00 WIB di Dusun III Desa Paritokan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tersebut tidak ada korban jiwa, 

Kapolsek Dolok Merawan AKP. Asmon Bufitra SH.MH, melalui Kasubbag  Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto, kepada wartawan membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

"Dari  informasi  warga yang diterima  bahwa telah terjadi kebakaran Rumah di Dusun III Desa Paritokan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai, menurut keterangan dari menantu korban yaitu Muliana, api berasal dari Percikan Kabel listrik yang menyambar ke bensin yang akan dijual dalam ruangan," ujar Agus.

"Dan selanjutnya menyambar tabung gas yang dijual pemilik rumah hingga api membesar dan akhirnya menyebabkan  terjadinya kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut  namun kerugian material ditaksir mencapai . Rp.200.000.000,(dua ratus juta rupiah)," tutup Agus.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut.  (Ajs/red)

Korsleting Listrik, Toko Obat Agave Hangus Terbakar, 4 Unit Mobil Damkar Pemko Tebing Tinggi Diturunkan

mediasergap.com | TEBING TINGGI – Diduga akibat korsleting listrik sebuah toko obat terbakar dilalap sijago merah yang berada di Sei Sigiling tepatnya di Jalan Syech Bringin lingkungan VII Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Kamis (06/01/22).

Diketahui korban pemilik Toko Obat Agave bernama Leni Mutiara Tambunan (38) yang beralamat di Jalan Syech Bringin lingkungan VII Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. 

Keterangan dari saksi warga sekitar yang bernama Azi Romulia (25) mengatakan sekitar pukul 12.30 wib, korban keluar dari dalam ruko sambil meminta pertolongan dari warga sekitar lokasi.

Kemudian saksi bersama warga sekitar mendatangi lokasi kebakaran dan berusaha memadamkan api namun tidak dapat dipadamkan.

Hingga selanjutnya  warga sekitar menghubungi pihak dinas kebakaran (damkar)  dan petugas Polres Tebing Tinggi, atas laporan dari  masyarakat tersebut  selanjutnya 4 (empat) unit mobil Pemadam Kebakaran Pemko Tebing Tinggi turun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Kapolres Tebing Tinggi AKBP M. Kunto Wibisono SH. SIK.MSi melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto kepada wartawan  membenarkan kejadian ini. 

“Api dapat dipadamkan pada pukul 13.20 Wib dengan mendatangkan 4 (empat) Unit Mobil Pemadam Kebakaran Pemko Tebing Tinggi,” pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun  kerugian sementara ditaksir sekitar Rp.150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).

Hingga kini penyebab terjadinya kebakaran diduga akibat konsleting arus listrik yang berada di dalam ruko tersebut. Tutup Agus.  (Ajs/red)

Hidupkan Mancis Dekat Bensin Lalu Terbakar, Tukang Koperasi Jadi Tersangka

mediasergap.com | BATU BARA - Sepuluh hari melarikan diri  tersangka pembakaran rumah sekaligus warung  warga di Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara ditangkap di Dalu Dalu, Riau.

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH.MH dalam rilis Senin (13/12/21) mengatakan, kasus dugaan pembakaran rumah sekaligus tempat usaha milik Rahmat Sirait (52) warga Simpang Sai Bejangkar Desa Sei Bejangkar Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara yang terjadi Selasa (23/11/21).

Saat itu tersangka  LS (25) seorang karyawan KSU SP dengan sengaja menyalakan mancis di dekat ember yang berisi BBM jenis pertalite.

"Hingga menyebabkan api menyala dan membakar seluruh barang-barang yang ada dalam rumah korban, akibatnya korban menderita luka bakar", terang Kapolres.

Disebutkan Kapolres, tersangka yang beralamat sesuai KTP di Perumahan MKGR Blok Ahlak No.24 Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu, Kota Batam dan saat ini di Barisan Panjang Desa Gelam Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai sempat buron selama 10 hari ke Dalu Dalu - Riau.

Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka Psl 187 ke-1e, 2e KUHP subs Pasal 188 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.(Dani/red)

Akibat Bakar Rumput Kering. Gudang Sawit di Tebing Tinggi Hangus Terbakar

mediasergap.com | TEBINGTINGGI - Kebakaran terjadi di bekas gudang sawit yang berada di Jalan AMD, Lingkungan I, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Rabu siang  (24/11/21) sekitar pukul 15.00 wib mengalami kebakaran.

Sebanyak 6 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota Tebing Tinggi dikerahkan untuk memadamkan api.

Api dengan cepatnya  menjalar dan kemudian  pekerja yang setiap harinya  beraktifitas di gudang sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, tetapi  api semakin membesar,” ujar Syahril Damanik (53), salah seorang pekerja gudang.

Dikatakan Syahril penyebab dari kebakaran  berawal dari  ketika dirinya membakar rumput yang sudah  kering disekitar  areal gudang, yang langsung membesar setelah membakar ban bekas yang menumpuk di sekitar gudang tersebut.

"Percikan api mengenai tumpukan ban bekas yang mengakibatkan api semakin besar dan membakar seluruh ban bekas yang berada di areal gudang tersebut sehingga api dengan cepatnya menjalar kemudian api semakin membesar hingga membakar gudang,” ujar Syahril.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, namun hingga kini petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk  memadamkan api. (Ajs/red)

Satu Kios Terbakar di Sei Bejangkar, Tiga Armada Damkar Turun Padamkan Api

mediasergap.com | BATUBARA - Sebanyak 3 armada milik Pemadam Kebakaran Batubara dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di sebuah rumah yang berada di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Selasa (23/11/21).

Kepala bidang Pemadaman Kebakaran Batubara Hardiman Sihombing, S.Stp menyebutkan bahwa pihaknya menerima informasi sekitar pukul 17:20 WIB kemudian api dapat dikendalikan 30 menit kemudian.

"Untungnya api dapat cepat dikendalikan sehingga tidak merambat kebangunan lainya," ujar Hardiman.

Sebanyak 3 Unit Mobil Pemadam Kebakaran Batubara di terjunkan ke lokasi 1 dari Pos Damkar Talawi, 2 dari Pos Damkar Lima Puluh.

"Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini kerugian belum dapat dipastikan dan tidak ada korban jiwa atau korban luka akibat kebakaran tersebut," tambahnya. (Dani/red)

Diduga Api dari Tungku Kayu, Rumah Milik Lukman Ludes Dilahap Si "Jago Merah"



mediasergap.com | LEBONG – Rumah semi permanen milik Lukman Hakim, warga Desa Pelabai, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong ludes dilahap si "jago merah" pada Rabu pagi (24/11/21), sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam keterangannya, Kapolsek Lebong Atas, Iptu. M Subkhan, yang langsung berada di lokasi mengungkapkan, bahwa saat kejadian kebakaran, rumah dalam keadaan kosong. 

Ia belum bisa menyimpulkan secara pasti asal api dari mana, dugaan sementara api berasal dari tungku kayu yang masih ada apinya saat ditinggal pergi oleh pemiliknya.

“Dugaan sementara api berasal dari tungku kayu yang masih ada apinya saat ditinggal pergi oleh pemiliknya,” ujar Kapolsek.

Kapolsek pun menyebutkan, api baru dapat dipadamkan sekitar 1 jam kemudian setelah warga setempat berjibaku berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

“Pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp75 juta,” terangnya. (Madi/red)

Resahkan Pengendara, Penjual Air Mineral yang Viral di Medsos Diamankan Tekab Polsek Medan Baru

mediasergap.com | MEDAN - Team Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki penjual air mineral yang viral di media sosial (medsos) dengan memaksa pengendara mobil agar membeli barang dagangannya, Selasa (16/11/21) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Medan Baru AKP Teuku Fathir Mustafa SIK MH mengatakan pelaku bernama Reno Pasaribu (31) warga Jalan Iskandar Muda No. 1 Medan.

"Pelaku diamankan atas tindak lanjut terhadap video viral di Media Sosial (Medsos) adanya seorang laki-laki penjual air mineral, yang meresahkan masyarakat dengan cara memaksa pengendara mobil untuk membeli jualannya, di Jalan Iskandar Muda simpang Jalan Jamin Ginting Medan," kata Kapolsek.

Selain memaksa, lanjut Fathir, pengendara mobil untuk membeli barang dagangannya, pelaku juga memukul-mukul kaca mobil menggunakan botol minuman aqua dan berkata kasar kepada seorang perempuan pengemudi mobil.

"Tak perlu berlama-lama, setelah mendapat informasi tersebut, kemudian personil unit Reskrim Polsek Medan Baru melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di seputaran Jalan Iskandar Muda simpang Jalan Jamin Ginting ," ungkapnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diamankan ke Mako Polsek Medan Baru.

"Saat ini pelaku telah diamankan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut,"pungkasnya.(Sabah/rel/red)

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Penggalangan Ludes Dilalap Sijago Merah

mediasergap.com | TEBINGTINGGI - Satu unit rumah semi permanen milik Sapri (37), yang beralamat di Dusun VII, Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat dinihari (05/11/21) sekitar pukul 03.00 WIB, ludes terbakar dilalap sijago merah.  

Dari peristiwa kebakaran tersebut tidak menyebabkan adanya korban jiwa, namun akibat kebakaran ini rumah beserta barang – barang milik korban, seperti 1 unit sepeda motor Honda Legenda, 1 unit TV 21 inci merk Thosiba, 1 buah tempat tidur, 1 unit mesin cuci merk Sharp, 1 unit kompor gas dan 1 set loudspeaker merk Polytron serta 2 buah lemari hangus terbakar di lalap si jago merah dan ditaksir korban mengalami kerugian sebesar Rp 40.000.000. (empat puluh juta rupiah) 

Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu Agus Arianto, Jumat (05/11/21) menyampaikan bahwa sebelumnya korban bersama dua orang anaknya tengah tertidur diruang tamu rumahnya. Namun tiba – tiba korban terbangun karena mendengar suara ledakan dan melihat jika televisi yang berada di bagian tengah lemari hias di ruang tamu rumahnya telah terbakar.

Korban selanjutnya membangunkan Istri dan anaknya untuk di selamatkan dari dalam rumah, dan meminta pertolongan kepada warga untuk memadamkan api. Sekitar pukul 05.00 WIB, api akhirnya dapat dipadamkan oleh masyarakat, namun barang – barang milik korban sudah hangus terbakar.

"KSPK A dan piket fungsi serta Tim Inafis Polres Tebing Tinggi beserta Wakapolsek Tebing Tinggi dan personil  turun kelokasi kejadian guna melakukan cek dan olah TKP untuk mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran satu unit rumah semi permanen (separuh batu, dinding tepas dan atap seng) di Dusun VII Desa Penggalangan,” terang Iptu Agus Arianto.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan dugaan sementara kerena konsleting arus listrik," tutup Agus Arianto  (Ajs/red)

Pasca Terbakar, Bengkel Sepeda Motor di Jalan Ayahanda Medan Dipasang Police Line

mediasergap.com | MEDAN - Pasca terbakarnya bengkel sepeda motor di Jalan Ayahanda No.48 Kel Sei Putih Tengah Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumut.

Personil Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus SH MH dan Perwira Pengawas (Pawas) Panit I Intelkam Ipda Lamsihar Simanjuntak SH melaksanakan pengamanan dan memasang garis Police Line, Rabu (13/10/21). 

Mewakili Ibu Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis SH, Panit Intelkam Ipda Lamsihar Simanjuntak SH menyebutkan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wib yang disebabkan dari jatuhnya bola lampu emergency ke tempat tidur.

"Menurut keterangan dari pada Kepala Lingkungan Habibi (35) menyebutkan korban yang merupakan pemilik bengkel bernama Wak Iyan (63) tinggal hanya berdua dengan istrinya di rumah. Dimana, saat itu korban sedang melaksanakan sholat Isya di kamarnya, tiba tiba korban merasakan sesak karena kepulan asap dan dengan waktu yang bersamaan terdengar suara teriakan " ada api " dari masyarakat yang berada di depan bengkel, sehingga korban langsung melihat ke kamar dan terlihat api sudah membesar membakar kasur tempat tidur korban," kata Ipda Lamsihar Simanjuntak SH.

Melihat api yang sudah membesar, korban bersama istrinya langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri dan tidak sempat menyelamatkan harta benda.

"Untuk kerugian yang dialami korban berupa 1 buah Sepeda Motor semi permanen, lebih kurang 15 Unit Sepeda Motor dan 1 unit Mobil Suzuki Katana (milik korban) yang di total kerugian mencapai Rp 200 juta,"ucapnya.

Saat ini api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 wib setelah 5 unit mobil petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian.(sabah/rel/red)

Suntuk Tak Ada Istri di Kelambu, Pria Ini Bakar Rumahnya Sendiri

mediasergap.com | BATUBARA - Seperti lagu Wak uteh tanjung balai "hilang bini dari kelambu", kali ini mirip terjadi di Kabupaten Batubara, Sumut, dikarenakan suntuk ditinggali sang istri, seorang warga Tanjung Tiram diduga rela bakar rumah tempat tinggalnya.

Tersangka bernama AP warga  Tanjung Tiram Kabupaten Batubara diamankan petugas Polsek Labuhan Ruku Polres Batubara karena membakar rumahnya sendiri.

Kejadian ini terungkap pada saat Press Realis pengungkapan sejumlah kasus di halaman Mapolres Batubara. Rabu (06/10/21). 

AKBP Ikhwan Lubis SH, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Feri Kusnadi SH, MH, Kanis Reskrim Polsek Labuhan Ruku menjelaskan, AP diamankan setelah dilaporkan pemilik rumah berdasarkan LP/8/78/1/0021/SPKT.LU/RES BATU BARA/POLDA SUMUT tertanggal 30 September 2021.

Menurut AP saat diwawancarai wartawan, dirinya risau karena ditinggal anak dan isteri sendirian.

Namun sayangnya, AP tidak memberitahukan apa penyebab dirinya ditinggal keluarganya.

Sedangkan kronologis kejadian bermula pada Kamis, (30/09/21) sekitar pukul 07.00 Wib di Jalan Setia Dusun VII Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram.

Pelapor dihubungi oleh anaknya dan memberitahukan bahwa rumahnya (pelapor) telah dibakar AP.

Kemudian pelapor langsung pulang kerumah, dan apipun sudah berhasil dipadamkan warga setempat. 

Saat pelapor masuk kedalam rumah ia melihat sofa, 1 unit kipas angin dan kasur diruang tidur terbakar.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 2.600.000 sehingga korban membuat pengaduan ke Polsek Labuhan Ruku,” jelas Kapolres.

Kemudian, pada hari yang sama sejumlah saksi-saksi bertemu dengan AP sedang duduk di sebuah warung kopi.

Mendapat informasi berharga ini, team Unit Reskrim Polsek Labuhan Ruku langsung turun ke TKP dan mengamankan AP berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, AP dipersangkakan melanggar pasal 187 Ayat (1) KUHPidana tentang tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara," jelas Kapolres. (Dan/red)

Akibat Nojel Pengisian BBM Lepas, Angkot CV Tambun Terbakar, 3 Penumpang Luka Bakar

mediasergap.com | TEBING TINGGI - Satu unit Mobil angkutan Kota CV. Tambun  yang dikemudikan oleh Michael Munthe (19) dengan Nomor Polisi BK 1638 NA terbakar.

Diduga api berasal dari tumpahan minyak saat pengisian bahan bakar minyak (BBM)  yang di dalam angkot muncrat dan langsung terbakar di Jalan SM  Raja Kelurahan  Bandar Sono Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi Kamis siang (23/09/21) sekitar pukul 12.20 wib.

Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu Agus Arianto mengatakan kepada wartawan, tiga dari penumpang mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh  karena insiden tersebut, karena ketiganya terlambat keluar dari angkot.

Informasi yang dihimpun dari keterangan supir angkot, Michael Munthe (19) warga jalan Tengku Hasyim Kota Tebing Tinggi,  pada saat selesai melakukan pengisian BBM, alat pengisian (nojel) telah lepas (bocor).

"Kemudian minyak tersebut muncrat keluar dan minyak yang ada di dalam mobil angkutan tersebut langsung ikut terbakar," sebut Michael. 

Namun, Michael Munthe sempat keluar dari angkot tersebut dan 3 korban yang masih berada di dalam tak sempat keluar, sehingga mengalami luka bakar.

Berkat bantuan masyarakat, api di mobil angkutan tersebut berhasil dipadamkan, korban yang mengalami luka bakar saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkari Kota Tebing Tinggi.

Iptu Agus  Arianto menjelaskan, akibat insiden kebakaran tersebut 3 Korban penumpang yang  mengalami luka bakar diantaranya, Rangga Bayu Sadara (14) pelajar Kelas IX , Khairul Amri (14) Pelajar Kelas 3 SMP dan Jonatan Adam Munthe (16) pelajar kelas 2 SMA yang ketiganya beralamat di jalan Tengku Hasyim lingkungan II Kelurahan Bandarsono Kecamatan Padang hulu Kota Tebing Tinggi saat ini di rawat dia  Rumah Sakit Bhayangkari Kota Tebing Tinggi. (Ajs/red)

Kompor Meledak, Dapur Rumah Kontrakan Hangus Terbakar

mediasergap.com | TEBING TINGGI - Salah satu rumah kontrakan milik warga di Jalan Jintan Manis Lingkungan I Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi terjadi pada Sabtu pagi (11/09/21) kemarin, hangus terbakar.

Dalam keterangan pers nya, Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu Agus Arianto menyampaikan, bahwa kronologis terjadinya peristiwa kebakaran itu terjadi di dapur salah satu rumah sewa/ kontrakan milik warga yang bernama Erlina yang beralamat di Jalan Jintan Manis Lingkungan I Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi pada hari Sabtu (11/09/21) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kebakaran berawal pada saat korban sedang mengisi kompor minyak tanah, namun tiba-tiba api langsung menyambar sehingga kompor minyak tanah meledak dan mengakibatkan terjadinya kebakaran di ruang dapur.

Petugas pemadam kebakaran Kota Tebing Tinggi yang mendapat informasi dari warga langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menurunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran  sekitar  pukul 10.30 wib, dan sekitar pukul 11.00 WIB api sudah dapat dipadamkan.

Dari peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga mengalami luka ringan, yakni Siti Habibah (41) selaku ibu rumah tangga beralamat di Jalan Jintan Manis Lingkungan I Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota TebingTinggi.

Dari keterangan suami  korban yaitu Darma Bakti istrinya hanya mengalami  luka ringan, sedangkan pemilik rumah Erlina (38) mengatakan dari peristiwa kebakaran tersebut dirinya mengalami kerugian materi  ditaksir berkisar sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

Kasubbag Humas, Iptu Agus Arianto mengatakan bahwa petugas dari Polres Tebing Tinggi dan Polsek Rambutan langsung melakukan pengamanan dan  mengecek ke TKP untuk melakukan pulbaket serta melakukan koordinasi dengan Damkar Kota Tebing Tinggi.

Adapun personel yang dilibatkan antara lain Kanit Intelkam Bripka H. Simanjuntak, Bripka H.O. Manalu, SH,  Polsek Rambutan dan Briptu Jhon Steven Siringoringo Bamin SPKT "A.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelas Kasubbag.  (Ajs/red)

Mobil Damkar Pemkab Batubara Padamkan Api di Perdagangan, Damkar Pemkab Simalungun Kemana?

mediasergap.com | BATUBARA - Satuan Polisi Pamong Praja Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Batubara melakukan aksi cepat tanggap atas kejadian kebakaran di wilayah padat penduduk, Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Perdagangan lll Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Sumut Jumat sore (07/08/21). 

Meski tidak ada korban jiwa, sedikitnya 4 unit rumah yang hangus dilalap sijago merah.

Kebakaran tersebut diduga berawal dari rumah salah seorang warga bernama Nainggolan yang kemudian merembet ke bagian kiri dan kanan bangunan rumah warga lainnya hingga ludes terbakar.

Warga yang sempat panik kemudian menelpon petugas kebakaran Kabupaten Batubara yang langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian dibantu warga, sehingga api lebih cepat dipadamkan.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran Kabupaten Batubara Hardiman Sihombing, S.STP mengatakan, pihaknya diminta untuk membantu memadamkan api yang berada di wilayah Kelurahan Perdagangan Kabupaten Simalungun yang tidak jauh dari wilayahnya.

“Setelah mendapatkan telepon, saya langsung perintahkan petugas dan mengerahkan 2 unit mobil Damkar untuk membantu memadamkan api disana," kata Hardiman kepada wartawan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, sedikit nya 4 unit rumah ludes dilalap si jago merah. Dan dugaan kebakaran terjadi akibat adanya arus pendek listrik dari rumah salah seorang warga.

Sementara itu, Farida, salah seorang warga setempat mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Batubara yang dengan sigap, tanggap dan cepat bergerak membantu memadamkan api.

Farida menyebutkan, saat itu dirinya panik karena unit Damkar wilayah Perdagangan diketahui tidak berfungsi atau rusak sehingga ia berinisiatif menelpon Kabid Damkar Batubara dan melaporkan kejadian tersebut. (Dan/red)

Dua Unit Rumah di Desa Sipispis Kecamatan Sipispis Hangus Terbakar Dialap Api

mediasergap.com | TEBINGTINGGI - Dua unit rumah warga  Dusun IV, Kampung Dorong, Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis malam (29/07/21)  sekitar  pukul 20.30 WIB ludes di lalap api yang di duga akibat krosleting listrik.

Akibat terjadinya  kebakaran ini tidak ada korban jiwa dan di perkirakan  kerugian materi di taksir mencapai  Rp 100 juta, dan  satu orang bocah perempuan yang bernama  Avijha Silalahi (12) mengalami luka bakar pada bagian kaki kanannya. 

Kapolsek Sipispis AKP Saefullah S.Sos melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu Agus Arianto, Jumat (30/07/21) kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang terjadi di rumah  Rosni Tanjung (55) dan Yuliana Purba (60) di Dusun IV Kampung Dorong Desa Sipispis Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai.

Kapolsek Sipispis mendapat  informasi dari Bhabinkamtibmas Brigadir M Ayub Damanik kamis malam  29 juli 2021  sekitar pukul 20.40 wib  yang melaporkan telah terjadi kebakaran di rumah warga Dusun IV kampung Dorong  Desa sipispis   yang rumahnya terbuat dari  bahan kayu, dan api diduga bersumber dari hubungan arus pendek listrik (korsleting),” jelas  Kasubbag.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek Sipispis memerintahkan personil Polsek Sipispis untuk segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu memadamkan api dan sekitar pukul 21.30 WIB, api yang melahap dua unit rumah tersebut akhirnya dapat dipadamkan oleh warga Desa Sipispis beserta personil Polsek Sipispis. (Ajs/red)

2 Rumah Lenyap Dilahap Api di Jalan Sunggal

Rumah yang terbakar. (Foto: SYA/mediasergap.com)

mediasergap.com | MEDAN - Kebakaran di Jalan Sunggal Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal, menghanguskan satu rumah dan tempat usaha, Rabu dini hari (28/07/21) sekitar pukul 03.00 WIB. Meski tidak ada korban, akibat kebakaran itu rumah milik Bu Nenek rata dengan tanah.

“Nggak ada yang bisa diselamatkan, cuma baju yang dipakai,” terang Rahmad (58) pemilik bengkel AC di Jalan Sunggal, Rabu sore (28/07/21).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat rumah yang berada persis bersebelahan dengan bengkelnya tiba tiba terbakar, api dengan cepat merambat. Apalagi, rumah yang di tinggali Bu Nenek sebagian dinding sebelah belakang terbuat dari tepas hingga mudah terbakar.

“Bagian belakang rumahnya dari tepas, 30 menit rumah rata dengan tanah,” terang dia lagi.

Bahkan, sebagian bangunan bengkel  miliknya terpaksa dirusak begitu api mulai menjalar.

“Sebagian atapnya sudah terbakar,” terang dia lagi.

Tak lama, saat api mulai merambat, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi api pun berhasil dipadamkan

Sementara, akibat kebakaran itu, satu keluarga Bu Nenek terpaksa tinggal sementara di rumah keluarganya di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.

“Saat ini tinggal sementara di Mencirim,” terangnya lagi.

Pantauan wartawan, beberapa warga terlihat masih di lokasi kebakaran membersikan puing puing sisa kebakaran. 

Sementara Kasi Humas Polsek Sunggal Aiptu Roni B Sembiring, dikonfirmasi kebakaran, membenarkan. (sya/red)

Gara-Gara Petasan Nyambar ke Gas Elpiji, Toko Grosir Hj. Farida "Gosong"

mediasergap.com | BATUBARA - Telah terjadi Kebakaran hebat di grosir Hj. Farida, di Pajak Sore, Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumut, Kamis (08/07/21).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat anak korban sedang bermain mercon/petasan dan seketika itu api langsung menyambar gas elpiji yang dijual oleh korban.

Si jago merah pun langsung mengamuk dan melalap bangunan tersebut.

Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir  mencapai sekitar Rp.700 juta.(Dan/red)

17 Rumah dan Toko Besi di Jalan Mahkamah Hangus Terbakar

mediasergap.com | MEDAN - Kebakaran hebat menghanguskan 8 toko besi dan 9 rumah di dua kelurahan Kecamatan Medan Kota tepatnya di Jalan Mahkamah, Selasa (06/07/21) sekitar pukul  05.45 WIB.

"Ada 17 unit yang terbakar," kata Sudarmanto ST MM Lurah Mesjid Kecamatan Medan, kepada wartawan, Selasa (06/07/21) sekitar pukul 16.40 WIB.

Dari jumlah yang terbakar terdata, 8 tempat usaha toko besi yang berada di Jalan Mahkamah. Sedangkan, 9 rumah lainnya yang ikut terbakar berada di lokasi yang berbatasan atau Kelurahan Aur Kecamatan Medan Kota.

Menurut informasi, kebakaran tadi pagi diduga dari salah satu toko besi yang berada di Jalan Mahkamah. "Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan toko besi yang berada di sebelah kanan dan kiri milik salah satu warga," terang Sudarmanto ST MM.

Kebakaran yang terjadi saat toko besi yang masih tutup juga menghanguskan 9 rumah warga lainnya. 

"Diduga asal api dari belakang lalu menjalar kedepan," kata Sudarmanto.

Meski tidak ada korban dalam kebakaran itu, beberapa anak kos yang selama ini tinggal, kini berada di posko penampungan di kantor Lurah Mesjid.

"Saat ini tinggal sementara di posko penampungan di kantor lurah," terang Lurah.

Hingga saat ini, beberapa pemilik toko besi masih melakukan evakuasi sisa kebakaraan saat api membakar 17 toko besi dan rumah warga. (sya/red)

Polsek Candipuro Lamsel Dibakar Warga, Ini Pemicunya

mediasergap.com | CANDIPURO - Diduga karena maraknya angka kriminalitas di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Candipuro, seribuan massa dari Desa Beringin Kencana, Candipuro, Lampung Selatan (Lamsel) menggeruduk dan mengungkapkan kekesalannya, yang berujung pada pembakaran Mapolsek Candipuro, Selasa (18/05/21) sekitar 21.00 WIB.

Menurut informasi pesan tertulis dari Polda Lamsel, kejadian berawal dari kekesalan warga yang mendatangi kediaman Kades Beringin Kencana sekitar pukul 20.00 WIB, untuk membahas tentang maraknya angka kriminalitas, khususnya Curas, Curanmor dan Curat (C3) di Kecamatan Candipuro.

Di sana, warga mendesak kades untuk mencari solusi terkait permasalahan tersebut, dan mendesak kades untuk bertemu dengan Kapolsek Candipuro. Akhirnya, sekira jam 21.00 WIB, 20-an warga bersama Kades Beringin Kencana tiba di Polsek Candipuro dan bertemu langsung dengan Kanit Intelkam Polsek Candipuro.

Maraknya Kejahatan C3

Di sana, warga menyampaikan maksud dan tujuannya untuk bertemu Kapolsek, terkait maraknya kejahatan C3 dan meminta pertanggungjawaban serta mencari solusi untuk menekan angka kriminalitas, khususnya di wilkum Polsek Candipuro.

Karena Kapolsek tak berada di tempat, Kanit Intelkam kemudian menghubungi pimpinannya via telepon seluler. Dari percakapan tersebut, Kanit Intelkam kemudian menyampaikan bahwa, Kapolsek sedang melaksanakan giat himbauan kepada masyarakat yang sedang melakukan hajatan di Desa Sinar Palembang.

Sembari menunggu Kapolsek Candipuro hadir, jumlah massa kian bertambah, hingga mencapai 1000-an orang. Kemudian, kerabat Kades Beringin Kencana bernama Eko mencoba meredam massa, agar bersabar menunggu Kapolsek. Namun, kekesalan massa yang mulai membludak tak mampu terbendung.

Melempari dan Membakar Mapolsek

Massa yang terlanjur kesal kemudian melempari gedung SPK Polsek Candipuro dengan menggunakan batu. Massa juga kemudian melak perusakan dan pembakaran Mapolsek Candipuro dengan menggunakan kayu yang ada di sekitar polsek tersebut.

"Setelah melakukan pembakaran, massa berangsur meninggalkan lokasi. Sekitar pukul 23.00 WIB, personel Polres Lamsel tiba di lokasi dan berupaya untuk memadamkan kobaran api, dengan dibantu sejumlah warga yang tinggal di sekitar Mapolsek Candipuro. Api disiram dengan air kolam di depan polsek," terang sumber, via pesan tertulisnya, Rabu (19/05/21) siang.

Berselang dua jam dari amukan massa itu, mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemkab Lamsel kemudian tiba di loksi pembakaran dan melakukan pemadaman sisa api yang masih menyala di dalam Mapolsek Candipuro.

Terprovokasi

"Kemungkinan, ada pihak-pihak yang memprovokasi dan memanfaatkan situasi tersebut, dengan cara menggiring opini buruk terhadap Institusi Polri, khususnya Polres Lamsel via media sosial maupun media online," sambung sumber.

Meskipun tak ada korban jiwa dari anggota Polri maupun dari masyarakat dalam peristiwa tersebut, setidaknya Polsek Candipuro mengalami Kerugian materi berupa 1 unit Honda Verza Bhabinkamtibmas, neon box Mapolsek Candipuro, kerusakan ruang SPK, Gedung Mapolsek, ruang Kapolsek, ruang Intel, Reskrim, serta ruang Sium.

Dua Pucuk Laras Panjang Diamankan

Pada saat terjadi pembakaran tersebut, untuk menghindari diambil massa dan atas permintaan Brigadir Arsi, dua orang anggota Koramil 421-07/Sidomulyo Kodim 0421/Lamsel Serda Irwan dan Serda Nurhidayat kemudian mengamankan dua pucuk senjata laras panjang SS1 dengan nomor JAT ACF 005568 dan ACF 016373.

Masing-masing senjata laras panjang itu berisi tiga butir amunisi dalam magazen dan 5 butir amunisi di dalam magazen yang berbeda. Selanjutnya, ke dua pucuk senjata laras panjang tersebut akan diserahkan kepada anggota Danunit Intel Dim 0421/Lamsel Letda Inf Tatang, untuk diamankan. (rel)

Warga Desa Sibanggor Julu Resah, Lokasi Pengeboran PT SMGP Terbakar

mediasergap.com | PANYABUNGAN - Lokasi pengeboran PT Sorik Marapi Geothermal Pawer (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (14/5/21) siang terjadi kebakaran hebat.

Melihat asap dan api, warga di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah berlarian untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Hasil pantauan di lapangan menyebutkan, kobaran api semakin membesar keluar dari pengeboran PT SMGP. Sejumlah warga pun menghindar dan berkumpul di lapangan sepak bola yang lokasinya lumayan jauh dari titik kebakaran.

“Kami sangat ketakutan, baru-baru ini warga kami sudah ada yang meninggal dunia atas kelalaian perusahaan pertambangan panas bumi ini. Hari ini abis sholat Jumat kami terpaksa berlari mengungsi ke tanah lapangan dengan rasa takut karena lokasi pengeboran PT SMGP kebakaran atau mengeluarkan api yang sangat besar,” ujar Raja, warga Desa Sibanggor Julu, Jumat (14/05/21).

Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kebakaran, namun sudah dapat dipastikan tidak ada korban pada peristiwa itu.

Kepada awak media, Pimpinan PT SMGP melalui Humasnya Syahrini Nuryanti membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi unit 15 MW fase kedua.

“Iya benar, terjadi kebakaran di lokasi unit 15 MW fase kedua tadi Jumat siang (14/05/21). Tapi saat ini api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB siang, saat ini situasi sudah kondusif. Unit water truck kita manfaatkan untuk mengendalikan situasi sebelum armada damkar tiba ke lokasi,” kata Syahrini Nuryanti.

Syahrini menambahkan pihaknya sedang melakukan pengecekan terkait penyebab terjadinya kebakaran di wellpad AA tersebut namun dapat dipastikan tidak ada kaitannya dengan kegiatan pengoperasian sumur maupun kegiatan operasi pengeboran sumur.

“Kebakaran terjadi di lokasi unit 15 MW fase kedua yang saat ini sedang dalam proses konstruksi dan persiapan komisioning,” jelas Syarini. (KM.com/red)

Rutan Kelas I Medan Terbakar, 50 Pegawai Berhasil Padamkan Api

mediasergap.com | MEDAN - Sebanyak 50 orang pegawai pemasyarakatan, berhasil memadamkan "kebakaran" yang terjadi di Rumah Tahanan Kelas I Medan.

Aksi heroik para pegawai itu, terekam wartawan pada saat pelatihan pemadam kebakaran yang dipimpin Bambang Gunawan selaku tim pemadam kebakaran Kota Medan, di halaman depan Rutan I Senin (03/05/21).

Berdasarkan pantauan, pelatihan yang melibatkan 50 pegawai Rutan I Medan itu, diadakan pada saat tim Pemadam Kebakaran  melakukan kunjungan.

Kegiatan itu diawali dengan perkenalan Tim Damkar Pemko Medan, disusul pemberian materi penanganan damkar di dalam ruangan dan disusul praktek langsung dilapangan, tentang  bagaimana pengendalian dan pemadaman api saat berlangsungnya kebakaran.

Kemudian instruktur melakukan pemadaman dengan menggunakan media air dan juga karung basah, Kegiatan ini berjalan penuh semangat kekeluargaan walaupun banyak personel yang sedang menjalankan ibadah puasanya.

Dalam pelatihan tersebut, Theo Adrianus selaku Karutan mengapresiasi kerjasama dengan Dinas Damkar Kota Medan, sekaligus berharap semoga kerja sama yang baik itu akan terus meningkat kedepannya dalam rangka memencegah bahaya kebakaran. (AVID)